wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal PP kelas 10 sem 2

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Istilah “Bhinneka Tunggal Ika” pertama kali dicetuskan oleh seorang tokoh bernama ...

a)

Gajah Mada

b)

Mpu Tantular

c)

Hayam Wuruk

d)

Ki Hajar Dewantara

e)

Ir. Soekarno

2.

Gotong royong dalam masyarakat multikultural dapat memperkuat integrasi sosial. Cara terbaik untuk meningkatkan kesadaran gotong royong dalam keberagaman adalah ...

a)

Menghukum orang yang tidak mau bergotong royong

b)

Mengadakan kompetisi antar kelompok dalam masyarakat

c)

Menanamkan nilai-nilai kebersamaan sejak dini melalui pendidikan

d)

Menerapkan peraturan ketat agar semua warga berpartisipasi

e)

Membatasi interaksi antar kelompok agar tidak terjadi konflik

3.

Kitab Sutasoma ditulis pada masa kerajaan ...

a)

Majapahit

b)

Sriwijaya

c)

Singasari

d)

Kediri

e)

Kutai

4.

Dalam suatu desa yang terdiri dari berbagai suku dan agama, warga sering melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan. Tindakan ini menunjukkan bahwa gotong royong dapat menjadi...

a)

Penghambat pembangunan karena melibatkan banyak orang

b)

Sarana pemisah antara kelompok yang berbeda dalam masyarakat

c)

Alat pemaksaan untuk mengikuti budaya tertentu

d)

Perekat sosial yang menguatkan persatuan dalam keberagaman

e)

Aktivitas yang mengutamakan kepentingan kelompok tertentu

5.

Tujuan dari semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” ialah ...

a)

Mempertegas kekuasaan raja

b)

Mempersatukan perbedaan dalam masyarakat

c)

Menyatukan agama-agama yang ada

d)

Menghapuskan budaya lokal

e)

Memperkuat kekuasaan para pemimpin

6.

Perilaku gotong royong dalam keberagaman menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk sosial. Implikasi dari pernyataan ini dalam kehidupan bermasyarakat adalah ...

a)

Manusia dapat hidup sendiri tanpa memerlukan bantuan orang lain

b)

Setiap individu wajib mengikuti aturan kelompok mayoritas

c)

Kebersamaan dan saling membantu menjadi kunci dalam kehidupan sosial

d)

Perbedaan dalam masyarakat harus dihindari agar tidak menimbulkan konflik

e)

Orang yang berbeda budaya sebaiknya hidup terpisah untuk menghindari gesekan

7.

Pada masa kerajaan Majapahit, semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” digunakan untuk menyatukan ...

a)

Suku-suku bangsa di Nusantara

b)

Kerajaan-kerajaan kecil di Jawa

c)

Agama Hindu dan Buddha

d)

Sistem ekonomi kerajaan

e)

Negara Indonesia dan India

8.

Dalam kitab Sutasoma, “Bhinneka Tunggal Ika” digunakan untuk menggambarkan hubungan antara...

a)

Kerajaan Majapahit dengan Sriwijaya

b)

Hindu dan Buddha dalam kehidupan masyarakat Majapahit

c)

Bangsa Indonesia dengan negara-negara tetangga

d)

Penguasa dan rakyat dalam sistem pemerintahan kerajaan

e)

Kepercayaan masyarakat Nusantara terhadap animisme dan dinamisme

9.

Kitab Sutasoma merupakan karya sastra yang ditulis dalam bentuk ...

a)

Prosa

b)

Puisi Kakawin

c)

Cerita rakyat

d)

Epos lisan

e)

Cerita pendek

10.

Peran Mpu Tantular dalam sejarah Majapahit sangat penting karena...

a)

Ia adalah raja yang menyatukan Nusantara di bawah kekuasaan Majapahit

b)

Ia menciptakan ajaran politik yang memperkuat kekuasaan Majapahit

c)

Ia menulis kitab Sutasoma yang mengajarkan toleransi dan persatuan

d)

Ia adalah panglima perang yang berhasil menaklukkan daerah-daerah baru

e)

Ia mendirikan sistem pendidikan berbasis keagamaan di Majapahit

11.

Istilah "Bhinneka Tunggal Ika" digunakan secara resmi sebagai semboyan negara Indonesia pada tahun ...

a)

1945

b)

1946

c)

1950

d)

1951

e)

1957

12.

Nama raja Majapahit yang memerintah saat Kitab Sutasoma ditulis ialah ...

a)

Hayam Wuruk

b)

Gajah Mada

c)

Raden Wijaya

d)

Tribhuwana Tunggadewi

e)

Sri Sultan Hamengkubuwono IX

13.

Kitab Sutasoma ditulis menggunakan bahasa ...

a)

Melayu Kuno

b)

Sanskerta

c)

Jawa Kuno

d)

Bali Kuno

e)

Yunani

14.

Makna simbolik dari Garuda yang mencengkeram pita bertuliskan “Bhinneka Tunggal Ika” adalah ...

a)

Kekuatan bangsa Indonesia

b)

Persatuan dalam keberagaman

c)

Keberanian rakyat Nusantara

d)

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat

e)

Kekayaan Negara Indonesia

15.

Dibawah ini yang bukan merupakan murid Sutasoma adalah...

a)

Ki Kesawa

b)

Raksasa Naga

c)

Raksasa Harimau

d)

Raksasa Gajah

e)

Ki Hajar Dewantara

16.

Pahlawan Indonesia yang pertama kali membawa istilah “Bhinneka Tunggal Ika” ke dalam rapat BPUPK ialah ...

a)

Mohammad Hatta

b)

Soepomo

c)

Ir. Soekarno

d)

Mohammad Yamin

e)

Ahmad Subarjo

17.

Semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” mengajarkan kita untuk ...

a)

Menghapus semua perbedaan

b)

Menyamaratakan seluruh warga negara

c)

Menyeragamkan semua budaya

d)

Mengutamakan satu kelompok tertentu

e)

Menghormati perbedaan dan tetap bersatu

18.

Dibawah ini yang merupakan bentuk implementasi dari semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” dalam kehidupan sehari-hari yaitu ...

a)

Memaksakan pendapat sendiri

b)

Merendahkan suku lain

c)

Menyeragamkan budaya lokal

d)

Menghargai perbedaan dan hidup berdampingan

e)

Membatasi pergaulan antar kelompok

19.

Agama yang dianut oleh Sutasoma adalah ...

a)

Buddha

b)

Konghucu

c)

Hindu

d)

Islam

e)

Katolik

20.

Nilai utama dari "Bhinneka Tunggal Ika" sangat relevan dalam menghadapi...

a)

Konflik antarsuku dan agama

b)

Perkembangan teknologi

c)

Masalah ekonomi global

d)

Persaingan dagang internasional

e)

Perang dunia

21.

Kegiatan gotong royong dilakukan secara bersama-sama. Mereka yang ikut bergotong royong tidak boleh mempedulikan perbedaan yang ada. Penerapan gotong royong sesuai dengan penerapan Pancasila sila ke ...

a)

Lima

b)

Tiga

c)

Dua

d)

Empat

e)

Satu

22.

Salah satu daerah di Indonesia terkena bencana alam gempa bumi, Asto ingin ikut serta dalam menolong korban bencana di daerah yang tertimpa gempa, akan tetapi lokasi bencana tersebut sangat jauh dari tempat tinggalnya. Gotong royong yang dapat Asto lakukan secara non fisik untuk menolong para korban adalah ...

a)

Memberikan donasi untuk menolong para korban

b)

Menangis seharian karena tidak ada hal yang dapat dilakukannya

c)

Memaksa orang tua untuk pergi ke lokasi bencana

d)

Tidak mempedulikan hal tersebut

e)

Meminjam uang kepada orang lain

23.

Sebagai makhluk sosial, manusia tidak dapat hidup sendiri. Manusia senantiasa membutuhkan bantuan orang lain. Hal ini menjadi fitrah manusia. Oleh karena itu, dalam kehidupan masyarakat memerlukan adanya ...

a)

Tenggang rasa

b)

Komunikasi

c)

Saling menghormati

d)

Kontrak sosial

e)

Gotong royong

24.

Tradisi memindahkan rumah secara gotong royong dalam masyarakat Suku Bugis, Sulawesi Selatan dinamakan ...

a)

Marsialapari

b)

Sinoman

c)

Ngayah

d)

Mapalette Bola

e)

Rambu Solo

25.

Tradisi suku Jawa meminta pertolongan kepada warga masyarakat untuk membantu keluarga yang sedang membutuhkan bantuan, seperti membantu hajatan perkawinan, upacara kematian, dan kepentingan-kepentingan lain disebut dengan tradisi ...

a)

Ngayah

b)

Sinoman

c)

Mapalette Bola

d)

Sambatan

e)

Arisan tenaga

26.

Berikut ini yang bukan merupakan nilai-nilai Pancasila yang tercermin dari gotong royong adalah ...

a)

Tolong-menolong

b)

Rela berkorban

c)

Individualistis

d)

Kekeluargaan

e)

Solidaritas

27.

Tradisi gotong royong Sinoman berasal dari daerah ...

a)

Jawa

b)

Bali

c)

Bangka Belitung

d)

Gorontalo

e)

Ambon

28.

Kata gotong royong berasal dari Bahasa Jawa yang terdiri dari 2 kata dasar yakni gotong dan royong. Dua kata ini memiliki arti yaitu ...

a)

Bersama-sama, pikul

b)

Angkat, bersama-sama

c)

Bersama-sama, angkat

d)

Angkat, pikul

e)

Pikul, bersama-sama

29.

Suatu pekerjaan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan disebut ...

a)

Musyawarah

b)

Gotong royong

c)

Kerja rodi

d)

Kompetisi

e)

Mufakat

30.

Dibawah ini yang bukan merupakan jenis gotong royong menurut Koentjoroningrat adalah ...

a)

Tolong menolong dalam aktivitas sekitar rumah tangga

b)

Tolong menolong dalam aktivitas pertanian

c)

Tolong menolong dalam ujian sekolah

d)

Tolong menolong dalam aktivitas persiapan pesta dan upacara adat

e)

Tolong menolong dalam peristiwa kecelakaan, bencana, dan kematian