WorksheetsLAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG 25 SOAL
Total questions: 25
Worksheet time: 59mins
UD. Nandira mempunyai data neraca saldo sebagai berikut:
persediaan awal Rp 5.000.000
Pembelian Rp 7.500.000
beban angkut pembelian Rp 500.000
Retur pembelian Rp 250.000
Persediaan akhir Rp 7.000.000
Berdasarkan data di atas, besarnya pembelian bersih adalah ....
Rp 7.750.000
Rp 8.250.000
Rp 6.750.000
Rp 7.500.000
Di bawah ini adalah salah satu komponen perhitungan harga pokok penjualan (HPP) ......
penjualan bersih
beban angkut penjualan
prive
pembelian bersih
CV. Selaras memiliki data sebagai berikut
persediaan awal Rp 10.000.000
pembelian Rp 17.000.000
beban angkut pembelian Rp 2.000.000
beban angkut penjualan Rp 1.700.000
retur pembelian Rp 1.000.000
potongan pembelian Rp 1.500.000
persediaan akhir Rp 12.000.000
berdasarkan data tersebut, besarnya barang yang tersedia untuk dijual adalah ....
Rp 26.500.000
Rp 14.500.000
Rp 29.000.000
Rp 16.200.000
berikut transaksi yang mempengaruhi terjadinya penambahan modal adalah ....
pembelian perlengkapan
penyusutan aset tetap
penjualan
tagihan listrik akan dibayar
UD. Malika pada akhir periode memiliki data sebagai berikut:
penjualan bersih Rp 250.000.000
HPP Rp 125.000.000
beban angkut penjualan Rp 12.000.000
beban lain lain Rp 15.000.000
modal akhir Rp 150.000.000
prive Rp 2.000.000
Besarnya modal awal UD. Malika adalah ....
Rp 52.000.000
Rp 42.000.000
Rp 54.000.000
Rp 40.000.000
PD. Mutiara mencatat datakeuangan berupa modal per januari 2016 Rp 4.575.000
penjualan bersih Rp 4.250.000
beban usaha Rp 1.300.000
HPP Rp 2.150.000
Besarnya laba bersih adalah …
Rp 800.000
Rp 300.000
Rp 850.000
Rp 600.000
Berikut data keuangan yang terdapat pada usaha dagang Oddang:
Penjualan bersih Rp 30.000.000
Retur pembelian Rp 1.000.000
Persediaan akhir Rp 1.000.000
Pembelian Rp 12.000.000
Biaya angkut pembelian Rp 1.500.000
Retur penjualan Rp 2.500.000
Potongan pembelian Rp 500.000
Persediaan awal Rp 2.000.000
Berdasarkan data tersebut, besarnya HPP Usaha dagang Oddang adalah ....
Rp 10.000.000
Rp 14.000.000
Rp 13.000.000
Rp 12.000.000
Data keuangan UD Zahra pada akhir bulan Desember 2018.
- Persediaan barang dagang per 31 Desember 2018 Rp9.700.000
- Pembelian kredit Rp25.200.000
- Pembelian tunai Rp36.100.000
- Potongan pembelian Rp1.500.000
- Retur pembelian Rp1.000.000
- Beban angkut pembelian Rp1.000.000
- Barang tersedia untuk dijual Rp75.000.000
Dari data di atas besarnya persediaan barang dagang awal adalah ....
Rp 65.300.000
Rp 61.300.000
Rp 15.900.000
Rp 15.200.000
Diketahui:
Penjualan bersih Rp 100.000
Persediaan awal Rp 9.000
Persediaan akhir Rp 15.000
Pembelian bersih Rp 45.000
Beban penjualan Rp 800
Beban administrasi & umum Rp 200
Pendapatan di luar usaha Rp 200
Besarnya laba sebelum pajak adalah ….
Rp 60.000
Rp 60.200
Rp 61.000
Rp 61.200
Jika dalam suatu perusahaan dagang jumlah HPP lebih besar dari pada jumlah penjualan, kondisi ini menggambarkan ....
perusahaan mengalami kerugian
perusahaan memperoleh keuntungan
perusahaan impas
perusahaan tidak untung dan tidak rugi
Berikut termasuk tahapan pelaporan akuntansi pada perusahaan dagang, kecuali... .
mencari nilai harga pokok penjualan
menyusun laporan laba rugi
membuat laporan perubahan ekuitas
membuat laporan posisi keuangan (neraca)
menyusun jurnal penutup dan pembalik
1. Penjualan
2. Retur penjualan
3. Pembelian
4. Potongan pembelian
5. Retur pembelian dan potongan harga
6. Beban angkut pembelian
Akun yang mempengaruhi jumlah perhitungan harga pokok penjualan adalah…
1, 2, 3 , 4, 5, 6
3, 4, 5, 6
1, 3, 5
4, 5, 6
2, 4, 6
Menentukan nilai Pembelian bersih pada perusahaan dagang dengan menghitung saldo akun ... .
Penjualan bersih - HPP
laba kotor - beban usaha
pembelian + beban angkut pembelian - retur pembelian - potongan pembelian
persediaan awal + pembelian bersih - persediaan akhir
penjualan - retur penjualan - potongan penjualan
Rumus menghitung laba bersih setelah pajak adalah ... .
laba kotor - (beban administrasi umum + beban penjualan)
penjualan bersih - harga pokok penjualan
laba usaha + pendapatan di luar usaha - beban di luar usaha - pajak penghasilan
persediaan barang dagang awal + pembelian bersih - persediaan barang dagang akhir
(pembelian + biaya angkut pembelian - retur pembelian - potongan pembelian) + persediaan barang dagang awal
Beban usaha pada suatu perusahaan dagang diperoleh dengan mencari rumus ... .
(penjualan bersih - harga pokok penjualan) - laba usaha
(penjualan bersih - harga pokok penjualan) - beban usaha
laba usaha + pendapatan di luar usaha - laba bersih
laba bersih - pendapatan di luar usaha + beban di luar usaha
laba kotor + laba usaha
Barang yang Tersedia untuk Dijual (BTUD) diperoleh dari hasil mencari… .
Pembelian + biaya angkut - retur pembelian - potongan pembelian
Penjualan - retur penjualan - potongan penjualan
Persediaan barang dagang awal + Pembelian bersih
Persediaan barang dagang awal + Pembelian bersih - Persediaan barang dagang akhir
Penjualan bersih - harga pokok penjualan
Dalam perusahaan dagang beban operasional / beban usaha dibagi menjadi…
beban penjualan dan beban pembelian
beban penjualan dan beban administrasi umum
beban pembelian dan beban administrasi
beban penjualan dan beban angkut penjualan
beban pembelian dan beban angkut pembelian
Suatu perusahaan mengalami laba bersih, maka cara menentukan nilai modal per 31 Desember pada perusahaan dagang adalah... .
modal awal + laba bersih - prive
modal akhir - modal awal + prive
modal awal - rugi bersih - prive
modal awal + laba bersih - modal akhir
modal akhir - laba bersih + prive
laporan yang menunjukkan posisi keuangan pada akhir periode, mengenai besarnya harta, utang, dan modal perusahaan adalah ... .
laporan laba rugi
laporan perubahan modal
laporan neraca
laporan arus kas
catatan atas laporan keuangan
pendapatan di luar usaha pada perusahaan dagang adalah ... .
penjualan barang dagangan
pendapatan jasa
pendapatan bunga
pendapatan di terima di muka
pinjaman pihak bank
Berdasarkan data tersebut, hitunglah jumlah barang yang tersedia untuk dijual!
Rp. 3.500.000,00
Rp. 4.000.000,00
Rp. 6.500.000,00
Rp. 8.500.000,00
Rp. 9.000.000,00
Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan perbandingan beban usaha dari kedua perusahaan adalah ....
Beban usaha PT Daun sama dengan beban usaha PT Hijau
Beban usaha PT Daun lebih kecil daripada beban usaha PT Hijau
Beban usaha PT Daun lebih besar daripada beban usaha PT Hijau
Beban usaha PT Hijau lebih kecil daripada PT Daun, selisihnya Rp5.000.000,00
Beban usaha PT Hijau Rp5.000.000,00 dan beban usaha PT Daun Rp7.500.000,00
Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan perbandingan modal akhir dari kedua perusahaan adalah ....
Modal akhir PT Adil Makmur sama besarnya dengan modal akhir PT Maju Sejahtera
Modal akhir PT Adil Makmur lebih besar daripada modal akhir PT Maju Sejahtera
Modal akhir PT Adil Makmur lebih kecil daripada modal akhir PT Maju Sejahtera
Modal akhir PT Adil Makmur dan PT Maju Sejahtera, selisihnya Rp100,00
Modal akhir PT Adil Makmur Rp20.050.000,00 dan PT Maju Sejahtera Rp19.950.000,00
Apabila diketahui laba kotor mencapai Rp. 5.000.000,00, maka nilai harga pokok penjualan adalah…
Rp. 20.000.000,00
Rp. 17.500.000,00
Rp. 17.200.000,00
Rp. 10.500.000,00
Rp. 10.200.000,00
Berdasarkan data di atas, laba bersih setelah pajak PT JALANI HIDUP adalah ... .
11.000
12.500
20.000
21.000
23.500
