WorksheetsPrakerin SMK Jurusan TKJ
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Apa yang dimaksud dengan prakerin?
Prakerin adalah ujian akhir bagi siswa.
Prakerin adalah program magang untuk guru.
Prakerin adalah kursus online untuk siswa.
Prakerin adalah program praktik kerja industri bagi siswa.
Sebutkan tujuan utama dari prakerin!
Memberikan pengalaman praktis dan mempersiapkan siswa untuk dunia kerja.
Mempersiapkan siswa untuk ujian nasional.
Mengurangi waktu belajar di sekolah.
Meningkatkan kemampuan akademis siswa.
Jelaskan langkah-langkah dalam proses pelaksanaan prakerin!
Pendaftaran, Pelaksanaan, Evaluasi, dan Pengumuman
Langkah-langkah dalam proses pelaksanaan prakerin adalah: Persiapan, Pendaftaran, Pelaksanaan, Evaluasi, dan Pelaporan.
Persiapan, Pendaftaran, Pelaksanaan, dan Penutupan
Persiapan, Pelaksanaan, Evaluasi, dan Penyampaian
Apa saja yang perlu dievaluasi setelah prakerin selesai?
Waktu pelaksanaan prakerin
Jumlah peserta prakerin
Biaya yang dikeluarkan selama prakerin
Pengalaman belajar, keterampilan yang diperoleh, umpan balik dari pembimbing, dan pencapaian tujuan.
Sebutkan etika yang harus dijunjung tinggi selama prakerin!
Mengabaikan peraturan perusahaan
Sikap profesional, disiplin waktu, komunikasi yang baik, menghormati atasan dan rekan kerja, menjaga kerahasiaan informasi.
Mendiskusikan rahasia perusahaan dengan orang luar
Bekerja tanpa arahan
Apa yang harus dipersiapkan sebelum memulai prakerin?
Dokumen yang diperlukan, riset perusahaan, pakaian yang sesuai, tujuan dan harapan.
Hanya membawa buku catatan
Mempersiapkan makanan untuk dibawa
Mengabaikan dress code yang ada
Mengapa prakerin penting bagi siswa SMK?
Prakerin hanya untuk siswa yang tidak pandai di kelas.
Prakerin penting bagi siswa SMK karena memberikan pengalaman praktis dan meningkatkan kesiapan kerja.
Prakerin hanya dilakukan di sekolah tanpa keterlibatan industri.
Prakerin tidak berpengaruh pada kemampuan siswa.
Apa peran guru pembimbing dalam prakerin?
Guru pembimbing hanya hadir saat ujian akhir.
Guru pembimbing hanya memberikan tugas tanpa bimbingan.
Guru pembimbing membantu siswa dalam prakerin dengan memberikan bimbingan, evaluasi, dan umpan balik.
Guru pembimbing tidak terlibat dalam evaluasi siswa.
Sebutkan contoh kegiatan yang dilakukan selama prakerin!
Mengikuti seminar online
Contoh kegiatan yang dilakukan selama prakerin adalah observasi proses kerja, praktik langsung di lapangan, dan penyusunan laporan kegiatan.
Bermain game di komputer
Membaca buku di perpustakaan
Bagaimana cara menilai keberhasilan prakerin?
Menilai keberhasilan prakerin melalui penilaian guru semata.
Keberhasilan prakerin dinilai dari jumlah peserta yang hadir.
Menilai keberhasilan prakerin hanya berdasarkan waktu yang dihabiskan.
Menilai keberhasilan prakerin melalui pencapaian tujuan, keterampilan, umpan balik, dan hasil kerja.
Apa yang harus dilakukan jika mengalami masalah selama prakerin?
Mengabaikan masalah dan melanjutkan prakerin.
Mencari pekerjaan lain tanpa memberi tahu pembimbing.
Bicarakan masalah dengan pembimbing atau supervisor.
Menunggu hingga masalahnya hilang dengan sendirinya.
Sebutkan dokumen yang perlu disiapkan sebelum prakerin!
Surat pengantar, surat pernyataan orang tua, CV.
Surat keterangan sehat, transkrip nilai, paspor
Surat rekomendasi dosen, sertifikat pelatihan, dokumen identitas
Surat izin belajar, fotokopi KTP, bukti pembayaran kuliah
Apa yang dimaksud dengan laporan prakerin?
Laporan prakerin adalah surat izin untuk mengikuti praktik kerja.
Laporan prakerin adalah dokumen yang merangkum pengalaman dan kegiatan siswa selama praktik kerja industri.
Laporan prakerin adalah catatan harian siswa selama belajar di kelas.
Laporan prakerin adalah dokumen yang menjelaskan teori praktik kerja.
Sebutkan manfaat prakerin bagi siswa!
Mengurangi waktu belajar di sekolah
Mendapatkan liburan panjang selama prakerin
Manfaat prakerin bagi siswa antara lain: pengalaman kerja, peningkatan keterampilan, dan jaringan profesional.
Meningkatkan nilai akademis secara langsung
Bagaimana cara menjaga hubungan baik dengan tempat prakerin?
Berkomunikasi terbuka dan profesional.
Hanya berbicara saat ada masalah.
Menghindari komunikasi dengan mentor.
Membuat kesepakatan tanpa diskusi.
