wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PTS Kelas 8

Total questions: 20

Worksheet time: 14mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah Kutipan Puisi Berikut !

Judul: Menyesal

Pagiku hilang sudah melayang

Hari mudaku sudah pergi

Sekarang petang datang membayang

Batang usiaku sudah tinggi

Aku lalai di hari pagi

Beta lengah dimasa muda

Kini hidup meracuni hati

Miskin ilmu miskin harta

.... (A. Hasyim)

Kata petang pada larik ketiga puisi tersebut mempunyai makna lambang ...

a)

Waktu sore hari

b)

Kehidupan malam

c)

Kehidupan malami.

d)

Masa tua

2.

Menyesal

Pagiku hilang sudah melayang

Hari mudaku sudah pergi

Sekarang petang datang membayang

Batang usiaku sudah tinggi

Aku lalai di hari pagi

Beta lengah dimasa muda

Kini hidup meracuni hati

Miskin ilmu miskin harta

.... (A. Hasyim)

Maksud bait kedua puisi tersebut adalah ...

a)

Seseorang yang lengah dipagi hari sehingga hidupnya sangat menderita di usia muda

b)

Seseorang yang telah menyia-nyiakan masa mudanya dalam menuntut ilmu sehingga hidupnya menderita di hari tua

c)

Seseorang yang menderita hidupnya karena tidak memiliki ilmu dan harta

d)

Seseorang yang miskin harta dan miskin ilmu pada masa muda karena ia lupa waktu

3.

Dirimu...

Aku sangat mencintai dirimu

Walau kini aku terpisah dengan dirimu

Tapi aku akan selalu ada untuk dirimu

Sampai kapan pun cintaku hanyak untuk dirimu

Puisi di atas termasuk puisi...

a)

syair

b)

pantun

c)

diafan

d)

prismatis

4.

Bungaku kini bersemi kembali

setelah seminggu terkurung di lembah sunyi

kini bertunas lagi daunnya yang dulu menguning dan ...

rantingnya yang dulu kering

kini segar kembali

Tidak sia-sia

kusiram bungaku hingga bersemi dan mekar kembali

Diksi yang tepat untuk melengkapi larik puisi tersebut adalah ...

a)

Berjatuhan

b)

Bermunculan

c)

Bertebangan

d)

Berguguran

5.

Cintaku Jauh di Pulau

Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!

Perahu yang bersama kan merapuh!

mengapa ajal memanggil dulu

sebelum sempat berpeluk dengan cintaku

Chairil Anwar

Suasana dalam puisi di atas adalah ...

a)

sedih

b)

marah

c)

gembira

d)

kecewa

6.

...

Mengembang jua

Dan tinggallah rel-rel, peron dan lampu

Yang menggigil di angin senja

Penggalaan puisi di atas mengandung majas...

a)

simile

b)

repetisi

c)

personofikasi

d)

metafora

7.

Betapa dinginnya air sungai

Dinginnya!

Dinginnya!

Betapa dinginnya daging duka

Yang membaluti tulang-tulangku

Citraan yang dominan pada puisi tersebut adalah .

a)

Penglihatan

b)

Perabaan

c)

Pendengaran

d)

Penciuman

8.

Dua pulih tiga matahari

Bangkit dari pundakmu

Tubuhmu menguapkan bau tanah

(WS Rendra, Yanyian Suto untuk Fatima)

Imaji atau citraan yang dominan dalam puisi di atas adalah ...

a)

Penciuman

b)

Penglihatan

c)

Pendengaran

d)

Perasa

9.

Menyesal

Pagiku hilang sudah melayang

Hari mudaku sudah pergi

Sekarang petang datang membayang

Batang usiaku sudah tinggi

...

Rima bait puisi di atas adalah berpola...

a)

a-a-a-a

b)

a-a-b-b

c)

b-a-b-a

d)

a-b-a-b

10.
  1. "Rumahku seperti istana yang mewah."

Majas yang digunakan dalam kalimat di atas adalah...



a)

personifikasi

b)

simile

c)

metafora

d)

repetisi

11.

Di suatu pagi dengan kekesalan yang sama dan rindu yang sama, aku datang ke sekolah dengan wajah muram. Ani yang melihatnya pun penasaran.

“Kamu kenapa? Kok cemberut?” tanyanya.

“Kesal sama ibu,” jawabku singkat. Ani tambah penasaran.

“Kenapa kesal?

Aku jawab rasa kekesalanku dan alasan ibu bekerja di luar negeri. Ani tersenyum mendengarnya dan terlihat ‘lega’.

Sudut pandang yang digunakan dalam cerita tersebut adalah ….

a)

orang pertama 

b)

orang kedua

c)

orang ketiga

d)

orang ketiga

12.

Di suatu pagi dengan kekesalan yang sama dan rindu yang sama, aku datang ke sekolah dengan wajah muram. Ani yang melihatnya pun penasaran. 

“Kamu kenapa? Kok cemberut?” tanyanya.

“Kesal sama ibu,” jawabku singkat. Ani tambah penasaran. 

“Kenapa kesal?

 Aku jawab rasa kekesalanku dan alasan ibu bekerja di luar negeri. Ani tersenyum mendengarnya dan terlihat ‘lega’.

Latar penggalan cerita fiksi di atas adalah ….

a)

pagi hari di luar negeri

b)

pagi hari di sekolah

c)

siang hari di luar negeri

d)

siang hari di sekolah

13.

Di dalam hutan yang sangat lebat, hiduplah seekor Singa. Singa menjadi raja untuk semua penduduk hutan. Namun, Singa adalah hewan yang sangat kejam. Tidak ada satupun hewan lain yang berani melawan perintah Sang Raja hutan. Hingga suatu hari, Sang Raja jatuh sakit sehingga tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Sang Raja hanya bisa rebahan di ranjang tidurnya.

Sinonim kata rebahan di akhir cerita adalah ….

a)

tidur

b)

sakit

c)

malas

d)

tidak berdaya

14.

Namun, selama hari-hari sulit itu, ada pesta di rumah Pak Yus. Tak ada yang menikah, tak ada yang ulang tahun, dan Pak Yus juga bukan orang kaya. Pak Yus hanyalah nelayan biasa, seperti para tetangganya.

Pada hari-hari sulit itu, Pak Yus menyuruh istrinya memasak nasi dan beberapa lauk. Lalu, ia mengundang anak-anak tetangga yang berkekurangan untuk makan di rumahnya.

Dengan demikian rengek tangis anak yang lapar tak terdengar lagi, diganti dengan perut kenyang dan wajah berseri-seri.

Tokoh utama dan watak pada cerita di atas adalah ….

a)

Tetangga sombong yang hidup menjadi nelayan

b)

Istri Pak Yus yang penurut

c)

Nelayan yang banyak harta

d)

Pak Yus yang dermawan

15.

Bulan lalu aku pergi berwisata ke Malang. Aku berangkat bersama teman-temanku naik bus. Kami berwisata ke kebun apel, Jatim Park, dan Selekta. Sebelum pulang kami membeli buah tangan.

Kalimat yang mengandung makna konotasi terdapat di kalimat ….

a)

Pertama

b)

kedua

c)

ketiga

d)

keempat

16.

Diana bukanlah gadis yang paling gemuk di sekolah saya.

Sinonim kata gemuk di atas adalah …

a)

sintal

b)

langsing

c)

gendut

d)

singset

17.

Rumahnya tidaklah besar namun semua orang betah tinggal di dalamnya.

Antonim kata besar pada kalimat di atas adalah …

a)

kecil

b)

luas

c)

sempit

d)

nyaman

18.

“Hanya itu alasan Mama melarang Anisa menikah dengan Handoko?” Bibir Anisa menyinggung sinis. “Oh, alangkah piciknya pikiran Mama! Lalu apa artinya kemuliaan hati Mama selama ini yang Anisa kagumi? Padahal dulu Mama tidak pernah mempermasalahkan status Handoko yang ternyata belum mempunyai pekerjaan tetap. Demikian kakakku yang selama ini mendukungku sekarang berbalik arah.

Konflik yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah …

a)

Anisa dan Handoko tidak jadi menikah.

b)

Anisa dilarang menikah oleh Mama dan kakaknya.

c)

Keinginan Mama agar Anisa hidup bahagia.

d)

Mama yang berpikiran picik terhadap Handoko.

19.

Dua kegagalan yang lalu berakhir ketika aku diterima di jurusan bahasa Inggris. Kutekuni masa pendidikan tinggi dengan sepenuh hati. Kendala finansial mendorong ku untuk merambah dunia kerja disamping kuliah. Pucuk dicinta ulam tiba. Suatu hari Kak Ica, saudara sepupuku, datang kepadaku.
“Nanda, di sebelah toko Bunda ada kios yang dijual. Bagaimana kalau kita patungan untuk membeli kios itu. Lalu kita jual pakaian di sana?” kata Kak Ica.
Ia mengajak berpatungan untuk membeli kios itu. Kami mulai berbisnis pakaian. Tidak kusangka, usaha itu menuai hasil yang gemilang.

Tokoh aku dalam penggalan cerpen di atas adalah …

a)

Ica

b)

Nanda

c)

sepupu

d)

Siswa

20.

Jikalau aku melihat wajah anak-anak

di desa-desa dengan mata yang bersinar-sinar

“Pak Merdeka; Pak Merdeka; Pak Merdeka!”

Aku bukan lagi melihat mata manusia

Aku melihat Indonesia

Emosi yang ditunjukkan penyair dalam puisi di atas adalah ….

a)

semangat

b)

ketakutan

c)

sedih

d)

gelisah