wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PRODUK INVESTASI

Total questions: 84

Worksheet time: 42mins

Name
Class
Date
1.

Berdasarkan konsep risiko dan imbal hasil, apa yang membuat obligasi lebih menarik dibandingkan saham bagi investor konservatif?

a)

Obligasi memiliki risiko lebih tinggi daripada saham

b)

Obligasi memberikan dividen tetap kepada investor

c)

Obligasi menawarkan pendapatan tetap dan lebih stabil dibanding saham

d)

Obligasi lebih likuid dibandingkan saham

2.

Jika suku bunga naik secara signifikan di pasar, apa yang kemungkinan besar akan terjadi pada harga obligasi yang telah diterbitkan sebelumnya?

a)

Harga obligasi naik

b)

Harga obligasi tetap

c)

Harga obligasi turun

d)

Harga obligasi meningkat tajam

3.

Jika inflasi meningkat dari 3% menjadi 6%, bagaimana pengaruhnya terhadap daya tarik obligasi ini di pasar sekunder?

a)

Obligasi menjadi lebih menarik

b)

Harga obligasi cenderung turun

c)

Tidak ada perubahan dalam harga obligasi

d)

Kupon obligasi ikut naik

4.

Obligasi dengan jangka waktu yang lebih panjang cenderung memiliki risiko yang lebih tinggi dibanding obligasi jangka pendek. Faktor utama yang menyebabkan hal ini adalah:

a)

Risiko gagal bayar (default risk) lebih tinggi

b)

Risiko suku bunga (interest rate risk) lebih besar

c)

Risiko likuiditas lebih kecil

d)

Tingkat pengembalian lebih rendah

5.

Jika Bank Sentral menaikkan suku bunga acuan, bagaimana pengaruhnya terhadap investor yang memegang obligasi dengan kupon tetap?

a)

Harga obligasi mereka naik

b)

Harga obligasi mereka turun

c)

Tidak ada perubahan signifikan

d)

Kupon obligasi akan ikut naik

6.

Jika penerbitan obligasi dilakukan secara besar-besaran, dampak yang mungkin terjadi pada pasar keuangan adalah:

a)

Suku bunga obligasi turun karena meningkatnya permintaan

b)

Likuiditas di pasar keuangan meningkat

c)

Suku bunga obligasi naik karena peningkatan penawaran obligasi

d)

Nilai tukar mata uang menguat secara drastis

7.

Apa faktor utama yang harus dipertimbangkan sebelum membuat keputusan antara membeli obligasi pemerintah dengan kupon 5% atau obligasi korporasi dengan kupon 7%?

a)

Tingkat risiko kredit dari penerbit obligasi

b)

Likuiditas obligasi di pasar sekunder

c)

Tanggal jatuh tempo obligasi

d)

Besaran pajak yang dikenakan

8.

Mengapa investor masih berhati-hati dalam membeli obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan dengan peringkat kredit rendah dan kupon tinggi?

a)

Obligasi ini memiliki risiko gagal bayar lebih tinggi

b)

Harga obligasi ini akan selalu naik di pasar sekunder

c)

Obligasi ini tidak memiliki likuiditas di pasar sekunder

d)

Penerbit obligasi tidak dapat menawarkan kupon tinggi

9.

Jika seorang investor membeli obligasi dengan harga premium, apa dampak yang paling mungkin terhadap yield to maturity (YTM)?

a)

YTM akan lebih tinggi dari kupon

b)

YTM akan sama dengan kupon

c)

YTM akan lebih rendah dari kupon

d)

Tidak ada dampak terhadap YTM

10.

Obligasi dengan kupon 6% dijual dengan harga Rp950.000 (di bawah nilai nominal Rp1.000.000). Hal ini menunjukkan bahwa:

a)

Yield obligasi lebih rendah dari 6%

b)

Investor mengharapkan suku bunga turun

c)

Obligasi memiliki risiko gagal bayar tinggi

d)

Yield obligasi lebih tinggi dari 6%

11.

Bagaimana dampak dari kebijakan quantitative easing (QE) terhadap pasar obligasi?

a)

Harga obligasi turun dan yield naik

b)

Harga obligasi naik dan yield turun

c)

Tidak ada dampak terhadap obligasi

d)

Pemerintah tidak boleh membeli obligasi dalam QE

12.

Jika pemerintah meningkatkan belanja publik dengan menerbitkan obligasi baru, apa yang mungkin terjadi pada suku bunga di pasar?

a)

Suku bunga turun karena peningkatan permintaan obligasi

b)

Suku bunga tetap karena tidak ada hubungan langsung

c)

Suku bunga naik karena meningkatnya penawaran obligasi

d)

Suku bunga turun karena kebijakan fiskal ekspansif

13.

Pemerintah menerbitkan obligasi dalam jumlah besar untuk membiayai defisit anggaran. Jika hal ini dilakukan terus-menerus tanpa peningkatan produktivitas ekonomi, apa dampak jangka panjang yang paling mungkin terjadi?

a)

Pertumbuhan ekonomi meningkat karena belanja pemerintah lebih tinggi

b)

Inflasi dan beban utang pemerintah meningkat

c)

Suku bunga turun akibat meningkatnya pasokan uang

d)

Mata uang domestik menguat terhadap mata uang asing

14.

Jika investor asing banyak membeli obligasi pemerintah Indonesia, dampak yang paling mungkin terjadi terhadap nilai tukar rupiah adalah:

a)

Rupiah cenderung menguat karena meningkatnya permintaan terhadap aset rupiah

b)

Rupiah cenderung melemah karena investor asing mengambil keuntungan

c)

Tidak ada dampak karena obligasi tidak berhubungan dengan nilai tukar

d)

Inflasi meningkat drastis akibat pembelian obligasi oleh asing

15.

Bagaimana penerbitan obligasi korporasi dalam jumlah besar dapat berdampak pada suku bunga kredit di perbankan?

a)

Suku bunga kredit turun karena perusahaan mendapatkan dana dari obligasi

b)

Suku bunga kredit naik karena dana investor beralih ke obligasi

c)

Tidak ada dampak karena obligasi dan kredit bank adalah instrumen yang berbeda

d)

Bank akan menurunkan suku bunga untuk menarik lebih banyak peminjam

16.

Bank sentral membeli obligasi di pasar sekunder untuk meningkatkan jumlah uang beredar. Langkah ini bertujuan untuk:

a)

Menurunkan suku bunga dan mendorong investasi

b)

Meningkatkan inflasi dan suku bunga

c)

Menyerap likuiditas dan mengurangi konsumsi

d)

Mengurangi cadangan devisa dan memperlemah rupiah

17.

Jika sebuah negara mengalami resesi, apakah penerbitan obligasi pemerintah dapat menjadi solusi?

a)

Ya, karena obligasi dapat membiayai proyek infrastruktur yang menciptakan lapangan kerja

b)

Tidak, karena penerbitan obligasi hanya akan meningkatkan utang negara

c)

Tidak, karena masyarakat tidak akan mau membeli obligasi saat resesi

d)

Ya, tetapi hanya jika obligasi dijual kepada investor asing

18.

Seorang investor ingin menyeimbangkan portofolionya dengan mengurangi risiko. Strategi yang paling tepat adalah:

a)

Meningkatkan kepemilikan obligasi dan mengurangi saham

b)

Mengalihkan seluruh investasinya ke saham teknologi

c)

Hanya berinvestasi dalam obligasi jangka panjang

d)

Menjual obligasi dan membeli emas

19.

Mengapa obligasi dianggap sebagai instrumen investasi yang lebih stabil dibanding saham?

a)

Obligasi memberikan pendapatan tetap dan lebih tahan terhadap fluktuasi pasar

b)

Obligasi selalu memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dibanding saham

c)

Harga obligasi tidak pernah berubah di pasar sekunder

d)

Pemerintah menjamin semua obligasi tidak akan rugi

20.

Seorang investor muda ingin mencapai pertumbuhan modal jangka panjang. Bagaimana strategi alokasi portofolio yang optimal?

a)

Menempatkan seluruh dana dalam obligasi untuk keamanan investasi

b)

Mengalokasikan sebagian besar ke saham dan sebagian kecil ke obligasi

c)

Hanya berinvestasi dalam obligasi jangka pendek

d)

Menggunakan seluruh modal untuk membeli obligasi pemerintah

21.

Jika suku bunga di pasar meningkat, apa dampaknya terhadap investor yang memiliki obligasi dalam portofolionya?

a)

Harga obligasi dalam portofolio turun

b)

Kupon obligasi dalam portofolio naik

c)

Investor mendapatkan keuntungan lebih besar dari obligasi yang dimiliki

d)

Obligasi menjadi lebih menarik dibanding instrumen lain

22.

Mengapa investor institusi sering memasukkan obligasi ke dalam portofolio mereka?

a)

Untuk mengurangi risiko keseluruhan portofolio dan mendapatkan pendapatan tetap

b)

Karena obligasi selalu menghasilkan return lebih tinggi dibanding saham

c)

Agar dapat menjual obligasi dengan harga lebih tinggi di masa depan

d)

Untuk menghindari risiko inflasi sepenuhnya

23.

Mengapa saham sering dianggap sebagai investasi yang lebih berisiko dibanding obligasi?

a)

Saham memberikan dividen tetap yang lebih kecil dibanding obligasi

b)

Harga saham lebih fluktuatif karena bergantung pada kondisi pasar dan kinerja perusahaan

c)

Obligasi memiliki keuntungan yang lebih besar dalam jangka panjang

d)

Saham tidak dapat diperjualbelikan di pasar sekunder

24.

Jika perusahaan mengalami pertumbuhan laba yang signifikan, apa dampak yang paling mungkin terjadi pada harga sahamnya?

a)

Harga saham turun karena investor menjual saham mereka

b)

Harga saham cenderung naik karena prospek perusahaan membaik

c)

Tidak ada dampak karena harga saham tidak dipengaruhi laba

d)

Harga saham justru turun karena perusahaan harus membayar pajak lebih besar

25.

Seorang investor ingin mendapatkan penghasilan pasif dari saham. Jenis saham apa yang sebaiknya dipilih?

a)

Saham pertumbuhan (growth stock)

b)

Saham dividen (income stock)

c)

Saham spekulatif

d)

Saham blue-chip tanpa dividen

26.

Mengapa saham preferen lebih aman dibanding saham biasa?

a)

Pemilik saham preferen mendapat dividen lebih besar

b)

Saham preferen memiliki hak suara lebih tinggi dibanding saham biasa

c)

Pemegang saham preferen mendapatkan pembayaran dividen lebih dulu jika perusahaan membagikan laba

d)

Saham preferen tidak dapat diperdagangkan di pasar saham

27.

Jika suku bunga naik secara signifikan, apa dampak yang paling mungkin terjadi pada pasar saham?

a)

Harga saham naik karena investor mencari keuntungan lebih tinggi

b)

Harga saham cenderung turun karena investor berpindah ke instrumen lain yang lebih aman

c)

Tidak ada dampak karena saham tidak terkait dengan suku bunga

d)

Perusahaan justru lebih mudah mendapatkan pendanaan di pasar saham

28.

Mengapa volume transaksi yang tinggi di pasar saham sering dikaitkan dengan volatilitas yang tinggi?

a)

Semakin banyak transaksi, semakin besar pergerakan harga saham

b)

Volume transaksi tinggi berarti harga saham stabil

c)

Investor besar tidak memengaruhi pergerakan saham

d)

Harga saham tetap sama meskipun volume transaksi meningkat

29.

Seorang investor menggunakan Price-to-Earnings Ratio (P/E Ratio) untuk menganalisis saham. Apa informasi utama yang bisa diperoleh dari indikator ini?

a)

Nilai intrinsik saham berdasarkan harga aset perusahaan

b)

Seberapa mahal atau murah saham dibandingkan dengan laba per sahamnya

c)

Likuiditas saham dalam pasar sekunder

d)

Tingkat suku bunga yang ditawarkan oleh perusahaan

30.

Jika sebuah perusahaan memiliki laba bersih yang meningkat, tetapi harga sahamnya tetap stagnan, apa yang mungkin terjadi?

a)

Investor tidak percaya pada prospek pertumbuhan perusahaan

b)

Pasar belum mengetahui peningkatan laba perusahaan

c)

Laba perusahaan tidak memengaruhi harga saham

d)

Perusahaan membayar dividen terlalu besar

31.

Mengapa investor menggunakan analisis teknikal dalam trading saham?

a)

Untuk menentukan apakah perusahaan memiliki laba yang tinggi

b)

Untuk mengukur tren pergerakan harga saham berdasarkan data historis

c)

Untuk menghitung nilai intrinsik perusahaan

d)

Untuk mengetahui suku bunga yang ditawarkan oleh perusahaan

32.

Seorang investor membeli saham dengan harga Rp5.000 per lembar, tetapi dalam satu tahun harganya turun menjadi Rp4.000. Apa jenis risiko yang dialami investor?

a)

Risiko pasar

b)

Risiko likuiditas

c)

Risiko suku bunga

d)

Risiko inflasi

33.

Jika sebuah perusahaan mengalami skandal keuangan besar, bagaimana dampaknya terhadap sahamnya?

a)

Harga saham kemungkinan besar turun tajam karena hilangnya kepercayaan investor

b)

Harga saham naik karena berita buruk mendorong investor membeli saham

c)

Tidak ada dampak karena kinerja saham tidak bergantung pada faktor internal

d)

Saham menjadi lebih likuid karena investor ingin membelinya

34.

Mengapa diversifikasi portofolio yang mencakup saham dari berbagai sektor dapat mengurangi risiko?

a)

Karena saham dari sektor yang berbeda tidak selalu bergerak bersamaan

b)

Karena diversifikasi selalu meningkatkan keuntungan

c)

Karena semua saham memiliki risiko yang sama

d)

Karena investor akan mendapatkan dividen lebih besar

35.

Seorang investor ingin menyeimbangkan portofolionya agar lebih defensif. Strategi yang paling tepat adalah:

a)

Menambah alokasi saham blue-chip dan mengurangi saham spekulatif

b)

Menjual semua saham dan memegang hanya uang tunai

c)

Meningkatkan investasi pada saham teknologi dengan volatilitas tinggi

d)

Memindahkan seluruh investasi ke pasar forex

36.

Bagaimana pengaruh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap perusahaan yang banyak mengimpor bahan baku?

a)

Harga saham perusahaan cenderung turun karena biaya produksi meningkat

b)

Harga saham naik karena perusahaan mendapatkan keuntungan lebih besar

c)

Tidak ada dampak karena nilai tukar tidak berhubungan dengan kinerja perusahaan

d)

Perusahaan akan membayar dividen lebih besar kepada investor

37.

Jika terjadi krisis ekonomi global, bagaimana dampaknya terhadap pasar saham di Indonesia?

a)

Harga saham kemungkinan besar turun akibat kepanikan investor

b)

Harga saham naik karena krisis tidak berpengaruh terhadap Indonesia

c)

Tidak ada dampak karena investor hanya fokus pada kondisi domestik

d)

Pasar saham akan tutup untuk sementara waktu

38.

Mengapa reksa dana dianggap sebagai instrumen investasi yang cocok untuk investor pemula?

a)

Reksa dana memberikan keuntungan yang pasti

b)

Dikelola oleh manajer investasi sehingga investor tidak perlu mengelola sendiri

c)

Tidak memiliki risiko kerugian

d)

Hanya bisa dibeli oleh investor institusi

39.

Bagaimana perbedaan utama antara reksa dana dan deposito?

a)

Reksa dana memiliki risiko lebih rendah dibanding deposito

b)

Deposito memberikan return lebih tinggi dibanding reksa dana

c)

Reksa dana lebih likuid dan memiliki potensi keuntungan lebih tinggi dibanding deposito

d)

Deposito bisa diperjualbelikan di bursa efek

40.

Seorang investor ingin mendapatkan pendapatan tetap dengan risiko rendah. Jenis reksa dana apa yang paling sesuai?

a)

Reksa dana saham

b)

Reksa dana pendapatan tetap

c)

Reksa dana campuran

d)

Reksa dana indeks

41.

Mengapa reksa dana pasar uang cocok untuk investor dengan tujuan investasi jangka pendek?

a)

Karena memiliki risiko yang lebih tinggi dan return yang lebih besar

b)

Karena hanya berinvestasi di saham perusahaan besar

c)

Karena memiliki likuiditas tinggi dan volatilitas rendah

d)

Karena reksa dana pasa

42.

Seorang investor menginginkan investasi dengan potensi keuntungan tinggi meskipun berisiko. Jenis reksa dana apa yang paling sesuai?

a)

Reksa dana saham

b)

Reksa dana pendapatan tetap

c)

Reksa dana pasar uang

d)

Reksa dana terproteksi

43.

Bagaimana cara kerja reksa dana dalam menghasilkan keuntungan bagi investornya?

a)

Dengan mengelola portofolio aset dan membagikan keuntungan kepada investor

b)

Dengan menjamin investor tidak akan mengalami kerugian

c)

Dengan menetapkan return tetap bagi seluruh investor

d)

Dengan hanya berinvestasi di aset tanpa risiko

44.

Jika Nilai Aktiva Bersih (NAB) suatu reksa dana meningkat, apa artinya bagi investor?

a)

Investor mengalami keuntungan karena harga unit meningkat

b)

Investor mengalami kerugian karena harga unit menurun

c)

Tidak ada dampak karena NAB tidak berhubungan dengan return

d)

Manajer investasi harus menjual asetnya

45.

Mengapa diversifikasi dalam reksa dana dapat mengurangi risiko investasi?

a)

Karena dana investor tersebar di berbagai ssetment keuangan

b)

Karena reksa dana hanya berinvestasi pada sset berisiko rendah

c)

Karena reksa dana memberikan keuntungan tetap

d)

Karena investor dapat mengontrol sendiri portofolionya

46.

Apa risiko utama yang dihadapi investor reksa dana saham?

a)

Risiko fluktuasi harga saham yang tinggi

b)

Risiko suku bunga

c)

Risiko likuiditas yang rendah

d)

Risiko tidak bisa menjual kembali unit penyertaannya

47.

Jika suku bunga bank sentral naik, bagaimana dampaknya terhadap reksa dana pendapatan tetap?

a)

Nilai obligasi dalam portofolio reksa dana cenderung turun

b)

NAB reksa dana meningkat karena investor lebih tertarik pada obligasi

c)

Tidak ada dampak karena suku bunga tidak memengaruhi reksa dana

d)

Manajer investasi akan menjual seluruh portofolio saham

48.

Mengapa reksa dana campuran memiliki risiko lebih tinggi dibanding reksa dana pendapatan tetap?

a)

Karena reksa dana campuran mengalokasikan dana ke saham yang lebih fluktuatif

b)

Karena reksa dana campuran tidak dikelola oleh manajer investasi

c)

Karena reksa dana campuran hanya berinvestasi di pasar uang

d)

Karena reksa dana campuran memiliki return yang lebih rendah

49.

Seorang investor ingin menyeimbangkan portofolionya agar memiliki risiko moderat. Strategi yang paling sesuai adalah:

a)

Berinvestasi di reksa dana saham dan pasar uang

b)

Berinvestasi di reksa dana campuran

c)

Berinvestasi di reksa dana pasar uang saja

d)

Mengalokasikan semua dana ke reksa dana saham

50.

Mengapa investor sering memasukkan reksa dana pasar uang dalam portofolionya?

a)

Karena memberikan return tertinggi dalam jangka panjang

b)

Karena memberikan likuiditas tinggi dan risiko rendah

c)

Karena hanya berinvestasi dalam saham blue-chip

d)

Karena menjamin tidak ada risiko kerugian

51.

Bagaimana dampak resesi ekonomi terhadap kinerja reksa dana saham?

a)

NAB reksa dana saham cenderung turun karena harga saham jatuh

b)

NAB reksa dana saham meningkat karena investor mencari keuntungan

c)

Tidak ada dampak karena reksa dana tidak bergantung pada ekonomi

d)

Manajer investasi akan menaikkan suku bunga reksa dana

52.

Jika inflasi meningkat tinggi, bagaimana dampaknya terhadap reksa dana pendapatan tetap?

a)

NAB cenderung turun karena nilai obligasi menurun

b)

NAB meningkat karena investor mengalihkan dana ke obligasi

c)

Tidak ada dampak karena reksa dana pendapatan tetap bebas dari inflasi

d)

Manajer investasi harus menaikkan harga unit penyert

53.

Mengapa reksa dana sering dianggap sebagai investasi yang cocok bagi investor pemula?

a)

Karena memiliki risiko yang lebih tinggi dibanding saham

b)

Karena dikelola oleh manajer investasi profesional

c)

Karena memerlukan modal besar untuk memulainya

d)

Karena reksa dana selalu memberikan keuntungan tetap

54.

Apa perbedaan utama antara reksa dana terbuka dan reksa dana tertutup?

a)

Reksa dana terbuka dapat dijual kembali ke manajer investasi, sedangkan reksa dana tertutup hanya bisa dijual di bursa efek

b)

Reksa dana tertutup selalu memiliki return lebih tinggi dibanding reksa dana terbuka

c)

Reksa dana terbuka tidak memiliki risiko investasi

d)

Reksa dana tertutup hanya berinvestasi pada obligasi

55.

Seorang investor ingin berinvestasi dengan risiko rendah dan mendapatkan pendapatan tetap. Jenis reksa dana apa yang paling sesuai?

a)

Reksa Dana Saham

b)

Reksa Dana Pendapatan Tetap

c)

Reksa Dana Campuran

d)

Reksa Dana Pasar Uang

56.

Apa keunggulan utama reksa dana indeks dibandingkan reksa dana aktif?

a)

Biaya pengelolaannya lebih rendah karena tidak dikelola secara aktif

b)

Selalu menghasilkan return yang lebih tinggi daripada reksa dana aktif

c)

Memiliki risiko lebih tinggi daripada saham individu

d)

Manajer investasi selalu melakukan trading harian untuk keuntungan lebih besar

57.

Jika banyak investor menarik dana dari suatu reksa dana secara bersamaan, apa dampak yang mungkin terjadi?

a)

Harga unit reksa dana bisa turun karena tekanan jual yang tinggi

b)

Manajer investasi akan menaikkan harga unit agar tetap menarik

c)

Tidak ada dampak karena nilai reksa dana tidak tergantung pada jumlah investor

d)

Reksa dana akan otomatis berhenti beroperasi

58.

Mengapa Nilai Aktiva Bersih (NAB) penting dalam investasi reksa dana?

a)

NAB mencerminkan harga per unit reksa dana berdasarkan aset yang dimilikinya

b)

NAB menentukan jumlah dividen yang akan diberikan kepada investor

c)

NAB tidak berpengaruh terhadap kinerja reksa dana

d)

NAB selalu tetap setiap hari

59.

Seorang investor membandingkan dua reksa dana dengan return tahunan yang sama. Faktor apa yang sebaiknya dipertimbangkan sebelum memilih?

a)

Besaran biaya pengelolaan dan kinerja historis reksa dana

b)

Warna logo dari manajer investasi yang mengelolanya

c)

Jumlah iklan yang dilakukan oleh manajer investasi

d)

Banyaknya investor yang sudah berinvestasi di reksa dana tersebut

60.

Mengapa kinerja masa lalu suatu reksa dana tidak selalu mencerminkan kinerja masa depan?

a)

Kondisi ekonomi dan pasar bisa berubah, memengaruhi performa investasi

b)

Reksa dana selalu menghasilkan return yang sama setiap tahun

c)

Manajer investasi tidak berperan dalam mengelola reksa dana

d)

Return reksa dana selalu bergantung pada jumlah investor

61.

Apa risiko utama dalam berinvestasi di reksa dana saham?

a)

Fluktuasi harga saham yang dapat menyebabkan kerugian

b)

Kehilangan seluruh investasi jika bank tempat reksa dana disimpan bangkrut

c)

Tidak bisa menjual unit reksa dana kapan saja

d)

Manajer investasi dapat membatalkan investasi secara sepihak

62.

Jika suku bunga naik tajam, bagaimana dampaknya terhadap reksa dana obligasi?

a)

Nilai reksa dana bisa turun karena harga obligasi cenderung turun saat suku bunga naik

b)

Tidak ada dampak karena reksa dana obligasi tidak terpengaruh oleh suku bunga

c)

Return reksa dana obligasi selalu meningkat jika suku bunga naik

d)

Manajer investasi akan menambah dana investor secara otomatis

63.

Mengapa diversifikasi dalam reksa dana dapat membantu mengurangi risiko?

a)

Karena investasi tersebar di berbagai instrumen dan sektor

b)

Karena reksa dana dijamin oleh pemer

64.

Mengapa diversifikasi dalam reksa dana dapat membantu mengurangi risiko?

a)

Karena investasi tersebar di berbagai instrumen dan sektor

b)

Karena reksa dana dijamin oleh pemerintah

c)

Karena reksa dana selalu memberikan return positif

d)

Karena reksa dana tidak memiliki biaya pengelolaan

65.

Seorang investor ingin menyeimbangkan portofolionya dengan mengurangi risiko. Reksa dana apa yang paling sesuai?

a)

Reksa Dana Pasar Uang

b)

Reksa Dana Saham

c)

Reksa Dana Indeks

d)

Reksa Dana Spekulatif

66.

Bagaimana dampak inflasi yang tinggi terhadap reksa dana pasar uang?

a)

Return reksa dana bisa lebih rendah dibanding kenaikan harga barang dan jasa

b)

Reksa dana pasar uang akan menghasilkan return lebih tinggi dari reksa dana saham

c)

Tidak ada dampak karena inflasi tidak memengaruhi investasi

d)

Manajer investasi akan menutup reksa dana jika inflasi tinggi

67.

Jika terjadi krisis keuangan global, apa yang paling mungkin terjadi pada reksa dana saham?

a)

Harga unit reksa dana bisa turun akibat penurunan harga saham

b)

Harga unit reksa dana selalu stabil karena dikelola oleh profesional

c)

Manajer investasi akan mengganti saham dengan obligasi untuk menghindari kerugian

d)

Investor akan mendapatkan return lebih tinggi selama krisis

68.

Apa perbedaan utama antara sukuk dan obligasi konvensional?

a)

Sukuk berbasis bunga, sedangkan obligasi konvensional berbasis aset

b)

Sukuk mewakili kepemilikan atas aset riil, sedangkan obligasi konvensional berbasis utang

c)

Obligasi konvensional selalu lebih menguntungkan dibanding sukuk

d)

Sukuk tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder

69.

Mengapa sukuk dianggap sesuai dengan prinsip syariah Islam?

a)

Karena tidak mengandung unsur riba, gharar, dan maysir

b)

Karena memberikan keuntungan tetap kepada investor

c)

Karena hanya diterbitkan oleh lembaga keuangan syariah

d)

Karena tidak memberikan return kepada investor

70.

Seorang investor ingin berinvestasi dalam sukuk yang memiliki pendapatan tetap dari penyewaan aset. Jenis sukuk apa yang paling sesuai?

a)

Sukuk Mudharabah

b)

Sukuk Ijarah

c)

Sukuk Wakalah

d)

Sukuk Musyarakah

71.

Apa yang membedakan Sukuk Mudharabah dari Sukuk Musyarakah?

a)

Sukuk Mudharabah berbasis bagi hasil, sedangkan Sukuk Musyarakah berbasis penyertaan modal bersama

b)

Sukuk Musyarakah memiliki jaminan keuntungan, sedangkan Sukuk Mudharabah tidak

c)

Sukuk Mudharabah diterbitkan oleh perusahaan swasta saja

d)

Sukuk Musyarakah hanya dapat diperjualbelikan di bursa saham

72.

Jika suku bunga global naik, bagaimana dampaknya terhadap harga sukuk di pasar sekunder?

a)

Harga sukuk cenderung turun karena investor beralih ke instrumen berbasis bunga yang lebih menarik

b)

Harga sukuk akan tetap stabil karena tidak terkait dengan suku bunga

c)

Harga sukuk naik karena meningkatnya permintaan dari investor global

d)

Sukuk tidak bisa diperjualbelikan sehingga tidak terpengaruh oleh suku bunga

73.

Apa yang terjadi jika negara penerbit sukuk mengalami peningkatan risiko kredit?

a)

Investor akan menjual sukuk mereka, menyebabkan harga turun

b)

Harga sukuk tetap stabil karena dijamin oleh aset riil

c)

Sukuk akan otomatis dibatalkan dan modal dikembalikan ke investor

d)

Sukuk akan mengalami kenaikan harga karena dianggap lebih aman

74.

Apa risiko utama yang dihadapi investor dalam sukuk?

a)

Risiko gagal bayar jika penerbit tidak dapat memenuhi kewajiban pembayaran

b)

Risiko suku bunga karena sukuk berbasis bunga

c)

Risiko inflasi yang lebih besar dibanding obligasi konvensional

d)

Risiko harga saham yang turun drastis

75.

Jika aset dasar dalam struktur sukuk mengalami kerusakan atau kehilangan nilai, bagaimana dampaknya terhadap investor?

a)

Return sukuk bisa berkurang atau bahkan dihentikan

b)

Tidak ada dampak karena nilai sukuk tetap sama

c)

Investor akan mendapatkan pengembalian modal penuh dari penerbit

76.

imana dampaknya terhadap investor?

a)

Return sukuk bisa berkurang atau bahkan dihentikan

b)

Tidak ada dampak karena nilai sukuk tetap sama

c)

Investor akan mendapatkan pengembalian modal penuh dari penerbit

d)

Penerbit wajib mengganti aset yang hilang tanpa memengaruhi investor

77.

Mengapa sukuk sering dimasukkan dalam portofolio investasi jangka panjang?

a)

Karena memberikan pendapatan tetap yang lebih stabil dibanding saham

b)

Karena dapat menghasilkan keuntungan tinggi dalam waktu singkat

c)

Karena dapat menggantikan seluruh jenis investasi lainnya

d)

Karena selalu memiliki harga yang tetap di pasar sekunder

78.

Jika seorang investor ingin mendiversifikasi portofolionya dengan instrumen berbasis syariah, bagaimana peran sukuk dalam strategi ini?

a)

Sukuk dapat memberikan kestabilan portofolio dengan risiko lebih rendah dibanding saham

b)

Sukuk tidak cocok untuk diversifikasi karena hanya bisa dimiliki oleh investor institusi

c)

Sukuk hanya boleh digunakan sebagai investasi jangka pendek

d)

Sukuk memiliki risiko lebih tinggi dibanding saham, sehingga tidak ideal untuk diversifikasi

79.

Bagaimana dampak inflasi tinggi terhadap nilai sukuk di pasar sekunder?

a)

Nilai sukuk cenderung turun karena daya beli investor berkurang

b)

Nilai sukuk naik karena investor mencari aset yang lebih stabil

c)

Tidak ada dampak karena sukuk berbasis aset riil

d)

Penerbit sukuk akan menaikkan return untuk mengimbangi inflasi

80.

Bagaimana kebijakan moneter yang ekspansif dapat mempengaruhi pasar sukuk?

a)

Bisa meningkatkan permintaan sukuk karena likuiditas pasar bertambah

b)

Tidak ada pengaruh karena sukuk tidak bergantung pada kebijakan moneter

c)

Bisa menyebabkan harga sukuk turun karena penerbit akan mengurangi penerbitan

d)

Investor akan menjual semua sukuk mereka akibat kebijakan moneter

81.

Jika sebuah negara menerbitkan sukuk infrastruktur untuk membangun jalan tol, bagaimana mekanisme pembayarannya kepada investor?

a)

Investor menerima pembayaran dari pendapatan tol sebagai return investasi

b)

Pemerintah membayar investor dengan dana dari APBN tanpa melihat kinerja tol

c)

Investor hanya mendapat pengembalian modal tanpa keuntungan

d)

Sukuk infrastruktur tidak memerlukan pembayaran kepada investor

82.

Seorang investor ingin berinvestasi dalam sukuk berbasis properti. Faktor apa yang harus dipertimbangkan sebelum membeli?

a)

Kualitas aset properti yang menjadi dasar sukuk

b)

Harga saham perusahaan properti penerbit sukuk

c)

Tingkat suku bunga bank sentral

d)

Apakah properti tersebut memiliki lisensi pemerintah

83.

Mengapa sukuk ritel lebih menarik bagi investor individu dibanding sukuk korporasi?

a)

Sukuk ritel memiliki nominal investasi lebih kecil dan bisa diakses oleh masyarakat luas

b)

Sukuk ritel selalu memiliki return lebih tinggi dibanding sukuk korporasi

c)

Sukuk korporasi tidak dapat dijual kembali di pasar sekunder

d)

Sukuk ritel tidak memiliki risiko sama sekali

84.

Seorang investor membeli Sukuk Ritel SR018 dengan harga 100% dari nilai nominal Rp1.000.000 per unit. Jika sukuk ini memberikan imbal hasil (kupon) tetap sebesar 6,3% per tahun dan dibayarkan setiap bulan, berapa besar pembayaran kupon yang diterima investor setiap bulan?

a)

Rp52.500

b)

Rp63.000

c)

Rp5.250

d)

Rp6.300