wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

1122518_Quizizz_Kimia_11

Total questions: 104

Worksheet time: 52mins

Name
Class
Date
1.

Perkaratan pada besi terjadi ketika besi terpapar udara dan kelembapan, menghasilkan karat berwarna cokelat kemerahan. Proses ini merupakan contoh reaksi redoks karena:

a)

Besi mengalami oksidasi, melepaskan elektron.

b)

Besi mengalami reduksi, menerima elektron.

c)

Oksigen mengalami oksidasi, melepaskan elektron.

d)

Air bertindak sebagai katalis tanpa perubahan kimia.

e)

Tidak ada perubahan kimia yang terjadi.

2.

Ketika apel dipotong dan dibiarkan terkena udara, permukaannya berubah menjadi kecokelatan. Hal ini disebabkan oleh:

a)

Reaksi asam-basa antara apel dan udara.

b)

Oksidasi senyawa dalam apel oleh oksigen di udara.

c)

Penguapan air dari permukaan apel.

d)

Pembusukan akibat bakteri.

e)

Fotosintesis yang terjadi pada permukaan apel.

3.

Baterai senter berfungsi karena adanya reaksi redoks di dalamnya. Dalam konteks ini, baterai menghasilkan listrik karena:

a)

Transfer elektron dari anoda ke katoda melalui sirkuit luar.

b)

Konversi energi panas menjadi energi listrik.

c)

Reaksi asam-basa yang menghasilkan listrik.

d)

Pembakaran bahan kimia di dalam baterai.

e)

Baterai menyerap energi dari lingkungan.

4.

Proses pemutihan pakaian dengan pemutih yang mengandung natrium hipoklorit (NaClO) adalah contoh reaksi redoks. Bagaimana cara kerja pemutih dalam menghilangkan noda?

a)

Mengoksidasi molekul pewarna sehingga warnanya memudar.

b)

Mereduksi molekul pewarna sehingga warnanya hilang.

c)

Menghilangkan noda secara mekanis tanpa reaksi kimia.

d)

Menutupi noda dengan lapisan kimia.

e)

Mengurai serat kain untuk menghilangkan noda.

5.

Saat magnesium terbakar di udara, ia menghasilkan cahaya terang dan membentuk magnesium oksida. Proses ini adalah reaksi redoks karena:

a)

Magnesium mengalami oksidasi, membentuk magnesium oksida.

b)

Oksigen mengalami oksidasi, melepaskan elektron.

c)

Magnesium mengalami reduksi, menerima elektron.

d)

Tidak ada perubahan kimia, hanya perubahan fisik.

e)

Magnesium berubah menjadi bentuk cair tanpa reaksi.

6.

Pada proses pernapasan seluler dalam tubuh manusia, glukosa diubah menjadi energi. Dalam proses ini, glukosa:

a)

Direduksi menjadi oksigen dan air.

b)

Tidak mengalami perubahan kimia.

c)

Bertindak sebagai katalis dalam reaksi.

d)

Diubah menjadi lemak tanpa reaksi redoks.

e)

Dioksidasi menjadi karbon dioksida dan air.

7.

Penggunaan hidrogen peroksida (H₂O₂) sebagai antiseptik untuk membersihkan luka adalah contoh reaksi redoks. Bagaimana H₂O₂ bekerja dalam membersihkan luka?

a)

Mengoksidasi mikroorganisme sehingga mati.

b)

Mereduksi mikroorganisme sehingga tidak aktif.

c)

Menghilangkan mikroorganisme secara fisik.

d)

Meningkatkan pH luka untuk membunuh bakteri.

e)

Tidak terlibat dalam reaksi redoks.

8.

Penggunaan bahan bakar dalam kendaraan melibatkan reaksi pembakaran. Apa produk utama dari pembakaran sempurna bensin sebagai hasil reaksi redoks?

a)

Karbon monoksida dan uap air.

b)

Karbon dioksida dan air.

c)

Oksigen dan hidrogen.

d)

Nitrogen dan sulfur dioksida.

e)

Partikel karbon dan oksigen.

9.

Perhatikan reaksi berikut:

4FeS2+11O2→2Fe2O3+8SO2

Dalam reaksi ini, tentukan perubahan yang dialami oleh sulfur (S) berdasarkan konsep penangkapan dan pelepasan oksigen.

a)

Sulfur mengalami reduksi karena menerima oksigen.

b)

Sulfur mengalami reduksi karena melepaskan oksigen.

c)

Sulfur mengalami oksidasi karena melepaskan oksigen.

d)

Sulfur mengalami oksidasi karena menerima oksigen.

e)

Sulfur tidak mengalami perubahan bilangan oksidasi.

10.

Perhatikan persamaan reaksi berikut:

2PbS+3O2→2PbO+2SO2

Dalam reaksi tersebut, tentukan peran oksigen (O2) berdasarkan konsep penangkapan dan pelepasan oksigen.

a)

Oksigen bertindak sebagai oksidator karena menerima oksigen.

b)

Oksigen bertindak sebagai reduktor karena melepaskan oksigen.

c)

Oksigen bertindak sebagai oksidator karena menerima elektron.

d)

Oksigen bertindak sebagai oksidator karena memberikan oksigen kepada zat lain.

e)

Oksigen tidak terlibat dalam reaksi redoks.

11.

Perhatikan reaksi kimia berikut dalam pembakaran etanol:

C2H5OH+3O2→2CO2+3H2O

Analisis perubahan yang dialami karbon (C) berdasarkan konsep penangkapan dan pelepasan oksigen.

a)

Karbon mengalami reduksi karena melepaskan oksigen.

b)

Karbon mengalami oksidasi karena menerima oksigen.

c)

Karbon tidak mengalami oksidasi atau reduksi.

d)

Karbon mengalami oksidasi karena melepaskan oksigen.

e)

Karbon mengalami reduksi karena menerima oksigen.

12.

Dalam reaksi redoks, reaksi oksidasi dapat didentifikasi sebagai reaksi yang melibatkan penambahan oksigen. Manakah dari persamaan reaksi berikut yang menunjukkan proses oksidasi?

a)

C+O2→CO2

b)

2H2+O2→2H2O

c)

2Mg+O2→2MgO

d)

4Fe+3O2→2Fe2O3

e)

Semua benar

13.

Dalam suatu eksperimen, logam tembaga dipanaskan di udara dan membentuk senyawa oksida. Reaksi ini dapat dituliskan sebagai berikut:

2Cu + O2→ 2CuO

Mengapa reaksi ini dikategorikan sebagai reaksi oksidasi?

a)

Karena oksigen dilepaskan dari senyawa

b)

Karena tembaga mengalami reduksi

c)

Karena tembaga menangkap oksigen dan membentuk senyawa oksida

d)

Karena tembaga berubah menjadi ion tembaga dalam larutan

e)

Karena oksigen diubah menjadi gas lain

14.

Jika suatu unsur mengalami oksidasi dalam suatu reaksi, maka...

a)

Unsur tersebut menangkap oksigen

b)

Unsur tersebut mengalami peningkatan bilangan oksidasi

c)

Unsur tersebut bertindak sebagai reduktor

d)

Semua benar

e)

Unsur tersebut kehilangan elektron

15.

Reaksi manakah yang paling tepat menggambarkan oksidasi berdasarkan konsep penangkapan oksigen?

a)

2H2O2→2H2O+O2

b)

CH4+2O2→ CO2​+2H2​O

c)

NaCl+AgNO3→ NaNO3​+AgCl

d)

Fe2O3+3CO→2Fe+3CO2

e)

CuSO4+Zn →ZnSO4​+Cu

16.

Dalam proses pembakaran bahan bakar seperti metana, reaksi oksidasi terjadi karena...

a)

Oksigen ditambahkan ke dalam senyawa karbon

b)

Metana melepaskan oksigen

c)

Metana mengalami reduksi

d)

Air mengalami oksidasi

e)

Oksigen tidak berperan dalam reaksi

17.

Perhatikan persamaan reaksi berikut:

4Fe+3O2→2Fe2​O3

Apa yang terjadi pada atom besi dalam reaksi ini?

a)

Atom besi mengalami oksidasi karena menangkap oksigen

b)

Atom besi mengalami reduksi karena kehilangan oksigen

c)

Atom besi bertindak sebagai oksidator

d)

Atom besi mengalami penurunan bilangan oksidasi

e)

Tidak ada perubahan oksidasi pada atom besi

18.

Dalam industri, pembakaran karbon digunakan untuk menghasilkan energi. Persamaan reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut:

C+O2 → CO2

Berdasarkan reaksi tersebut, karbon mengalami oksidasi karena...

a)

Karbon menangkap oksigen dan membentuk karbon dioksida

b)

Karbon kehilangan elektron tanpa terlibat dengan oksigen

c)

Oksigen mengalami oksidasi karena terikat dengan karbon

d)

Karbon berperan sebagai oksidator

e)

Tidak terjadi reaksi redoks dalam proses ini

19.

Manakah dari reaksi berikut yang TIDAK menunjukkan proses oksidasi?

a)

2Mg+O2→2MgO

b)

H2+Cl2→2HCl

c)

4Fe+3O2→2Fe2​O3

d)

CH4+2O2​→CO2​+2H2​O

e)

2H2O2→2H2​O+O2

20.

Perhatikan reaksi berikut:

2PbS+3O2→2PbO+2SO2

Berdasarkan reaksi ini, zat manakah yang mengalami oksidasi?

a)

PbS, karena menangkap oksigen dan berubah menjadi PbO

b)

Oksigen, karena mengalami reduksi menjadi SO2

c)

SO2, karena mengalami oksidasi menjadi PbO

d)

PbO, karena mengalami oksidasi dari PbS

e)

Tidak ada zat yang mengalami oksidasi

21.

Pada reaksi berikut:

2H2+O2→2H2​O

Mengapa hidrogen mengalami oksidasi?

a)

Karena hidrogen bertindak sebagai oksidator

b)

Karena hidrogen kehilangan oksigen dalam reaksi

c)

Karena hidrogen menangkap oksigen dan membentuk air

d)

Karena hidrogen mengalami reduksi

e)

Karena oksigen bertindak sebagai reduktor

22.

Dalam reaksi redoks, reaksi reduksi dapat diidentifikasi sebagai reaksi yang melibatkan pelepasan oksigen. Manakah dari persamaan reaksi berikut yang menunjukkan proses reduksi?

a)

2Fe2O3+3C→4Fe+3CO2

b)

2H2+O2→2H2​O

c)

C+O2→ CO2

d)

2Mg+O2→2MgO

e)

4Fe+3O2→2Fe2​O3

23.

Dalam suatu industri metalurgi, bijih besi (Fe2O3) direduksi menggunakan karbon monoksida (CO) sebagai reduktor, dengan persamaan reaksi berikut:

Fe2O3 + 3CO → 2Fe + 3CO2

Mengapa reaksi ini dikategorikan sebagai reaksi reduksi?

a)

Karena besi (Fe) melepaskan elektron

b)

Karena besi (Fe) menangkap oksigen dari Fe2​O3

c)

Karena Fe2O3 kehilangan oksigen dan membentuk besi murni

d)

Karena karbon dioksida bertindak sebagai reduktor

e)

Karena besi mengalami peningkatan bilangan oksidasi

24.

Jika suatu unsur mengalami reduksi dalam suatu reaksi, maka...

a)

Unsur tersebut menangkap elektron

b)

Unsur tersebut kehilangan oksigen

c)

Unsur tersebut mengalami penurunan bilangan oksidasi

d)

Unsur tersebut bertindak sebagai oksidator

e)

Semua benar

25.

Manakah dari reaksi berikut yang paling tepat menggambarkan reduksi berdasarkan konsep pelepasan oksigen?

a)

2Mg+O2 →2MgO

b)

CuO+H2 →Cu+H2​O

c)

CH4+2O2→ CO2​+2H2​O

d)

2H2O2→2H2​O+O2

e)

NaCl+AgNO3 ​→NaNO3​+AgCl

26.

Dalam proses ekstraksi logam dari bijihnya, sering terjadi reaksi reduksi. Pada reaksi berikut:

PbO+C→ Pb+CO

Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai peran karbon dalam reaksi ini?

a)

Karbon mengalami reduksi karena menangkap oksigen

b)

Karbon mengalami oksidasi karena menangkap oksigen dari PbO

c)

PbO mengalami oksidasi karena kehilangan oksigen

d)

Oksigen bertindak sebagai reduktor dalam reaksi ini

e)

Tidak ada perubahan redoks yang terjadi

27.

Dalam ekstraksi seng dari seng oksida (ZnO), digunakan karbon sebagai reduktor dengan reaksi berikut:

ZnO+C→ Zn+CO

Mengapa seng mengalami reduksi dalam reaksi ini?

a)

Karena seng menangkap oksigen dari karbon

b)

Karena seng kehilangan oksigen dari ZnO dan menjadi Zn murni

c)

Karena karbon mengalami reduksi menjadi CO

d)

Karena oksigen tidak terlibat dalam reaksi ini

e)

Karena seng bertindak sebagai reduktor dalam reaksi ini

28.

Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan definisi oksidasi dalam konsep reaksi redoks?

a)

Pelepasan proton dari atom atau molekul

b)

Penangkapan proton oleh atom atau molekul

c)

Pelepasan elektron dari atom atau molekul

d)

Penangkapan elektron oleh atom atau molekul

e)

Pelepasan energi dalam bentuk foton

29.

Dalam reaksi redoks, oksidasi adalah:

a)

Proses di mana suatu zat kehilangan elektron

b)

Proses di mana suatu zat menangkap elektron

c)

Proses di mana suatu zat melepaskan proton

d)

Proses di mana suatu zat menangkap proton

e)

Proses di mana suatu zat menghasilkan energi

30.

Senyawa A mengalami oksidasi dalam reaksi berikut: A → A⁺ + e⁻. Manakah pernyataan yang benar?

a.

b.

c.

d.

e.

a)

Senyawa A menangkap elektron

b)

Senyawa A melepaskan elektron

c)

Senyawa A menangkap proton

d)

Senyawa A melepaskan proton

e)

Senyawa A tidak mengalami perubahan

31.

Proses oksidasi dalam reaksi redoks biasanya melibatkan:

a)

Penambahan elektron ke atom atau molekul

b)

Pelepasan elektron dari atom atau molekul

c)

Penambahan proton ke atom atau molekul

d)

Pelepasan proton dari atom atau molekul

e)

Tidak ada perubahan elektron

32.

 Dalam reaksi berikut, manakah zat yang teroksidasi? Zn + Cu²⁺ → Zn²⁺ + Cu

a)

Zn

b)

Cu²⁺

c)

Zn²⁺

d)

Cu

e)

Tidak ada yang teroksidasi

33.

Reaksi oksidasi selalu mengakibatkan:

a)

Penambahan elektron pada zat yang terlibat

b)

Kehilangan elektron pada zat yang terlibat

c)

Penambahan proton pada zat yang terlibat

d)

Kehilangan proton pada zat yang terlibat

e)

Tidak ada perubahan elektron

34.

Dalam reaksi redoks, manakah yang benar mengenai proses oksidasi?

a)

Hanya terjadi di lingkungan berair

b)

Memerlukan keberadaan oksigen

c)

Melibatkan kehilangan elektron dari suatu zat

d)

Melibatkan penambahan elektron ke suatu zat

e)

Menghasilkan ion hidrogen

35.

Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh dari proses oksidasi?

a)

Cl₂ + 2e⁻ → 2Cl⁻

b)

Na → Na⁺ + e⁻

c)

H₂ → 2H⁺ + 2e⁻

d)

O₂ + 4e⁻ → 2O²⁻

e)

N₂ + 3H₂ → 2NH₃

36.

Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan definisi reduksi dalam konsep reaksi redoks?

a)

Pelepasan proton dari atom atau molekul

b)

Penangkapan proton oleh atom atau molekul

c)

Pelepasan elektron dari atom atau molekul

d)

Penangkapan elektron oleh atom atau molekul

e)

Pelepasan energi dalam bentuk foton

37.

Dalam reaksi redoks, reduksi adalah:

a)

Proses di mana suatu zat kehilangan elektron

b)

Proses di mana suatu zat menangkap elektron

c)

Proses di mana suatu zat melepaskan proton

d)

Proses di mana suatu zat menangkap proton

e)

Proses di mana suatu zat menghasilkan energi

38.

Senyawa B mengalami reduksi dalam reaksi berikut: B + e⁻ → B⁻. Manakah pernyataan yang benar?

a)

Senyawa B menangkap elektron

b)

Senyawa B melepaskan elektron

c)

Senyawa B menangkap proton

d)

Senyawa B melepaskan proton

e)

Senyawa B tidak mengalami perubahan

39.

Proses reduksi dalam reaksi redoks biasanya melibatkan:

a)

Penambahan elektron ke atom atau molekul

b)

Pelepasan elektron dari atom atau molekul

c)

Penambahan proton ke atom atau molekul

d)

Pelepasan proton dari atom atau molekul

e)

Tidak ada perubahan elektron

40.

Dalam reaksi berikut, manakah zat yang tereduksi? Zn + Cu²⁺ → Zn²⁺ + Cu

a)

Zn

b)

Cu²⁺

c)

Zn²⁺

d)

Cu

e)

Tidak ada yang tereduksi

41.

Reaksi reduksi selalu mengakibatkan:

a)

Tidak ada perubahan elektron

b)

Kehilangan proton pada zat yang terlibat

c)

Penambahan proton pada zat yang terlibat

d)

Kehilangan elektron pada zat yang terlibat

e)

Penambahan elektron pada zat yang terlibat

42.

Dalam reaksi redoks, manakah yang benar mengenai proses reduksi?

a)

Hanya terjadi di lingkungan berair

b)

Memerlukan keberadaan oksigen

c)

Melibatkan kehilangan elektron dari suatu zat

d)

Melibatkan penambahan elektron ke suatu zat

e)

Menghasilkan ion hidrogen

43.

Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh dari proses reduksi?

a)

N₂ + 3H₂ → 2NH₃

b)

Na → Na⁺ + e⁻

c)

H₂ → 2H⁺ + 2e⁻

d)

O₂ + 4e⁻ → 2O²⁻

e)

Cl₂ + 2e⁻ → 2Cl⁻

44.

Dalam reaksi redoks, oksidasi diartikan sebagai proses di mana suatu atom atau ion mengalami:

a)

Penurunan bilangan oksidasi akibat penangkapan elektron

b)

Kenaikan bilangan oksidasi akibat pelepasan elektron

c)

Penurunan bilangan oksidasi akibat pelepasan elektron

d)

Kenaikan bilangan oksidasi akibat penangkapan elektron

e)

Tidak ada perubahan bilangan oksidasi

45.

Manakah pernyataan yang benar mengenai oksidasi dalam konteks bilangan oksidasi?

a)

Oksidasi terjadi ketika biloks suatu zat menurun karena menangkap elektron

b)

Oksidasi terjadi ketika biloks suatu zat naik karena melepaskan elektron

c)

Oksidasi terjadi ketika biloks suatu zat tetap karena tidak ada transfer elektron

d)

Oksidasi terjadi ketika biloks suatu zat naik karena menangkap elektron

e)

Oksidasi tidak berkaitan dengan perubahan bilangan oksidasi

46.

Pada reaksi berikut: Fe → Fe²⁺ + 2e⁻ Pernyataan manakah yang benar?

a)

Fe mengalami reduksi; biloks Fe turun dari 0 ke +2

b)

Fe menangkap elektron; biloks Fe turun

c)

Fe tidak berubah; biloks Fe tetap

d)

Fe mengalami oksidasi; biloks Fe naik dari 0 ke +2

e)

Fe melepaskan elektron; biloks Fe turun

47.

Manakah reaksi berikut yang menunjukkan proses oksidasi berdasarkan perubahan biloks?

a)

Cl₂ + 2e⁻ → 2Cl⁻ (Biloks Cl dari 0 ke -1)

b)

Cu²⁺ + 2e⁻ → Cu (Biloks Cu dari +2 ke 0)

c)

Zn → Zn²⁺ + 2e⁻ (Biloks Zn dari 0 ke +2)

d)

2H⁺ + 2e⁻ → H₂ (Biloks H dari +1 ke 0)

e)

O₂ + 4e⁻ → 2O²⁻ (Biloks O dari 0 ke -2)

48.

Dalam reaksi redoks: 2Al + 3Cu²⁺ → 2Al³⁺ + 3Cu Unsur yang mengalami oksidasi dan perubahan biloksnya adalah:

a)

Al; biloks naik dari 0 ke +3

b)

Cu²⁺; biloks turun dari +2 ke 0

c)

Al; biloks turun dari 0 ke -3

d)

Cu; biloks naik dari 0 ke +2

e)

Tidak ada yang mengalami oksidasi

49.

Dalam reaksi berikut: C → C⁴⁺ + 4e⁻ Apa yang terjadi pada karbon (C) dalam hal oksidasi dan biloks?

a)

Karbon mengalami reduksi; biloks turun dari 0 ke -4

b)

Karbon mengalami oksidasi; biloks naik dari 0 ke +4

c)

Karbon tidak berubah; biloks tetap

d)

Karbon menangkap elektron; biloks naik

e)

Karbon melepaskan elektron; biloks turun

50.

Pernyataan manakah yang benar tentang proses oksidasi dalam reaksi berikut? 2Mg + O₂ → 2MgO

a)

Mg mengalami oksidasi; biloks naik dari 0 ke +2

b)

O₂ mengalami oksidasi; biloks naik dari 0 ke -2

c)

Mg mengalami reduksi; biloks turun dari 0 ke -2

d)

O₂ tidak berubah; biloks tetap

e)

Tidak ada perubahan biloks pada Mg dan O₂

51.

Dalam persamaan reaksi redoks: 2H₂S + 3O₂ → 2H₂O + 2SO₂ Unsur sulfur (S) mengalami perubahan biloks dari -2 menjadi +4. Apa yang terjadi pada sulfur?

a)

Sulfur mengalami oksidasi; biloks turun dari +4 ke -2

b)

Sulfur mengalami reduksi; biloks turun dari -2 ke +4

c)

Sulfur tidak mengalami oksidasi maupun reduksi

d)

Sulfur mengalami oksidasi; biloks naik dari -2 ke +4

e)

Sulfur mengalami reduksi; biloks naik dari -2 ke +4

52.

Dalam konteks reaksi redoks, reduksi adalah proses di mana atom atau ion mengalami:

a)

Kenaikan biloks akibat pelepasan elektron

b)

Penurunan biloks akibat penangkapan elektron

c)

Kenaikan biloks akibat penangkapan proton

d)

Penurunan biloks akibat pelepasan proton

e)

Tidak ada perubahan biloks

53.

Manakah pernyataan yang benar mengenai reduksi dalam hal perubahan bilangan oksidasi?

a)

Reduksi terjadi ketika biloks suatu zat naik karena melepaskan elektron

b)

Reduksi tidak berkaitan dengan perubahan bilangan oksidasi

c)

Reduksi terjadi ketika biloks suatu zat naik karena menangkap proton

d)

Reduksi terjadi ketika biloks suatu zat turun karena menangkap elektron

e)

Reduksi terjadi ketika biloks suatu zat turun karena melepaskan elektron

54.

Pada reaksi berikut:

Ag+ + e →Ag

pa yang terjadi pada perak (Ag) dalam hal bilangan oksidasi?

a)

Biloks Ag turun dari +1 ke 0; Ag⁺ mengalami reduksi

b)

Biloks Ag naik dari 0 ke +1; Ag mengalami oksidasi

c)

Biloks Ag tetap; tidak ada perubahan

d)

Biloks Ag naik dari +1 ke +2; Ag⁺ mengalami oksidasi

e)

Biloks Ag turun dari 0 ke -1; Ag mengalami reduksi

55.

Manakah reaksi berikut yang menunjukkan proses reduksi berdasarkan perubahan biloks?

a)

Fe → Fe2+ + 2e⁻ (Biloks Fe dari 0 ke +2)

b)

Cl₂ + 2e⁻ → 2Cl⁻ (Biloks Cl dari 0 ke -1)

c)

Zn → Zn2+ + 2e⁻ (Biloks Zn dari 0 ke +2)

d)

O₂ → O2- + 2e⁻ (Biloks O dari 0 ke -2)

e)

Na → Na+ + e⁻ (Biloks Na dari 0 ke +1)

56.

Dalam reaksi berikut:

Cu2+ + 2e→ Cu

Perubahan biloks apa yang terjadi pada tembaga (Cu)?

a)

Biloks Cu turun dari +2 ke 0; Cu²⁺ mengalami reduksi

b)

Biloks Cu naik dari 0 ke +2; Cu mengalami oksidasi

c)

Biloks Cu tetap; tidak ada perubahan

d)

Biloks Cu naik dari +2 ke +3; Cu²⁺ mengalami oksidasi

e)

Biloks Cu turun dari 0 ke -2; Cu mengalami reduksi

57.

Reaksi reduksi selalu mengakibatkan:

a)

Kenaikan biloks pada zat yang terlibat

b)

Penurunan biloks pada zat yang terlibat

c)

Penambahan proton pada zat yang terlibat

d)

Pelepasan proton dari zat yang terlibat

e)

Tidak ada perubahan biloks

58.

Dalam reaksi redoks berikut:

Fe3+ + e→ Fe2+

Apa yang terjadi pada ion besi (Fe)?

a)

Biloks Fe naik dari +2 ke +3; Fe mengalami oksidasi

b)

Biloks Fe turun dari +3 ke +2; Fe mengalami reduksi

c)

Biloks Fe tetap; tidak ada perubahan

d)

Fe menangkap proton; biloks turun

e)

Fe melepaskan elektron; biloks naik

59.

Dalam persamaan reaksi redoks:

O2 + 4e → 2O2−

Unsur oksigen mengalami perubahan biloks dari 0 menjadi -2. Apa yang terjadi pada oksigen?

a)

Oksigen mengalami oksidasi; biloks naik dari 0 ke +2

b)

Oksigen mengalami reduksi; biloks turun dari 0 ke -2

c)

Oksigen melepaskan elektron; biloks naik

d)

Oksigen tidak mengalami perubahan biloks

e)

Oksigen mengalami oksidasi; biloks turun dari 0 ke -2

60.

Tentukan bilangan oksidasi (biloks) fosfor (P) dalam asam fosfat (H₃PO₄).

a)

+1

b)

+2

c)

+3

d)

+4

e)

+5

61.

Berapa biloks kromium (Cr) dalam kalium dikromat (K₂Cr₂O₇)?

a)

+3

b)

+4

c)

+5

d)

+6

e)

+7

62.

Tentukan biloks nitrogen (N) dalam ion nitrat (NO₃⁻).

a)

+3

b)

+4

c)

+5

d)

+6

e)

+7

63.

Hitung biloks belerang (S) dalam natrium tiosulfat (Na₂S₂O₃).

a)

+4

b)

+5

c)

+6

d)

+2.5

e)

+2

64.

Berapa biloks karbon (C) dalam asam oksalat (H₂C₂O₄)?

a)

+6

b)

+5

c)

+4

d)

+3

e)

+2

65.

Tentukan biloks klorin (Cl) dalam asam hipoklorit (HClO).

a)

+1

b)

+3

c)

+5

d)

-1

e)

0

66.

Hitung biloks besi (Fe) dalam feri klorida (FeCl₃).

a)

-1

b)

0

c)

+1

d)

+2

e)

+3

67.

Berapa biloks mangan (Mn) dalam mangan(IV) oksida (MnO₂)?

a)

+2

b)

+4

c)

+3

d)

+7

e)

+6

68.

Tentukan biloks nitrogen (N) dalam amonium nitrit (NH₄NO₂).

Untuk atom nitrogen dalam NH₄⁺:

a)

-1

b)

-2

c)

-3

d)

+3

e)

+5

69.

Tentukan biloks atom nitrogen dalam NO₂⁻:

a)

+3

b)

+5

c)

-3

d)

+1

e)

+2

70.

Hitung biloks kromium (Cr) dalam kromium(III) oksida (Cr₂O₃).

a)

+2

b)

+6

c)

+3

d)

+4

e)

0

71.

Berapa biloks fosfor (P) dalam natrium fosfida (Na₃P)?

a)

+3

b)

+5

c)

-3

d)

0

e)

+1

72.

Tentukan biloks sulfur (S) dalam asam sulfanat (H₂S).

a)

0

b)

+6

c)

+4

d)

+2

e)

-2

73.

Diberikan reaksi redoks berikut:

Zn + CuSO4 → ZnSO4 + Cu

Zat manakah yang bertindak sebagai reduktor dalam reaksi tersebut?

a)

ZnSO₄

b)

CuSO₄

c)

Zn

d)

Cu

e)

SO₄²⁻

74.

Perhatikan reaksi berikut:

Fe + Cl2 → FeCl2

Zat yang bertindak sebagai reduktor adalah:

a)

Fe

b)

Cl₂

c)

FeCl₂

d)

Fe²⁺

e)

Cl⁻

75.

Dalam reaksi:

2Al + 3Cu2+ → 2Al3+ + 3Cu

Zat manakah yang bertindak sebagai reduktor?

a)

Al³⁺

b)

Cu²⁺

c)

. Al

d)

Cu

e)

Al₂Cu₃

76.

Diberikan persamaan reaksi:

H2 + F2 → 2HF

Zat yang berperan sebagai reduktor dalam reaksi tersebut adalah:

a)

F⁻

b)

H⁺

c)

HF

d)

F₂

e)

H₂

77.

Perhatikan reaksi redoks berikut:

Cu + 2AgNO3 → Cu(NO3)2 + 2Ag

Zat yang bertindak sebagai reduktor adalah:

a)

Cu(NO₃)₂

b)

AgNO₃

c)

Ag

d)

Cu

e)

NO₃⁻

78.

Dalam reaksi berikut:

Zn + 2HCl → ZnCl2 + H2

Zat manakah yang berperan sebagai reduktor?

a)

ZnCl₂

b)

H₂

c)

Cl⁻

d)

HCl

e)

Zn

79.

Diberikan reaksi:

2FeCl2 + Cl2 → 2FeCl3

Zat yang bertindak sebagai reduktor adalah:

a)

FeCl₂

b)

FeCl₃

c)

Fe²⁺

d)

Cl₂

e)

Cl⁻

80.

Perhatikan persamaan reaksi berikut:

Mg + S → MgS

Zat manakah yang bertindak sebagai reduktor?

a)

S²⁻

b)

Mg²⁺

c)

MgS

d)

Mg

e)

S

81.

Dalam reaksi:

2Na + 2H2O → 2NaOH + H2

Zat yang berperan sebagai reduktor adalah:

a)

Na

b)

H₂

c)

H₂O

d)

OH⁻

e)

NaOH

82.

Diberikan reaksi:

C + O2 → CO2

Zat manakah yang bertindak sebagai reduktor?

a)

O₂

b)

C

c)

CO₂

d)

CO

e)

O²⁻

83.

Perhatikan reaksi redoks berikut:

2KI + Cl2 →2KCl + I2

Zat yang bertindak sebagai reduktor adalah:

a)

K⁺

b)

Cl₂

c)

I₂

d)

KI

e)

KCl

84.

Dalam reaksi:

H2S + Br2 → 2HBr + S

Zat manakah yang berperan sebagai reduktor?

a)

HBr

b)

Br₂

c)

H₂S

d)

S

e)

Br⁻

85.

Diberikan persamaan reaksi:

Fe2+ + Ce4+ → Fe3+ + Ce3+

Zat yang bertindak sebagai reduktor adalah:

a)

Ce³⁺

b)

Ce⁴⁺

c)

Fe³⁺

d)

Fe²⁺

e)

Fe

86.

Perhatikan reaksi berikut:

2K + 2HCl → 2KCl + H2

Zat manakah yang bertindak sebagai reduktor?

a)

KCl

b)

HCl

c)

H₂

d)

Cl⁻

e)

K

87.

Diberikan reaksi redoks berikut:

Zn + CuSO4 → ZnSO4 + Cu

Zat manakah yang bertindak sebagai oksidator dalam reaksi tersebut?

a)

ZnSO₄

b)

CuSO₄

c)

SO₄²⁻

d)

Zn

e)

Cu

88.

Perhatikan reaksi berikut:

2Al + 3FeCl3 →2AlCl3 + 3Fe2

Zat yang bertindak sebagai oksidator adalah:

a)

FeCl₃

b)

AlCl₃

c)

Cl₂

d)

Fe

e)

Al

89.

Dalam reaksi:

H2 + Cl2 → 2HCl

Zat manakah yang bertindak sebagai oksidator?

a)

H₂

b)

Cl₂

c)

HCl

d)

H⁺

e)

Cl⁻

90.

Diberikan persamaan reaksi:

Fe + CuSO4 → FeSO4 + Cu

Zat yang berperan sebagai oksidator dalam reaksi tersebut adalah:

a)

CuSO₄

b)

FeSO₄

c)

SO₄²⁻

d)

Cu

e)

Fe

91.

Perhatikan reaksi redoks berikut:

Cu + 2AgNO3 → Cu(NO3)2 + 2Ag

Zat yang bertindak sebagai oksidator adalah:

a)

Cu

b)

Ag

c)

NO₃⁻

d)

AgNO₃

e)

Cu(NO₃)2

92.

Dalam reaksi berikut:

Mg + H2SO4 → MgSO4 + H2

Zat manakah yang berperan sebagai oksidator?

a)

Mg

b)

H₂

c)

SO₄²⁻

d)

H₂SO₄

e)

MgSO₄

93.

Diberikan reaksi:

2FeCl2 + Cl2 → 2FeCl3

Zat yang bertindak sebagai oksidator adalah:

a)

FeCl₂

b)

FeCl₃

c)

Cl₂

d)

Fe²⁺

e)

Cl⁻

94.

Perhatikan persamaan reaksi berikut:

Zn+S → ZnS

Zat manakah yang bertindak sebagai oksidator?

a)

Zn

b)

S

c)

ZnS

d)

Zn²⁺

e)

S²⁻

95.

Dalam reaksi:

2Na + Cl2 → 2NaCl

Zat yang berperan sebagai oksidator adalah:

a)

Cl₂

b)

Na

c)

NaCl

d)

Na⁺

e)

Cl⁻

96.

Diberikan reaksi:

C + O2 → CO2

Zat manakah yang bertindak sebagai oksidator?

a)

O₂

b)

C

c)

CO₂

d)

CO

e)

O²⁻

97.

Perhatikan reaksi redoks berikut:

2KI + Br2 → 2KBr + I2

Zat yang bertindak sebagai oksidator adalah:

a)

KBr

b)

KI

c)

Br₂

d)

I₂

e)

K⁺

98.

Dalam reaksi:

H2S + I2 → 2HI + S

Zat manakah yang berperan sebagai oksidator?

a)

H₂S

b)

I₂

c)

HI

d)

S

e)

I⁻

99.

Diberikan persamaan reaksi:

Fe2+ + MnO4 → Fe3+ + Mn2+

Zat yang bertindak sebagai oksidator adalah:

a)

Fe2+

b)

MnO₄⁻

c)

Fe3+

d)

Mn2+

e)

Fe

100.

Perhatikan reaksi berikut:

2H2O2 → 2H2O + O2

Dalam reaksi disproporsionasi (autoredoks) tersebut, zat yang bertindak sebagai oksidator adalah:

a)

OH⁻

b)

H⁺

c)

O₂

d)

H₂O

e)

H₂O₂

101.

Manakah dari reaksi berikut yang merupakan contoh reaksi autoredoks (disproporsionasi)?

a)

Fe + S → FeS

b)

H₂ + Br₂ → 2HBr

c)

2Na + Cl₂ → 2NaCl

d)

2H₂O₂ → 2H₂O + O₂

e)

Zn + Cu²⁺ → Zn²⁺ + Cu

102.

Reaksi mana berikut yang merupakan reaksi autoredoks (disproporsionasi)?

a)

Cl₂ + H₂O → HCl + HClO

b)

Cu + 2AgNO₃ → Cu(NO₃)₂ + 2Ag

c)

Zn + 2HCl → ZnCl₂ + H₂

d)

2K + 2H₂O → 2KOH + H₂

e)

Fe₂O₃ + 3CO → 2Fe + 3CO₂

103.

Manakah dari reaksi berikut yang merupakan contoh reaksi autoredoks?

a)

2NaCl → 2Na + Cl₂

b)

Fe + CuSO₄ → FeSO₄ + Cu

c)

N₂ + 3H₂ → 2NH₃

d)

C + O₂ → CO₂

e)

3HNO₂ → HNO₃ + 2NO + H₂O

104.

Reaksi mana yang merupakan reaksi autoredoks (disproporsionasi)?

a)

2H₂S → 2H₂ + S₂

b)

H₂ + I₂ → 2HI

c)

2Mg + O₂ → 2MgO

d)

Cu₂O → Cu + CuO

e)

2KClO₃ → 2KCl + 3O₂