Font size
Worksheets1122518_Quizizz_Kimia_11
Total questions: 104
Worksheet time: 52mins
Perkaratan pada besi terjadi ketika besi terpapar udara dan kelembapan, menghasilkan karat berwarna cokelat kemerahan. Proses ini merupakan contoh reaksi redoks karena:
Besi mengalami oksidasi, melepaskan elektron.
Besi mengalami reduksi, menerima elektron.
Oksigen mengalami oksidasi, melepaskan elektron.
Air bertindak sebagai katalis tanpa perubahan kimia.
Tidak ada perubahan kimia yang terjadi.
Ketika apel dipotong dan dibiarkan terkena udara, permukaannya berubah menjadi kecokelatan. Hal ini disebabkan oleh:
Reaksi asam-basa antara apel dan udara.
Oksidasi senyawa dalam apel oleh oksigen di udara.
Penguapan air dari permukaan apel.
Pembusukan akibat bakteri.
Fotosintesis yang terjadi pada permukaan apel.
Baterai senter berfungsi karena adanya reaksi redoks di dalamnya. Dalam konteks ini, baterai menghasilkan listrik karena:
Transfer elektron dari anoda ke katoda melalui sirkuit luar.
Konversi energi panas menjadi energi listrik.
Reaksi asam-basa yang menghasilkan listrik.
Pembakaran bahan kimia di dalam baterai.
Baterai menyerap energi dari lingkungan.
Proses pemutihan pakaian dengan pemutih yang mengandung natrium hipoklorit (NaClO) adalah contoh reaksi redoks. Bagaimana cara kerja pemutih dalam menghilangkan noda?
Mengoksidasi molekul pewarna sehingga warnanya memudar.
Mereduksi molekul pewarna sehingga warnanya hilang.
Menghilangkan noda secara mekanis tanpa reaksi kimia.
Menutupi noda dengan lapisan kimia.
Mengurai serat kain untuk menghilangkan noda.
Saat magnesium terbakar di udara, ia menghasilkan cahaya terang dan membentuk magnesium oksida. Proses ini adalah reaksi redoks karena:
Magnesium mengalami oksidasi, membentuk magnesium oksida.
Oksigen mengalami oksidasi, melepaskan elektron.
Magnesium mengalami reduksi, menerima elektron.
Tidak ada perubahan kimia, hanya perubahan fisik.
Magnesium berubah menjadi bentuk cair tanpa reaksi.
Pada proses pernapasan seluler dalam tubuh manusia, glukosa diubah menjadi energi. Dalam proses ini, glukosa:
Direduksi menjadi oksigen dan air.
Tidak mengalami perubahan kimia.
Bertindak sebagai katalis dalam reaksi.
Diubah menjadi lemak tanpa reaksi redoks.
Dioksidasi menjadi karbon dioksida dan air.
Penggunaan hidrogen peroksida (H₂O₂) sebagai antiseptik untuk membersihkan luka adalah contoh reaksi redoks. Bagaimana H₂O₂ bekerja dalam membersihkan luka?
Mengoksidasi mikroorganisme sehingga mati.
Mereduksi mikroorganisme sehingga tidak aktif.
Menghilangkan mikroorganisme secara fisik.
Meningkatkan pH luka untuk membunuh bakteri.
Tidak terlibat dalam reaksi redoks.
Penggunaan bahan bakar dalam kendaraan melibatkan reaksi pembakaran. Apa produk utama dari pembakaran sempurna bensin sebagai hasil reaksi redoks?
Karbon monoksida dan uap air.
Karbon dioksida dan air.
Oksigen dan hidrogen.
Nitrogen dan sulfur dioksida.
Partikel karbon dan oksigen.
Perhatikan reaksi berikut:
4FeS2+11O2→2Fe2O3+8SO2
Dalam reaksi ini, tentukan perubahan yang dialami oleh sulfur (S) berdasarkan konsep penangkapan dan pelepasan oksigen.
Sulfur mengalami reduksi karena menerima oksigen.
Sulfur mengalami reduksi karena melepaskan oksigen.
Sulfur mengalami oksidasi karena melepaskan oksigen.
Sulfur mengalami oksidasi karena menerima oksigen.
Sulfur tidak mengalami perubahan bilangan oksidasi.
Perhatikan persamaan reaksi berikut:
2PbS+3O2→2PbO+2SO2
Dalam reaksi tersebut, tentukan peran oksigen (O2) berdasarkan konsep penangkapan dan pelepasan oksigen.
Oksigen bertindak sebagai oksidator karena menerima oksigen.
Oksigen bertindak sebagai reduktor karena melepaskan oksigen.
Oksigen bertindak sebagai oksidator karena menerima elektron.
Oksigen bertindak sebagai oksidator karena memberikan oksigen kepada zat lain.
Oksigen tidak terlibat dalam reaksi redoks.
Perhatikan reaksi kimia berikut dalam pembakaran etanol:
C2H5OH+3O2→2CO2+3H2O
Analisis perubahan yang dialami karbon (C) berdasarkan konsep penangkapan dan pelepasan oksigen.
Karbon mengalami reduksi karena melepaskan oksigen.
Karbon mengalami oksidasi karena menerima oksigen.
Karbon tidak mengalami oksidasi atau reduksi.
Karbon mengalami oksidasi karena melepaskan oksigen.
Karbon mengalami reduksi karena menerima oksigen.
Dalam reaksi redoks, reaksi oksidasi dapat didentifikasi sebagai reaksi yang melibatkan penambahan oksigen. Manakah dari persamaan reaksi berikut yang menunjukkan proses oksidasi?
C+O2→CO2
2H2+O2→2H2O
2Mg+O2→2MgO
4Fe+3O2→2Fe2O3
Semua benar
Dalam suatu eksperimen, logam tembaga dipanaskan di udara dan membentuk senyawa oksida. Reaksi ini dapat dituliskan sebagai berikut:
2Cu + O2→ 2CuO
Mengapa reaksi ini dikategorikan sebagai reaksi oksidasi?
Karena oksigen dilepaskan dari senyawa
Karena tembaga mengalami reduksi
Karena tembaga menangkap oksigen dan membentuk senyawa oksida
Karena tembaga berubah menjadi ion tembaga dalam larutan
Karena oksigen diubah menjadi gas lain
Jika suatu unsur mengalami oksidasi dalam suatu reaksi, maka...
Unsur tersebut menangkap oksigen
Unsur tersebut mengalami peningkatan bilangan oksidasi
Unsur tersebut bertindak sebagai reduktor
Semua benar
Unsur tersebut kehilangan elektron
Reaksi manakah yang paling tepat menggambarkan oksidasi berdasarkan konsep penangkapan oksigen?
2H2O2→2H2O+O2
CH4+2O2→ CO2+2H2O
NaCl+AgNO3→ NaNO3+AgCl
Fe2O3+3CO→2Fe+3CO2
CuSO4+Zn →ZnSO4+Cu
Dalam proses pembakaran bahan bakar seperti metana, reaksi oksidasi terjadi karena...
Oksigen ditambahkan ke dalam senyawa karbon
Metana melepaskan oksigen
Metana mengalami reduksi
Air mengalami oksidasi
Oksigen tidak berperan dalam reaksi
Perhatikan persamaan reaksi berikut:
4Fe+3O2→2Fe2O3
Apa yang terjadi pada atom besi dalam reaksi ini?
Atom besi mengalami oksidasi karena menangkap oksigen
Atom besi mengalami reduksi karena kehilangan oksigen
Atom besi bertindak sebagai oksidator
Atom besi mengalami penurunan bilangan oksidasi
Tidak ada perubahan oksidasi pada atom besi
Dalam industri, pembakaran karbon digunakan untuk menghasilkan energi. Persamaan reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut:
C+O2 → CO2
Berdasarkan reaksi tersebut, karbon mengalami oksidasi karena...
Karbon menangkap oksigen dan membentuk karbon dioksida
Karbon kehilangan elektron tanpa terlibat dengan oksigen
Oksigen mengalami oksidasi karena terikat dengan karbon
Karbon berperan sebagai oksidator
Tidak terjadi reaksi redoks dalam proses ini
Manakah dari reaksi berikut yang TIDAK menunjukkan proses oksidasi?
2Mg+O2→2MgO
H2+Cl2→2HCl
4Fe+3O2→2Fe2O3
CH4+2O2→CO2+2H2O
2H2O2→2H2O+O2
Perhatikan reaksi berikut:
2PbS+3O2→2PbO+2SO2
Berdasarkan reaksi ini, zat manakah yang mengalami oksidasi?
PbS, karena menangkap oksigen dan berubah menjadi PbO
Oksigen, karena mengalami reduksi menjadi SO2
SO2, karena mengalami oksidasi menjadi PbO
PbO, karena mengalami oksidasi dari PbS
Tidak ada zat yang mengalami oksidasi
Pada reaksi berikut:
2H2+O2→2H2O
Mengapa hidrogen mengalami oksidasi?
Karena hidrogen bertindak sebagai oksidator
Karena hidrogen kehilangan oksigen dalam reaksi
Karena hidrogen menangkap oksigen dan membentuk air
Karena hidrogen mengalami reduksi
Karena oksigen bertindak sebagai reduktor
Dalam reaksi redoks, reaksi reduksi dapat diidentifikasi sebagai reaksi yang melibatkan pelepasan oksigen. Manakah dari persamaan reaksi berikut yang menunjukkan proses reduksi?
2Fe2O3+3C→4Fe+3CO2
2H2+O2→2H2O
C+O2→ CO2
2Mg+O2→2MgO
4Fe+3O2→2Fe2O3
Dalam suatu industri metalurgi, bijih besi (Fe2O3) direduksi menggunakan karbon monoksida (CO) sebagai reduktor, dengan persamaan reaksi berikut:
Fe2O3 + 3CO → 2Fe + 3CO2
Mengapa reaksi ini dikategorikan sebagai reaksi reduksi?
Karena besi (Fe) melepaskan elektron
Karena besi (Fe) menangkap oksigen dari Fe2O3
Karena Fe2O3 kehilangan oksigen dan membentuk besi murni
Karena karbon dioksida bertindak sebagai reduktor
Karena besi mengalami peningkatan bilangan oksidasi
Jika suatu unsur mengalami reduksi dalam suatu reaksi, maka...
Unsur tersebut menangkap elektron
Unsur tersebut kehilangan oksigen
Unsur tersebut mengalami penurunan bilangan oksidasi
Unsur tersebut bertindak sebagai oksidator
Semua benar
Manakah dari reaksi berikut yang paling tepat menggambarkan reduksi berdasarkan konsep pelepasan oksigen?
2Mg+O2 →2MgO
CuO+H2 →Cu+H2O
CH4+2O2→ CO2+2H2O
2H2O2→2H2O+O2
NaCl+AgNO3 →NaNO3+AgCl
Dalam proses ekstraksi logam dari bijihnya, sering terjadi reaksi reduksi. Pada reaksi berikut:
PbO+C→ Pb+CO
Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai peran karbon dalam reaksi ini?
Karbon mengalami reduksi karena menangkap oksigen
Karbon mengalami oksidasi karena menangkap oksigen dari PbO
PbO mengalami oksidasi karena kehilangan oksigen
Oksigen bertindak sebagai reduktor dalam reaksi ini
Tidak ada perubahan redoks yang terjadi
Dalam ekstraksi seng dari seng oksida (ZnO), digunakan karbon sebagai reduktor dengan reaksi berikut:
ZnO+C→ Zn+CO
Mengapa seng mengalami reduksi dalam reaksi ini?
Karena seng menangkap oksigen dari karbon
Karena seng kehilangan oksigen dari ZnO dan menjadi Zn murni
Karena karbon mengalami reduksi menjadi CO
Karena oksigen tidak terlibat dalam reaksi ini
Karena seng bertindak sebagai reduktor dalam reaksi ini
Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan definisi oksidasi dalam konsep reaksi redoks?
Pelepasan proton dari atom atau molekul
Penangkapan proton oleh atom atau molekul
Pelepasan elektron dari atom atau molekul
Penangkapan elektron oleh atom atau molekul
Pelepasan energi dalam bentuk foton
Dalam reaksi redoks, oksidasi adalah:
Proses di mana suatu zat kehilangan elektron
Proses di mana suatu zat menangkap elektron
Proses di mana suatu zat melepaskan proton
Proses di mana suatu zat menangkap proton
Proses di mana suatu zat menghasilkan energi
Senyawa A mengalami oksidasi dalam reaksi berikut: A → A⁺ + e⁻. Manakah pernyataan yang benar?
a.
b.
c.
d.
e.
Senyawa A menangkap elektron
Senyawa A melepaskan elektron
Senyawa A menangkap proton
Senyawa A melepaskan proton
Senyawa A tidak mengalami perubahan
Proses oksidasi dalam reaksi redoks biasanya melibatkan:
Penambahan elektron ke atom atau molekul
Pelepasan elektron dari atom atau molekul
Penambahan proton ke atom atau molekul
Pelepasan proton dari atom atau molekul
Tidak ada perubahan elektron
Dalam reaksi berikut, manakah zat yang teroksidasi? Zn + Cu²⁺ → Zn²⁺ + Cu
Zn
Cu²⁺
Zn²⁺
Cu
Tidak ada yang teroksidasi
Reaksi oksidasi selalu mengakibatkan:
Penambahan elektron pada zat yang terlibat
Kehilangan elektron pada zat yang terlibat
Penambahan proton pada zat yang terlibat
Kehilangan proton pada zat yang terlibat
Tidak ada perubahan elektron
Dalam reaksi redoks, manakah yang benar mengenai proses oksidasi?
Hanya terjadi di lingkungan berair
Memerlukan keberadaan oksigen
Melibatkan kehilangan elektron dari suatu zat
Melibatkan penambahan elektron ke suatu zat
Menghasilkan ion hidrogen
Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh dari proses oksidasi?
Cl₂ + 2e⁻ → 2Cl⁻
Na → Na⁺ + e⁻
H₂ → 2H⁺ + 2e⁻
O₂ + 4e⁻ → 2O²⁻
N₂ + 3H₂ → 2NH₃
Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan definisi reduksi dalam konsep reaksi redoks?
Pelepasan proton dari atom atau molekul
Penangkapan proton oleh atom atau molekul
Pelepasan elektron dari atom atau molekul
Penangkapan elektron oleh atom atau molekul
Pelepasan energi dalam bentuk foton
Dalam reaksi redoks, reduksi adalah:
Proses di mana suatu zat kehilangan elektron
Proses di mana suatu zat menangkap elektron
Proses di mana suatu zat melepaskan proton
Proses di mana suatu zat menangkap proton
Proses di mana suatu zat menghasilkan energi
Senyawa B mengalami reduksi dalam reaksi berikut: B + e⁻ → B⁻. Manakah pernyataan yang benar?
Senyawa B menangkap elektron
Senyawa B melepaskan elektron
Senyawa B menangkap proton
Senyawa B melepaskan proton
Senyawa B tidak mengalami perubahan
Proses reduksi dalam reaksi redoks biasanya melibatkan:
Penambahan elektron ke atom atau molekul
Pelepasan elektron dari atom atau molekul
Penambahan proton ke atom atau molekul
Pelepasan proton dari atom atau molekul
Tidak ada perubahan elektron
Dalam reaksi berikut, manakah zat yang tereduksi? Zn + Cu²⁺ → Zn²⁺ + Cu
Zn
Cu²⁺
Zn²⁺
Cu
Tidak ada yang tereduksi
Reaksi reduksi selalu mengakibatkan:
Tidak ada perubahan elektron
Kehilangan proton pada zat yang terlibat
Penambahan proton pada zat yang terlibat
Kehilangan elektron pada zat yang terlibat
Penambahan elektron pada zat yang terlibat
Dalam reaksi redoks, manakah yang benar mengenai proses reduksi?
Hanya terjadi di lingkungan berair
Memerlukan keberadaan oksigen
Melibatkan kehilangan elektron dari suatu zat
Melibatkan penambahan elektron ke suatu zat
Menghasilkan ion hidrogen
Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh dari proses reduksi?
N₂ + 3H₂ → 2NH₃
Na → Na⁺ + e⁻
H₂ → 2H⁺ + 2e⁻
O₂ + 4e⁻ → 2O²⁻
Cl₂ + 2e⁻ → 2Cl⁻
Dalam reaksi redoks, oksidasi diartikan sebagai proses di mana suatu atom atau ion mengalami:
Penurunan bilangan oksidasi akibat penangkapan elektron
Kenaikan bilangan oksidasi akibat pelepasan elektron
Penurunan bilangan oksidasi akibat pelepasan elektron
Kenaikan bilangan oksidasi akibat penangkapan elektron
Tidak ada perubahan bilangan oksidasi
Manakah pernyataan yang benar mengenai oksidasi dalam konteks bilangan oksidasi?
Oksidasi terjadi ketika biloks suatu zat menurun karena menangkap elektron
Oksidasi terjadi ketika biloks suatu zat naik karena melepaskan elektron
Oksidasi terjadi ketika biloks suatu zat tetap karena tidak ada transfer elektron
Oksidasi terjadi ketika biloks suatu zat naik karena menangkap elektron
Oksidasi tidak berkaitan dengan perubahan bilangan oksidasi
Pada reaksi berikut: Fe → Fe²⁺ + 2e⁻ Pernyataan manakah yang benar?
Fe mengalami reduksi; biloks Fe turun dari 0 ke +2
Fe menangkap elektron; biloks Fe turun
Fe tidak berubah; biloks Fe tetap
Fe mengalami oksidasi; biloks Fe naik dari 0 ke +2
Fe melepaskan elektron; biloks Fe turun
Manakah reaksi berikut yang menunjukkan proses oksidasi berdasarkan perubahan biloks?
Cl₂ + 2e⁻ → 2Cl⁻ (Biloks Cl dari 0 ke -1)
Cu²⁺ + 2e⁻ → Cu (Biloks Cu dari +2 ke 0)
Zn → Zn²⁺ + 2e⁻ (Biloks Zn dari 0 ke +2)
2H⁺ + 2e⁻ → H₂ (Biloks H dari +1 ke 0)
O₂ + 4e⁻ → 2O²⁻ (Biloks O dari 0 ke -2)
Dalam reaksi redoks: 2Al + 3Cu²⁺ → 2Al³⁺ + 3Cu Unsur yang mengalami oksidasi dan perubahan biloksnya adalah:
Al; biloks naik dari 0 ke +3
Cu²⁺; biloks turun dari +2 ke 0
Al; biloks turun dari 0 ke -3
Cu; biloks naik dari 0 ke +2
Tidak ada yang mengalami oksidasi
Dalam reaksi berikut: C → C⁴⁺ + 4e⁻ Apa yang terjadi pada karbon (C) dalam hal oksidasi dan biloks?
Karbon mengalami reduksi; biloks turun dari 0 ke -4
Karbon mengalami oksidasi; biloks naik dari 0 ke +4
Karbon tidak berubah; biloks tetap
Karbon menangkap elektron; biloks naik
Karbon melepaskan elektron; biloks turun
Pernyataan manakah yang benar tentang proses oksidasi dalam reaksi berikut? 2Mg + O₂ → 2MgO
Mg mengalami oksidasi; biloks naik dari 0 ke +2
O₂ mengalami oksidasi; biloks naik dari 0 ke -2
Mg mengalami reduksi; biloks turun dari 0 ke -2
O₂ tidak berubah; biloks tetap
Tidak ada perubahan biloks pada Mg dan O₂
Dalam persamaan reaksi redoks: 2H₂S + 3O₂ → 2H₂O + 2SO₂ Unsur sulfur (S) mengalami perubahan biloks dari -2 menjadi +4. Apa yang terjadi pada sulfur?
Sulfur mengalami oksidasi; biloks turun dari +4 ke -2
Sulfur mengalami reduksi; biloks turun dari -2 ke +4
Sulfur tidak mengalami oksidasi maupun reduksi
Sulfur mengalami oksidasi; biloks naik dari -2 ke +4
Sulfur mengalami reduksi; biloks naik dari -2 ke +4
Dalam konteks reaksi redoks, reduksi adalah proses di mana atom atau ion mengalami:
Kenaikan biloks akibat pelepasan elektron
Penurunan biloks akibat penangkapan elektron
Kenaikan biloks akibat penangkapan proton
Penurunan biloks akibat pelepasan proton
Tidak ada perubahan biloks
Manakah pernyataan yang benar mengenai reduksi dalam hal perubahan bilangan oksidasi?
Reduksi terjadi ketika biloks suatu zat naik karena melepaskan elektron
Reduksi tidak berkaitan dengan perubahan bilangan oksidasi
Reduksi terjadi ketika biloks suatu zat naik karena menangkap proton
Reduksi terjadi ketika biloks suatu zat turun karena menangkap elektron
Reduksi terjadi ketika biloks suatu zat turun karena melepaskan elektron
Pada reaksi berikut:
Ag+ + e− →Ag
pa yang terjadi pada perak (Ag) dalam hal bilangan oksidasi?
Biloks Ag turun dari +1 ke 0; Ag⁺ mengalami reduksi
Biloks Ag naik dari 0 ke +1; Ag mengalami oksidasi
Biloks Ag tetap; tidak ada perubahan
Biloks Ag naik dari +1 ke +2; Ag⁺ mengalami oksidasi
Biloks Ag turun dari 0 ke -1; Ag mengalami reduksi
Manakah reaksi berikut yang menunjukkan proses reduksi berdasarkan perubahan biloks?
Fe → Fe2+ + 2e⁻ (Biloks Fe dari 0 ke +2)
Cl₂ + 2e⁻ → 2Cl⁻ (Biloks Cl dari 0 ke -1)
Zn → Zn2+ + 2e⁻ (Biloks Zn dari 0 ke +2)
O₂ → O2- + 2e⁻ (Biloks O dari 0 ke -2)
Na → Na+ + e⁻ (Biloks Na dari 0 ke +1)
Dalam reaksi berikut:
Cu2+ + 2e− → Cu
Perubahan biloks apa yang terjadi pada tembaga (Cu)?
Biloks Cu turun dari +2 ke 0; Cu²⁺ mengalami reduksi
Biloks Cu naik dari 0 ke +2; Cu mengalami oksidasi
Biloks Cu tetap; tidak ada perubahan
Biloks Cu naik dari +2 ke +3; Cu²⁺ mengalami oksidasi
Biloks Cu turun dari 0 ke -2; Cu mengalami reduksi
Reaksi reduksi selalu mengakibatkan:
Kenaikan biloks pada zat yang terlibat
Penurunan biloks pada zat yang terlibat
Penambahan proton pada zat yang terlibat
Pelepasan proton dari zat yang terlibat
Tidak ada perubahan biloks
Dalam reaksi redoks berikut:
Fe3+ + e− → Fe2+
Apa yang terjadi pada ion besi (Fe)?
Biloks Fe naik dari +2 ke +3; Fe mengalami oksidasi
Biloks Fe turun dari +3 ke +2; Fe mengalami reduksi
Biloks Fe tetap; tidak ada perubahan
Fe menangkap proton; biloks turun
Fe melepaskan elektron; biloks naik
Dalam persamaan reaksi redoks:
O2 + 4e− → 2O2−
Unsur oksigen mengalami perubahan biloks dari 0 menjadi -2. Apa yang terjadi pada oksigen?
Oksigen mengalami oksidasi; biloks naik dari 0 ke +2
Oksigen mengalami reduksi; biloks turun dari 0 ke -2
Oksigen melepaskan elektron; biloks naik
Oksigen tidak mengalami perubahan biloks
Oksigen mengalami oksidasi; biloks turun dari 0 ke -2
Tentukan bilangan oksidasi (biloks) fosfor (P) dalam asam fosfat (H₃PO₄).
+1
+2
+3
+4
+5
Berapa biloks kromium (Cr) dalam kalium dikromat (K₂Cr₂O₇)?
+3
+4
+5
+6
+7
Tentukan biloks nitrogen (N) dalam ion nitrat (NO₃⁻).
+3
+4
+5
+6
+7
Hitung biloks belerang (S) dalam natrium tiosulfat (Na₂S₂O₃).
+4
+5
+6
+2.5
+2
Berapa biloks karbon (C) dalam asam oksalat (H₂C₂O₄)?
+6
+5
+4
+3
+2
Tentukan biloks klorin (Cl) dalam asam hipoklorit (HClO).
+1
+3
+5
-1
0
Hitung biloks besi (Fe) dalam feri klorida (FeCl₃).
-1
0
+1
+2
+3
Berapa biloks mangan (Mn) dalam mangan(IV) oksida (MnO₂)?
+2
+4
+3
+7
+6
Tentukan biloks nitrogen (N) dalam amonium nitrit (NH₄NO₂).
Untuk atom nitrogen dalam NH₄⁺:
-1
-2
-3
+3
+5
Tentukan biloks atom nitrogen dalam NO₂⁻:
+3
+5
-3
+1
+2
Hitung biloks kromium (Cr) dalam kromium(III) oksida (Cr₂O₃).
+2
+6
+3
+4
0
Berapa biloks fosfor (P) dalam natrium fosfida (Na₃P)?
+3
+5
-3
0
+1
Tentukan biloks sulfur (S) dalam asam sulfanat (H₂S).
0
+6
+4
+2
-2
Diberikan reaksi redoks berikut:
Zn + CuSO4 → ZnSO4 + Cu
Zat manakah yang bertindak sebagai reduktor dalam reaksi tersebut?
ZnSO₄
CuSO₄
Zn
Cu
SO₄²⁻
Perhatikan reaksi berikut:
Fe + Cl2 → FeCl2
Zat yang bertindak sebagai reduktor adalah:
Fe
Cl₂
FeCl₂
Fe²⁺
Cl⁻
Dalam reaksi:
2Al + 3Cu2+ → 2Al3+ + 3Cu
Zat manakah yang bertindak sebagai reduktor?
Al³⁺
Cu²⁺
. Al
Cu
Al₂Cu₃
Diberikan persamaan reaksi:
H2 + F2 → 2HF
Zat yang berperan sebagai reduktor dalam reaksi tersebut adalah:
F⁻
H⁺
HF
F₂
H₂
Perhatikan reaksi redoks berikut:
Cu + 2AgNO3 → Cu(NO3)2 + 2Ag
Zat yang bertindak sebagai reduktor adalah:
Cu(NO₃)₂
AgNO₃
Ag
Cu
NO₃⁻
Dalam reaksi berikut:
Zn + 2HCl → ZnCl2 + H2
Zat manakah yang berperan sebagai reduktor?
ZnCl₂
H₂
Cl⁻
HCl
Zn
Diberikan reaksi:
2FeCl2 + Cl2 → 2FeCl3
Zat yang bertindak sebagai reduktor adalah:
FeCl₂
FeCl₃
Fe²⁺
Cl₂
Cl⁻
Perhatikan persamaan reaksi berikut:
Mg + S → MgS
Zat manakah yang bertindak sebagai reduktor?
S²⁻
Mg²⁺
MgS
Mg
S
Dalam reaksi:
2Na + 2H2O → 2NaOH + H2
Zat yang berperan sebagai reduktor adalah:
Na
H₂
H₂O
OH⁻
NaOH
Diberikan reaksi:
C + O2 → CO2
Zat manakah yang bertindak sebagai reduktor?
O₂
C
CO₂
CO
O²⁻
Perhatikan reaksi redoks berikut:
2KI + Cl2 →2KCl + I2
Zat yang bertindak sebagai reduktor adalah:
K⁺
Cl₂
I₂
KI
KCl
Dalam reaksi:
H2S + Br2 → 2HBr + S
Zat manakah yang berperan sebagai reduktor?
HBr
Br₂
H₂S
S
Br⁻
Diberikan persamaan reaksi:
Fe2+ + Ce4+ → Fe3+ + Ce3+
Zat yang bertindak sebagai reduktor adalah:
Ce³⁺
Ce⁴⁺
Fe³⁺
Fe²⁺
Fe
Perhatikan reaksi berikut:
2K + 2HCl → 2KCl + H2
Zat manakah yang bertindak sebagai reduktor?
KCl
HCl
H₂
Cl⁻
K
Diberikan reaksi redoks berikut:
Zn + CuSO4 → ZnSO4 + Cu
Zat manakah yang bertindak sebagai oksidator dalam reaksi tersebut?
ZnSO₄
CuSO₄
SO₄²⁻
Zn
Cu
Perhatikan reaksi berikut:
2Al + 3FeCl3 →2AlCl3 + 3Fe2
Zat yang bertindak sebagai oksidator adalah:
FeCl₃
AlCl₃
Cl₂
Fe
Al
Dalam reaksi:
H2 + Cl2 → 2HCl
Zat manakah yang bertindak sebagai oksidator?
H₂
Cl₂
HCl
H⁺
Cl⁻
Diberikan persamaan reaksi:
Fe + CuSO4 → FeSO4 + Cu
Zat yang berperan sebagai oksidator dalam reaksi tersebut adalah:
CuSO₄
FeSO₄
SO₄²⁻
Cu
Fe
Perhatikan reaksi redoks berikut:
Cu + 2AgNO3 → Cu(NO3)2 + 2Ag
Zat yang bertindak sebagai oksidator adalah:
Cu
Ag
NO₃⁻
AgNO₃
Cu(NO₃)2
Dalam reaksi berikut:
Mg + H2SO4 → MgSO4 + H2
Zat manakah yang berperan sebagai oksidator?
Mg
H₂
SO₄²⁻
H₂SO₄
MgSO₄
Diberikan reaksi:
2FeCl2 + Cl2 → 2FeCl3
Zat yang bertindak sebagai oksidator adalah:
FeCl₂
FeCl₃
Cl₂
Fe²⁺
Cl⁻
Perhatikan persamaan reaksi berikut:
Zn+S → ZnS
Zat manakah yang bertindak sebagai oksidator?
Zn
S
ZnS
Zn²⁺
S²⁻
Dalam reaksi:
2Na + Cl2 → 2NaCl
Zat yang berperan sebagai oksidator adalah:
Cl₂
Na
NaCl
Na⁺
Cl⁻
Diberikan reaksi:
C + O2 → CO2
Zat manakah yang bertindak sebagai oksidator?
O₂
C
CO₂
CO
O²⁻
Perhatikan reaksi redoks berikut:
2KI + Br2 → 2KBr + I2
Zat yang bertindak sebagai oksidator adalah:
KBr
KI
Br₂
I₂
K⁺
Dalam reaksi:
H2S + I2 → 2HI + S
Zat manakah yang berperan sebagai oksidator?
H₂S
I₂
HI
S
I⁻
Diberikan persamaan reaksi:
Fe2+ + MnO4− → Fe3+ + Mn2+
Zat yang bertindak sebagai oksidator adalah:
Fe2+
MnO₄⁻
Fe3+
Mn2+
Fe
Perhatikan reaksi berikut:
2H2O2 → 2H2O + O2
Dalam reaksi disproporsionasi (autoredoks) tersebut, zat yang bertindak sebagai oksidator adalah:
OH⁻
H⁺
O₂
H₂O
H₂O₂
Manakah dari reaksi berikut yang merupakan contoh reaksi autoredoks (disproporsionasi)?
Fe + S → FeS
H₂ + Br₂ → 2HBr
2Na + Cl₂ → 2NaCl
2H₂O₂ → 2H₂O + O₂
Zn + Cu²⁺ → Zn²⁺ + Cu
Reaksi mana berikut yang merupakan reaksi autoredoks (disproporsionasi)?
Cl₂ + H₂O → HCl + HClO
Cu + 2AgNO₃ → Cu(NO₃)₂ + 2Ag
Zn + 2HCl → ZnCl₂ + H₂
2K + 2H₂O → 2KOH + H₂
Fe₂O₃ + 3CO → 2Fe + 3CO₂
Manakah dari reaksi berikut yang merupakan contoh reaksi autoredoks?
2NaCl → 2Na + Cl₂
Fe + CuSO₄ → FeSO₄ + Cu
N₂ + 3H₂ → 2NH₃
C + O₂ → CO₂
3HNO₂ → HNO₃ + 2NO + H₂O
Reaksi mana yang merupakan reaksi autoredoks (disproporsionasi)?
2H₂S → 2H₂ + S₂
H₂ + I₂ → 2HI
2Mg + O₂ → 2MgO
Cu₂O → Cu + CuO
2KClO₃ → 2KCl + 3O₂
