Font size
WorksheetsQuiz Teks Cerpen kelas XI
Total questions: 24
Worksheet time: 12mins
**Analisis karakter dalam cerpen:** Bacalah penggalan cerpen berikut dan analisislah karakter utama dalam cerita tersebut. _"Di tengah keramaian pasar, Rina berdiri dengan tatapan kosong. Ia merasa terasing di antara hiruk-pikuk orang yang berlalu-lalang. Meski tubuhnya ada di sana, pikirannya melayang jauh, memikirkan masa depan yang tak pasti."_ Karakter Rina dalam penggalan cerpen di atas dapat digambarkan sebagai:
Optimis dan penuh semangat
Terasing dan cemas
Bahagia dan puas
Marah dan agresif
Tenang dan damai
**Tema dan pesan cerpen:** Bacalah penggalan cerpen berikut dan tentukan tema utama dari cerita tersebut. _"Setiap pagi, Pak Budi bangun lebih awal untuk menyiram tanaman di kebunnya. Ia percaya bahwa kerja keras dan ketekunan akan membuahkan hasil yang manis. Meski sering lelah, senyum puas selalu menghiasi wajahnya saat melihat tanaman-tanamannya tumbuh subur."_ Tema utama dari penggalan cerpen di atas adalah (a)
Persahabatan
Kerja keras dan ketekunan
Cinta dan pengorbanan
Petualangan
Kesedihan
**Gaya bahasa dalam cerpen:** Bacalah penggalan cerpen berikut dan identifikasilah gaya bahasa yang dominan digunakan. _"Angin malam berbisik lembut, seolah membelai rambutnya yang terurai. Bintang-bintang berkelip ceria, menemani langkahnya yang perlahan menyusuri jalan setapak."_ Gaya bahasa yang dominan dalam penggalan cerpen di atas adalah (a)
Personifikasi
Hiperbola
Metafora
Simile
Ironi
**Struktur naratif cerpen:** Bacalah penggalan cerpen berikut dan tentukan bagian struktur naratif yang diwakili. _"Setelah melalui berbagai rintangan, akhirnya Andi berhasil mencapai puncak gunung. Ia berdiri di sana, menikmati pemandangan yang menakjubkan, merasa semua usahanya terbayar lunas."_ Bagian struktur naratif yang diwakili oleh penggalan cerpen di atas adalah (a)
Orientasi
Komplikasi
Klimaks
Resolusi
Evaluasi
**Konteks sosial cerpen:** Bacalah penggalan cerpen berikut dan analisislah konteks sosial yang melatarbelakangi cerita tersebut. _"Di desa kecil itu, setiap orang saling mengenal. Gotong royong menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, dan kebersamaan adalah nilai yang dijunjung tinggi."_ Konteks sosial yang melatarbelakangi penggalan cerpen di atas adalah:
Kehidupan urban yang sibuk
Masyarakat desa yang komunal
Kehidupan modern yang individualis
Masyarakat industri yang kompetitif
Kehidupan metropolitan yang mewah
: Bacalah penggalan cerpen berikut dan identifikasilah kaidah kebahasaan yang digunakan.
"Dia berlari secepat kilat, meninggalkan jejak langkah yang samar di tanah basah."
Kaidah kebahasaan yang digunakan dalam penggalan cerpen di atas adalah:
Kalimat pasif
Majas hiperbola
Kalimat imperatif
Majas simile
Kalimat tanya
**Analisis karakter dalam cerpen:** Bacalah penggalan cerpen berikut dan analisislah motivasi karakter utama. _"Setiap hari, Sinta berlatih menari dengan tekun. Meski sering merasa lelah, ia tidak pernah menyerah karena ingin membuktikan kepada dirinya sendiri bahwa ia bisa menjadi penari yang hebat."_
Mencari perhatian orang lain
Membuktikan kemampuan diri
Menghindari rasa bosan
Mendapatkan hadiah
Mengikuti tren
Bacalah penggalan cerpen berikut dan evaluasilah pesan moral yang ingin disampaikan.
"Dalam kesederhanaan, keluarga itu menemukan kebahagiaan sejati. Mereka saling mendukung dan menghargai satu sama lain, meski hidup dalam keterbatasan."
Pesan moral yang ingin disampaikan dalam penggalan cerpen di atas adalah:
Kekayaan adalah segalanya
Kebahagiaan tidak tergantung pada materi
Kesuksesan diukur dari harta
Ketergantungan pada orang lain
Pentingnya persaingan
Bacalah penggalan cerpen berikut dan identifikasilah majas yang digunakan.
"Hatinya hancur berkeping-keping saat mendengar kabar itu, seolah dunia runtuh di hadapannya."
Majas yang digunakan dalam penggalan cerpen di atas adalah:
Metafora
Hiperbola
Personifikasi
Simile
Ironi
Bacalah penggalan cerpen berikut dan tentukan bagian struktur naratif yang diwakili.
"Pagi itu, matahari bersinar cerah. Semua orang di desa bersiap-siap untuk festival tahunan yang selalu dinanti-nantikan."
Bagian struktur naratif yang diwakili oleh penggalan cerpen di atas adalah (a)
Komplikasi
Klimaks
Resolusi
Evaluasi
Orientasi
Bacalah penggalan cerpen berikut dan analisislah konteks sosial yang melatarbelakangi cerita tersebut.
"Di kota besar itu, setiap orang sibuk dengan urusannya masing-masing. Tidak ada waktu untuk saling menyapa, semua berlomba dengan waktu."
Konteks sosial yang melatarbelakangi penggalan cerpen di atas adalah:
Kehidupan desa yang tenang
Masyarakat urban yang sibuk
Kehidupan pedesaan yang komunal
Masyarakat agraris yang damai
Kehidupan tradisional yang harmonis
Bacalah penggalan cerpen berikut dan evaluasilah perbedaan utama antara cerpen dan novel berdasarkan penggalan tersebut.
"Cerpen ini menyajikan cerita yang padat dan langsung pada inti, tanpa banyak pengembangan subplot atau karakter tambahan."
Perbedaan utama antara cerpen dan novel berdasarkan penggalan di atas adalah:
Cerpen memiliki lebih banyak subplot
Cerpen lebih fokus dan padat
Novel lebih singkat
Novel tidak memiliki karakter tambahan
Cerpen tidak memiliki konflik
Bacalah penggalan cerpen berikut dan identifikasilah kaidah kebahasaan yang digunakan.
"Dia menatap langit yang kelabu, berharap hujan segera reda agar bisa melanjutkan perjalanannya."
Kaidah kebahasaan yang digunakan dalam penggalan cerpen di atas adalah:
Kalimat pasif
Majas personifikasi
Kalimat imperatif
Majas metafora
Kalimat tanya
Bacalah penggalan cerpen berikut dan analisislah perubahan karakter utama.
"Dulu, Rudi adalah anak yang pemalu dan pendiam. Namun, setelah bergabung dengan klub teater, ia menjadi lebih percaya diri dan berani tampil di depan umum."
Perubahan karakter Rudi dalam penggalan cerpen di atas adalah:
Dari percaya diri menjadi pemalu
Dari pendiam menjadi percaya diri
Dari berani menjadi penakut
Dari agresif menjadi tenang
Dari ceria menjadi sedih
Bacalah kutipan teks berikut!
Setibanya Pak Usman di restoran kecil sepulang dari sekolah, Larasati segera memulai pembicaraan. “Sebelum membicarakan soal Diah, saya perlu menjelaskan mengapa saya tidak mau membicarakan hal ini di sekolah karena saya ingin bicarakan adalah masalah yang harus diselesaikan dengan kacamata kemanusian, bukan kedinasan” “Maksud ibu apa? Saya khawatir, keinginan bapak untuk menghabisi Diah itu karena kebencian bapak terhadap saya. Selama ini orang kan tahu saya sangat perhatian terhadap Diah. Dia anak yang lemah Pak, sudah mengalami berbagai cobaan hidup, sering murung karena menerima beban yang terlalu banyak dalam hidupnya.
Sifat tokoh Larasati berdasarkan kutipan di atas adalah …..
sabar dan penyayang
angkuh dan disiplin
tegas dan pemberani
penuh perhatiaan dan tegas
angkuh dan PTM berani
Perhatikan kutipan cerpen berikut!
1) Kalau ada pertandingan dini hari, aku dan Ayah bahu-membahu untuk membangunkan. 2) Kami berdua beranak batanggang, atau tidak tidur sampai dini hari, duduk terpaku di depan TV Grundig 14 inci yang berkerai kayu tripleks, ditemani bergal-gelas kopi. 3) Di Stadion Ullevi Gothenburg, tim berambut pirang ini meledakkan gawang Belanda hanya dalam 5 menit pertama melalui tandukan Larsen: 1 – 0. 4) Aku mengepalkan tangan tinggi-tinggi di udara, “Yes!” teriakku. 5) Aku lirik Ayah, beliau menggeleng-geleng sambil mendeham.
Bukti latar tempat dalam kutipan novel tersebut ditunjukkan kalimat …..
1
2
3
4
5
Perhatikan kutipan Cerpen berikut!
Namun, aku memiliki filosofi baru bahwa berbuat yan terbaik pada titik di mana aku berdiri itulah sesungguhnya sikap yang realistis. Maka sekarang aku adalah orang yang paling optimis. Jika aku ibaratkan semangat manusia sebuah kurva, sebuah grafik, maka sikap optimis akan membawa kurva itu terus menanjak. Sebaliknya aku semakin terpatri dengn cita-cita agung kami ingin sekolah ke Prancis, menginjakan kaki di almamater suci Sorbonne, menjelajahi Eropa sampai ke Amerika. Tak pernah sedikitpun terpikir untuk mengompromikan cita-cita itu. (Sang Pemimpi. Andera Hirata)
Amanat kutipan cerita di atas adalah ...
Bersemangatlah agar hidup memiliki makna.
Bersikaplah optimis untuk dapat meraih cita-cita.
Belajarlah sampai ke negeri seberang agar pandai.
Jangan malas belajar jika ingin menjadi terkenal.
Yakinlah pada diri sendiri agar mudah dalam belajar.
Perhatikan kutipan cerpen berikut!
Karyo pun pergi ke sebidang tanah tandus itu sambil membawa bibit semangka dan kuda pincang yang menjadi bagiannya. Meski mendapat warisan yang kurang menguntungkan, Karyo tidak putus asa. Ia langsung menanami lahan tandus itu dengan bibit semangka.
Kuda pincang yang iya tambatkan di pohon membuang kotoran sembarangan. Akan tetapi, Karyo tidak marah. Ia malah mengumpulkan kotoran itu dan menjadikannya pupuk.
Pendeskripsian watak tokoh yang digunakan pengarang dalam kutipan tersebut adalah ...
melalui pembicaraan dengan tokoh lain
melukiskan jalan pikiran tokoh
reaksi tokoh terhadap suatu kejadian
melukiskan keadaan sekitar pelaku
dialog antartokoh
Cermati kutipan cerpen berikut!
Sejurus lamanya timbul pikiran dan berkata ia dalam hati, “Baiklah kemalangan ini kuserahkan saja kepada-Nya.Budi menyapu air mata adiknya sambil berkata, “Diamlah, Gus, jangan menangis. Ini aku bawakan nasi bungkus.” Agus menatap Budi, seraya mencoba menghentikan rasa tangisnya yang masih bergelora di dada. Ia pun menerima bungkusan itu, lalu dimakannya dalam gelap gulita itu. Budi pun termenung dalam kegelapan malam.
Latar suasana pada kutipan cerita pendek tersebut adalah ...
sedih
terharu
kecewa
mendebarkan
bergembira
Cermati kutipan cerpen berikut!
(1) Sejurus lamanya timbul pikiran dan berkata ia dalam hati, “Baiklah kemalangan ini kuserahkan saja kepada-Nya.
(2) Budi menyapu air mata adiknya sambil berkata, “Diamlah, Gus, jangan menangis. Ini aku bawakan nasi bungkus.”
(3) Agus menatap Budi, seraya mencoba menghentikan rasa tangisnya yang masih bergelora di dada.
(4) Ia pun menerima bungkusan itu, lalu dimakannya dalam gelap gulita itu.
(5) Budi pun termenung dalam kegelapan malam.
Bukti nilai agama terdapat dalam kalimat bernomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Perhatikan kutipan cerpen berikut!
Orang-orang masih duduk berkumpul di teras masjid. Seorang takmir yang juga ikut nimbrung dengan pujian penuh kebahagiaan bercerita tentang sedekah Pak Aris. Pada mulanya Pak Aris memang pelit. Namun, kini ia ingin berkurban pada Hari Raya Kurban. Hanya Pak Aris satu-satunya warga yang memberikan sapinya. Selain itu, hewan yang dikurbankan kadang hanya tiga ekor kambing. Ada yang urunan. Tetapi, Kurnia selalu rutin memberikan kambing.
Watak tokoh Pak Aris digambarkan melalui .....
diceritakan tokoh lain
dialog dengan tokoh lain
pelukisan tindakan
penjelasan langsung oleh penulis
jalan pikiran tokoh
Perhatikan kutipan cerpen berikut!
Hanya itu alasan Mama melarang Dewi menikah dengan Lukas?” Bibir Dewi menyungging sinis. “Oh, alangkah picik pikiran Mama! Lalu, apa artinya kemuliaan hati Mama selama ini yang Dewi kagumi? Padahal dulu Mama tidak pernah mempermasalahkan status Lukas yang ternyata belum mempunyai pekerjaan tetap. Begitu pula dengan kakakku yang selama ini mendukungku, sekarang justru berbalik arah
Konflik di dalam kutipan cerpen tersebut yaitu …
Dewi dan Lukas batal menikah.
Mama dan kakaknya tidak merestui Dewi menikah dengan Lukas
Mama berpikiran picik terhadap Lukas.
Mama ingin agar Dewi hidup bahagia.
Kakak tidak mendukung pernikahan Dewi dengan Lukas.
Perhatikan kutipan cerpen berikut!
Hanya itu alasan Mama melarang Dewi menikah dengan Lukas?” Bibir Dewi menyungging sinis. “Oh, alangkah picik pikiran Mama! Lalu, apa artinya kemuliaan hati Mama selama ini yang Dewi kagumi? Padahal dulu Mama tidak pernah mempermasalahkan status Lukas yang ternyata belum mempunyai pekerjaan tetap. Begitu pula dengan kakakku yang selama ini mendukungku, sekarang justru berbalik arah
Penyebab munculnya konflik pada kutipan cerpen tersebut adalah …
Lukas sudah memiliki istri.
Mama ingin memiliki menantu orang kaya
Lukas belum memiliki pekerjaan tetap
Mama yang mempersalahkan masa lalu Lukas.
Mama melarang Dewi menikah dengan Lukas.
Perhatikan cerpen berikut!
Aku masuk ke kantor dan bersalaman dengan seorang laki-laki yang tersenyum-senyum, bernama Pak Bleoncher. Pakaiannya lebih rapi ketimbang pakaianku. Selanjutnya, ia membuka-buka tumpukan kertas, seperti menata kere serambi.
Aku yakin Anda akan puas dengannya," katanya. "Dia telah kami pilih sesuai dengan persyaratan komputer. Tidak ada yang melebihi dari seratus sepuluh orang yang memenuhi syarat di Amerika. Kami memilah tidak berdasarkan suku, agama, etnis, ataupun latar belakang regional."
Nilai-nilai kehidupan yang terkandung pada penggalan cerita terjamahan di atas adalah….
ketaatan
keramah-tamahan
kedisiplinan
ketekunan
keramahan
