Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Bermain dan Berlatih soal

Total questions: 15

Worksheet time: 14mins

Name
Class
Date
1.

Unsur pembangun cerpen dari dalam, antara lain sebagai berikut, kecuali ....

a)

tema

b)

amanat

c)

penokohan

d)

nilai kehidupan

2.

Unsur pembangun cerpen yang meliputi tempat, waktu, dan suasana yang tergambar dalam cerita disebut (a)  

3.

Pengarang biasanya menyelipkan suatu pesan yang disampaikan melalui cerita yang ditulisnya yang disebut (a)  

4.

... Sarjo mempersilakan Pak Sukardi beserta anak buahnya untuk masuk ke rumahnya melihat tanaman koleksi Sarjo sekaligus mampir untuk beristirahat. Pak Sukardi kaget melihat koleksi Sarjo. Ternyata Sarjo memiliki bonsai yang lebih banyak daripada koleksi di rumahnya.

"Mas, saya ingin membeli bonsai yang berpot besar itu!"

"Sudah Pak, ambil saja! Saya sudah sejak kecil mengumpulkan ini semua."

(Andi Dwi Handoko, "Bonsai")


Karakter tokoh Sarjo dalam kutipan teks tersebut adalah ....

a)

ramah, telaten, dermawan

b)

rajin, pemarah, teliti

c)

ceroboh, malas, kaya

d)

cermat, pelit, perhitungan

5.

Aku duduk sendirian di halte depan sekolah menunggu angkot yang akan mengantarku pulang. Kini aku harus membiasakan diri karena tak ada lagi mobil mewah dan sopir pribadi.

(Utami Panca Dewi, "Luka Hati Sabrina")


Latar tempat kutipan teks cerpen tersebut adalah (a)  

6.

Pesantren itu sangat besar. Bangunannya berlantai lima dengan banyaknya jendela lusuh yang tidak mampu lagi terhitung oleh mataku yang baru saja tiba di tempat itu. Aku juga melihat banyak anak-anak yang sepertinya kurang terawat.

(M. Zuhri, "Kandang Merpati")


Unsur Pembangun yang menonjol pada kutipan tersebut adalah ....

a)

tokoh

b)

latar waktu

c)

latar tempat

d)

penokohan

7.

“Hanya itu alasan Mama melarang Anisa menikah dengan Handoko?” Bibir Anisa menyinggung sinis. “Oh, alangkah piciknya pikiran Mama! Lalu apa artinya kemuliaan hati Mama selama ini yang Anisa kagumi? Padahal dulu Mama tidak pernah mempermasalahkan status Handoko yang ternyata belum mempunyai pekerjaan tetap. Demikian kakakku yang selama ini mendukungku sekarang berbalik arah. Struktur bagian komplikasi pada kutipan teks cerpen tersebut adalah ... .

a)

Anisa dilarang menikah oleh Mama dan kakaknya.

b)

Anisa dan Handoko tidak jadi menikah.

c)

Mama yang berpikiran picik terhadap Handoko.

d)

Keinginan Mama agar Anisa hidup bahagia.

8.

Sebuah cerita dibangun dari dua unsur yaitu unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik adalah ...

a)

Unsur yang membentuk cerpen dari latar belakang pengarang

b)

Unsur yang membentuk cerpen dari dalam dan luar

c)

Unsur yang membentuk cerpen dari dalam

d)

Unsur yang membentuk cerpen dari luar

9.

Karya sastra berbentuk fiksi dimana habis dibaca sekali duduk adalah pemahaman...

(a)  

10.

"Sebenarnya sangat banyak kejadian seperti itu yang terjadi kepadaku, sangat sering. Terkadang aku bingung dengan orang-orang yang tak peduli untuk menutup aurat mereka. Sungguh, sebenarnya apa arti jilbab bagi mereka?"

(Kutipan Cerpen "Apa Arti Jilbab Bagimu" karya Lamia N S)


Nilai yang terkandung dalam cerita di atas adalah?

(a)  

11.

Perhatikan kutipan cerpen berikut ini!


Nining sering ditempeleng ketika marah Pak Darkin kumat. Ibunya, yang selalu membela putri kandungnya itu, sering tubuhnya dilempar sampai membentur dinding. Untung dinding rumahnya dari anyaman bambu sehingga cukup lentur. Pada suatu malam, dengan tersengal-sengal Nining menghambur ke perkumpulan Rumah Keluarga untuk bersembunyi. Kami menyambutnya dengan sukacita. Di dalam gerombolan kami itulah, Nining merasa aman dan nyaman.

(Sumber: Bengawan Solo karya Danarto)


Nilai moral berdasarkan kutipan cerpen di atas adalah ...

a)

A. Larilah apabila dikasari.

b)

B. Istri harus menuruti suami.

c)

C. Ayah adalah penguasa keluarga.

d)

D. Kemarahan harus ada pelampiasan.

e)

E. Keselamatan seseorang sangat penting untuk kita lindungi.

12.

Simak cerpen berikut ini!


Di Jakarta, ungkap Lik War, jam ada di mana-mana. Di pagar rumah, di pintu halaman, di dinding di samping kiri atau kanan pintu masuk dekat bel, di dinding dan kursi-kursi dan meja di ruang tamu, di ruang tengah yang merangkap ruang keluarga, di layar TV dan monitor komputer, di meja makan dan terutama pada piring dan gelas minum, di pintu, di dinding, di ranjang dan bantal kamar tidur, di dapur, di bak air dan di gayung kamar mandi. Di jalanan, di mobil, di motor, di bundaran lampu lalu lintas, dan di kemengangaan mulut, di juluran lidah dan di untang-unting tenggorokan ketika orang-orang bercakap-cakap dan berteriak.

(Sumber: Langgam Urbana karya Beni Setya)


Nilai budaya kota Jakarta yang nampak pada kutipan cerpen di atas yaitu ...

a)

A. Waktu sangat penting.

b)

B. Kita harus memiliki jam.

c)

C. Jam ada di mana-mana.

d)

D. Di pagar rumah ada jam.

e)

E. Di ruang tengah yang merangkap ruang keluarga ada jam.

13.

Ramin Tak Kunjung Pulang


Ramin nyaris menjerit, tangannya tertumbuk dahan hanyut saat buru-buru sembunyi di dalam pelukan akar, untung ia segera melihat dahan itu. Hampir ia mengira dahan itu adalah mulut buaya yang siap menelan lengannya.

Teringat lagi ia pada Aco, sejak semusim lalu ia ikut Dadan karena hasil cengkehnya tak bagus, sementara tengkulaknya minta selalu dibayar. Aco tertangkap petugas saat adu mulut di warung nasi lemak lantaran ia mengumpat pada preman yang menutupi jalan.

Hari itu memang perpaduan nasib sial jatuh di hadapan Aco. Umpatannya didengar preman, adu mulut terjadi, dan petugas sedang lewat. Apes. Aco lalu dibawa petugas, digiring bagai ternak ke tengah lapangan, dipukuli dengan bengis saat mencoba kabur, ditanyai macam-macam, didenda hingga ia tak sanggup bayar, diambil hasil kerjanya satu musim, dideportasi, pulang ke rumah dengan tangan hampa, ditunggu tengkulak pula. Bah! Hilang sudah satu kebun cengkeh dirundung sial.

Gara-gara Aco juga, petugas kini memburu Ramin dan Dadan. Ternyata Dadan memang sudah dicari-cari petugas karena beberapa kali memasukkan tenaga kerja tanpa izin. Ramin memang tak berpikir panjang saat berangkat kerja dengan Dadan, yang penting ia bisa membawa pulang uang untuk menikahkan anaknya, buat pengobatan sakit gula ayahnya, dan sisanya bisa ia belikan mesin cuci yang saban hari diminta istrinya.

Ramin tak mau nasib nahas Aco terjadi pada dirinya. Wajah semringah anak gadisnya sudah terbayang girang menyambutnya dengan ransel penuh uang.

Bunyi langkah mendekat, pelan, Ramin membeku, sekuat-kuatnya menahan napas. Baginya lebih baik tak bernapas daripada tertangkap petugas-petugas berwajah garang itu. Bisik-bisik makin kencang. Ramin memutar otak. Kalau mereka melihat rumput-rumput rebah itu, atau kalau ada satu dua orang cukup jitu tebakannya, mungkin mereka bisa yakin kalau pelarian yang mereka kejar bersembunyi di antara akar pohon.

(Karya: Lina PW, Kompas, 8 Desember 2019)


Apa yang menyebabkan Ramin dan Dadan juga diburu petugas?

(a)  

14.

Kesuksesan ini tidak patut membuatku angkuh, terutama di hadapan Tuhan. Hanya karena ridha-Nya aku dapat meraih semuanya. Tidak luput bimbingan dan motivasi dari kedua orangtuaku turut membuatku tegar dalam berbagai kesulitan.

dari kutipan teks di atas, tokoh aku mempunyai watak yang bagaimana?

a)

meraih semua impian

b)

Tetap tinggi hati walau sudah sukses

c)

Tetap rendah hati walau sudah sukses

d)

memotivasi kedua orangtua

15.

Dua kegagalanku yang lalu berakhir ketika aku diterima di jurusan bahasa inggris. Kutekuni masa pendidikan tinggi dengan sepenuh hati. Kendala finansial mendorongku untuk merambah dunia kerja di samping kuliah.

pesan yang dapat dipetik dari kutipan teks cerpen di atas adalah...

a)

Diterima di jurusan bahasa inggris

b)

kerja sembari kuliah

c)

kegagalan yang lalu

d)

tidak putus asa walaupun sudah pernah gagal.