NEW
Font size
WorksheetsPTS Kelas 8
Total questions: 20
Worksheet time: 14mins
Bacalah Kutipan Puisi Berikut !
Judul: Menyesal
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah dimasa muda
Kini hidup meracuni hati
Miskin ilmu miskin harta
.... (A. Hasyim)
Kata petang pada larik ketiga puisi tersebut mempunyai makna lambang ...
Waktu sore hari
Kehidupan malam
Kehidupan malami.
Masa tua
Menyesal
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah dimasa muda
Kini hidup meracuni hati
Miskin ilmu miskin harta
.... (A. Hasyim)
Maksud bait kedua puisi tersebut adalah ...
Seseorang yang lengah dipagi hari sehingga hidupnya sangat menderita di usia muda
Seseorang yang telah menyia-nyiakan masa mudanya dalam menuntut ilmu sehingga hidupnya menderita di hari tua
Seseorang yang menderita hidupnya karena tidak memiliki ilmu dan harta
Seseorang yang miskin harta dan miskin ilmu pada masa muda karena ia lupa waktu
Dirimu...
Aku sangat mencintai dirimu
Walau kini aku terpisah dengan dirimu
Tapi aku akan selalu ada untuk dirimu
Sampai kapan pun cintaku hanyak untuk dirimu
Puisi di atas termasuk puisi...
syair
pantun
diafan
prismatis
Bungaku kini bersemi kembali
setelah seminggu terkurung di lembah sunyi
kini bertunas lagi daunnya yang dulu menguning dan ...
rantingnya yang dulu kering
kini segar kembali
Tidak sia-sia
kusiram bungaku hingga bersemi dan mekar kembali
Diksi yang tepat untuk melengkapi larik puisi tersebut adalah ...
Berjatuhan
Bermunculan
Bertebangan
Berguguran
Cintaku Jauh di Pulau
Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!
Perahu yang bersama kan merapuh!
mengapa ajal memanggil dulu
sebelum sempat berpeluk dengan cintaku
Chairil Anwar
Suasana dalam puisi di atas adalah ...
sedih
marah
gembira
kecewa
...
Mengembang jua
Dan tinggallah rel-rel, peron dan lampu
Yang menggigil di angin senja
Penggalaan puisi di atas mengandung majas...
simile
repetisi
personofikasi
metafora
Betapa dinginnya air sungai
Dinginnya!
Dinginnya!
Betapa dinginnya daging duka
Yang membaluti tulang-tulangku
Citraan yang dominan pada puisi tersebut adalah .
Penglihatan
Perabaan
Pendengaran
Penciuman
Dua pulih tiga matahari
Bangkit dari pundakmu
Tubuhmu menguapkan bau tanah
(WS Rendra, Yanyian Suto untuk Fatima)
Imaji atau citraan yang dominan dalam puisi di atas adalah ...
Penciuman
Penglihatan
Pendengaran
Perasa
Menyesal
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
...
Rima bait puisi di atas adalah berpola...
a-a-a-a
a-a-b-b
b-a-b-a
a-b-a-b
"Rumahku seperti istana yang mewah."
Majas yang digunakan dalam kalimat di atas adalah...
personifikasi
simile
metafora
repetisi
Di suatu pagi dengan kekesalan yang sama dan rindu yang sama, aku datang ke sekolah dengan wajah muram. Ani yang melihatnya pun penasaran.
“Kamu kenapa? Kok cemberut?” tanyanya.
“Kesal sama ibu,” jawabku singkat. Ani tambah penasaran.
“Kenapa kesal?
Aku jawab rasa kekesalanku dan alasan ibu bekerja di luar negeri. Ani tersenyum mendengarnya dan terlihat ‘lega’.
Sudut pandang yang digunakan dalam cerita tersebut adalah ….
orang pertama
orang kedua
orang ketiga
orang ketiga
Di suatu pagi dengan kekesalan yang sama dan rindu yang sama, aku datang ke sekolah dengan wajah muram. Ani yang melihatnya pun penasaran.
“Kamu kenapa? Kok cemberut?” tanyanya.
“Kesal sama ibu,” jawabku singkat. Ani tambah penasaran.
“Kenapa kesal?
Aku jawab rasa kekesalanku dan alasan ibu bekerja di luar negeri. Ani tersenyum mendengarnya dan terlihat ‘lega’.
Latar penggalan cerita fiksi di atas adalah ….
pagi hari di luar negeri
pagi hari di sekolah
siang hari di luar negeri
siang hari di sekolah
Di dalam hutan yang sangat lebat, hiduplah seekor Singa. Singa menjadi raja untuk semua penduduk hutan. Namun, Singa adalah hewan yang sangat kejam. Tidak ada satupun hewan lain yang berani melawan perintah Sang Raja hutan. Hingga suatu hari, Sang Raja jatuh sakit sehingga tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Sang Raja hanya bisa rebahan di ranjang tidurnya.
Sinonim kata rebahan di akhir cerita adalah ….
tidur
sakit
malas
tidak berdaya
Namun, selama hari-hari sulit itu, ada pesta di rumah Pak Yus. Tak ada yang menikah, tak ada yang ulang tahun, dan Pak Yus juga bukan orang kaya. Pak Yus hanyalah nelayan biasa, seperti para tetangganya.
Pada hari-hari sulit itu, Pak Yus menyuruh istrinya memasak nasi dan beberapa lauk. Lalu, ia mengundang anak-anak tetangga yang berkekurangan untuk makan di rumahnya.
Dengan demikian rengek tangis anak yang lapar tak terdengar lagi, diganti dengan perut kenyang dan wajah berseri-seri.
Tokoh utama dan watak pada cerita di atas adalah ….
Tetangga sombong yang hidup menjadi nelayan
Istri Pak Yus yang penurut
Nelayan yang banyak harta
Pak Yus yang dermawan
Bulan lalu aku pergi berwisata ke Malang. Aku berangkat bersama teman-temanku naik bus. Kami berwisata ke kebun apel, Jatim Park, dan Selekta. Sebelum pulang kami membeli buah tangan.
Kalimat yang mengandung makna konotasi terdapat di kalimat ….
Pertama
kedua
ketiga
keempat
Diana bukanlah gadis yang paling gemuk di sekolah saya.
Sinonim kata gemuk di atas adalah …
sintal
langsing
gendut
singset
Rumahnya tidaklah besar namun semua orang betah tinggal di dalamnya.
Antonim kata besar pada kalimat di atas adalah …
kecil
luas
sempit
nyaman
“Hanya itu alasan Mama melarang Anisa menikah dengan Handoko?” Bibir Anisa menyinggung sinis. “Oh, alangkah piciknya pikiran Mama! Lalu apa artinya kemuliaan hati Mama selama ini yang Anisa kagumi? Padahal dulu Mama tidak pernah mempermasalahkan status Handoko yang ternyata belum mempunyai pekerjaan tetap. Demikian kakakku yang selama ini mendukungku sekarang berbalik arah.
Konflik yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah …
Anisa dan Handoko tidak jadi menikah.
Anisa dilarang menikah oleh Mama dan kakaknya.
Keinginan Mama agar Anisa hidup bahagia.
Mama yang berpikiran picik terhadap Handoko.
Dua kegagalan yang lalu berakhir ketika aku diterima di jurusan bahasa Inggris. Kutekuni masa pendidikan tinggi dengan sepenuh hati. Kendala finansial mendorong ku untuk merambah dunia kerja disamping kuliah. Pucuk dicinta ulam tiba. Suatu hari Kak Ica, saudara sepupuku, datang kepadaku.
“Nanda, di sebelah toko Bunda ada kios yang dijual. Bagaimana kalau kita patungan untuk membeli kios itu. Lalu kita jual pakaian di sana?” kata Kak Ica.
Ia mengajak berpatungan untuk membeli kios itu. Kami mulai berbisnis pakaian. Tidak kusangka, usaha itu menuai hasil yang gemilang.
Tokoh aku dalam penggalan cerpen di atas adalah …
Ica
Nanda
sepupu
Siswa
Jikalau aku melihat wajah anak-anak
di desa-desa dengan mata yang bersinar-sinar
“Pak Merdeka; Pak Merdeka; Pak Merdeka!”
Aku bukan lagi melihat mata manusia
Aku melihat Indonesia
Emosi yang ditunjukkan penyair dalam puisi di atas adalah ….
semangat
ketakutan
sedih
gelisah
