wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

MR Inspektorat Madina

Total questions: 15

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Mendefinisikan risiko sebagai kemungkinan terjadinya sebuah kejadian yang dapat mempengaruhi pencapaian sasaran entitas. merupakan definisi Risiko yang dikutip dari :

a)

Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO)

b)

The International Organization for Standardization (ISO) 31000

c)

PP Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)

d)

Australian / New Zealand Risk Management Standard (AS/NZS 4360:2004)

2.

Aktifitas terkoordinasi yang dilakukan untuk mengarahkan dan mengelola organisasi dalam rangka menangani risiko, merupakan definisi manajemen risiko menurut :

a)

Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO)

b)

The International Organization for Standardization (ISO) 31000

c)

PP Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)

d)

Australian / New Zealand Risk Management Standard (AS/NZS 4360:2004)

3.

Terdapat empat Langkah dalam membangun Budaya manajemen risiko. Budaya manajemen risiko yang dibangun dengan melibatkan setiap pegawai untuk melaksanakan manajemen risiko, dan memformalkan tanggungjawab manajemen risiko dalam job description pegawai, merupakan makna dari:

a)

Tone from the top

b)

Accountabilty

c)

Effective communication and challenge

d)

Incentive

4.

Risiko yang disebabkan oleh kecurangan yang disengaja yang merugikan keuangan negara. Fraud meliputi: penggelapan aset (barang milik negara atau kas dan setara kas), korupsi (suap menyuap, gratifikasi, dan lain-lain) serta manipulasi laporan kinerja dan keuangan, dikategorikan sebagai risiko :

a)

Risiko penerimaan

b)

Risiko belanja

c)

Risiko strategi

d)

Risiko fraud

5.

Risiko yang disebabkan oleh kejadian dimana organisasi tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan peraturan perundangundangan dan ketentuan yang berlaku. Sumber risiko kepatuhan antara lain timbul karena kurangnya pemahaman atau kesadaran hukum terhadap ketentuan maupun peraturan perundang undangan yang berlaku umum. dikategorikan sebagai risiko :

a)

Risiko operasional

b)

Risiko reputasi

c)

Risiko kepatuhan

d)

Risiko strategi

6.

kegiatan menginventarisir peristiwa, penyebab dan dampak dari peristiwa risiko yang dapat menghalangi, menurunkan atau menunda pencapaian tujuan organisasi, merupakan definisi dari kegiatan:

a)

Identifikasi risiko

b)

Analisis risiko

c)

Evaluasi risiko

d)

Monitoring RTP

7.

Terdapat beberapa alternatif metodologi dalam identifikasi risiko, yang dimaksut dengan metode Root cause analysis adalah:

a)

Metodelogi dengan melakukan diskusi diantara para pihak yang terkait dan kompeten

b)

Metodologi dengan melakukan cek atas risiko yang tepat dari suatu daftar.

c)

Metodologi dengan meminta pendapat secara tertulis dari beberapa ahli yang tidak saling mengetahui pendapat pihak lainnya, lalu pendapat mereka disebar ke ahli lainnya untuk diminta pendapatnya kembali. Proses pengulangan bisa berlangsung beberapa kali.

d)

Metode yang digunakan untuk mencari akar sebab masalah, salah satunya yaitu dengan cara 5 why’s, yaitu menanyakan sebab hingga 5 kali.

8.

Metodologi dalam identifikasi risiko yang dilakukan melalui diskusi diantara para pihak yang terkait dan kompeten, merupakan metodologi:

a)

Root cause analysis

b)

Brainstorming

c)

Cause and effect analysis

d)

Delphi

9.

Yang dimaksut dengan Risiko Residual adalah:

a)

Tingkat risiko setelah adanya pengendalian, dilakukan dengan melakukan analisis nilai kemungkinan dan nilai dampak setelah adanya pengendalian.

b)

Risiko yang ada pada suatu entitas atau situasi sebelum dilakukan tindakan mitigasi atau tindakan pengendalian

c)

Nilai risiko berada pada tingkat yang dapat diterima, sehingga tidak perlu dilakukan penanganan risiko, namun kegiatan monitoring dan reviu dilaksanakan.

d)

Dokumen yang digunakan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko yang mungkin memengaruhi pencapaian tujuan.

10.

Budaya sadar risiko optimal dan manajemen risiko sudah menjadi pemampu organisasi dalam pencapaian sasaran unggulan, merupakan tingkat maturitas MR pada level:

a)

Risk managed

b)

Risk enabled

c)

Risk defined

d)

Risk aware

11.

Inspektorat Daerah sebagai penanggung jawab pengawasan, bertanggung jawab memberikan pengawasan dan konsultasi terkait penerapan pengelolaan risiko. Dalam melaksanakan tanggung jawabnya, Inspektorat Daerah melakukan kegiatan antara lain, kecuali:

a)

Memberikan layanan konsultasi penerapan pengelolaan risiko pada pemerintah daerah;

b)

Memberikan peringatan dini dan meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi Instansi Pemerintah;

c)

Membuat laporan semesteran dan tahunan kegiatan pembinaan pengelolaan risiko yang disampaikan kepada Kepala Daerah cq Sekretaris Daerah.Melaksanakan kegiatan reviu dan evaluasi terhadap rancang bangun serta implementasi pengelolaan risiko secara keseluruhan

d)

Melaksanakan kegiatan reviu dan evaluasi terhadap rancang bangun serta implementasi pengelolaan risiko secara keseluruhan.

12.

Ani mengikuti diklat Penyusunan Laporan keuangan untuk mampu menyusun laporan keuangan pemerintah daerah. karena saat ini di kantor sedang banyak kegiatan, Ani tetap diberi tugas oleh atasannya. Kemungkinan ia tidak dapat fokus dalam pelatihan, sehingga ia tidak paham menyusun laporan keuangan pemerintah daerah. Risiko yang dimiliki Ani adalah:

a)

Tidak dapat fokus dalam pelatihan

b)

Ani tetap diberi tugas oleh atasannya

c)

Tidak memahami materi pelatihan, sehingga tidak mampu menyusun Laporan Keuangan Pemda.

d)

Tidak mampu menyusun laporan keuangan pemerintah daerah

13.

Ani mengikuti diklat Penyusunan Laporan keuangan untuk mampu menyusun laporan keuangan pemerintah daerah. karena saat ini di kantor sedang banyak kegiatan, Ani tetap diberi tugas oleh atasannya. Kemungkinan ia tidak dapat fokus dalam pelatihan, sehingga ia tidak paham menyusun laporan keuangan pemerintah daerah. Yang menjadi Penyebab Risiko  adalah:

a)

Tidak dapat fokus dalam pelatihan

b)

Ani tetap diberi tugas oleh atasannya.

c)

Tidak memahami materi pelatihan, sehingga tidak mampu menyusun Laporan Keuangan Pemda.

d)

Tidak mampu menyusun laporan keuangan pemerintah daerah

14.

Berikut ini contoh risiko fraud adalah, kecuali:

a)

Kelebihan pembayaran

b)

Konflik of interest

c)

Kesalahan alokasi penganggaran

d)

Manipulasi laporan

15.

Jika ada 10 burung di atas pohon dan satu ditembak jatuh, berapa yang tersisa?

a)

9

b)

0

c)

10

d)

1