NEW
Font size
WorksheetsKasus Hipertermia dan Hipotermia
Total questions: 14
Worksheet time: 7mins
Seorang pasien laki-laki, 25 tahun, datang ke IGD dengan keluhan demam tinggi sejak 2 hari lalu. Pasien mengeluhkan tubuh terasa lemas, keringat berlebih, dan sakit kepala. Pemeriksaan menunjukkan suhu tubuh pasien 39,2°C, nadi 110 x/menit, dan pernapasan 24 x/menit. Perawat melakukan pengkajian lebih lanjut untuk memastikan intervensi yang sesuai.
Tindakan awal yang paling tepat untuk pasien ini adalah…
Menyelimuti pasien dengan selimut tebal untuk mengurangi kehilangan panas
Memberikan cairan dingin secara intravena untuk menurunkan suhu tubuh
Melakukan kompres hangat pada lipatan paha dan ketiak untuk membantu menurunkan suhu
Menyarankan pasien untuk banyak bergerak agar mempercepat penurunan suhu
Seorang lansia berusia 72 tahun ditemukan tergeletak di kamar mandi rumahnya setelah pingsan. Keluarga melaporkan bahwa rumah dalam kondisi dingin dan pasien belum makan sejak pagi. Pemeriksaan menunjukkan suhu tubuh 34°C, nadi 50 x/menit, dan tekanan darah 100/60 mmHg. Kulit pasien pucat dan terasa dingin.
Apa diagnosis keperawatan yang paling tepat untuk pasien ini?
Hipertermia
Hipotermia
Risiko ketidakseimbangan suhu tubuh
Risiko dehidrasi
Seorang pasien mengalami demam tinggi dengan suhu 39,5°C akibat infeksi saluran pernapasan. Pasien tampak gelisah, berkeringat, dan frekuensi napas meningkat. Hasil pengkajian menunjukkan mukosa bibir kering dan turgor kulit menurun.
Berdasarkan kondisi ini, diagnosis keperawatan yang paling sesuai adalah…
Risiko infeksi
Gangguan keseimbangan elektrolit
Ketidakefektifan termoregulasi
Hipertermia berhubungan dengan proses infeksi
Seorang pasien dengan hipertermia telah diberikan antipiretik dan kompres hangat. Setelah 2 jam, suhu tubuh pasien turun dari 39°C menjadi 37,2°C. Pasien tampak lebih nyaman, kulit tidak lagi terasa panas, dan mukosa bibir mulai lembap.
Apa yang menunjukkan bahwa intervensi telah berhasil?
Mukosa bibir lembap dan suhu tubuh kembali ke batas normal
Suhu tubuh tetap di atas 39°C
Pasien masih berkeringat secara berlebihan
Kulit pasien kemerahan
Pasien yang dirawat dengan hipertermia mendapatkan terapi antipiretik. Kapan perawat harus melakukan pemantauan ulang suhu tubuh pasien?
Setiap 30 menit
Setiap 2 jam
Setiap 6 jam
Hanya saat pasien merasa tidak nyaman
Seorang pasien dengan suhu 41°C menunjukkan tanda delirium dan kehilangan kesadaran. Kondisi ini menunjukkan risiko terjadinya…
Heat stroke
Hipotermia
Dehidrasi ringan
Hipoglikemia
Seorang pasien hipotermia diberikan selimut penghangat. Bagaimana cara memastikan keamanan penggunaan alat ini?
Pantau warna kulit dan tanda-tanda vital pasien secara berkala
Biarkan selimut penghangat menyala sepanjang waktu tanpa jeda
Gunakan pada seluruh tubuh pasien secara bersamaan
Gunakan dengan suhu maksimum langsung
Seorang pasien ditemukan dalam keadaan tidak sadar setelah terpapar suhu dingin ekstrem selama lebih dari 6 jam. Pemeriksaan menunjukkan suhu tubuh 30°C, nadi lemah, dan tekanan darah 90/60 mmHg. Pasien juga mengalami bradikardia dan pernapasan lambat.
Apa komplikasi paling berbahaya yang dapat terjadi pada pasien ini?
Hiperpireksia
Gagal ginjal akut
Edema paru nonkardiogenik
Henti jantung akibat hipotermia
Pasien laki-laki berusia 50 tahun mengalami demam tinggi (39,5°C) akibat infeksi paru. Perawat berencana melakukan tindakan kompres untuk menurunkan suhu tubuhnya.
Bagian tubuh manakah yang paling efektif untuk diberikan kompres dingin?
Lengan dan lipatan betis
Ketiak dan lipatan paha
Punggung dan pergelangan kaki
Telapak kaki dan punggung
Seorang pasien dengan hipertermia (suhu 40°C) mengalami takikardia dan tekanan darah 90/60 mmHg. Pasien juga mengeluhkan rasa haus yang hebat dan produksi urin berkurang.
Apa masalah utama yang harus diantisipasi oleh perawat?
Gagal jantung
Edema paru
Hipovolemia akibat dehidrasi
Hipertensi akut
Seorang pendaki gunung berusia 30 tahun ditemukan dalam keadaan lemah setelah terjebak dalam badai salju selama 6 jam. Tanda vital menunjukkan suhu tubuh 33°C, denyut nadi 50x/menit, tekanan darah 90/60 mmHg, dan pernapasan 12x/menit. Area tangan dan kaki tampak pucat, keras, dan tidak terasa sakit saat disentuh. Sebagai perawat, apa intervensi utama yang harus dilakukan?
Memberikan minuman hangat dan menyelimuti pasien
Menggosok area yang terkena frostbite dengan air hangat
Melakukan pemanasan secara perlahan dengan air hangat pada area frostbite
Memberikan kompres es untuk mengurangi inflamasi
Seorang pasien dengan frostbite tingkat II datang ke UGD dengan jari tangan yang tampak kemerahan dan terdapat lepuhan. Apa tindakan perawatan yang tepat?
Memecahkan lepuhan untuk mengeluarkan cairannya
Menutup lepuhan dengan kain steril dan menjaga agar tetap bersih
Menggunakan salep antibiotik lalu membungkusnya dengan perban ketat
Menghangatkan area frostbite dengan merendam tangan dalam air panas
Seorang pekerja konstruksi ditemukan tidak sadarkan diri di lokasi proyek dengan suhu tubuh 40°C, kulit kering, dan tidak berkeringat. Diagnosis keperawatan yang paling tepat adalah:
Heat exhaustion
Heat stroke
Dehidrasi berat
Syok hipovolemik
Pasien mengalami kejang akibat heat stroke. Apa tindakan pertama yang harus dilakukan?
Memberikan diazepam IV untuk mengontrol kejang
Melakukan resusitasi cairan IV secara agresif
Mengamankan jalan napas dan mencegah cedera selama kejang
Memberikan antipiretik seperti parasetamol
