wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PENILAIAN SUMATIF 1PPKN KELAS 9

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan kearifan lokal dan mengapa sangat penting untuk melestarikannya dalam kehidupan masyarakat Indonesia

a)

Kearifan lokal adalah nilai-nilai budaya yang berkembang di kota besar, dan melestarikannya penting untuk menjaga kemajuan ekonomi.

b)

Kearifan lokal adalah pengetahuan dan kebiasaan yang berkembang di suatu daerah dan melestarikannya penting untuk menjaga hubungan sosial dan keberlanjutan lingkungan

c)

Kearifan lokal adalah kebiasaan yang hanya berlaku di satu desa dan melestarikannya tidak terlalu penting karena tidak mempengaruhi masyarakat secara luas.

d)

Kearifan lokal adalah kebiasaan yang hanya berkaitan dengan kelompok tertentu dan tidak perlu dilestarikan karena tidak relevan lagi.

2.

Kearifan lokal dalam pengelolaan sumber daya alam di Indonesia seringkali diwujudkan dalam bentuk

a)

Eksploitasi sumber daya alam secara maksimal

b)

Penggunaan teknologi modern tanpa memperhatikan kearifan tradisional

c)

Sistem pengelolaan yang mengutamakan keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian lingkungan

d)

Pengabaian praktik-praktik pertanian tradisional demi efisiensi ekonomi.

3.

Apa makna dari Ajining diri saka lathi dalam konteks kehidupan sosial masyarakat Indonesia

a)

Menilai seseorang berdasarkan kekayaan material yang dimilikinya  

b)

Menghargai seseorang berdasarkan cara berbicara dan tutur kata yang baik dan sopan  

c)

Mengutamakan penampilan fisik dalam berinteraksi

d)

Menganggap seseorang rendah berdasarkan pakaian yang dikenakannya

4.

Bagaimana prinsip Ajining raga saka busana mempengaruhi carapandang masyarakat terhadap penampilan

a)

Penampilan fisik dianggap tidak penting dalam kehidupan sosial  

b)

Penampilan dan busana mencerminkan identitas diri serta menunjukkan kehormatan dan status sosial seseorang

c)

Penampilan fisik hanya relevan dalam konteks pekerjaan, tidak dalam kehidupan sosial  

d)

Busana lebih berfungsi untuk kenyamanan pribadi daripada sebagai simbol sosial  

5.

Bagaimana kearifan lokal Alam takambang jadi guru mengajarkan masyarakat Indonesia untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar

a)

Alam hanya dilihat sebagai objek yang harus dimanfaatkan tanpa memperhatikan keberlanjutannya  

b)

Alam mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang penting, seperti kesabaran, ketekunan, dan keseimbangan

c)

Alam dianggap sebagai sarana ekonomi yang harus ditaklukkan demi kepentingan manusia  

d)

Alam diabaikan dan tidak dianggap sebagai sumber pelajaran dalam kehidupan manusia

6.

Apa yang dimaksud dengan kearifan lokal cageur, bageur, pinterdan bagaimana penerapannya dalam masyarakat

a)

Kesehatan tubuh, kekayaan materi, dan kecerdasan intelektual sebagai standar kesuksesan dalam masyarakat  

b)

Kesehatan fisik, kebaikan hati, dan kecerdasan sebagai nilai yang harus dimiliki setiap individu untuk mencapai kesejahteraan bersama  

c)

Kesehatan fisik, keterampilan praktis, dan kecantikan sebagai tolak ukur keberhasilan hidup  

d)

Kesehatan fisik, kesuksesan karier, dan kebijaksanaan sebagai tujuan utama dalam hidup  


7.

Bagaimana prinsip Tri hita karana dapat diaplikasikan dalam konteks pembangunan berkelanjutan di Bali dan Indonesia

a)

Mengabaikan keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan demi mencapai kemajuan ekonomi cepat  

b)

Dengan menciptakan harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan untuk mencapai pembangunan yang seimbang dan berkelanjutan  

c)

Dengan memisahkan kepentingan manusia dan alam dalam perencanaan pembangunan untuk fokus pada pertumbuhan ekonomi  

d)

Dengan hanya memprioritaskan kesejahteraan manusia tanpa memperhatikan kelestarian alam dan spiritualitas  

8.

Apa dampak negatif jika tradisi dan kearifan lokal diabaikan dalam masyarakat yang terus berkembang

a)

Meningkatnya keragaman budaya yang berujung pada perdamaian

b)

Kehilangan identitas budaya yang dapat menyebabkan disorientasi sosial dan budaya

c)

Peningkatan kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya lokal

d)

Perkembangan teknologi yang semakin cepat tanpa hambatan  

9.

Mengapa penting bagi generasi muda untuk memahami dan melestarikan budaya nasional di tengah globalisasi

a)

Agar mereka bisa mengikuti tren budaya luar yang lebih modern

b)

Untuk mengurangi rasa ingin tahu tentang kebudayaan asing  

c)

Agar mereka bisa tetap mempertahankan identitas dan nilai-nilai kebudayaan bangsa di dunia yang semakin terbuka  

d)

Karena budaya nasional tidak memiliki relevansi di dunia global saat ini

10.

Bagaimana budaya nasional Indonesia dapat berperan dalam memperkuat solidaritas di tengah keragaman suku, agama, dan ras yang ada

a)

Dengan mendorong homogenisasi budaya untuk menciptakan kesamaan

b)

Dengan memupuk rasa saling menghargai dan menghormati antara kelompok-kelompok yang berbeda dalam masyarakat

c)

Dengan mengurangi peran kebudayaan daerah dalam budaya nasional  

d)

Dengan menghindari keragaman budaya untuk menciptakan masyarakat yang lebih sederhana  


11.

Apa langkah konkret yang dapat diambil oleh masyarakat untuk menjaga tradisi dan budaya lokal di tengah derasnya arus budaya global

a)

Menghindari penggunaan teknologi untuk melestarikan budaya

b)

Menggunakan media sosial dan teknologi untuk mempromosikan dan mendokumentasikan budaya lokal agar lebih dikenal oleh masyarakat luas  

c)

Mengabaikan budaya lokal demi mengikuti tren global tanpa penyesuaian

d)

Mengabaikan kebudayaan lokal dan fokus pada peningkatan ekonomi semata  

12.

Bagaimana peran pendidikan dalam menjaga dan melestarikan tradisi dan kearifan lokal Indonesia bagi generasi muda

a)

Dengan mengajarkan sejarah dan kebudayaan tanpa memberi ruang bagi kreativitas dan adaptasi  

b)

Dengan mengedukasi generasi muda tentang pentingnya nilai-nilai tradisional dan bagaimana cara melestarikannya melalui kurikulum dan kegiatan budaya  

c)

Dengan menekankan pada materi akademik  


d)

generasi muda terlibat dalam aktivitas budaya dan hanya fokus pada pendidikan formal  

13.

Penggunaan batik di Indonesia, selain sebagai pakaian, juga memiliki makna simbolis yang beragam, termasuk

a)

Hanya sebagai simbol keindahan dan estetika semata

b)

Mencerminkan status sosial dan kekayaan si pemakai

c)

Mewakili identitas budaya dan nilai-nilai filosofis suatu daerah.

d)

memiliki makna simbolis dan hanya digunakan sebagai busana sehari-hari.

 

14.


Bagaimana pengaruh budaya tradisional terhadap perkembangan ekonomi suatu daerah dalam konteks globalisasi

a)

Dengan menggantikan produk budaya lokal dengan produk asing yang lebih efisien

b)

Dengan mendorong konsumsi produk lokal melalui promosi budaya yang lebih menarik

c)

Dengan menanggalkan budaya lokal demi kemajuan ekonomi yang lebih cepat

d)

Dengan mengurangi interaksi antara budaya lokal dan global demi kepentingan ekonomi

15.

Upacara adat kematian di berbagai suku di Indonesia seringkali melibatkan ritual-ritual yang bertujuan untuk

a)

berfokus pada kesedihan dan perpisahan dengan yang meninggal.

b)

Menghubungkan dunia manusia dengan dunia roh nenek moyang

c)

Menegaskan individualitas dan keunikan setiap individu yang meninggal.

d)

Menghindari interaksi dengan alam sekitar selama masa berkabung

16.

Tradisi "Gotong Royong" di Indonesia, yang melibatkan kerja sama kolektif dalam menyelesaikan tugas-tugas masyarakat,  menunjukkan nilai-nilai berikut, kecuali

a)

Solidaritas sosial dan rasa kebersamaan

b)

Individualisme dan persaingan antar individu

c)

Keadilan dan pembagian tanggung jawab secara merata


d)

Semangat kekeluargaan dan saling membantu

17.

Apakah tantangan terbesar dalam mempertahankan kearifan lokal di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang cepat

a)

Membatasi akses informasi untuk melindungi budaya lokal

b)

Meningkatkan pengaruh budaya asing yang merusak nilai-nilai lokal  

c)

Mendorong masyarakat untuk menolak semua bentuk teknologi demi menjaga budaya lokal  


d)

Menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya lokal dan adaptasi terhadap perubahan zaman melalui media sosial

18.

Apa hubungan antara kearifan lokal Satu tungku tiga batu dengan kehidupan sosial masyarakat Indonesia

a)

Mengajarkan pentingnya keberagaman dalam hubungan antar individu dan kelompok untuk menciptakan kekuatan bersama

b)

Menekankan perlunya persaingan antar individu dalam mencapai tujuan pribadi  


c)

Mengutamakan kekuatan individu tanpa memperhitungkan kerjasama dalam kelompok  

d)

Mendorong individu untuk fokus pada pencapaian pribadi tanpa memperhatikan kelompok

19.

Salah satu cara untuk melestarikan bahasa daerah adalah dengan

a)

Menggunakan bahasa asing di sekolah-sekolah

b)

Mempromosikan penggunaan bahasa daerah di media sosial dan media massa


c)

Menghindari penggunaan bahasa daerah di tempat umum

d)

Tidak mengajarkan bahasa daerah di keluarga

20.

Globalisasi merupakan proses integrasi ekonomi, sosial, dan budaya di seluruh dunia. Dampaknya terhadap budaya lokal sangat beragam, salah satu dampak positifnya adalah…

a)

Meningkatkannya jumlah seniman tradisional.

b)

Menghilangkan sepenuhnya budaya lokal

c)

Memperkenalkan budaya baru dan potensi akulturasi

d)

Menciptakan budaya yang homogen di seluruh dunia

21.

Bagaimana tradisi yang berkembang dalam masyarakat dapat berfungsi sebagai alat untuk mengatasi konflik sosial dalam suatu komunitas

a)

Dengan mengabaikan perbedaan untuk mencapai keseragaman dalam masyarakat  

b)

Dengan menggunakan tradisi sebagai alat untuk memaksakan satu pandangan atau budaya  

c)

Dengan membangun komunikasi dan pengertian antarindividu melalui ritual dan kebiasaan yang dihargai bersama  


d)

Dengan memperkenalkan tradisi baru yang lebih sesuai dengan kemajuan zaman  

22.

Apa dampak negatif jika tradisi dan kearifan lokal diabaikan dalam masyarakat yang terus berkembang


a)

Meningkatnya keragaman budaya yang berujung pada perdamaian

b)

Kehilangan identitas budaya yang dapat menyebabkan disorientasi sosial dan budaya

c)

Perkembangan teknologi yang semakin cepat tanpa hambatan

d)

Peningkatan kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya lokal  

23.

Mengapa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta penting dalam melestarikan budaya dan kearifan lokal Indonesia

a)

Karena melestarikan budaya hanya tanggung jawab pemerintah dan masyarakat saja

b)

Karena pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dapat saling mendukung untuk menciptakan program pelestarian yang efektif dan berkelanjutan

c)

Karena hanya sektor swasta yang mampu memodernisasi budaya Indonesia  


d)

Karena hanya sektor swasta yang mampu memodernisasi budaya Indonesia  


24.

Salah satu cara untuk melestarikan budaya di sekolah adalah melalui kegiatan seni dan budaya. Kegiatan apa yang dapat dilakukan untuk melestarikan budaya di sekolah

a)

Menyelenggarakan lomba menulis artikel tentang budaya asing.

b)

Mengadakan pameran seni dan budaya yang melibatkan siswa dalam pertunjukan tari, musik, dan tradisi lokal

c)

Mengurangi pelajaran seni dan menggantinya dengan lebih banyak pelajaran ilmiah

d)

Membatasi akses terhadap budaya lokal dan lebih fokus pada budaya luar.

25.

Sistem Subak di Bali, yang merupakan sistem irigasi tradisional untuk pertanian sawah, mencerminkan kearifan lokal Indonesia melalui beberapa aspek berikut, KECUALI,

a)

Pengelolaan air secara adil dan berkelanjutan melalui kerjasama antar petani

b)

Integrasi harmonis antara aktivitas manusia dan siklus alam

c)

Penggunaan teknologi modern untuk meningkatkan efisiensi irigasi

d)

Pengembangan sistem kepercayaan dan ritual keagamaan yang terkait dengan kesuburan tanah