Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Magisterium Gereja

Total questions: 28

Worksheet time: 14mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang menjadi dasar utama dari kearifan lokal tersebut?

a)

Kemajuan ilmu pengetahuan modern

b)

Kesepakatan politik antar pemimpin daerah

c)

Pengetahuan dan pengalaman masyarakat setempat

d)

Aturan pemerintah yang mengikat

e)

Hasil penelitian dari lembaga akademik

2.

Dewan Adat di Raja Ampat mengeluarkan peraturan yang mengikat semua pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan. Hal ini menunjukkan bahwa:

a)

Adat istiadat lebih kuat daripada hukum negara

b)

Kearifan lokal dapat mendukung konservasi alam

c)

Pemerintah daerah tidak memiliki peran dalam konservasi

d)

Wisatawan tidak perlu menaati peraturan lokal

e)

Kearifan lokal tidak relevan di era modern

3.

Prinsip utama dalam kearifan lokal terkait pengelolaan lingkungan adalah:

a)

Pemanfaatan sumber daya tanpa batas

b)

Menjaga keseimbangan antara manusia dan alam

c)

Eksploitasi sumber daya demi kesejahteraan ekonomi

d)

Mengutamakan kepentingan industri

e)

Mengabaikan adat demi kemajuan teknologi

4.

Dalam ajaran Gereja Katolik, tugas Magisterium yang utama adalah:

a)

Mengubah tradisi sesuai dengan zaman

b)

Menafsirkan Kitab Suci secara otentik

c)

Mengendalikan semua ajaran agama lain

d)

Menulis kembali doktrin Gereja

e)

Membuat aturan sosial bagi umat Katolik

5.

Salah satu tugas Magisterium adalah menafsirkan Kitab Suci. Siapakah yang berwenang melaksanakan tugas ini?

a)

Setiap umat Katolik yang membaca Kitab Suci

b)

Para imam dan diakon di seluruh dunia

c)

Paus dan para uskup dalam persekutuan dengannya

d)

Para akademisi teologi

e)

Para biarawan dan biarawati

6.

Magisterium Gereja memiliki kewenangan untuk mengajarkan Injil atas nama Yesus Kristus. Apa dasar utama dari kewenangan ini?

a)

Keputusan para pemimpin Gereja berdasarkan musyawarah

b)

Tradisi yang berkembang di berbagai komunitas

c)

Amanat Yesus kepada para rasul

d)

Konsensus dari umat beriman

e)

Hasil penelitian teologis

7.

Magisterium Gereja dikatakan memiliki infalibilitas dalam hal:

a)

Ekonomi dan politik dunia

b)

Ilmu pengetahuan dan teknologi

c)

Ajaran iman dan moral

d)

Hukum perdata dan pidana

e)

Hubungan diplomatik antarnegara

8.

Magisterium Gereja menjaga Sabda Allah agar tidak salah tafsir. Dalam hal ini, Magisterium bertindak sebagai:

a)

Pemilik Sabda Allah

b)

Pencipta ajaran baru

c)

Pelayan Sabda Allah

d)

Pengubah Kitab Suci

e)

Pengawas umat beriman

9.

Dalam Gereja Katolik, infalibilitas Paus berarti bahwa:

a)

Paus tidak bisa melakukan kesalahan dalam segala hal

b)

Paus tidak bisa digantikan oleh siapa pun

c)

Paus tidak dapat salah dalam ajaran iman dan moral

d)

Paus dapat memutuskan ajaran baru tanpa pertimbangan

e)

Paus harus selalu mengikuti pendapat umat

10.

Apa peran Roh Kudus dalam ajaran Gereja Katolik?

a)

Membantu Magisterium dalam menafsirkan ajaran iman

b)

Menggantikan peran Yesus sebagai pemimpin Gereja

c)

Menjadikan setiap umat berhak menafsirkan Kitab Suci

d)

Menentukan siapa yang akan menjadi Paus berikutnya

e)

Mengubah ajaran Gereja sesuai perkembangan zaman

11.

Mengapa Magisterium tidak berada di atas Sabda Allah?

a)

Karena Magisterium hanyalah lembaga administratif

b)

Karena Magisterium melayani Sabda Allah

c)

Karena Sabda Allah ditafsirkan secara bebas

d)

Karena umat lebih berhak atas Sabda Allah

e)

Karena hanya Paus yang bisa mengajarkan Sabda Allah

12.

Peran Paus dalam Magisterium adalah:

a)

Pemimpin seluruh Gereja dalam persekutuan dengan para uskup

b)

Pemegang kuasa tertinggi tanpa perlu persetujuan siapa pun

c)

Satu-satunya penafsir Kitab Suci

d)

Pengganti Yesus di dunia secara mutlak

e)

Pembuat kebijakan politik Gereja

13.

Kearifan lokal dalam Gereja Katolik dapat mendukung ajaran sosial dengan cara:

a)

Mengadopsi kebiasaan masyarakat setempat

b)

Menolak semua tradisi yang bertentangan dengan ajaran Gereja

c)

Mewajibkan umat mengikuti budaya tertentu

d)

Mengubah ajaran iman agar sesuai dengan tradisi lokal

e)

Menentukan tata ibadah berdasarkan kebudayaan daerah

14.

Apa yang menjadi pedoman utama dalam mengembangkan kehidupan sesuai kearifan lokal?

a)

Ilmu pengetahuan dan kebijakan politik

b)

Norma adat dan etika setempat

c)

Keputusan pemerintah dan hukum tertulis

d)

Pendapat masyarakat mayoritas

e)

Kebijakan ekonomi global

15.

Dalam ajaran Gereja, iman dan moral harus diterima dengan:

a)

Sikap kritis tanpa ketaatan

b)

Kepatuhan mutlak tanpa pemahaman

c)

Ketaatan iman dan refleksi pribadi

d)

Penolakan terhadap tafsiran otoritatif

e)

Kebebasan penuh tanpa bimbingan

16.

Salah satu bentuk penghormatan umat Katolik kepada Magisterium adalah:

a)

Menafsirkan ajaran Gereja secara mandiri

b)

Menerima ajaran iman dan moral dengan ketaatan

c)

Menyesuaikan ajaran Gereja dengan pandangan pribadi

d)

Mengubah ajaran sesuai perkembangan zaman

e)

Mengabaikan ajaran yang dianggap tidak relevan

17.

Dalam Kisah Para Rasul 2:42, jemaat perdana dikenal dengan sifat:

a)

Ketekunan dalam pengajaran para rasul

b)

Kemandirian dalam menafsirkan Kitab Suci

c)

Kebebasan dalam beribadah

d)

Pemisahan diri dari ajaran tradisional

e)

Keberpihakan terhadap kelompok tertentu

18.

Umat Katolik percaya bahwa Paus memiliki infalibilitas karena:

a)

Dipilih langsung oleh Yesus

b)

Diberi karisma khusus oleh Roh Kudus

c)

Tidak memiliki dosa pribadi

d)

Mewakili semua orang beriman

e)

Mengganti peran para rasul

19.

Berdasarkan KGK 891, siapa yang memiliki ciri tidak dapat sesat dalam menetapkan ajaran tentang iman atau kesusilaan dengan tindakan definitif?

a)

Imam paroki

b)

Para diakon

c)

Paus sebagai kepala dewan para Uskup

d)

Umat awam

e)

Katekis

20.

Dalam konteks infalibilitas Gereja, siapakah yang memiliki kewenangan tertinggi dalam mengajar bersama dengan pengganti Petrus?

a)

Imam di setiap keuskupan

b)

Seluruh umat Katolik

c)

Para uskup dalam konsili ekumenis

d)

Para biarawan dan biarawati

e)

Para katekis dan guru agama

21.

Dalam dokumen Lumen Gentium 25, umat beriman diwajibkan untuk menerima ketetapan Gereja dengan sikap…

a)

Ketaatan iman

b)

Ketaatan buta

c)

Kebebasan penuh

d)

Diskusi kritis

e)

Sikap skeptis

22.

Janji Yesus untuk mengirimkan Roh Kudus yang akan membimbing para pemimpin Gereja terdapat dalam ayat…

a)

Yohanes 3:16

b)

Yohanes 14:16-17

c)

Matius 28:19-20

d)

Lukas 22:19-20

e)

Markus 16:15

23.

Magisterium Gereja terdiri dari…

a)

Imam dan diakon

b)

Paus dan para uskup dalam persekutuan dengannya

c)

Katekis dan guru agama

d)

Biarawan dan biarawati

e)

Para teolog independen

24.

Infalibilitas dalam Gereja berlaku dalam hal…

a)

Semua keputusan yang dibuat oleh pemimpin Gereja

b)

Semua ajaran tentang iman dan moral yang diajarkan secara definitif

c)

Keputusan pastoral yang bersifat sementara

d)

Pendapat pribadi para uskup tentang politik

e)

Segala pernyataan dari paus dalam situasi informal

25.

Konsili ekumenis memiliki peran dalam…

a)

Menyusun dokumen dogma secara kolektif

b)

Mengatur kehidupan biara

c)

Membuat kebijakan politik negara

d)

Menentukan peraturan liturgi harian

e)

Menyelenggarakan ibadah harian di gereja

26.

Infalibilitas Gereja dijamin oleh…

a)

Kewibawaan manusiawi paus dan uskup

b)

Janji Yesus dan bimbingan Roh Kudus

c)

Hasil voting para uskup di konsili

d)

Tradisi lisan dari generasi ke generasi

e)

Kesepakatan umat awam

27.

Dokumen Gereja yang menyatakan bahwa Wewenang Mengajar Gereja dapat menyampaikan sesuatu untuk diimani sebagai wahyu Allah adalah…

a)

Dei Verbum 10

b)

Sacrosanctum Concilium 22

c)

Gaudium et Spes 16

d)

Ad Gentes 5

e)

Unitatis Redintegratio 3

28.

Dalam konteks infalibilitas, paus dan para uskup dapat dipercaya karena…

a)

Mereka dipilih melalui pemungutan suara

b)

Mereka dijamin oleh tradisi umat

c)

Yesus menjanjikan Roh Kudus yang membimbing mereka

d)

Mereka memiliki pendidikan teologi tinggi

e)

Mereka adalah pemimpin dunia Katolik