Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Tumpahan Bahan Kimia & Limbah

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Apa fungsi utama dari Chemical Spill Kits dalam penanganan tumpahan bahan kimia?

a)

Membuang bahan kimia berbahaya

b)

Menyerap dan membatasi penyebaran tumpahan bahan kimia

c)

Menguapkan bahan kimia agar tidak mencemari lingkungan

d)

Mengubah bahan kimia menjadi tidak berbahaya

e)

Menyaring bahan kimia dari air

2.

Apa yang dimaksud dengan Absorbent dalam Chemical Spill Kits?

a)

Alat yang digunakan untuk menampung tumpahan bahan kimia

b)

Zat yang digunakan untuk menetralisir bahan kimia

c)

Bagian dari peralatan tumpahan kimia yang berfungsi untuk menyerap bahan kimia

d)

Sarana untuk membakar bahan kimia yang tertumpah

e)

Alat untuk mengisolasi area tumpahan

3.

Apa bahaya utama dari tumpahan asam perklorat?

a)

Dapat menyebabkan korosi pada logam

b)

Menghasilkan gas beracun saat bercampur dengan air

c)

Dapat menyebabkan kebakaran jika dilap dengan kain atau bahan selulosa

d)

Menyebabkan gangguan pernapasan yang parah

e)

Tidak berbahaya jika dibiarkan menguap

4.

Apa langkah pertama dalam prinsip penanganan tumpahan bahan kimia ABSB?

a)

Amankan diri dan lokasi kejadian

b)

Bendung tumpahan agar tidak menyebar

c)

Serap bahan kimia dengan absorbent

d)

Bersihkan area tumpahan dengan larutan netral

e)

Buang tumpahan ke tempat pembuangan limbah

5.

Yang bukan merupakan faktor penyebab tumpahan bahan kimia adalah…

a)

Kelalaian pekerja

b)

Kerusakan alat laboratorium

c)

Prosedur keamanan yang tidak diterapkan

d)

Penyimpanan bahan kimia yang benar

e)

Tidak adanya pemeliharaan rutin

6.

Bahan kimia yang berbahaya jika tertumpah dan bereaksi dengan bahan mudah terbakar adalah…

a)

Asam klorida

b)

Hidrogen peroksida

c)

Xilena

d)

Formaldehida

e)

Fenol

7.

Salah satu contoh bahan kimia yang harus dinetralkan sebelum dibuang ke saluran pembuangan adalah…

a)

Benzena

b)

Asam sulfat

c)

Xilena

d)

Metanol

e)

Toluena

8.

Dalam menangani tumpahan bahan kimia cair, langkah yang perlu dilakukan adalah…

a)

Langsung membuang cairan ke saluran air

b)

Menyerap tumpahan dengan bahan penyerap yang inert

c)

Menyapu dan mengumpulkan cairan ke wadah khusus

d)

Membiarkan cairan menguap secara alami

e)

Menggunakan vacuum cleaner untuk menyedot cairan

9.

Bagaimana metode pembuangan limbah kimia yang tidak beracun dan dapat larut dalam air?

a)

Dibakar dalam insinerator

b)

Dikubur di dalam tanah

c)

Dibuang langsung ke saluran air setelah dinetralkan

d)

Disimpan dalam wadah tertutup

e)

Dibiarkan menguap

10.

Apa metode pembuangan yang tepat untuk bahan kimia yang sangat toksik dan mudah menguap?

a)

Pembakaran di insinerator

b)

Pembuangan langsung ke tanah

c)

Dibekukan dalam wadah tertutup

d)

Pembuangan melalui saluran air

e)

Dibakar di udara terbuka

11.

Jika terjadi tumpahan toluena, langkah awal yang harus dilakukan adalah…

a)

Mengisolasi daerah tumpahan dan menjauhkan sumber api

b)

Menguapkan zat tersebut secara alami

c)

Mencampurkan dengan air untuk menetralkan

d)

Menyemprot dengan bahan kimia lain agar tidak terbakar

e)

Menggunakan serbuk kapur untuk menyerapnya

12.

Faktor eksternal yang dapat menyebabkan tumpahan bahan kimia adalah…

a)

Kurangnya pemahaman pekerja

b)

Kecerobohan dalam penggunaan bahan

c)

Kerusakan alat laboratorium

d)

Lalai dalam mengikuti prosedur keamanan

e)

Tidak sengaja menjatuhkan wadah bahan kimia

13.

Metode dikubur dalam pembuangan limbah kimia digunakan untuk…

a)

Limbah cair yang tidak beracun

b)

Bahan organik yang mudah terbakar

c)

Zat padat yang reaktif dan beracun

d)

Limbah yang dapat dilarutkan dalam air

e)

Bahan kimia yang mudah menguap

14.

Penanganan asam klorida yang tertumpah melibatkan…

a)

Menggunakan soda atau kapur tohor untuk menetralkan

b)

Menyemprotkan cairan alkohol

c)

Membakar zat tersebut untuk menghilangkannya

d)

Menggunakan pasir untuk menyerap

e)

Membiarkannya meresap ke tanah

15.

Jika asam sianida mengalami kebocoran, tindakan yang harus dilakukan adalah…

a)

Menutup sumber kebocoran dan menyerap dengan pasir

b)

Membiarkan menguap secara alami

c)

Membuang ke saluran air terdekat

d)

Menambahkan larutan basa untuk menetralkan

e)

Menggunakan serbuk karbon untuk menyerapnya

16.

Bahan kimia yang dapat menyebabkan iritasi pernapasan jika tertumpah adalah…

a)

Asam sulfat

b)

Asam klorida

c)

Benzena

d)

Formaldehida

e)

Fenol

17.

Bahan kimia yang harus segera dinetralisir dengan air kapur setelah tumpah adalah…

a)

Formaldehida

b)

Asam nitrat

c)

Xilena

d)

Hidrogen peroksida

e)

Metanol

18.

Apa bahaya utama dari kebocoran benzena?

a)

Sangat reaktif dengan bahan lain

b)

Mudah terbakar dan bersifat karsinogenik

c)

Menyebabkan korosi pada logam

d)

Tidak beracun tetapi merusak lingkungan

e)

Cepat menguap tanpa meninggalkan sisa

19.

Xilena yang tertumpah harus segera…

a)

Diserap dengan pasir dan dibakar

b)

Dilarutkan dengan air

c)

Ditutup dengan kain agar tidak menguap

d)

Dibiarkan mengering sendiri

e)

Dicampur dengan bahan kimia lain untuk menetralkan

20.

Prinsip utama dalam menangani tumpahan bahan kimia adalah…

a)

Menunggu tumpahan mengering

b)

Mengisolasi area dan membersihkan dengan aman

c)

Menambahkan zat lain untuk menghilangkan bau

d)

Membiarkannya terserap ke tanah

e)

Membuang ke sungai terdekat

21.

Apa yang dimaksud dengan limbah?

a)

Bahan yang memiliki nilai ekonomi tinggi

b)

Zat atau bahan buangan yang tidak dikehendaki lingkungan

c)

Produk utama dari suatu industri

d)

Barang yang selalu bisa digunakan kembali

e)

Bahan yang dapat langsung dikonsumsi manusia

22.

Berdasarkan kandungan zat kimianya, limbah dibedakan menjadi dua, yaitu...

a)

Limbah cair dan limbah gas

b)

Limbah organik dan limbah anorganik

c)

Limbah domestik dan limbah industri

d)

Limbah rumah tangga dan limbah medis

e)

Limbah beracun dan limbah tidak beracun

23.

Contoh limbah organik yang mudah terurai adalah...

a)

Plastik dan kaca

b)

Kaleng dan besi

c)

Kotoran hewan dan sisa makanan

d)

Minyak tanah dan bensin

e)

Limbah dari pabrik bahan kimia

24.

Limbah anorganik sulit diuraikan oleh organisme. Contoh limbah anorganik adalah...

a)

Daun kering

b)

Sampah makanan

c)

Kain bekas

d)

Kaleng dan kaca

e)

Sisa buah-buahan

25.

Limbah berdasarkan wujudnya dibedakan menjadi tiga, yaitu...

a)

Limbah padat, limbah cair, dan limbah gas

b)

Limbah domestik, limbah medis, dan limbah industri

c)

Limbah rumah tangga, limbah pabrik, dan limbah pertanian

d)

Limbah bahan bakar, limbah elektronik, dan limbah makanan

e)

Limbah biodegradable, limbah non-biodegradable, dan limbah beracun

26.

Contoh limbah cair domestik adalah...

a)

Air sabun dan air cucian

b)

Kaleng bekas dan plastik

c)

Gas buang kendaraan

d)

Besi tua dan kaca

e)

Sisa bahan bakar minyak

27.

Contoh limbah gas yang berbahaya adalah...

a)

Uap air

b)

Karbon monoksida dari kendaraan

c)

Oksigen yang dihirup manusia

d)

Gas yang dihasilkan oleh tumbuhan

e)

Udara segar dari lingkungan

28.

Limbah B3 adalah...

a)

Limbah yang bisa langsung digunakan kembali

b)

Limbah yang dapat merusak dan membahayakan lingkungan

c)

Limbah yang hanya berasal dari rumah tangga

d)

Limbah yang selalu berbentuk gas

e)

Limbah yang bisa dikonsumsi manusia

29.

Contoh limbah B3 dari bahan kadaluarsa adalah...

a)

Sisa makanan

b)

Produk yang tidak memenuhi spesifikasi

c)

Sampah organik

d)

Daun-daun kering

e)

Sisa minuman

30.

Berikut ini adalah cara pengolahan limbah padat, kecuali...

a)

Sanitary landfill

b)

Insinerasi

c)

Pembuangan sembarangan

d)

Daur ulang

e)

Komposting

31.

Metode sanitary landfill dilakukan dengan...

a)

Membakar sampah di tempat terbuka

b)

Menggunakan insinerator

c)

Menimbun sampah di lubang dengan lapisan pelindung

d)

Membuang sampah ke laut

e)

Menyimpan sampah di tempat terbuka tanpa perlindungan

32.

Insinerasi adalah metode pengolahan limbah dengan cara...

a)

Membiarkan limbah terurai secara alami

b)

Mencampur limbah dengan air

c)

Membakar limbah menggunakan alat insinerator

d)

Mengubur limbah di dalam tanah

e)

Membuang limbah ke sungai

33.

Salah satu tujuan dari proses daur ulang adalah...

a)

Meningkatkan jumlah limbah di lingkungan

b)

Mengurangi penggunaan kembali barang bekas

c)

Mengubah limbah menjadi barang yang lebih bernilai

d)

Mempercepat pencemaran lingkungan

e)

Menghasilkan lebih banyak limbah

34.

Limbah cair dapat diolah dengan metode berikut, kecuali...

a)

Pengolahan fisika

b)

Pengolahan kimia

c)

Pengolahan biologi

d)

Pembuangan langsung ke sungai

e)

Penyaringan

35.

Salah satu metode pengolahan limbah gas adalah...

a)

Penyaringan udara dengan filter

b)

Pembuangan langsung ke udara terbuka

c)

Penggunaan lebih banyak bahan bakar fosil

d)

Membiarkan asap keluar tanpa filter

e)

Menyebarkan limbah gas ke pemukiman warga

36.

Pengolahan limbah B3 bertujuan untuk...

a)

Meningkatkan jumlah limbah beracun

b)

Mengurangi sifat berbahaya limbah sebelum dibuang

c)

Mempercepat pencemaran lingkungan

d)

Mengubah limbah menjadi lebih beracun

e)

Membuang limbah tanpa proses pengolahan

37.

Simbol limbah B3 bertujuan untuk...

a)

Membuat limbah lebih menarik

b)

Menunjukkan karakteristik limbah B3

c)

Mempercepat proses pembusukan limbah

d)

Memperindah kemasan limbah

e)

Menunjukkan bahwa limbah tersebut tidak berbahaya

38.

Konsep 3R dalam pengolahan limbah adalah...

a)

Reduce, Reuse, Recycle

b)

Return, Reduce, Recycle

c)

Reuse, Rebuild, Repair

d)

Remove, Replace, Reuse

e)

Repair, Recycle, Restore

39.

Salah satu contoh konsep reuse adalah...

a)

Menggunakan kembali botol plastik untuk keperluan lain

b)

Membakar sampah plastik

c)

Menggunakan bahan baru setiap saat

d)

Membuang sampah ke sungai

e)

Membiarkan limbah menumpuk

40.

Mengapa pengelolaan limbah non-B3 tetap diperlukan?

a)

Karena limbah non-B3 tetap bisa mencemari lingkungan

b)

Karena limbah non-B3 bisa langsung dimakan

c)

Karena limbah non-B3 tidak memiliki dampak apa pun

d)

Karena semua limbah non-B3 bisa langsung dibuang ke sungai

e)

Karena limbah non-B3 selalu berbentuk cair