NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsSTS-AIJ-XI-TKJ
Total questions: 30
Worksheet time: 5mins
Name
Class
Date
1.
Apa keuntungan utama menggunakan routing static dalam jaringan kecil?
a)
Otomatis beradaptasi dengan perubahan jaringan
b)
Kontrol penuh atas jalur routing
c)
Beban kerja router lebih ringan
d)
Meminimalkan konfigurasi manual
e)
Meningkatkan keamanan jaringan secara dinamis
2.
Apa yang menjadi kelemahan utama routing static dalam jaringan besar?
a)
Sulit dikonfigurasi
b)
Tidak fleksibel terhadap perubahan topologi
c)
Memerlukan banyak sumber daya router
d)
Lambat dalam pengiriman paket data
e)
Boros penggunaan bandwidth
3.
Bagaimana cara mengevaluasi apakah routing static telah dikonfigurasi dengan benar?
a)
Memeriksa log firewall
b)
Melakukan ping ke alamat tujuan
c)
Memantau penggunaan bandwidth
d)
Menganalisis konfigurasi DHCP server
e)
Melihat konfigurasi DNS server
4.
Apa yang dimaksud dengan "administrative distance" dalam konteks routing static?
a)
Jarak fisik antara router
b)
Prioritas jalur routing
c)
Kecepatan transfer data
d)
Jumlah hop antar router
e)
Kapasitas maksimum bandwidth
5.
Kapan sebaiknya menggunakan routing static daripada routing dinamis?
a)
Dalam jaringan dengan banyak perubahan topologi
b)
Dalam jaringan dengan skala besar
c)
Dalam jaringan dengan keamanan tinggi dan topologi stabil
d)
Dalam jaringan yang memerlukan adaptasi otomatis
e)
Dalam jaringan yang mengutamakan kecepatan konfigurasi
6.
Apa yang terjadi jika gateway yang ditentukan dalam routing static tidak dapat dijangkau?
a)
Router akan mencari jalur alternatif secara otomatis
b)
Paket data akan dibuang (dropped)
c)
Router akan mengirimkan pesan error ke sumber
d)
Koneksi akan dialihkan ke jalur dinamis
e)
Router akan melakukan restart otomatis
7.
Jika alamat IP 192.168.1.0/24 dipecah menjadi subnet dengan subnet mask /26, berapa jumlah subnet yang dihasilkan?
a)
2
b)
4
c)
6
d)
8
e)
16
8.
Apa fungsi dari "dst-address" dalam konfigurasi routing static?
a)
Alamat IP gateway
b)
Alamat IP tujuan
c)
Alamat IP router
d)
Alamat MAC perangkat
e)
Alamat broadcast jaringan
9.
Apa fungsi dari "gateway" dalam konfigurasi routing static?
a)
Alamat IP tujuan
b)
Alamat IP router
c)
Alamat IP gateway
d)
Alamat MAC perangkat
e)
Alamat broadcast jaringan
10.
Jika sebuah jaringan kelas C dengan alamat 192.168.1.0 dan subnet mask 255.255.255.128, berapa jumlah subnet yang dihasilkan?
a)
2
b)
4
c)
8
d)
16
e)
32
11.
Jika perangkat dalam jaringan lokal tidak dapat mengakses jaringan lain, dan routing statis telah dikonfigurasi, masalah yang paling mungkin adalah...
a)
Konflik alamat IP
b)
Gateway yang salah
c)
Masalah pada DNS server
d)
Firewall yang memblokir akses
e)
Masalah pada DHCP server
12.
Ketika jalur routing statis gagal, apa yang terjadi pada lalu lintas data?
a)
Lalu lintas data akan dialihkan ke jalur dinamis
b)
Lalu lintas data akan dibuang
c)
Router akan mencari jalur alternatif secara otomatis
d)
Router akan mengirim pesan error ke sumber
e)
Router akan melakukan restart otomatis
13.
Alamat broadcast untuk subnet 192.168.10.64/26 adalah...
a)
192.168.10.95
b)
192.168.10.127
c)
192.168.10.191
d)
192.168.10.223
e)
192.168.10.255
14.
Jika ada beberapa jalur routing statis ke tujuan yang sama, dan salah satunya tidak berfungsi, apa yang akan terjadi?
a)
Router akan menggunakan jalur yang berfungsi
b)
Router akan membagi beban lalu lintas di antara semua jalur
c)
Router akan membuang lalu lintas data
d)
Router akan mengirim pesan error
e)
Router akan melakukan restart
15.
Masalah apa yang mungkin timbul jika administrative distance routing statis salah konfigurasi?
a)
Konflik IP address
b)
Jalur routing tidak optimal
c)
Masalah DNS
d)
Masalah firewall
e)
Masalah DHCP
16.
Dalam Cisco Packet Tracer, jika perangkat di jaringan A tidak dapat berkomunikasi dengan perangkat di jaringan B meskipun routing statis telah dikonfigurasi, penyebab yang paling mungkin adalah...
a)
Konflik alamat MAC
b)
Konfigurasi alamat IP yang salah pada antarmuka router
c)
Masalah dengan protokol Spanning Tree
d)
Kesalahan dalam konfigurasi VLAN
e)
Masalah dengan konfigurasi DHCP
17.
Ketika menguji routing statis di Cisco Packet Tracer dengan perintah "ping", dan hasilnya "Destination host unreachable", ini mengindikasikan bahwa...
a)
Firewall memblokir lalu lintas ICMP
b)
Jalur routing statis tidak dikonfigurasi dengan benar atau gateway salah
c)
Perangkat tujuan tidak terhubung ke jaringan
d)
Ada masalah dengan kabel jaringan
e)
Konfigurasi NAT salah
18.
Jika Anda menemukan bahwa tabel routing pada router Cisco di Packet Tracer tidak memiliki entri untuk jaringan tujuan, meskipun Anda yakin telah menambahkan rute statis, kemungkinan besar masalahnya adalah...
a)
Perintah "no shutdown" belum dijalankan pada antarmuka router
b)
Perintah "ip route" salah diketik atau tidak lengkap
c)
Router belum di-restart
d)
Ada masalah dengan protokol CDP
e)
Masalah dengan konfigurasi ACL
19.
Dalam konfigurasi Cisco Packet Tracer, jika lalu lintas data tidak mengikuti jalur routing statis yang diharapkan, dan malah menggunakan jalur lain, kemungkinan penyebabnya adalah...
a)
Ada rute dinamis yang memiliki administrative distance lebih rendah
b)
Masalah dengan konfigurasi port security
c)
Ada masalah dengan konfigurasi trunking
d)
Masalah dengan konfigurasi port-channel
e)
Masalah dengan konfigurasi VTP
20.
Saat menguji konektivitas di Cisco Packet Tracer, jika perintah "traceroute" menunjukkan bahwa paket data berhenti di router perantara, ini menandakan...
a)
Ada masalah dengan konfigurasi alamat IP pada router perantara
b)
Ada masalah dengan konfigurasi NAT pada router perantara
c)
Router perantara tidak memiliki rute ke jaringan tujuan
d)
Ada masalah dengan konfigurasi VLAN pada router perantara
e)
Ada masalah dengan konfigurasi port security pada router perantara
21.
Apa keuntungan utama menggunakan routing dinamis dibandingkan routing statis?
a)
Konfigurasi yang lebih sederhana
b)
Kemampuan adaptasi terhadap perubahan topologi jaringan
c)
Keamanan yang lebih tinggi
d)
Kontrol penuh atas jalur routing
e)
Penggunaan sumber daya router yang lebih sedikit
22.
Protokol routing dinamis mana yang menggunakan algoritma distance vector?
a)
OSPF
b)
EIGRP
c)
RIP
d)
IS-IS
e)
BGP
23.
Apa fungsi dari "autonomous system number" (ASN) dalam protokol routing BGP?
a)
Mengidentifikasi router dalam jaringan
b)
Mengidentifikasi jaringan yang dikelola oleh satu entitas
c)
Menentukan prioritas jalur routing
d)
Mengatur kecepatan transfer data
e)
Mengamankan jaringan dari serangan luar
24.
Protokol routing dinamis mana yang menggunakan algoritma link-state?
a)
RIP
b)
EIGRP
c)
BGP
d)
OSPF
e)
Distance vector routing protocol
25.
Apa yang dimaksud dengan "convergence" dalam konteks routing dinamis?
a)
Proses pemilihan jalur routing terbaik
b)
Proses adaptasi router terhadap perubahan topologi jaringan
c)
Proses enkripsi data dalam jaringan
d)
Proses otentikasi antar router
e)
Proses manajemen bandwidth
26.
Dalam Cisco Packet Tracer, perintah apa yang digunakan untuk mengaktifkan protokol routing RIP pada router?
a)
ip route rip
b)
router rip
c)
enable rip
d)
configure rip
e)
routing rip
27.
Ketika mengonfigurasi OSPF di Cisco Packet Tracer, apa fungsi dari perintah "network [alamat jaringan] [wildcard mask] area [area ID]"?
a)
Mengatur alamat IP antarmuka router
b)
Mendefinisikan jaringan yang akan diiklankan oleh OSPF
c)
Mengaktifkan protokol routing BGP
d)
Mengatur prioritas jalur routing
e)
Mengkonfigurasi firewall
28.
Dalam Cisco Packet Tracer, bagaimana cara memverifikasi bahwa router telah mempelajari rute dinamis dari router tetangga?
a)
Menggunakan perintah show ip interface brief
b)
Menggunakan perintah show ip route
c)
Menggunakan perintah ping
d)
Menggunakan perintah traceroute
e)
Menggunakan perintah show running-config
29.
Jika router Cisco di Packet Tracer tidak membentuk neighbor adjacency OSPF, masalah yang paling mungkin adalah...
a)
Konfigurasi alamat IP yang salah
b)
Konfigurasi area ID OSPF yang tidak cocok
c)
Masalah dengan konfigurasi VLAN
d)
Masalah dengan konfigurasi DHCP
e)
Masalah dengan konfigurasi NAT
30.
Dalam konfigurasi EIGRP di Cisco Packet Tracer, apa fungsi dari "autonomous system number"?
a)
Mengidentifikasi router dalam jaringan
b)
Mengidentifikasi jaringan yang dikelola oleh satu entitas
c)
Menentukan prioritas jalur routing
d)
Mengatur kecepatan transfer data
e)
Mengamankan jaringan dari serangan luar
Reset
