Font size
WorksheetsSOAL PISA BAHASA INDONESIA SMP N 97 JAKARTA
Total questions: 20
Worksheet time: 2hrs 40mins
SOAL KE- 1
WACANA 1: Yogyakarta dan Kekhasan Jajanannya
Yogyakarta terkenal sebagai kota budaya karena kekhasannya. Sama halnya dengan jajanan pasarnya. Seperti adrem,clorot, geplak, kipo, yangko dan masih banyak yang lainnya. Adrem menurut beberapa sumber, sudah ada sejak zaman Kerajaan Mataram kuno. Warga menjadikan adrem sebagai teman minum teh tawar pahit atau minuman hangat lainnya. Makanan ini banyak diproduksi di Pedukuhan Wirosutan, Sanden, Bantul. Adrem memiliki rasa yang manis bercampur gurih, sebagaimana makanan tradisional Jawa pada umumnya. Salah satu keunikannya adalah warna dan bentuknya. Warna khasnya adalah cokelat tua dan jika diperhatikan, jajanan ini menyerupai kuncup bunga sebelum mekar.
Selanjutnya, cenil cukup dikenal oleh masyarakat perdesaan di Yogyakarta. Ia memiliki cita rasa yang manis dan gurih, terbuat dari gula pasir dan parutan kelapa. Cenil bersifat lengket dan sulit untuk dipisahkan. Secara filosofis, cenil ini menggambarkan bahwa orang Jawa memiliki sifat persaudaraan yang erat dan sulit dipecah- belah. Tempat cenil biasanya menggunakan pincuk daun pisang. Pincuk singkatan dari bahasa Jawa ‘pinten- pinten cukup’ atau ‘berapa pun cukup’. Ini menunjukkan, manusia dalam keadaan apa pun harus bersyukur dan merasa cukup.
Jajanan pasar ini bentuknya unik, seperti trompet tahun baru, namanya clorot. Rasanya yang manis dan teksturnya yang kenyal memberikan cita rasa yang khas. Cara memasaknya pun sangat mudah, hanya dikukus. Bungkus clorot terbuat dari janur yang dibuat kerucut seperti trompet. Dalam “trompet” inilah diisikan adonan. Makanan ini pernah menjadi camilan favorit para wali di Pulau Jawa bagian pesisir utara. Pada sekitar abad ke- 15 hingga abad ke-16, wilayah tersebut menjadi tempat dakwah para wali. Clorot, yang telah menjadi makanan masyarakat setempat, sering menjadi suguhan para wali ketika berkunjung ke rumah warga atau ketika ada kegiatan.
Makanan khas ini namanya geplak. Konon, makanan ini diawali ketika itu daging kelapa, bahan pembuat geplak, dan tebu yang diolah untuk menjadi gula sangat berlimpah. Awalnya geplak tampil hanya dua warna saja. Jika menggunakan gula tebu, geplak berwarna putih-kelabu, sedangkan jika memakai gula kelapa, geplak berwarna cokelat. Saat ini, geplak tampil berwarna-warni dengan rasa yang variatif, misalnya rasa jahe, durian, strawberry, dan kacang.
Ada dua makanan lagi yang menarik yaitu kipo dan yangko. Namanya terdengar lucu. Seperti melafalkan salah satu bahasa gaul, yaitu kepo yang artinya ‘ingin tahu’. Namun, kipo adalah nama jajanan pasar dari Kotagede. Bentuknya mirip biji petai. Konon, pada masa lalu kipo sudah dibuat di Kotagede. Banyak orang yang menyukai makanan ini, termasuk para prajurit Mataram. Pada awalnya, kue ini tidak memiliki nama. Namun, karena rasanya yang lezat, keberadaanya makin dikenal warga. Konon ceritanya, kipo berasal dari kalimat tanya berbahasa Jawa tersebut adalah iki opo?, artinya ‘ini apa? Dari kalimat tanya iki opo, kemudian berkembang menjadi akronim kipo.
Selanjutnya makanan yangko, berasal dari Kotagede. Rasa aslinya berisi campuran cincangan kacang, seperti kue moci. Bedanya, kue moci lebih lembek dan kenyal. Saat ini, yangko juga memiliki rasa buah-buahan, seperti stroberi, durian, dan melon. Dahulu, Kota gede merupakan ibukota Kerajaan Mataram Islam. Di kota inilah sejarah yangko bermula. Saat itu, yangko dikenal sebagai makanan raja-raja atau para priyayi. Menurut cerita, yangko pernah dijadikan bekal oleh Pangeran Diponegoro saat bergerilya, karena dapat bertahan cukup lama
Soal 1. Berdasarkan teks tersebut, jajanan apa yang dapat bertahan cukup lama pernah dijadikan bekal bergerilya oleh Pangeran Diponegoro?
A. Adrem.
B. Cenil
C. Yangko
D. Clorot
Soal 2.
Aneka jajanan pasar dari Yogyakarta memiliki keunikan tersendiri. Berilah tanda centang pada jawaban yang benar (boleh lebih dari 1)
A. Adrem memiliki warna cokelat tua dan bentuknya menyerupai kuncup bunga sebelum mekar
B. Clorot merupakan salah satu jajanan pasar yang bentuknya kerucut seperti trompet
C. Geplak berisi campuran cincangan kacang, seperti kue moci yang juga menjadi bekal para raja-raja
D. Kipo adalah nama jajanan pasar dari Kotagede yang bentuknya mirip biji petai.
Soal 3.
Makanan khas apa dari Yogyakarta yang saat ini telah mengalami perubahan rasa?
Berilah tanda centang (√) pada pernyataan yang benar?
A. Cenil.
B. Geplak
C. Kipa
D. Yangko
Wacana 2: Setop Perundungan!
Oh, hari ini aku sedih sekali. Hal itu bermula ketika aku tanpa sengaja menumpahkan minuman seorang kakak kelas. Aku segera minta maaf, tapi dia sangat marah lalu memukulku. Dan hari ini, ia kembali mengejekku.
“Ada apa, sayang? Ayo ceritakan kepada ibu.” tanya ibu dengan lembut. Aku segera menghapus air mata. Akhirnya aku ceritakan semua masalah itu kepada ibu.
Kata ibu, beliau khawatir jika aku dirundung. Ibu menjelaskan perundungan adalah tindakan yang dilakukan secara sengaja oleh seseorang atau kelompok untuk menyakiti fisik atau psikologis orang lain.
“Lalu, darimana ibu tahu bahwa aku adalah korban perundungan?” tanyaku heran. Ibu tersenyum dan berkata bahwa beliau mengamati perubahanku beberapa hari ini, seperti enggan ke sekolah, tiba-tiba menjadi pendiam, pemurung dan mudah tersinggung, aku menutup diri dan tampak sedih, prestasi menurun, sering mengamati luka, baju sobek atau barang hilang. Ya, memang ada luka memar di pipiku. Ternyata itu semua adalah tanda- tanda korban perundungan.
“Perundungan ini harus dihentikan dan kamu harus mengambil tindakan!” Ucap ibu tegas. Apa yang harus aku lakukan?
1. Ibu mengatakan bahwa aku sebaiknya terbuka kepada orangtua. Karena orangtua sangat menyayangi kita dan mereka akan membantu kita. Ya, aku percaya kepada orangtuaku.
2. Ibu memintaku untuk melaporkan kepada guru.
3. Hindari pergi sendirian. Ya, besok aku akan bersama dengan teman-temanku yang baik dan menyenangkan.
4. Aku harus berani dengan berjalan tegak jika bertemu dengan pelaku perundungan, lalu segera pergi menjauh.
5. Aku tidak boleh membalas dan segera pula melaporkan kepada orang dewasa jika melihat teman lain menjadi korban perundungan.
Aku akan melakukan semua nasehat ibu. Aku harus berani melindungi diri sendiri. Esok hari, tidak ada lagi yang boleh menyakitiku.
Ayo, teman-teman, kita setop perundungan!
Soal 4. Mengapa Ibu mengatakan kalau aku adalah korban perundungan?
A. Ibu memperhatikan perubahan sikapku beberapa hari ini seperti pemurung, pendiam, dan enggan ke sekolah.
B. Ibu tahu setelah sepulang sekolah ada luka memar di pipiku dan bajuku juga sobek di beberapa bagian
C. Ibu sering melihatku murung, menutup diri, dan mengurung diri di dalam kamar sepulang aku sekolah
D. Ibu memperhatikan perubahan perilakuku yang menjadi pendiam dan takut menghadapi beberapa hal
Soal 5.
Bagaimana cara menghadapi perundungan?
Berilah tanda centang (V) pada jawaban yang benar( boleh lebih dari 1)
Centang yang sesuai
A. Bersikap terbuka kepada orang tua dengan selalu bercerita tentang apa yang kita alami.
B. Tidak melapor kepada guru kelas karena membuat kita terkucilkan terus menerus.
C. Sebaiknya kita selalu bersama dengan teman-teman yang lain saat pergi
D. Bersikap biasa, tidak perlu takut apabila berpapasan dengan pelaku perundungan
Soal 6.
Anak laki-laki dalam infografis tersebut menggambarkan seseorang yang mengalami perundungan. Apa yang harus dia lakukan untuk menghentikan perundungan fisik terhadap dirinya?
Berilah tanda centang (V) pada jawaban benar.
Centang semua yang sesuai.
A. Menceritakan kejadian yang dialaminya kepada orang tua.
B. Memberitahukan kepada teman sebayanya tentang apa yang dia alami.
C. Bersikap tenang dan menjauh apabila bertemu dengan pelaku perundungan.
D. Saat bepergian selalu mengajak teman dan jangan pergi sendirian.
Soal 7.
Menurutmu infografis dalam teks tersebut sudah tepat atau belum?
Berilah tanda centang pada jawaban yang benar!
Centang semua yang sesuai
A. Infografis dalam teks tersebut sudah sesuai karena infografis tersebut bersifat untuk memperjelas isi teks tentang perundungan
B. Infografis kurang sesuai dengan teks karena seharusnya infografis yang disajikan berupa efek dan cara pencegahan perundungan.
C. Infografis sudah sesuai dengan isi teks yang menjelaskan tentang perundungan fisik yang dialami oleh seorang anak di sekolah.
D. Infografis sesuai dengan teks karena menjelaskan tentang macam-macam perundungan agar pembaca menghindari perundungan
SOAL KE 8 (DIBACA SAJA)
Wacana 3: Darurat Plastik
Anggrek hitam cuma ada di pedalaman, seperti Semenanjung Malaya, Kalimantan, dan Sumatra,” cerita Taras, “sekarang jadi maskot flora Kalimantan Timur.”
“Bunganya berwarna hitam?” tanya Ota
Taras tertawa. “Mari kita lihat!” Taras mencari-cari di internet. Ota, Kiria, dan Luna mengerumuni laptop Taras.
“Nama ilmiahnya Coelogyne pandurata. Di Kalimantan Timur disebut Kersik luwai. Anggrek hitam punya umbi semu oval berwarna hijau. Ada 2 helai daun yang keluar dari pucuk umbi semu. Bunganya harum, dengan diameter sekitar 10 sentimeter, bisa bertahan 5-6 hari. Bunga berwarna hijau muda dengan kelopak lancip, bibir berbentuk biola bergelambir 3 berwarna hitam. Bagian sisinya bergelombang kecil, bagian tengahnya ada tebaran bintik-bintik hitam. Biasanya berbunga sekitar April-Juli.”
Anak-anak yang tergabung dalam Geng LOTRIA itu membicarakan kasus baru, yaitu hilangnya anggrek hitam milik Bu Silvia, tetangga Taras. Anggrek-anggrek itu kenangan waktu menjadi dokter di pedalaman Kalimantan.
“Sementara ini Bu Silvia mencurigai Pak Hamid, Bu Nanet, dan Kak Ramon,” kata Taras.
Keempat anak itu lalu bersepeda menuju rumah Bu Silvia. Mereka mencari Pak Hamid, tukang kebun Bu Silvia.
“Sorenya, saya memuji beberapa bunganya yang mekar. Eh, paginya hilang,” cerita Pak Hamid. Tetapi, malam itu Pak Hamid menunggui ibunya di rumah sakit, jadi tak mungkin mencuri anggrek.
Penyelidikan dialihkan kepada Bu Nanet, pemilik biro wisata yang rumahnya beberapa blok dari rumah Bu Silvia. Dia juga penggemar anggrek dan tahu bahwa Bu Silvia punya anggrek hitam. Bu Nanet sedang menyiram koleksi tanamannya.
“Hei, anggrek hitam!” teriak Ota.
Sayang, sepertinya Bu Nanet bukan pencurinya. Dia membeli anggrek hitamnya di Balikpapan saat mengantar turis. Ada potongan tiket masuk tempat wisata di Balikpapan.
Kak Ramon sangat cuek dan tidak suka ditanyai. Dia bercerita kalau saat kejadian, dia pulang malam dan langsung tidur sampai siang.
“Aku masih mencurigai Bu Nanet. Kenapa dia membeli anggrek baru saat Bu Silvia kehilangan anggrek? Apakah itu tidak terlalu kebetulan?” tanya Luna.
“Tapi, aku melihat tanggal yang tertera di tiket itu,” bantah Kiria.
“Itu!” seru Taras. “Bu Nanet punya biro perjalanan. Mudah baginya untuk mendapat tiket wisata. Selain itu, mengingat keberadaannya yang semakin langka, aku tidak yakin apakah bisa membawa anggrek hitam lewat pesawat.”
Bu Nanet tak bisa mengelak ketika Bu Silvia mengenali anggrek-anggrek hitam koleksinya. Sebagai tanda terima kasih buat Geng LOTRIA, Bu Silvia menghadiahkan salah satu anggrek hitam kesayangannya.
“Terima kasih. Kami akan menaruhnya di markas rumah pohon sebagai lambang kesuksesan,” sambut Luna dengan wajah berseri-seri.
Disadur oleh Veronica Widyastuti
(a)
Wacana 3: Darurat Plastik
Anggrek hitam cuma ada di pedalaman, seperti Semenanjung Malaya, Kalimantan, dan Sumatra,” cerita Taras, “sekarang jadi maskot flora Kalimantan Timur.”
“Bunganya berwarna hitam?” tanya Ota
Taras tertawa. “Mari kita lihat!” Taras mencari-cari di internet. Ota, Kiria, dan Luna mengerumuni laptop Taras.
“Nama ilmiahnya Coelogyne pandurata. Di Kalimantan Timur disebut Kersik luwai. Anggrek hitam punya umbi semu oval berwarna hijau. Ada 2 helai daun yang keluar dari pucuk umbi semu. Bunganya harum, dengan diameter sekitar 10 sentimeter, bisa bertahan 5-6 hari. Bunga berwarna hijau muda dengan kelopak lancip, bibir berbentuk biola bergelambir 3 berwarna hitam. Bagian sisinya bergelombang kecil, bagian tengahnya ada tebaran bintik-bintik hitam. Biasanya berbunga sekitar April-Juli.”
Anak-anak yang tergabung dalam Geng LOTRIA itu membicarakan kasus baru, yaitu hilangnya anggrek hitam milik Bu Silvia, tetangga Taras. Anggrek-anggrek itu kenangan waktu menjadi dokter di pedalaman Kalimantan.
“Sementara ini Bu Silvia mencurigai Pak Hamid, Bu Nanet, dan Kak Ramon,” kata Taras.
Keempat anak itu lalu bersepeda menuju rumah Bu Silvia. Mereka mencari Pak Hamid, tukang kebun Bu Silvia.
“Sorenya, saya memuji beberapa bunganya yang mekar. Eh, paginya hilang,” cerita Pak Hamid. Tetapi, malam itu Pak Hamid menunggui ibunya di rumah sakit, jadi tak mungkin mencuri anggrek.
Penyelidikan dialihkan kepada Bu Nanet, pemilik biro wisata yang rumahnya beberapa blok dari rumah Bu Silvia. Dia juga penggemar anggrek dan tahu bahwa Bu Silvia punya anggrek hitam. Bu Nanet sedang menyiram koleksi tanamannya.
“Hei, anggrek hitam!” teriak Ota.
Sayang, sepertinya Bu Nanet bukan pencurinya. Dia membeli anggrek hitamnya di Balikpapan saat mengantar turis. Ada potongan tiket masuk tempat wisata di Balikpapan.
Kak Ramon sangat cuek dan tidak suka ditanyai. Dia bercerita kalau saat kejadian, dia pulang malam dan langsung tidur sampai siang.
“Aku masih mencurigai Bu Nanet. Kenapa dia membeli anggrek baru saat Bu Silvia kehilangan anggrek? Apakah itu tidak terlalu kebetulan?” tanya Luna.
“Tapi, aku melihat tanggal yang tertera di tiket itu,” bantah Kiria.
“Itu!” seru Taras. “Bu Nanet punya biro perjalanan. Mudah baginya untuk mendapat tiket wisata. Selain itu, mengingat keberadaannya yang semakin langka, aku tidak yakin apakah bisa membawa anggrek hitam lewat pesawat.”
Bu Nanet tak bisa mengelak ketika Bu Silvia mengenali anggrek-anggrek hitam koleksinya. Sebagai tanda terima kasih buat Geng LOTRIA, Bu Silvia menghadiahkan salah satu anggrek hitam kesayangannya.
“Terima kasih. Kami akan menaruhnya di markas rumah pohon sebagai lambang kesuksesan,” sambut Luna dengan wajah berseri-seri.
Disadur oleh Veronica Widyastuti
Soal 8. Cermati wacana 3!
Mengapa sampah plastik tidak ramah lingkungan?
tandai satu jawaban saja
A. Membahayakan 40% spesies burung laut.
B. Menyebabkan penurunan suhu bumi
C. Membutuhkan waktu lama untuk terurai
D. Menurunkan kualitas air laut
Wacana 4!
Soal 9. Cermati potongan gambar dari wacana 4 berikut!
Apa yang bisa kamu simpulkan dari gambar tersebut?
Tandai satu oval saja.
A. Penanganan sampah dengan didaur ulang
B. Cara paling aman untuk megurangi sampah plastik adalah dengan cara didaur ulang
C. Penanganan sampah plastik yang paling banyak dilakukan adalah dengan cara ditimbun
D. Persentase penanganan sampah plastik dengan cara dibakar lebih sedikit dari cara didaur ulang
Soal 10. Apa yang akan terjadi apabila jumlah sampah terus-menerus bertambah?
Berilah tanda centang (√) pada setiap pernyataan yang benar!
Centang semua yang sesuai
A. Sebagian besar wilayah di dunia akan terjadi penumpukan sampah
B. Binatang laut akan banyak yang mati karena memakan sampah plastik
C. Bahan pembuat peralatan penunjang hidup manusia akan mudah didapatkan
D Manusia akan hidup berdampingan dengan sampah di masa yang akan datang.
SOAL KE 11
Cermati wacana 4!
Apakah infografis tersebut sudah dapat membantumu memahami fakta-fakta tentang sampah plastik? Berikan alasanmu terkait infografis pada wacana tersebut!
(a)
Soal 12.
Cermati gambar di wacana 5!
Apakah warna dan tata letak gambar tersebut sudah memudahkan kamu dalam memahami pesan yang disampaikan?
Berikan alasanmu
(a)
SOAL KE 13
SOAL EKSPLORASI KONSEP
LITERASI READING/MEMBACA
MENGGOSOK GIGI
Apakah dengan menggosok gigi semakin lama dan semakin keras gigi kita akan semakin bersih?
Peneliti dari Inggris menjawab tidak. Mereka sudah mencoba berbagai alternatif, dan akhirnya menemukan cara yang sempurna untuk menggosok gigi. Cukup menggosok gigi selama 2 menit, tanpa harus menggosok dengan keras, akan memberikan hasil terbaik. Menggosok terlalu keras akan membahayakan email gigi dan gusi kita tanpa melepaskan sisa makanan dan plak yang menempel di gigi kita. Bente Hansen, seorang pakar di bidang menggosok gigi, mengatakan bahwa cara yang palingbaik untuk memegang sikat gigi adalah seperti kita memegang pulpen. “Dimulai dari satusudut dan gosok seluruh barisan gigi,” Jangan lupa menggosok lidah! Pada lidah biasanya terkandung banyak bakteri yang dapat menyebabkan bau mulut.
Pertanyaan 1: MENGGOSOK GIGI
Apakah yang direkomendasikan oleh peneliti dari Inggris?
A. Menggosok gigi sesering mungkin.
B. Jangan pernah mencoba untuk menggosok lidah kita.
C. Jangan menggosok gigi terlalu keras.
D. Gosoklah lidah lebih sering dari menggosok gigi.
SOAL KE 14
Pertanyaan : MENGGOSOK GIGI
Menurut Bente Hansen, mengapa kita harus menggosok lidah kita?
(a)
SOAL KE 15
Pada 16 November 2010, angklung diakui sebagai Warisan Budaya Kategori Tak Benda oleh UNESCO. Namun, pelestarian angklung di Indonesia tentu menghadapi hambatan. Perkara klasik seperti tidak adanya regenerasi, baik dari sisi seniman maupun perajin angklung, masih menjadi masalah utama. Bahkan, setelah lebih dari 10 tahun ditetapkan sebagai warisan budaya dunia, angklung tak banyak memiliki peminat dalam tataran generasi muda.
Padahal, perkembangan angklung di mancanegara justru menunjukkan kecenderungan positif. Angklung sedikitnya dimainkan di 131 negara, baik di sekolah maupun komunitas. Sebagai contoh, di Amerika Serikat, alat musik Sunda itu dimainkan di universitas-universitas di Pennsylvania dan Hawaii. Melihat hal itu, ada paradoks yang nyata: angklung diminati di negara lain, tetapi ditinggalkan di negara asalnya. Oleh karena itu, regenerasi pemain angklung di Indonesia saat ini perlu menjadi perhatian dari semua pihak. Pembuatan program pelestarian angklung juga menjadi hal yang penting. Angklung mungkin harus dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah dari jenjang dasar untuk menjaga kelestariannya.
Apakah gagasan utama paragraf pertama?
A. Ada berbagai hambatan dalam pelestarian angklung di Indonesia.
B. Angklung ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.
C. Angklung merupakan warisan budaya UNESCO yang sepi peminat.
D. Angklung sulit dilestarikan meskipun sudah jadi warisan budaya dunia.
SOAL KE-17
Mengonsumsi Buah yang Benar dan Sehat.
1. Disarankan mengonsumsi buah 20-30 menit sebelum makan. hal itu akan membuat penyerapan buah oleh tubuh menjadi maksimal. Buah juga akan menjadi detoks yang efektif untuk tubuh jika dikonsumsi dalam keadaan perut kosong. Sementara itu, mengonsumsi buah setelah makan akan membuat penyerapan tubuh atas fruktosa menjadi lebih lambat sehingga memicu begah, bahkan diare atau sakit perut.
2. Disarankan makan buah satu jam sebelum berolahraga karena buah akan menjadi suntikan nutrisi yang baik dan meningkatkan energi tubuh tanpa membuat kekenyangan atau mual.
3. Buah segar jauh lebih baik. Buah-buahan memang kaya akan serat dan berbagai vitamin. Namun, tidak demikian dengan buah kalengan, buah beku, atau buah yang telah diproses. Buah yang seperti ini umumnya memiliki kandungan gula yang sangat tinggi, bahkan dapat pula mengandung pengawet atau bahan kimia tambahan lain yang bisa membahayakan tubuh.
Berdasarkan pernyataan pada poin 3, dapat diasumsikan bahwa.....
A. Buah kalengan atau buah beku tidak dapat dikonsumsi karena berbahaya.
B. Buah dengan kandungan gula yang tinggi membahayakan kesehatan tubuh.
C. Kandungan yang tidak baik untuk tubuh mungkin terdapat pada buah beku.
D. Pengawet atau bahan kimia tambahan pada buah kalengan atau buah beku menyebabkan buah tidak baik dikonsumsi.
SOAL KE 18
(BACALAH SOAL KE - 17 DI ATAS)
Berdasarkan bacaan tersebut dapat disimpulkan bahwa....
A. Buah segar harus dikonsumsi karena kaya serat dan berbagai vitamin.
B. Buah mengandung vitamin dan merupakan detoks yang efektif bagi tubuh.
C. Konsumsi buah usai makan membuat penyerapan buah oleh tubuh tidak maksimal.
D. Mengonsumsi buah tepat sebelum berolahraga dapat meningkatkan energi.
/
SOAL KE 19
(BACA SOAL KE-17)
Kalimat dalam teks tersebut yang merupakan opini adalah....
A. Disarankan makan buah satu jam sebelum berolahraga karena buah akan menjadi suntikan nutrisi yang baik dan meningkatkan energi tubuh tanpa membuat kekenyangan atau mual.
B. Buah juga akan menjadi detoks yang efektif untuk tubuh jika dikonsumsi dalam keadaan perut kosong.
C. Buah beku memiliki kandungan gula yang tinggi.
D. Buah segar jauh lebih baik. Buah-buahan memang kaya akan serat dan berbagai vitamin.
SOAL KE 20
Setiap hari para pengembang membanjiri media dengan iklan-iklan kawasan perumahan yang mereka jual. Bahkan, iklan rumah kini juga mudah ditemukan di media sosial seperti Facebook dan Instagram. Tapi, tahukah Anda bahwa masyarakat Indonesia ternyata lebih banyak yang membangun sendiri rumah mereka ketimbang membelinya dari developer? Jumlahnya sangat besar. Dari total 57 juta rumah tangga Indonesia yang memiliki rumah, 80 persen di antaranya membangun sendiri rumah mereka. Hanya lima persen atau sekitar 2,7 juta yang membeli rumah melalui program pengembang.
Hal itu tergambar dalam laporan "Statistik Perumahan dan Permukiman 2019" yang dipublikasikan Badan Pusat Statistik (BPS). Data BPS juga mencatat, jumlah rumah tangga yang mendapatkan rumah dari warisan, hibah, dan lain-lain memiliki persentase yang lebih besar, yaitu sembilan persen dibandingkan dengan mereka yang membeli dari pengembang dan bukan pengembang, masing-masing lima persen dan enam persen.
Berdasarkan pemahamanmu terhadap bacaan tersebut, manakah pernyataan yang tepat?
A. Iklan rumah kini sulit ditemukan di media sosial seperti Facebook dan Instagram.
B. Masyarakat Indonesia ternyata lebih sedikit yang membangun sendiri rumah mereka ketimbang membelinya dari developer.
c. Hanya lima persen atau sekitar 2,7 juta yang membeli rumah melalui pengembang.
D. Sebesar 90 persen rumah tangga di Indoensia membagun sendiri rumah mereka
