NEW
Font size
WorksheetsBahasa Indonesia
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Bacalah paragraf-paragraf di bawah ini dengan cermat!
1) Tiang bendera yang berdiri tegak di pinggir lapangan upacara itu terbuat dari besi. Tinggi tiang itu sekitar 7 meter. Tiang tersebut dicat putih. Di ujung tiang terlihat sang merah putih berkibar. Bendera tersebut baru saja dikibarkan pada upacara Senin pagi.
2) Pergilah Ariel ke pasar menggunakan sepeda bututnya, sesampainya di pasar dibelilah kebutuhan-kebutuhan hidupnya bersama sang ayah yang sakit-sakitan. Setelah semua barang terbeli ia kembali mengayuh sepeda tuanya menuju rumahnya yang hanya berupa gubuk di pinggir sungai.
3) Di rumahlah kita memiliki waktu terbanyak untuk bercengkerama dengan keluarga. Agar selalu nyaman bersama keluarga, rumah haruslah selalu bersih dan sedap dipandang. Oleh karena itu, janganlah kita malas untuk selalu membersihkan rumah setiap hari.
4) Setelah selesai digunakan, komputer haruslah dimatikan agar tidak menyala terus. Sama seperti prosedur menyalakan komputer, cara mematikan komputer juga memerlukan prosedur agar komputer tidak cepat mengalami kerusakan.
Paragraf yang termasuk cuplikan teks deskripsi yaitu ditandai dengan nomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
RUMAH TONGKONAN
Tongkonan adalah rumah adat masyarakat Toraja. Tongkonan berasal dari kata tongkon yang artinya duduk bersama-sama. Suku Toraja yang memiliki rumah adat, kini merupakan salah satu ikon suku Toraja selain upacara pemakamannya. Toraja termasyhur oleh karena rumah adatnya yang unik dan cantik. Oleh kerena arsitekturnya yang menarik, tongkonan kemudian dinobatkan sebagai rumah adat Toraja. Tongkonan berada di antara pohon- pohon bambu di puncak bukit. Tongkonan terletak sekitar dua belas kilometer ke arah utara dari Rantepao. Memasuki Rantepao akan kita temui tongkonan berjajar rapi dan indah. Seakan menyambut dengan ramah setiap pengunjung yang datang.
Rumah adat yang satu ini terbuat daru kayu yang bagus dan dihiasi denngan apik. Hiasan terdapat pada badan rumah dan atap rumah. Ukiran di sekujur bagian rumah menambah cantik bangunan ini. Ukiran yang menghias sekujur bangunan bermotif garis-garis lengkung yang KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LOMBOK TENGAH KELOMPOK KERJA MADRASAH (KKM) MTs. KECAMATAN PRAYA harmonis. Rumah adat yang berjenis rumah panggung ini juga terbuar dari kayu yang kokoh. Bukan kayu sembarang tentunya. Jenis kayu yang digunakan untuk membuat tongkonan kabarnya memiliki kualitas juara dan hanya ditemukan di wilayah Sulawesi selatan saja. Tanpa vernis dan politur, kayu rumah tongkonan tetap awet hingga ratusan tahun. Suku Toraja juga menghias atap tersebut dengan tanduk kerbau. Kerbau memang perlambang kebangsawanan suku Toraja. Atap rumah tongkonan melengkung menyerupai perahu, terdiri atas susunan bambu. Tongkonan tersebut didekorasi dengan sejumlah tanduk kerbau yang ditancapkan di depan rumah adat. Di setiap banngunan bagian depan terdapat tanduk kerbau. Sungguh karya warisan budaya Indonesia. Kita bangga memiliki warisan budaya dengan nilai arsitek yang tinggi dan unik. Rumah adat tongkonan warisan budaya yang perlu kita jaga.
Berdasarkan teks di atas, objek teks deskripsi tersebut adalah…..
A. Rumah adat yang terbuat dari bahan kayu yang bagus dan hiasan indah
B. Kita bangga kalau tinggal di tanah Toraja karena memiliki rumah yang unik
C. Tongkonan merupakan rumah adat bagi masyarakat Toraja sebagai warisa budaya
D. Rumah tersebut tidak perlu divernis maupun dipolitur sampai ratusan tahun lamanya.
RUMAH TONGKONAN
Tongkonan adalah rumah adat masyarakat Toraja. Tongkonan berasal dari kata tongkon yang artinya duduk bersama-sama. Suku Toraja yang memiliki rumah adat, kini merupakan salah satu ikon suku Toraja selain upacara pemakamannya. Toraja termasyhur oleh karena rumah adatnya yang unik dan cantik. Oleh kerena arsitekturnya yang menarik, tongkonan kemudian dinobatkan sebagai rumah adat Toraja. Tongkonan berada di antara pohon- pohon bambu di puncak bukit. Tongkonan terletak sekitar dua belas kilometer ke arah utara dari Rantepao. Memasuki Rantepao akan kita temui tongkonan berjajar rapi dan indah. Seakan menyambut dengan ramah setiap pengunjung yang datang.
Rumah adat yang satu ini terbuat daru kayu yang bagus dan dihiasi denngan apik. Hiasan terdapat pada badan rumah dan atap rumah. Ukiran di sekujur bagian rumah menambah cantik bangunan ini. Ukiran yang menghias sekujur bangunan bermotif garis-garis lengkung yang KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LOMBOK TENGAH KELOMPOK KERJA MADRASAH (KKM) MTs. KECAMATAN PRAYA harmonis. Rumah adat yang berjenis rumah panggung ini juga terbuar dari kayu yang kokoh. Bukan kayu sembarang tentunya. Jenis kayu yang digunakan untuk membuat tongkonan kabarnya memiliki kualitas juara dan hanya ditemukan di wilayah Sulawesi selatan saja. Tanpa vernis dan politur, kayu rumah tongkonan tetap awet hingga ratusan tahun. Suku Toraja juga menghias atap tersebut dengan tanduk kerbau. Kerbau memang perlambang kebangsawanan suku Toraja. Atap rumah tongkonan melengkung menyerupai perahu, terdiri atas susunan bambu. Tongkonan tersebut didekorasi dengan sejumlah tanduk kerbau yang ditancapkan di depan rumah adat. Di setiap banngunan bagian depan terdapat tanduk kerbau. Sungguh karya warisan budaya Indonesia. Kita bangga memiliki warisan budaya dengan nilai arsitek yang tinggi dan unik. Rumah adat tongkonan warisan budaya yang perlu kita jaga.
Jenis teks di atas adalah...
Teks deskripsi total
Teks deskripsi irisan
Teks deskripsi yang berdiri sendiri
Teks deskripsi yang menjadi bagian lain.
Bacalah teks berikut dengan cermat!
Museum merupakan lembaga yang ditujukan untuk masyarakat sebagai tempat untuk menyimpan, merawat, dan melestarikan warisan budaya masyarakat dengan tujuan penelitian, pembelajaran, ataupun untuk kesenangan atau hiburan.
Cuplikan teks deskripsi tersebut merupakan bagian ....
Identifikasi
Deskripsi bagian
Penyelesaian
Kesan dan harapan
Bacalah teks berikut dengan cermat! Luas bangunan MTs Darul Ittihad kira-kira sekitar dua ratus lima puluh dua meter persegi, yang terbagi menjadi empat lokal bangunan. Pertama kali memasuki sekolah ini kita akan menjumpai lokal bangunan pertama, yaitu ruang guru, kantor administrasi, dan ruang kegiatan siswa. Ruangan-ruangan tersebut berdiri sejajar memanjang satu sama lain. Setelah melewati kompleks bangunan pertama kita akan menemukan kompleks bangunan kelas yaitu, ruang kelas VII yang ada pada bagian utara, ruang kelas VIII pada bagian selatan dan kelas IX pada bagian barat.
Cuplikan deskripsi bagian tersebut dikembangkan berdasarkan ....
Ruang
Proses sesuatu berlangsung
Memfokuskan
Anggota bagian-bagian objek
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 6 dan 7!
(1) Gendang Beleq merupakan warisan seni tradisional Indonesia. (2) Sebagai warisan seni yang sangat berharga,kita hendaknya belajar memainkan Gendang Beleq. (3) Berikut adalah cara memainkan Gendang Beleq. (4) Alat ini dapat dimainkan oleh beberapa orang.
Cuplikan teks tersebut merupakan bagian dari teks prosedur ditandai dengan kalimat bernomor....
(1)
(2)
(3)
(4)
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 6 dan 7!
(1) Gendang Beleq merupakan warisan seni tradisional Indonesia. (2) Sebagai warisan seni yang sangat berharga,kita hendaknya belajar memainkan Gendang Beleq. (3) Berikut adalah cara memainkan Gendang Beleq. (4) Alat ini dapat dimainkan oleh beberapa orang.
Kalimat yang bersifat persuasif atau memengaruhi ditandai dengan nomor....
(1)
(2)
(3)
(4)
Bacalah gurindam di bawah ini untuk menjawab soal nomor 8 dan 9
"Berbaktilah kamu kepada ibumu, Niscaya surga akan bertemu"
Gurindam di atas berisi tentang ....
Bakti
Nasihat
Berkah
Harapan
Bacalah gurindam di bawah ini untuk menjawab soal nomor 8 dan 9
"Berbaktilah kamu kepada ibumu, Niscaya surga akan bertemu"
Larik kedua gurindam di atas terdiri dari ... suku kata.
7
8
9
10
Bacalah teks berikut dengan cermat ! Pada zaman dahulu kala hiduplahkeluargakura-kura yang sangat rukun. Akan tetapi, banyak di sekelilingmereka yang iridengankeluargakura-kura. Suatuhari, Bara si Kura-kurainginpergimencarimakan. Saat di jalan Bara bertemudenganRodisi Kuda. “Heikamu, kura-kura yang lambatsinikamu!”
Teks tersebut termasuk teks fabel karena ....
Menceritakan kisah hidup seseorang
Berisi tentang penggambaran karakter tokoh
Menceritakan asal-usul terjadinya suatu tempat
Menggunakan tokoh hewan yang dapat bertingkah seperti manusia
Bacalah kalimat-kalimat berikut dengan cermat!
(1) Usia remaja yang berkisar antara 10-21 tahun merupakan fase transisi dari anak anak ke masa awal dewasa. Pada usia remaja anak cenderung mencari identitas dirinya
(2) Hujan terbentuk melalui beberapa tahapan. Pembentukan hujan diawali dengan proses penguapan air oleh sinar matahari. Matahari yang menyinari bumi dapat menimbulkan efek panas sehingga menyebabkan air danau, sungai , dan laut menguap ke udara.
(3) Lombok Tengah..Puncak peringatan “Bau Nyale” di Seger kabupaten Lombok Tengah dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 20 Februari 2022.
(4) Ada yang menarik dari novel ini. Mungkin karena Pak Darwis Tere Liye adalah dosen di kampus saya, Universitas Indonesia. Maka latar yang ia sampaikan dalam novel ini benar benar saya rasakan layaknya dalam kehidupan nyata.
Kalimat yang termasuk teks berita adalah ....
(1)
(2)
(3)
(4)
Bacalah teks berikut!
Bencana banjir lumpur akibat jebolnya tanggulSitu Gintung di Tangerang Selatan menimbulkan berbagai macam penyakit. Beberapa penyakit yang timbul sesudah bencana adalah diare, tifus, leptospirosis, dan demam berdarah. Masalah kesehatan pada korban dan masyarakat di sekitar lokasi bencana harus diantisipasi. Beberapa penyakit itu muncul karena lingkungan kotor dan tercemar lumpur.
Pokok berita tersebut adalah ....
Beberapa penyakit muncul karena lingkungan
Bencana banjir lumpur akibat jebolnya tanggul
Masalah Kesehatan pada korban harus diperhatikan
Beberapa banjir lumpur menimbulkan berbagai penyakit.
Bacalah teks berikut!
Bencana banjir lumpur akibat jebolnya tanggulSitu Gintung di Tangerang Selatan menimbulkan berbagai macam penyakit. Beberapa penyakit yang timbul sesudah bencana adalah diare, tifus, leptospirosis, dan demam berdarah. Masalah kesehatan pada korban dan masyarakat di sekitar lokasi bencana harus diantisipasi. Beberapa penyakit itu muncul karena lingkungan kotor dan tercemar lumpur.
Latar/setting pada teks tersebut adalah...
Bogor
Jakarta
Bandung Selatan
Tangerang Selatan
Bacalah teks berikut!
Bencana banjir lumpur akibat jebolnya tanggulSitu Gintung di Tangerang Selatan menimbulkan berbagai macam penyakit. Beberapa penyakit yang timbul sesudah bencana adalah diare, tifus, leptospirosis, dan demam berdarah. Masalah kesehatan pada korban dan masyarakat di sekitar lokasi bencana harus diantisipasi. Beberapa penyakit itu muncul karena lingkungan kotor dan tercemar lumpur.
Penyakit yang ditimbulkan dari bencana banjir tersebut adalah....
DBD, panas, gatal-gatal
THT, radang tenggorokan, kusta dan buta.
Malaria, kaki gajah, kusta, dan memar-memar
Diare, tifus, leptuspirosis dan demam berdarah
Perhatikan iklan berikut!
Dibutuhkn karyawan kasir, maks 30 thn, min SMA. Syrt Ftocpy Ijazh, KTP, KK. Minat Hub. 0819367890
Iklan media cetak di atas termasuk iklan jenis....
surat kabar
kolom
display
baris
Perhatikan iklan berikut!
Dijual segera motor Honda Beat merah 2010. Kondisi bagus 10 juta nego. Hub.Rina 012345678910
Maksud iklan diatas adalah…
Dijual sebuah motor Honda Beat berwarna merah dengan harga Rp10.000.000,00 dan masih bisa ditawar dengan menghubungi Rina di nomor 012345678910.
Dicari sebuah motor berwarna merah dengan harga Rp10.000.000,00 dan masih bisa ditawar dengan menghubungi Rina di nomor 012345678910.
Dijual sebuah motor berwarna merah dengan harga Rp10.000.000,00 dan tidak bisa dinego dengan menghubungi Rina di nomor 012345678910.
Rina membutuhkan sebuah motor berwarna merah dengan harga yang bisa ditawar.
Berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri poster adalah ....
Adanya produk dan logo
Memiliki sasaran yang jelas
Tidak terbatas waktu
Foto dari produk
Perhatikanlah poster poster berikut dengan cermat! Jawablah soal nomor 18 dan 19
Berdasarkan medianya, teks (1) termasuk jenis iklan ....
Baris
Display
Kolom
Advertorial
Berdasarkan isinya, teks (2) termasuk iklan jenis ....
Iklan pemberitahuan
Iklan layanan masyarakat
Iklan penawaran
Iklan niaga
Bacalah paragraf berikut dengan cermat!
(1) Pada kegiatan B penulis mendapatkan hasil bahwa ketika beberapa tetes tinta dimasukan kedalam air, tinta akan bercampur air dalam beberapa menit tanpa diaduk. Tinta bercampur dengan air secara keseluruhan.
(2) Keindahan Pantai Kuta pun sudah terkenal sejak dahulu. Bahkan, para wisatawan mancanegara sudah meramaikan Pantai Kuta sejak awal tahun 1970-an. Hal tersebut tentu saja berdampak positif bagi masyarakat Bali secara umum, terutama terkait dengan kondisi ekonomi masyarakat setempat.
(3) Rubella, atau biasa disebut campak jerman adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus rubella. Gejala rubella yang paling utama adalah demam ringan dan bintik-bintik merah di kulit. Rubella sering terjadi pada bayi dan anak yang belum atau tidak diimunisasi.
(4) Pemerintah pusat akan mendorong pemerintah daerah di Sulawesi Tengah untuk mengaktifkan kembali aktivitas perekonomian. Selain itu, pemerintah pusat pun akan berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat Palu, Donggala, dan Sigi, yaitu jaringan listrik dan komunikasi.
Paragraf yang termasuk teks laporan percobaan ditandai dengan nomor ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
Teks pada tabel tersebut merupakan kutipan teks laporan percobaan bagian ....
Kajian pustaka
Prosedur kerja
Hasil percobaan
Pembahasan hasil percobaan
Berdasarkan data dalam tabel, setelah dimasukkan ke dalam larutan gula 15%, berat kentang mengalami ....
Kenaikan sebesar 5 gram
Kenaikan sebesar 35 gram
Penurunan sebesar 5,3 gram
Penurunan sebesar 0,4 gram
Bacalah paragraf berikut dengan cermat!
(1) Melalui media cetak dan elektronik kita dapat menyaksikan bagaimana para pengedar narkoba membangun jaringan secara intensif. Akibatnya, peredaran narkoba begitu merebak hingga ke daerah-daerah pelosok bahkan sampai ke lembaga pemasyarakatan.
(2) Mungkin banyak di antara hadirin yang belum memahami isu globalisasi. Untuk itu, kali ini saya ingin mengajak hadirin untuk mengingat kembali beberapa pola hidup yang dapat mengakibatkan globalisasi, apa pengaruhnya bagi kita semua, dan bagaimana kita menghadapi pengaruhnya.
(3) Idealnya, biaya pembangunan di suatu negara harusnya dibiayai oleh rakyat di negara tersebut melalui setoran pajak. Inilah mengapa dikatakan pajak sebagai harga diri bangsa. Karena pajak sebagai harga diri bangsa, seharusnya setiap wajib pajak merasa bangga setelah melakukan kewajibannya kepada negara.
(4) Langkah pertama adalah dengan memasukkan air hangat dengan takaran sesuai selera. Selanjutnya, mencelupkan teh gantung ke dalam gelas berisi air hangat. Jangan lupa memasukkan gula secukupnya kemudian aduk hingga larut. Teh siap di sajikan.
Paragraf tersebut yang bukan merupakan kutipan teks pidato persuasif adalah . . . .
(1)
(2)
(3)
(4)
Bacalah penggalan pidato berikut dengan cermat untuk menjawab soal nomor 24, 25 dan 26!
.... Untuk menghindari peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan peserta didik, kesadaran dan pengetahuan tentang bahaya narkoba perlu ditanamkan. Banyak cara yang dapat dilakukan, baik melalui penyampaian materi, forum diskusi, maupun dalam bentuk pemberian tugas tugassekolah.Pemberiantugassekolahdapatdilakukan guru dalambentuktugasmembuat poster, cerpen, atau tulisan yang bertema anti narkoba. Dengan cara-cara di atas secara tidak langsung para peserta didik akan mengenal dampak penyalahgunaan narkoba. Melalui pengenalan itu, terbentuklah pola piker untuk menjauhi penggunaan narkoba pada diri peserta didik.
Kutipan teks pidato tersebut bertopik ....
Antisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan peserta didik
Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di indonesia
Pemberlakuan hukuman bagi pengedar narkoba
Pemberantasan mata rantai peredaran narkoba
Bacalah penggalan pidato berikut dengan cermat untuk menjawab soal nomor 24, 25 dan 26!
.... Untuk menghindari peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan peserta didik, kesadaran dan pengetahuan tentang bahaya narkoba perlu ditanamkan. Banyak cara yang dapat dilakukan, baik melalui penyampaian materi, forum diskusi, maupun dalam bentuk pemberian tugas tugassekolah.Pemberiantugassekolahdapatdilakukan guru dalambentuktugasmembuat poster, cerpen, atau tulisan yang bertema anti narkoba. Dengan cara-cara di atas secara tidak langsung para peserta didik akan mengenal dampak penyalahgunaan narkoba. Melalui pengenalan itu, terbentuklah pola piker untuk menjauhi penggunaan narkoba pada diri peserta didik.
Kutipan teks pidato tersebut bertujuan mengajak pembaca/pendengar untuk ....
Membantu polisi dalam pemberantasan peredaran narkoba
Berupaya aktif dalam upaya penanganan penyalahgunaan narkoba
Mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan peserta didik
Mengajukan usul pemberlakukan hukuman seberat-beratnya kepada pengedar narkoba
Bacalah penggalan pidato berikut dengan cermat untuk menjawab soal nomor 24, 25 dan 26!
.... Untuk menghindari peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan peserta didik, kesadaran dan pengetahuan tentang bahaya narkoba perlu ditanamkan. Banyak cara yang dapat dilakukan, baik melalui penyampaian materi, forum diskusi, maupun dalam bentuk pemberian tugas tugassekolah.Pemberiantugassekolahdapatdilakukan guru dalambentuktugasmembuat poster, cerpen, atau tulisan yang bertema anti narkoba. Dengan cara-cara di atas secara tidak langsung para peserta didik akan mengenal dampak penyalahgunaan narkoba. Melalui pengenalan itu, terbentuklah pola piker untuk menjauhi penggunaan narkoba pada diri peserta didik.
Alasan orator (penyampai pidato) menghindari peredaran dan penyalahgunaan narkoba dengan cara pemberian tugas-tugas sekolah adalah ....
Mengenalkan cara mengatasi bahaya narkoba kepada peserta didik
Membentuk pola pikir peserta didik menjauhi penggunaan narkoba
Menanamkan sikap kerja sama peserta didik dalam pemberantasan narkoba
Mengefektifkan pembelajaran di kelas agar mencapai hasil belajar yang maksimal
Bacalah penggalan pidato berikut dengan cermat untuk menjawab soal nomor 27, 28, dan 29!
(1) Kebersihan lingkungan merupakan hal yang sangat penting guna menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitar. Lingkungan yang sehat akan meminimalisasi penyebaran penyakit dan akan memberikan kenyamanan saat berada di lingkungan tersebut. Hal tersebut berlaku pula untuk lingkup sekolah.
(2) Kenyamanan lingkungan sekolah menjadi faktor pendorong keberhasilan proses belajar mengajar. Dengan lingkungan sekolah yang nyaman, peserta didik dan guru memiliki kesempatan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.
(3) Maka dari itu, marilah kita sebagai warga sekolah dapat menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Mulailah dari diri sendiri, seperti membuang sampah pada tempatnya dan tidak meninggalkan barang barang di laci karena dapat menjadi sarang nyamuk.
(4) Dengan demikian, menjaga kebersihan lingkungan,khususnya di lingkungan sekolah, merupakan hal yang sangat penting dan bukan hal yang layak ditunda-tunda. Kelasku bersih, prestasi mudah diraih!
Bagian isi teks pidato persuasif yang berupa pendahuluan yang berisi pendapat atau sudut pandang orator (pernyataan posisi) adalah ditandai dengan nomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
Bacalah penggalan pidato berikut dengan cermat untuk menjawab soal nomor 27, 28, dan 29!
(1) Kebersihan lingkungan merupakan hal yang sangat penting guna menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitar. Lingkungan yang sehat akan meminimalisasi penyebaran penyakit dan akan memberikan kenyamanan saat berada di lingkungan tersebut. Hal tersebut berlaku pula untuk lingkup sekolah.
(2) Kenyamanan lingkungan sekolah menjadi faktor pendorong keberhasilan proses belajar mengajar. Dengan lingkungan sekolah yang nyaman, peserta didik dan guru memiliki kesempatan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.
(3) Maka dari itu, marilah kita sebagai warga sekolah dapat menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Mulailah dari diri sendiri, seperti membuang sampah pada tempatnya dan tidak meninggalkan barang barang di laci karena dapat menjadi sarang nyamuk.
(4) Dengan demikian, menjaga kebersihan lingkungan,khususnya di lingkungan sekolah, merupakan hal yang sangat penting dan bukan hal yang layak ditunda-tunda. Kelasku bersih, prestasi mudah diraih!
Bagian isi teks pidato persuasif yang berisi simpulan yang memperkuat pandangan orator (penguatan pernyataan posisi) adalah ditandai dengan nomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
(1) Kebersihan lingkungan merupakan hal yang sangat penting guna menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitar. Lingkungan yang sehat akan meminimalisasi penyebaran penyakit dan akan memberikan kenyamanan saat berada di lingkungan tersebut. Hal tersebut berlaku pula untuk lingkup sekolah.
(2) Kenyamanan lingkungan sekolah menjadi faktor pendorong keberhasilan proses belajar mengajar. Dengan lingkungan sekolah yang nyaman, peserta didik dan guru memiliki kesempatan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.
(3) Maka dari itu, marilah kita sebagai warga sekolah dapat menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Mulailah dari diri sendiri, seperti membuang sampah pada tempatnya dan tidak meninggalkan barang barang di laci karena dapat menjadi sarang nyamuk.
(4) Dengan demikian, menjaga kebersihan lingkungan,khususnya di lingkungan sekolah, merupakan hal yang sangat penting dan bukan hal yang layak ditunda-tunda. Kelasku bersih, prestasi mudah diraih!
Bagian isi teks pidato persuasif yang berisi ajakan orator kepada pendengarnya adalah di
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
Bacalah kalimat berikut dengan cermat!
(1) Sebagian besar pihak yang menjadi sponsor Asian Para Games 2018 sempat mengira ajang tersebut sama dengan Asian Games. (2) Dalam standar olimpiade saat ini, setiap medali emas yang menjadi hadiah bagi para atlit pemenang mengandung kadar emas sebesar 6 gram yang dicampur dengan perak sebesar 494 gram. (3) Lagu“Laskar Pelangi” memberikan inspirasi bahwa ”mimpi” bisa menjadi ”kunci” yang bisa digunakan untuk membuka harapan kita untuk ”menaklukan dunia” yang kemudian menjadi penyemangat untuk meraih cita-cita. (4) BNPB menyemprotkan cairan desinfektan melalui udara dengan metode water boming di titik lokasi gempa likuifaksi, Balaroa dan Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis, 18 Oktober 2018.
Kalimat yang termasuk teks tanggapan ditandai dengan nomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
Bacalah teks berikut dengan cermat untuk menjawab soal nomor 31 dan 32!
(1) Meskipun lukisan “Dini Hari”dibuat berdasarkan imajinasi pelukisnya, tetapi pemandangan alam yang dilukiskannya itu seolah-olah benar-benar ada dan bukan imajinasi.
(2) Bentuk benda-benda yang dilukiskan tidak beda dengan benda dalam kehidupan nyata.
(3) Namun, dari sisi komposisi tampilan lukisan tersebut terasa kurang lengkap.
(4) Lukisan hanya menampilkan unsure tumbuhan (pohon pinus dan rerumputan).
(5) Unsur-unsur kehidupan yang lain seperti binatang dan manusia tidak ditampilkan.
(6) Hal inilah yang menyebabkanlukisaniniterkesan “kering” atau “kuranglengkap”.
Kalimat berisi pujian dalam teks tersebut ditandai dengan nomor ....
A. (1) dan (2)
B. (3) dan (4)
C. (4) dan (5)
D. (5) dan (6)
(1) Meskipun lukisan “Dini Hari”dibuat berdasarkan imajinasi pelukisnya, tetapi pemandangan alam yang dilukiskannya itu seolah-olah benar-benar ada dan bukan imajinasi.
(2) Bentuk benda-benda yang dilukiskan tidak beda dengan benda dalam kehidupan nyata.
(3) Namun, dari sisi komposisi tampilan lukisan tersebut terasa kurang lengkap.
(4) Lukisan hanya menampilkan unsure tumbuhan (pohon pinus dan rerumputan).
(5) Unsur-unsur kehidupan yang lain seperti binatang dan manusia tidak ditampilkan.
(6) Hal inilah yang menyebabkanlukisaniniterkesan “kering” atau “kuranglengkap”.
Kalimat yang termasuk teks tanggapan ditandai dengan nomor ....
(1), (2), (3), (4)
(2), (3), (4), (5)
(3), (4), (5), (6)
(4), (5), (6), (1)
Bacalah teks berikut dengan cermat untuk menjawab soal nomor 33, 34, dan 35!
(1)
“5 Cm” adalah film drama Indonesia yang dirilis pada 12 Desember2012. Film ini merupakan film yang diadaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama karya Donny Dhirgantoro. Film yang disutradarai oleh Rizal Mantovani ini diperankan oleh Fedi Nuril sebagai Genta, Denny Sumargo sebagai Arial, Raline Shah sebagai Riani, Igor Saykoji sebagai Ian, Herjunot Ali sebagai Zafran, dan Pevita Pearce sebagai Adinda.
(2)
Film ini secara garis besar bercerita tentang persahabatan dan nasionalisme. Genta, Arial, Zafran, Riani, dan Ian adalah lima remaja yang telah menjalin persahabatan sepuluh tahun lamanya. Mereka memiliki karakter yang berbeda-beda. Suatu hari mereka berlima merasa jenuh dengan persahabatan mereka. Akhirnya, kelimanya memutuskan untuk berpisah, tidak saling berkomunikasi satu sama lain selama tiga bulan lamanya.
(3)
Selama tiga bulan berpisah mereka diliputi kerinduan. Selama itu pula banyak yang terjadi dalam kehidupan mereka berlima, sesuatu yang mengubah diri mereka masing-masing untuk lebih baik dalam menjalani kehidupan. Setelah tiga bulan berselang mereka berlima pun bertemu kembali dan merayakan pertemuan mereka dengan sebuah perjalanan penuh impian dan tantangan. Sebuah perjalanan hati demi mengibarkan Sang Saka Merah Putih di puncak tertinggi Jawa yaitu di Puncak Mahameru pada tanggal 17 Agustus. Sebuah perjalanan penuh perjuangan yang membuat mereka semakin mencintai Indonesia.
(4)
Judul film ini unik dan sederhana tetapi memiliki cerita yang sangat menakjubkan. Film ini dengan cerdas merekatkan karakter kuat pada masing-masing tokoh. Hal ini yang membuat “5 Cm” unggul dari film lain. Biasanya, pada permulaan film kita dibiarkan menebak seperti apa karakter para tokoh. Namun, pada film “5 Cm” kita tidak dibiarkan menebak sebab karakter tokoh sudah terbaca kuat di bagian awal.
(5)
Terdapat beberapa perbedaan antara novel dan film “5 Cm”. Dalam novel jalan cerita digambarkan sangat detail sedangkan dalam film ada beberapa bagian yang dikurangi. Demikian pula dalam penggambaran latar. Pada film Gunung Mahameru dan sekitarnya kurang diekspos secara luas, hanya sebagian yang kita lihat. Hal tersebut sangat jauh berbeda dengan penggambaran latar yang sama pada novel.
Bagian konteks pada teks tersebut ditandai dengan nomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
Bacalah teks berikut dengan cermat untuk menjawab soal nomor 33, 34, dan 35!
(1)
“5 Cm” adalah film drama Indonesia yang dirilis pada 12 Desember2012. Film ini merupakan film yang diadaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama karya Donny Dhirgantoro. Film yang disutradarai oleh Rizal Mantovani ini diperankan oleh Fedi Nuril sebagai Genta, Denny Sumargo sebagai Arial, Raline Shah sebagai Riani, Igor Saykoji sebagai Ian, Herjunot Ali sebagai Zafran, dan Pevita Pearce sebagai Adinda.
(2)
Film ini secara garis besar bercerita tentang persahabatan dan nasionalisme. Genta, Arial, Zafran, Riani, dan Ian adalah lima remaja yang telah menjalin persahabatan sepuluh tahun lamanya. Mereka memiliki karakter yang berbeda-beda. Suatu hari mereka berlima merasa jenuh dengan persahabatan mereka. Akhirnya, kelimanya memutuskan untuk berpisah, tidak saling berkomunikasi satu sama lain selama tiga bulan lamanya.
(3)
Selama tiga bulan berpisah mereka diliputi kerinduan. Selama itu pula banyak yang terjadi dalam kehidupan mereka berlima, sesuatu yang mengubah diri mereka masing-masing untuk lebih baik dalam menjalani kehidupan. Setelah tiga bulan berselang mereka berlima pun bertemu kembali dan merayakan pertemuan mereka dengan sebuah perjalanan penuh impian dan tantangan. Sebuah perjalanan hati demi mengibarkan Sang Saka Merah Putih di puncak tertinggi Jawa yaitu di Puncak Mahameru pada tanggal 17 Agustus. Sebuah perjalanan penuh perjuangan yang membuat mereka semakin mencintai Indonesia.
(4)
Judul film ini unik dan sederhana tetapi memiliki cerita yang sangat menakjubkan. Film ini dengan cerdas merekatkan karakter kuat pada masing-masing tokoh. Hal ini yang membuat “5 Cm” unggul dari film lain. Biasanya, pada permulaan film kita dibiarkan menebak seperti apa karakter para tokoh. Namun, pada film “5 Cm” kita tidak dibiarkan menebak sebab karakter tokoh sudah terbaca kuat di bagian awal.
(5)
Terdapat beberapa perbedaan antara novel dan film “5 Cm”. Dalam novel jalan cerita digambarkan sangat detail sedangkan dalam film ada beberapa bagian yang dikurangi. Demikian pula dalam penggambaran latar. Pada film Gunung Mahameru dan sekitarnya kurang diekspos secara luas, hanya sebagian yang kita lihat. Hal tersebut sangat jauh berbeda dengan penggambaran latar yang sama pada novel.
Bagian deskripsi pada teks tersebut ditandai dengan nomor ....
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(3) dan (4)
(4) dan (5)
Bacalah teks berikut dengan cermat untuk menjawab soal nomor 33, 34, dan 35!
(1) “5 Cm” adalah film drama Indonesia yang dirilis pada 12 Desember2012. Film ini merupakan film yang diadaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama karya Donny Dhirgantoro. Film yang disutradarai oleh Rizal Mantovani ini diperankan oleh Fedi Nuril sebagai Genta, Denny Sumargo sebagai Arial, Raline Shah sebagai Riani, Igor Saykoji sebagai Ian, Herjunot Ali sebagai Zafran, dan Pevita Pearce sebagai Adinda.
(2) Film ini secara garis besar bercerita tentang persahabatan dan nasionalisme. Genta, Arial, Zafran, Riani, dan Ian adalah lima remaja yang telah menjalin persahabatan sepuluh tahun lamanya. Mereka memiliki karakter yang berbeda-beda. Suatu hari mereka berlima merasa jenuh dengan persahabatan mereka. Akhirnya, kelimanya memutuskan untuk berpisah, tidak saling berkomunikasi satu sama lain selama tiga bulan lamanya.
(3) Selama tiga bulan berpisah mereka diliputi kerinduan. Selama itu pula banyak yang terjadi dalam kehidupan mereka berlima, sesuatu yang mengubah diri mereka masing-masing untuk lebih baik dalam menjalani kehidupan. Setelah tiga bulan berselang mereka berlima pun bertemu kembali dan merayakan pertemuan mereka dengan sebuah perjalanan penuh impian dan tantangan. Sebuah perjalanan hati demi mengibarkan Sang Saka Merah Putih di puncak tertinggi Jawa yaitu di Puncak Mahameru pada tanggal 17 Agustus. Sebuah perjalanan penuh perjuangan yang membuat mereka semakin mencintai Indonesia.
(4)Judul film ini unik dan sederhana tetapi memiliki cerita yang sangat menakjubkan. Film ini dengan cerdas merekatkan karakter kuat pada masing-masing tokoh. Hal ini yang membuat “5 Cm” unggul dari film lain. Biasanya, pada permulaan film kita dibiarkan menebak seperti apa karakter para tokoh. Namun, pada film “5 Cm” kita tidak dibiarkan menebak sebab karakter tokoh sudah terbaca kuat di bagian awal.
(5)Terdapat beberapa perbedaan antara novel dan film “5 Cm”. Dalam novel jalan cerita digambarkan sangat detail sedangkan dalam film ada beberapa bagian yang dikurangi. Demikian pula dalam penggambaran latar. Pada film Gunung Mahameru dan sekitarnya kurang diekspos secara luas, hanya sebagian yang kita lihat. Hal tersebut sangat jauh berbeda dengan penggambaran latar yang sama pada novel.
Bagian penilaian pada teks tersebut ditandai dengan nomor ....
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(3) dan (4)
(4) dan (5)
Teks 1 : menanggapi alur
Teks 2 : menanggapi penokohan
Teks 1 : berupa orientasi
Teks 2 : berupa deskripsi
Teks 1 : mengandung konflik tokoh dengan dirinya sendiri
Teks 2 : mengandung konflik antartokoh
Teks 1 : menjelaskan evaluasi tema
Teks 2 : menjelaskan deskripsi tema
Bacalah kalimat-kalimat berikut dengan cermat!
(1) Baju karya perancang ternama itu memang sangat menawan karena ditunjang oleh bahan yang digunakan, tetapi kreativitas desainnya tergolong biasa-biasa saja.
(2) Produk terbaru smartphone aXue sangat diminati konsumen yang suka dengan barang murahan.
(3) Sebagian besar lirik lagu yang dibawakan Iwan Fals sangat inspiratif karena mengantarkan isu-isu kemanusiaan dan nilai-nilai kebaikan.
(4) Teknik penggarapan film yang diangkat dari perjalanan hidup tokoh nasional ini patut diacungi jempol, tetapi dari sisi isi cerita tidak berisi sama sekali.
Pujian yang santun terdapat dalam kalimat yang ditandai dengan nomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
Cermati teks drama berikut untuk menjawab soal nomor 38 s.d 40!
(1) Mayor : Berapa lama lagi aku harus menunggu? Lihat semburat matahari sudah terlihat (sambil menggebrak meja)
(2) Kopral : Sabarlah sedikit, Pak.
(3) Mayor : Jangan ditawar lagi.
(4) Kopral : Apanya, Pak?
(5) Mayor : Kesabarannya! Sejak kemarin kesabaran saya habis. Sabar itu prinsip.Tidakbisa ditawar-tawar, ngerti?
(6) Kopral : Kalau begitu kuralat ucapanku tadi.
(7) Mayor : Ya, tapi pertanyaanku belum Bung di jawab. Berapa lama lagi? Semburat matahari sudah terlihat tu!
Latar waktu yang disertai bukti pada kutipan drama tersebut adalah ....
Siang hari bukti pada dialog nomor (7)
Pagi hari bukti dialog pada nomor (7)
Sore hari bukti pada dialog nomor (1)
Menjelang maghrib bukti pada dialog nomor (5)
Cermati teks drama berikut untuk menjawab soal nomor 38 s.d 40!
(1) Mayor : Berapa lama lagi aku harus menunggu? Lihat semburat matahari sudah terlihat (sambil menggebrak meja)
(2) Kopral : Sabarlah sedikit, Pak.
(3) Mayor : Jangan ditawar lagi.
(4) Kopral : Apanya, Pak?
(5) Mayor : Kesabarannya! Sejak kemarin kesabaran saya habis. Sabar itu prinsip.Tidakbisa ditawar-tawar, ngerti?
(6) Kopral : Kalau begitu kuralat ucapanku tadi.
(7) Mayor : Ya, tapi pertanyaanku belum Bung di jawab. Berapa lama lagi? Semburat matahari sudah terlihat tu!
Dialog pada kutipan teks drama di atas yang berisi kramagung ditandai dengan nomor…
(1)
(4)
(3)
(5)
Cermati teks drama berikut untuk menjawab soal nomor 38 s.d 40!
(1) Mayor : Berapa lama lagi aku harus menunggu? Lihat semburat matahari sudah terlihat (sambil menggebrak meja)
(2) Kopral : Sabarlah sedikit, Pak.
(3) Mayor : Jangan ditawar lagi.
(4) Kopral : Apanya, Pak?
(5) Mayor : Kesabarannya! Sejak kemarin kesabaran saya habis. Sabar itu prinsip.Tidakbisa ditawar-tawar, ngerti?
(6) Kopral : Kalau begitu kuralat ucapanku tadi.
(7) Mayor : Ya, tapi pertanyaanku belum Bung di jawab. Berapa lama lagi? Semburat matahari sudah terlihat tu!
1. Amanat yang tepat sesuai dengan kutipan teks drama di atas adalah….
Siang hari bukti pada dialog nomor (7)
Pagi hari bukti dialog pada nomor (7)
Sore hari bukti pada dialog nomor (1)
Menjelang maghrib bukti pada dialog nomor (5)
Bacalah kutipan teks drama berikut untuk menjawab soal nomor 41, 42, dan 43!
(1) Para pelaku:
Jidul : Anak laki laki berusia 15 tahun
Pak Pikun : Pembantu rumah tangga berumur 40 tahun
Ibu : Nyonya rumah berumur sekitar 40 tahun
Tritis : Gadis 18 tahun
(2) Kisah ini terjadi di sebuah ruang tamu keluarga yang cukup terpandang. Terdapat berbagai perlengkapan yang lazim di ruang tamu, tetapi yang terpenting ialah seperangkat meja dan kursi tamu.Dengan penuh keriangan, Si Jidul membersihkan meja dan kursi-kursi.
(3) Pak Pikun : (muncul langsung menuju ke arah Jidul) Ayo! Mana! Berikan kembali padaku! Ayo! Mana!
Jidul : (ber -ah uh, sambil memberikan isyarat ketidakmengertiannya)
Pak Pikun : Jangan berlagak bodoh! Siapa lagi yang mengambilnyakalau bukan kamu! Ayo Jidul kamu sembunyikan di mana, heh? Jidul
Ibu : (ber-ah uh semakin bingung dan takut ) : (muncul tergesa-gesa) Eh, ada apa Pak Pikun? Ada apa dengan Jidul?
Pak Pikun : Anak ini tidak bisa dikasihani, Bu! Dia mencuri lagi.Arlojiku hilang!
Ibu : Mencuri arloji? Kamu mencuri Jidul?
Jidul : (sambil ber-ah uh menggoyang goyangkan kepala dan tangannya)
Pak Pikun : Mungkir, ya! Padahal jelas Bu! Tadi saya mandi. Setelah itu, arloji saya tertinggal di kamar mandi, lalu dia masuk, entah mengapa. Lalu tiba-tiba arloji saya hilang (tangannya menunjuk Jidul).
Ibu Tritis : (melihat tangan Pak Pikun) O, arloji Pak Pikun hilang begitu? Lalu arloji yang Pak Pikun pakai di pergelangan tangan kanan itu punya siapa? (tertawa) : (Muncul dan langsung ikut tertawa) Lain waktu jangan main tuduh saja, Pak!
(4) Pak Pikun tertegun memandang pergelangan tangan kanannya. Dilepaskannya Si Jidul. Dengan sangat malu, ia berjalan tertegun tegun. Si Jidul pun tertawa dengan caranya sendiri.
Dialog pada kutipan teks drama di atas yang berisi kramagung ditandai dengan nomor...
(1)
(2)
(3)
(4)
Bacalah kutipan teks drama berikut untuk menjawab soal nomor 41, 42, dan 43!
(1) Para pelaku:
Jidul : Anak laki laki berusia 15 tahun
Pak Pikun : Pembantu rumah tangga berumur 40 tahun
Ibu : Nyonya rumah berumur sekitar 40 tahun
Tritis : Gadis 18 tahun
(2) Kisah ini terjadi di sebuah ruang tamu keluarga yang cukup terpandang. Terdapat berbagai perlengkapan yang lazim di ruang tamu, tetapi yang terpenting ialah seperangkat meja dan kursi tamu.Dengan penuh keriangan, Si Jidul membersihkan meja dan kursi-kursi.
(3) Pak Pikun : (muncul langsung menuju ke arah Jidul) Ayo! Mana! Berikan kembali padaku! Ayo! Mana!
Jidul : (ber -ah uh, sambil memberikan isyarat ketidakmengertiannya)
Pak Pikun : Jangan berlagak bodoh! Siapa lagi yang mengambilnyakalau bukan kamu! Ayo Jidul kamu sembunyikan di mana, heh? Jidul
Ibu : (ber-ah uh semakin bingung dan takut ) : (muncul tergesa-gesa) Eh, ada apa Pak Pikun? Ada apa dengan Jidul?
Pak Pikun : Anak ini tidak bisa dikasihani, Bu! Dia mencuri lagi.Arlojiku hilang!
Ibu : Mencuri arloji? Kamu mencuri Jidul?
Jidul : (sambil ber-ah uh menggoyang goyangkan kepala dan tangannya)
Pak Pikun : Mungkir, ya! Padahal jelas Bu! Tadi saya mandi. Setelah itu, arloji saya tertinggal di kamar mandi, lalu dia masuk, entah mengapa. Lalu tiba-tiba arloji saya hilang (tangannya menunjuk Jidul).
Ibu Tritis : (melihat tangan Pak Pikun) O, arloji Pak Pikun hilang begitu? Lalu arloji yang Pak Pikun pakai di pergelangan tangan kanan itu punya siapa? (tertawa) : (Muncul dan langsung ikut tertawa) Lain waktu jangan main tuduh saja, Pak!
(4) Pak Pikun tertegun memandang pergelangan tangan kanannya. Dilepaskannya Si Jidul. Dengan sangat malu, ia berjalan tertegun tegun. Si Jidul pun tertawa dengan caranya sendiri.
Dialog yang menunjukan bagian resolusi pada teks drama di atas adalah…
Jidul : (ber-ah uh semakin bingung dan takut)
Pak Pikun : Anak ini tidak bisa dikasihani Bu! Dia mencuri lagi.Arlojiku hilang.
Ibu : (melihat tangan Pak Pikun) O, arloji Pak Pikun hilang begitu?Lalu arloji yang Pak Pikun pakai di pergelangan tangan kanan itu punya siapa? (tertawa)
Tritis : (Muncul dan langsung ikut tertawa) lain waktu jangan main tuduh saja Pak!)
Bacalah kutipan teks drama berikut untuk menjawab soal nomor 41, 42, dan 43!
(1) Para pelaku:
Jidul : Anak laki laki berusia 15 tahun
Pak Pikun : Pembantu rumah tangga berumur 40 tahun
Ibu : Nyonya rumah berumur sekitar 40 tahun
Tritis : Gadis 18 tahun
(2) Kisah ini terjadi di sebuah ruang tamu keluarga yang cukup terpandang. Terdapat berbagai perlengkapan yang lazim di ruang tamu, tetapi yang terpenting ialah seperangkat meja dan kursi tamu.Dengan penuh keriangan, Si Jidul membersihkan meja dan kursi-kursi.
(3) Pak Pikun : (muncul langsung menuju ke arah Jidul) Ayo! Mana! Berikan kembali padaku! Ayo! Mana!
Jidul : (ber -ah uh, sambil memberikan isyarat ketidakmengertiannya)
Pak Pikun : Jangan berlagak bodoh! Siapa lagi yang mengambilnyakalau bukan kamu! Ayo Jidul kamu sembunyikan di mana, heh? Jidul
Ibu : (ber-ah uh semakin bingung dan takut ) : (muncul tergesa-gesa) Eh, ada apa Pak Pikun? Ada apa dengan Jidul?
Pak Pikun : Anak ini tidak bisa dikasihani, Bu! Dia mencuri lagi.Arlojiku hilang!
Ibu : Mencuri arloji? Kamu mencuri Jidul?
Jidul : (sambil ber-ah uh menggoyang goyangkan kepala dan tangannya)
Pak Pikun : Mungkir, ya! Padahal jelas Bu! Tadi saya mandi. Setelah itu, arloji saya tertinggal di kamar mandi, lalu dia masuk, entah mengapa. Lalu tiba-tiba arloji saya hilang (tangannya menunjuk Jidul).
Ibu Tritis : (melihat tangan Pak Pikun) O, arloji Pak Pikun hilang begitu? Lalu arloji yang Pak Pikun pakai di pergelangan tangan kanan itu punya siapa? (tertawa) : (Muncul dan langsung ikut tertawa) Lain waktu jangan main tuduh saja, Pak!
(4) Pak Pikun tertegun memandang pergelangan tangan kanannya. Dilepaskannya Si Jidul. Dengan sangat malu, ia berjalan tertegun tegun. Si Jidul pun tertawa dengan caranya sendiri.
Dialog yang menggunakan kalimat perintah pada kutipan drama di atas adalah ….
Pak Pikun : Jangan berlagak bodoh! Siapa lagi yang mengambilnya kalau kamu! Ayo!
Pak Pikun : Anak ini tidak bisa dikasihani Bu ! Dia mencuri lagi. Arlojiku hilang!
Pak Pikun : (muncul langsung menuju ke arah Jidul) Ayo! Mana! Berikan kembalipadaku! Ayo! Mana!
Tritis : (Muncul dan langsung ikut tertawa) lain waktu jangan main tuduh saja Pak!
Bacalah teks berikut dengan cermat untuk menjawab soal nomor 44, 45, 46 dan 47!
(1) Tanah di pekuburan umum itu masih basah ketika para pentakziah sudah pulang. Sementara Ogal masih duduk sambil sesekali menyeka air matanya. Ibu yang selama ini paling dia hormati dan cintai, tadi malam telah menghadap Tuhan Yang Maha Esa. (2) .... “Maksud Ibu?” Ogal tidak mengerti. “Ya, rupanya engkau ditakdirkan untuk aku asuh dan menjadi anak kami. Tetapi kami bertekad untuk menjadi orang tuamu, bukan sekedar orang tua asuh.” .... Sebenarnya Ogal masih ragu-ragu, apakah dia akan ikut Bu Tutik atau bertahan hidup dengan mandiri. Jika dia ikut Bu Tutik, tentu tidak dapat bekerja seperti ketika ia masih hidup bersama ibunya. Hal itu menjadikannya manja. Tetapi jika menolak kebaikan Bu Tutik, terasa tidak enak. Pengorbanan Ibu Guru itu sudah sedemikian besarnya. Dari pengalaman hidupnya selama ini, banyak hal yang dapat Ogal petik. Ia biasa bekerja keras, tidak suka menggantungkan diri pada orang lain. Ia juga biasa hidup sederhana sehingga tidak suka berfoya-foya.
(3) “Tapi, saya tidak enak kalau menganggur, Bu!” “Di rumahku engkau tidak mungkinmenganggur. Engkau bisa belajar menggunakankomputer, mengetik, nonton TV, danmemelihara kebun.” “Tapi, saya tidak bekerja, Bu!” “Pada hakikatnya engkau bekerja juga.memelihara kebun atau membantuku dirumah juga bekerja.” “Jadi, tidak harus menjajakan kue, Bu?”Bu Tutik mengangguk. “Kalau begitu, tolong carikan pekerjaanyang bisa saya lakukan.” Bu Tutik tersenyum. “Jangan khawatir.”
(4)Bu Tutik ternyata dapat memenuhiharapan Ogal. Banyak pekerjaan yang dapatdilakukan Ogal. Misalnya, memelihara kebun mangga, mencatat keluar masuknya barang, dan sebagainya. Kali ini Ogal tidak kalah sibuknya dengan sewaktu berada di desa nelayan. Bahkan, mungkin boleh dikatakan sangat sibuk. Pekerjaan di rumah Bu Tutik tidak hanya satu, melainkan sangat banyak. Walaupun begitu, Bu Tutik tidak pernah memaksa Ogal untuk bekerja. Semua itu hanya semata-mata menuruti keinginan Ogal.
Makna ungkapan menghadap Tuhan Yang Maha Esa pada bagian (1) teks tersebut adalah ....
Memohon dan berdoa
Berserah diri kepada Tuhan
Meninggal dunia
Merasa tidak berdaya
Bacalah teks berikut dengan cermat untuk menjawab soal nomor 44, 45, 46 dan 47!
(1) Tanah di pekuburan umum itu masih basah ketika para pentakziah sudah pulang. Sementara Ogal masih duduk sambil sesekali menyeka air matanya. Ibu yang selama ini paling dia hormati dan cintai, tadi malam telah menghadap Tuhan Yang Maha Esa. (2) .... “Maksud Ibu?” Ogal tidak mengerti. “Ya, rupanya engkau ditakdirkan untuk aku asuh dan menjadi anak kami. Tetapi kami bertekad untuk menjadi orang tuamu, bukan sekedar orang tua asuh.” .... Sebenarnya Ogal masih ragu-ragu, apakah dia akan ikut Bu Tutik atau bertahan hidup dengan mandiri. Jika dia ikut Bu Tutik, tentu tidak dapat bekerja seperti ketika ia masih hidup bersama ibunya. Hal itu menjadikannya manja. Tetapi jika menolak kebaikan Bu Tutik, terasa tidak enak. Pengorbanan Ibu Guru itu sudah sedemikian besarnya. Dari pengalaman hidupnya selama ini, banyak hal yang dapat Ogal petik. Ia biasa bekerja keras, tidak suka menggantungkan diri pada orang lain. Ia juga biasa hidup sederhana sehingga tidak suka berfoya-foya.
(3) “Tapi, saya tidak enak kalau menganggur, Bu!” “Di rumahku engkau tidak mungkinmenganggur. Engkau bisa belajar menggunakankomputer, mengetik, nonton TV, danmemelihara kebun.” “Tapi, saya tidak bekerja, Bu!” “Pada hakikatnya engkau bekerja juga.memelihara kebun atau membantuku dirumah juga bekerja.” “Jadi, tidak harus menjajakan kue, Bu?”Bu Tutik mengangguk. “Kalau begitu, tolong carikan pekerjaanyang bisa saya lakukan.” Bu Tutik tersenyum. “Jangan khawatir.”
(4)Bu Tutik ternyata dapat memenuhiharapan Ogal. Banyak pekerjaan yang dapatdilakukan Ogal. Misalnya, memelihara kebun mangga, mencatat keluar masuknya barang, dan sebagainya. Kali ini Ogal tidak kalah sibuknya dengan sewaktu berada di desa nelayan. Bahkan, mungkin boleh dikatakan sangat sibuk. Pekerjaan di rumah Bu Tutik tidak hanya satu, melainkan sangat banyak. Walaupun begitu, Bu Tutik tidak pernah memaksa Ogal untuk bekerja. Semua itu hanya semata-mata menuruti keinginan Ogal.
Bukti karakter Ogal adalah seorang pekerja keras sesuai dengan bagian (3) teks tersebut adalah ...
Ogal tidak mau meninggalkan pekerjaan lamanya sebagai penjaja kue..
Ogal memenuhi permintaan Bu Tutik untuk belajar lebih giat lagi.
Ogal meminta pekerjaan untuk dirinya kepada Bu Tutik.
Ogal tidak ingin dirinya menjadi beban Bu Tutik
Bacalah teks berikut dengan cermat untuk menjawab soal nomor 44, 45, 46 dan 47!
(1) Tanah di pekuburan umum itu masih basah ketika para pentakziah sudah pulang. Sementara Ogal masih duduk sambil sesekali menyeka air matanya. Ibu yang selama ini paling dia hormati dan cintai, tadi malam telah menghadap Tuhan Yang Maha Esa. (2) .... “Maksud Ibu?” Ogal tidak mengerti. “Ya, rupanya engkau ditakdirkan untuk aku asuh dan menjadi anak kami. Tetapi kami bertekad untuk menjadi orang tuamu, bukan sekedar orang tua asuh.” .... Sebenarnya Ogal masih ragu-ragu, apakah dia akan ikut Bu Tutik atau bertahan hidup dengan mandiri. Jika dia ikut Bu Tutik, tentu tidak dapat bekerja seperti ketika ia masih hidup bersama ibunya. Hal itu menjadikannya manja. Tetapi jika menolak kebaikan Bu Tutik, terasa tidak enak. Pengorbanan Ibu Guru itu sudah sedemikian besarnya. Dari pengalaman hidupnya selama ini, banyak hal yang dapat Ogal petik. Ia biasa bekerja keras, tidak suka menggantungkan diri pada orang lain. Ia juga biasa hidup sederhana sehingga tidak suka berfoya-foya.
(3) “Tapi, saya tidak enak kalau menganggur, Bu!” “Di rumahku engkau tidak mungkinmenganggur. Engkau bisa belajar menggunakankomputer, mengetik, nonton TV, danmemelihara kebun.” “Tapi, saya tidak bekerja, Bu!” “Pada hakikatnya engkau bekerja juga.memelihara kebun atau membantuku dirumah juga bekerja.” “Jadi, tidak harus menjajakan kue, Bu?”Bu Tutik mengangguk. “Kalau begitu, tolong carikan pekerjaanyang bisa saya lakukan.” Bu Tutik tersenyum. “Jangan khawatir.”
(4)Bu Tutik ternyata dapat memenuhiharapan Ogal. Banyak pekerjaan yang dapatdilakukan Ogal. Misalnya, memelihara kebun mangga, mencatat keluar masuknya barang, dan sebagainya. Kali ini Ogal tidak kalah sibuknya dengan sewaktu berada di desa nelayan. Bahkan, mungkin boleh dikatakan sangat sibuk. Pekerjaan di rumah Bu Tutik tidak hanya satu, melainkan sangat banyak. Walaupun begitu, Bu Tutik tidak pernah memaksa Ogal untuk bekerja. Semua itu hanya semata-mata menuruti keinginan Ogal.
Pada bagian (2) teks tersebut pengarang menggambarkanOgal sebagai tokoh yang tidak mau hidup berfoya-foya, yaitu dengan cara ....
Melalui perkataan tokoh Ogal
Melalui perasaan tokoh Ogal
Melalui ekspresi tokoh Bu Tutik
Pengarang menjelaskan secara langsung
Bacalah teks berikut dengan cermat untuk menjawab soal nomor 44, 45, 46 dan 47!
(1) Tanah di pekuburan umum itu masih basah ketika para pentakziah sudah pulang. Sementara Ogal masih duduk sambil sesekali menyeka air matanya. Ibu yang selama ini paling dia hormati dan cintai, tadi malam telah menghadap Tuhan Yang Maha Esa. (2) .... “Maksud Ibu?” Ogal tidak mengerti. “Ya, rupanya engkau ditakdirkan untuk aku asuh dan menjadi anak kami. Tetapi kami bertekad untuk menjadi orang tuamu, bukan sekedar orang tua asuh.” .... Sebenarnya Ogal masih ragu-ragu, apakah dia akan ikut Bu Tutik atau bertahan hidup dengan mandiri. Jika dia ikut Bu Tutik, tentu tidak dapat bekerja seperti ketika ia masih hidup bersama ibunya. Hal itu menjadikannya manja. Tetapi jika menolak kebaikan Bu Tutik, terasa tidak enak. Pengorbanan Ibu Guru itu sudah sedemikian besarnya. Dari pengalaman hidupnya selama ini, banyak hal yang dapat Ogal petik. Ia biasa bekerja keras, tidak suka menggantungkan diri pada orang lain. Ia juga biasa hidup sederhana sehingga tidak suka berfoya-foya.
(3) “Tapi, saya tidak enak kalau menganggur, Bu!” “Di rumahku engkau tidak mungkinmenganggur. Engkau bisa belajar menggunakankomputer, mengetik, nonton TV, danmemelihara kebun.” “Tapi, saya tidak bekerja, Bu!” “Pada hakikatnya engkau bekerja juga.memelihara kebun atau membantuku dirumah juga bekerja.” “Jadi, tidak harus menjajakan kue, Bu?”Bu Tutik mengangguk. “Kalau begitu, tolong carikan pekerjaanyang bisa saya lakukan.” Bu Tutik tersenyum. “Jangan khawatir.”
(4)Bu Tutik ternyata dapat memenuhiharapan Ogal. Banyak pekerjaan yang dapatdilakukan Ogal. Misalnya, memelihara kebun mangga, mencatat keluar masuknya barang, dan sebagainya. Kali ini Ogal tidak kalah sibuknya dengan sewaktu berada di desa nelayan. Bahkan, mungkin boleh dikatakan sangat sibuk. Pekerjaan di rumah Bu Tutik tidak hanya satu, melainkan sangat banyak. Walaupun begitu, Bu Tutik tidak pernah memaksa Ogal untuk bekerja. Semua itu hanya semata-mata menuruti keinginan Ogal.
Sudut pandang yang digunakan pengarang pada teks tersebut adalah ....
Sudut pandang orang pertama, pengarang sebagai pemeran pembantu
Sudut pandang orang pertama, pengarang sebagai pemeran utama
Sudut pandang orang ketiga, pengarang sebagai peninjau
Sudut pandang orang ketiga, pengarang serba tahu
Perhatikan teks berikut dengan seksama!
Betapa sulitnya seorang pecandu rokok untuk menghentikan kebiasaan merokoknya. Seberapa mahal pun haraga rokok tidk dapat menghentikan mereka. Misalnya di Malaysia, harga 20 batang rokok dapat setara dengan lima persen pendapatan buruh kasar. Di Sanghai, Cina, petani, perokok menghabiskan uang untuk membeli rokok lebih banyak daripada yang dipakai untuk membeli gandum, daging, dan buah-buahan sebagai kebutuhan utama mereka. Hentikan merokok sebelum candu rokok melekat pada diri Anda.
Simpulan yang tepat dari teks di atas adalah...
Harga rokok di Malaysia sangat mahal.
Pecandu rokok sulit berhenti dari kebiasaan merokoknya.
Kita harus menghentikan kebiasaan merokok agar tidak kecanduan.
Pengeluaran untuk membeli rokok lebih besar daripada untuk membeli kebutuhan pokok.
Dalam teks persuasi, yang dimaksud dengan rangkaian argumen adalah…
Pendapat penulis/pembicara terkait dengan isu yang dikemukakan pada bagian sebelumnya pada bagian ini dikemukakan pula sejumlah fakta yang memperkuat argumen itu.
Pengantar atau penyampaian tentang masalah yang menjadi dasar tulisan atau pembicaraannya itu.
Dorongan kepada pembaca atau pendengar untuk melakukan sesuatu.
Penegasan kembali.
Dalam teks persuasi, kita mengenal adanya opini dan fakta. Berikut yang merupakan contoh opini adalah . . . .
Merokok pada hakikatnya bukanlah suatu kebiasaan yang baik.
Di SPBU sudah umum dikenali papan larangan untuk merokok.
Di Indonesia, kebijakan tentang rokok jauh lebih longgar daripada negara-negara di Eropa Barat.
Di bandar Udara Ahmad Yani Semarang, para perokok disediakan tempat tertentu untuk merokok.
