wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QUIZ TM 3 (Kep Kritis) Reg 3 dan Reg 4

Total questions: 12

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Seorang wanita 65 tahun dirawat di ICU setelah mengalami perburukan kondisi pernapasan. Pasien tampak sesak dengan RR 35x/menit, ronki di kedua paru, dan hasil rontgen menunjukkan infiltrat bilateral. Pasien menggunakan masker oksigen 7L/menit, namun saturasi oksigen masih rendah. Diagnosis keperawatan yang paling tepat adalah?

a)

Pola nafas tidak efektif

b)

Gangguan sirkulasi spontan

c)

Bersihan jalan nafas tidak efektif

d)

Gangguan pertukaran gas

e)

Gangguan ventilasi spontan

2.

Pasien ARDS mengalami penurunan signifikan pada PaO2 meskipun telah diberikan ventilasi mekanis. Modifikasi ventilator yang paling efektif untuk meningkatkan oksigenasi adalah?

a)

Mengubah mode ventilasi menjadi volume-controlled

b)

Menurunkan frekuensi ventilasi untuk mengurangi tekanan intratorakal

c)

Mengurangi dosis vasopressor guna memperbaiki perfusi paru

d)

Meningkatkan PEEP untuk mencegah kolaps alveoli

e)

Meningkatkan flow rate oksigen melalui masker

3.

Seorang pasien dengan ARDS mendapat terapi diuretik sebagai bagian dari manajemen cairan untuk mencegah edema paru. Efek samping utama yang harus dimonitor adalah?

a)

Hipoglikemia

b)

Dehidrasi

c)

Hiperlipidemia

d)

Hipokalemia

e)

Hiponatremia

4.

Pasien ARDS yang menggunakan ventilasi mekanis menunjukkan tanda-tanda barotrauma seperti pneumotoraks dan emfisema subkutan. Intervensi yang paling tepat untuk mencegah komplikasi ini adalah?

a)

Menyesuaikan tekanan inspirasi

b)

Mengurangi tekanan ventilasi

c)

Menambah volume tidal

d)

Meningkatkan mode CPAP

e)

Mengurangi frekuensi napas

5.

Tn.MR (35 Tahun) dirawat di ICU karena keluhan sesak nafas. Pasien diberikan bantuan oksigen menggunakan ventury mask namun masih tampak sesak. Hasil gas darah, pH: 7.40, PaO2: 55%, saturasi 60%. Apa diagnos yang paling sesuai untuk kasus tersebut?

a)

Gangguan ventilasi spontan

b)

Gangguan pertukaran gas

c)

Gangguan sirkulasi spontan

d)

Pola nafas tidak efektif

e)

Bersihan jalan nafas tidak efektif

6.

Manajemen cairan pada pasien ARDS harus mempertimbangkan keseimbangan volume intravaskular tanpa memperburuk edema paru. Jenis cairan yang paling sesuai untuk terapi cairan adalah?

a)

Cairan hipertonik

b)

Cairan hiperosmolar

c)

Cairan kristaloid

d)

Cairan kolloid

e)

Cairan hypotonic

7.

Seorang pasien ARDS mengalami gangguan metabolik akibat penggunaan ventilasi mekanis dalam jangka panjang. Parameter laboratorium yang harus dipantau untuk mendeteksi gangguan ini adalah?

a)

Kadar hemoglobin

b)

Kadar glukosa darah

c)

Kadar pH darah

d)

Kadar albumin serum

e)

Kadar kreatinin darah

8.

Seorang pasien dengan ARDS mengalami gangguan fungsi hati akibat hipoksia sistemik berkepanjangan. Parameter laboratorium yang paling penting untuk memantau fungsi hati adalah?

a)

Kadar alanine aminotransferase (ALT)

b)

Kadar amilase saliva

c)

Kadar kreatinin plasma

d)

Kadar albumin plasma

e)

Kadar bilirubin direct plasma

9.

Hasil pemeriksaan gas darah pasien menunjukkan PaO2: 45 mmHg, PaCO2: 40 mmHg dengan FiO2: 50%. Berdasarkan rasio PaO2/FiO2, kondisi pasien dikategorikan sebagai?

a)

Cardiogenic Pulmonary Edema

b)

Moderate ARDS

c)

Mild ARDS

d)

ARDS

e)

Severe ARDS

10.

Seorang pasien dengan ARDS mengalami penurunan TD 85/55 mmHg, takipnea, penurunan diuresis, dan peningkatan kadar laktat serum. Pemeriksaan menunjukkan hipoperfusi jaringan dan penurunan cardiac output. Intervensi kolaboratif keperawatan yang paling tepat untuk menangani kondisi ini adalah?

a)

Pemberian bronkodilator

b)

Pemberian vasopressor

c)

Pemberian antihistamin

d)

Pemberian beta-blocker

e)

Pemberian diuretik

11.

Seorang pasien dengan ARDS mengalami hipotensi (85/55 mmHg), takipnea (RR 42x/menit), oliguria, dan peningkatan kadar laktat serum. Pasien juga menunjukkan penurunan kesadaran dan ekstremitas yang dingin. Apa kemungkinan penyebab utama dari kondisi ini?

a)

Syok septik akibat infeksi sistemik

b)

Barotrauma akibat tekanan ventilator berlebihan

c)

Hiperkapnia yang menyebabkan asidosis respiratorik

d)

Edema paru kardiogenik akibat overload cairan

e)

Efek samping penggunaan agen neuromuskular

12.

Seorang pria 60 tahun dengan riwayat PPOK dan hipertensi dirawat di ICU dengan ARDS. Pasien menunjukkan takipnea, penggunaan otot bantu napas, napas cuping hidung (+), serta penurunan saturasi oksigen hingga 48% dengan PaO2: 50 mmHg, meskipun telah diberikan oksigen NRBM 15 L/menit. Tindakan yang paling tepat untuk menangani kondisi ini adalah?

a)

Menyesuaikan posisi pasien untuk meningkatkan oksigenasi

b)

Kolaborasi untuk inisiasi ventilasi mekanik

c)

Mengganti terapi oksigen dengan nasal high-flow

d)

Pemberian bronkodilator untuk memperbaiki jalan napas

e)

valuasi ulang status cairan dan pemberian diuretik