wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

OLIMPIADE ASWAJA SMA/MA/SMK TAHUN 2025 (BABAK FINAL)

Total questions: 50

Worksheet time: 48mins

Name
Class
Date
1.

Penasehat pengurus NU, terdiri atas para Kyai sepuh (Khash) atau tokoh yang telah memberikan pengabdian dan setia (loyal) kepada NU, dalam kepengurusan Nahdlatul Ulama disebut….

a)

Syuriyah

b)

Tanfidziyah

c)

Mustasyar

d)

Rais Aam

e)

A’wan

2.

Pemimpin tertinggi dalam Jam’iyah NU, terdiri atas para ulama dan para pakar yang ahli dalam hukum agama dan kemasyarakatan, dalam kepengurusan Nahdlatul Ulama disebut….

a)

Syuriyah

b)

Tanfidziyah

c)

Mustasyar

d)

Rais Aam

e)

A’wan

3.

Pengurus NU yang berfungsi sebagai pelaksana harian, terdiri atas para cendikiawan yang mempunyai kecakapan berorganisasi dan kemampuan melaksanakan tugas-tugas kepengurusan dengan baik, dalam kepengurusan Nahdlatul Ulama disebut….

a)

Syuriyah

b)

Tanfidziyah

c)

Mustasyar

d)

Rais Aam

e)

A’wan

4.

Berikut ini yang bukan Badan Otonom NU berbasis usia adalah….

a)

Ikatan Sarjana NU (ISNU)

b)

Muslimat NU.

c)

Fatayat NU.

d)

Ikatan Pelajar NU (IPNU).

e)

Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU)

5.

Badan Otonom NU yang berbasis profesi  antara lain di bawah ini adalah ….

a)

Muslimat NU

b)

Fatayat NU

c)

Persatuan Guru NU (PERGUNU)

d)

Ikatan Pelajar NU (IPNU)

e)

Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU).

6.

PERGUNU yaitu badan Otonom NU yang berfungsi untuk ….

a)

menghimpun warga NU yang berprofesi sebagai Qori/Qoriah atau hafidz/hafidzah.

b)

menghimpun warga NU yang berprofesi sebagai guru dan ustadz.

c)

menghimpun warga NU yang mengamalkan tharikat yang mu’tabar.

d)

menaungi warga NU yang berprofesi sebagai buruh.

e)

membantu pelaksanaan kebijakan Jam’iyah NU kepada sarjana dan kelompok intelektual.

7.

Lembaga NU tugasnya mengembangkan ilmu falak dan meneliti muncul dan tenggelamnya hilal (bulan), sebagai tanda awal atau akhir bulan Qomqriyqh adalah….

a)

Lembaga Dakwah (LDNU)

b)

Lembaga Bahtsul masail (LBMNU).

c)

Lembaga Ta’mirul Masajid (LTMNU).

d)

Lembaga Ta’lif wan Nasr (LTNNU)

e)

Lembaga Falakiyah (LFNU).

8.

Lembaga NU yang bertugas melaksanakan kebijakan NU dibidang pendidikan dan pengajaran formal adalah….

a)

LDNU

b)

LP Maarif  NU

c)

LPNU

d)

RMI

e)

LKKNU

9.

Lembaga NU yang bertugas melaksanakan kebijakan NU dibidang pengembangan pondok pesantren dan pendidikan keagamaan adalah....

a)

LDNU

b)

LP Maarif  NU

c)

LPNU

d)

RMI

e)

LKKNU

10.

Muktamar, Muktamar Luar Biasa (MLB), Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes), merupakan bentuk permusyawaratan NU ditingkat ....

a)

Daerah

b)

Nasional

c)

Wilayah

d)

Cabang

e)

Internasional

11.

Permusyawaratan tertinggi dalam organisasi NU, diselenggarakan oleh Pengurus Besar sekali dalam lima tahun, dihadiri dan diikuti oleh utusan Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang seluruh Indonesia serta Pengurus Cabang Istimewa di luar negeri disebut....

a)

Muktamar

b)

Muktamar Luar Biasa (MLB)

c)

Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama

d)

Konferensi Besar (Konbes)

e)

Konferensi Wilayah

12.

Apabila Rais Aam atau ketua umum Pengurus Besar melakukan pelanggaran sangat berat terhadap AD-ART NU. dan diusulkan oleh 50% plus satu dari jumlah wilayah dan cabang, maka dapat dilaksanakan permusyawaratan tingkat Nasional yaitu….

a)

Muktamar

b)

Muktamar Luar Biasa (MLB)

c)

Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama

d)

Konferensi Besar (Konbes)

e)

Konferensi Wilayah

13.

Konferensi wilayah, konferensi cabang, konferensi majelis wakil cabang dan konferensi ranting merupakan bentuk permusyawaratan tingkat ….

a)

Daerah

b)

Nasional

c)

Wilayah

d)

Cabang

e)

Internasional

14.

Forum permusyawaratan tertinggi untuk tingkat Wilayah (provinsi), yang membicarakan dan menetapkan; laporan pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Wilayah (PWNU), program kerja Wilayah 5 (lima) disebut ….

a)

Konferensi Wilayah

b)

Konferensi Cabang

c)

Konferensi Majelis Wakil Cabang

d)

Konferensi Ranting

e)

Konferensi Cabang Istimewa

15.

Forum permusyawaratan tertinggi untuk tingkat Cabang (kabupaten/kota), membicarakan dan menetapkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Cabang (PCNU), dan program kerja 5 (lima) tahun disebut ….

a)

Konferensi Wilayah

b)

Konferensi Cabang

c)

Konferensi Majelis Wakil Cabang

d)

Konferensi Ranting

e)

Konferensi Cabang Istimewa

16.

Musyawarah Nasional Alim Ulama diselenggarakan sekurang-kurangnya … kali dalam masa jabatan PBNU

a)

satu

b)

dua

c)

tiga

d)

empat

e)

lima

17.

Menjadi pusat pengembangan pendidikan yang mandiri, berkualitas dan profesional dalam bingkai paham Islam Ahlussunnah Waljama’ah adalah ... LP Maarif NU

a)

Motto

b)

Tujuan

c)

Visi

d)

Gagasan

e)

Falsafah

18.

Lembaga Pendidikan Maarif NU mempunyai tujuan yang ingin dicapai yaitu sebagai berikut. Kecuali….

a)

Menanamkan nilai-nilai paham Islam garis keras melalui jalur pendidikan dasar dan menengah formal;

b)

Menyediakan pendidikan yang bermutu yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat

c)

Mendorong terwujudnya penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan di lingkungan yang menghasilkan lulusan bermutu dan berakhlakul karimah

d)

Menyelenggarakan, memberikan bimbingan, pembinaan dan pelayanan dalam pengelolaan satuan dan kegiatan pendidikan

e)

Mensinergikan elemen-elemen masyarakat dan pemerintah untuk penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan yang mandiri

19.

Pimpinan Pusat Lembaga Pendidikan Maarif NU disahkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan berkedudukan di ....

a)

Ibu Kota Pusat Jakarta

b)

Ibu Kota Propinsi

c)

Ibu Kota Kabupaten/Kota

d)

Kecamatan

e)

Desa/Kelurahan

20.

Pimpinan Wilayah Lembaga Pendidikan Maarif NU merupakan perangkat departemensi dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) yang berkedudukan di….

a)

Ibu Kota Pusat Jakarta

b)

Ibu Kota Propinsi

c)

Ibu Kota Kabupaten/Kota

d)

Kecamatan

e)

Desa/Kelurahan

21.

Pimpinan Wilayah Lembaga Pendidikan Maarif NU mempertanggungjawabkan seluruh kegiatannya  kepada ….

a)

PBNU

b)

PWNU

c)

PCNU

d)

PMWCNU

e)

Pengurus Ranting NU

22.

Forum tertinggi Lembaga di tingkat wilayah, yang pesertanya terdiri dari Pengurus Lembaga Tingkat Wilayah, Cabang, dan perwakilan Majelis Wakil Cabang disebut....

a)

Rapat Kerja Nasional

b)

Rapat Kerja Wilayah

c)

Rapat Kerja Cabang

d)

Rapat Kerja MWC

e)

Rapat Kerja Ranting

23.

Dalam memahami konsep taqdir, perilaku warga Nahdlatul Ulama adalah ....

a)

Percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah atas ketentuan dan taqdir Allah. Akan tetapi manusia tetap berkewajiban melakukan ikhtiyar

b)

Percaya bahwa segala sesuatu adalah ketentuan Allah semata, manusia tidak wajib berusaha

c)

Percaya bahwa segala taqdir yang terjadi adalah akibat perbuatan manusia sendiri, tidak ada campur tangan Allah SWT

d)

Percaya bahwa segala taqdir yang terjadi tidak ada campur tangan Allah SWT dan tidak ada campur tangan manusia

e)

Semua jawaban benar

24.

Menjaga keseimbangan antara penggunaan dalil nagli dan dalil aqli serta berusaha sekuat tenaga menjaga kemurnian aqidah Islam, dalam konsep agama disebut ....

a)

Tawassuth

b)

Khurafat

c)

Tasamuh

d)

I’tidal

e)

Tawazun

25.

Aqidah Ahlussunah wal Jamaah ala Nahdlatil Ulama mengikuti konsep/ijtihad Imam  ....

a)

Abu Hasan Al Asy’ari dan Imam Al Ghozali

b)

Abu Mansyur Al Maturidi dan Imam Al Junaidi

c)

Imam Al Ghozali Imam Al Junaidi

d)

Washil bin Atho’ dan Imam Abu Hasan Al Asy’ari

e)

Abu Hasan Al Asy’ari dan Abu Mansyur Al Maturidi

26.

Intisari pengamalan dan penghayatan ajaran-ajaran agama Islam dalam rangka mencapai hakikat kebenaran, adalah inti ajaran  ....

a)

Tasawuf

b)

Ibadah

c)

Syari’ah

d)

Dzikir

e)

Aqidah

27.

Dalam kehidupan bermasyarakat warga nahdliyin harus mengusahakan terwjudnya ukhuwah, ittihad, dan tarahum. Arti dari ittihad adalah  ....

a)

Persaudaraan

b)

Persahabatan

c)

Persatuan

d)

Perbaikan

e)

Saling mengasihi

28.

Didalam menyikapi aneka ragam budaya dan memecahkan segala macam persoalan budaya, warga nahdliyin selalu bersikap dan berperilaku sebagai berikut, kecuali  ... 

a)

Proporsional- normative

b)

Adaftif-Akomodatif

c)

Obyektif-selektif

d)

Profokatif

e)

Elastis

29.

Dalam kitab Ihya' Ulummuddin, Imam Al-Ghazali menyebutkan bahwa tata cara berdoa sebagai berikut, kecuali ….

a)

Mengutamakan waktu-waktu yang mulia, seperti hari Arafah, bulan Ramadhan, hari Jum’at

b)

Mengutamakan keadaan-keadaan yang mulia, seperti waktu sujud

c)

Menghadap kiblat, mengangkat tangan, dan mengusap wajah dengannya pada akhir doa.

d)

Mengeraskan suara

e)

Penuh kekhusyu'an dan rasa takut

30.

Mengingat Allah SWT dengan maksud untuk mendekatkan diri kepadaNya disebut ....

a)

Do’a  

b)

Ma’unah

c)

Dzikir

d)

Hidayah

e)

Istighotsah

31.

Warga Nahdliyin dalam hidup bermasyarakat sangat menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama. . Kata yang bergaris bawah yang terdapat dalam isi khitthah NU disebut ….

a)

Tawassuth

b)

Tasammuh

c)

Tawazun

d)

Ukhuwah

e)

Al Ittihad

32.

Dalam hubungan bermasyarakat disamping persaudaraan, warga Nahdliyin  juga menjunjung tinggi persatuan, yang dalam istilah khitthah NU disebut….

a)

Tawassuth

b)

Tasammuh

c)

Tawazun

d)

Ukhuwah

e)

Al Ittihad

33.

Warga nahdliyin senantiasa berpegang teguh  dengan konsep persaudaraan, disamping persaudaraan muslim, terdapat persaudaraan kebangsaan yang disebut ukhuwah ….

a)

Islamiyah

b)

Nahdlyah

c)

Wathoniyah

d)

Insaniyah

e)

Wasliyah

34.

"Tidak mudah mengkafirkan sesama muslim karena perbedaan pemahaman keagamaan" sikap yang demikian merupakan sikap ….

a)

At Tawassuth Wal I'tidal

b)

At Tasamuh

c)

At Tawazun

d)

At Tabayyun

e)

At Tadabbur

35.

"Tidak mudah melupakan jasa orang lain setelah mencapai sukses dalam meniti karier dan pekerjaan" merupakan sikap ….

a)

At Tawassuth Wal I'tidal

b)

At Tasamuh

c)

At Tawazun

d)

At Tabayyun

e)

At Tadabbur

36.

Perwakilan NU yang duduk dalam Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia adalah.…

a)

KH. Hasyim Asy’ari

b)

KH. Wahab Hasbullah

c)

KH. Masykur

d)

KH. Wahid Hasyim

e)

KH. Zainal Arifin

37.

Visi perjuangan NU di bidang sosial dan kemasyarakatan merupakan intisari dari Khitthah, terutama pada butir ke (4) tentang sikap kemasyarakatan NU, mengembangkan Tri Ukhuwah Nahdliyah yaitu ukhuwah ….

a)

Islamiyah, Wathaniyah dan Basyariyah

b)

Jam’iyah, Wathaniyah dan Basyariyah

c)

Islamiyah, Insaniyah dan Basyariyah

d)

Syakhsiyah, Wathaniyah dan Basyariyah

e)

Islamiyah, Ubudiyah dan Basyariyah

38.

Dalam kehidupan kemasyarakatan NU memiliki ciri khas dan karakter khas yang ditunjukkan lewat sikap sebagai berikut, kecuali ….

a)

At Tawassud

b)

Al I’tidal

c)

At Tasamuh

d)

At Tawazun

e)

Amar Munkar

39.

Ali dalam kehidupan bermasyarakat senantiasa mengambil jalan tengah atau pertengahan, tidak bersikap ekstrem baik ekstrem kanan ( yang berkedok agama ) maupun ekstrem kiri (komunis). Perilaku yang diamalkan Ali disebut….

a)

Al i'tidal

b)

Attawazun

c)

Attasamuh

d)

Amar Makruf

e)

Attawasuth

40.

Umar selalu menedepankan sikap toleran terhadap perbedaan pandangan dalam masalah keagamaan, terutama masalah khilafiyah/furuiyyah, dan juga masalah yang berhubungan dengan sosial kebudayaan atau kemasyarakatan. Perilaku yang diamalkan Umar disebut….

a)

Al i'tidal

b)

Attawazun

c)

Attasamuh

d)

Amar Makruf

e)

Attawasuth

41.

Nahdlatul Ulama mengembangkan dan melakukan tiga jalur utama pendidikan, yaitu.…

a)

formal, madrasah, dan sekolah

b)

pesantren, madrasah, dan kursus

c)

pesantren, madrasah, dan sekolah

d)

pesantren, diniyah, dan sekolah

e)

pesantren, madrasah, dan pelatihan

42.

Tokoh yang sangat berjasa di bidang pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan beliau disebut Bapak Pendidikan Ma’arif NU adalah….

a)

KH.Abdur Rahman Wachid

b)

KH. Wahab Hasbullah

c)

KH. Bisri Samsuri

d)

KH. Wachid Hasyim

e)

KH. Ridlwan Abdullah

43.

Setiap warga nahdliyin harus yakin dan percaya sepenuhnya terhadap Nadlatul Ulama, bahwa Nahdlatul Ulama adalah satu-satunya jam’iyah yang mengajarkan tuntunan hidup yang benar. Perilaku dan Sikap Warga Nahdliyin di atas di sebut….

a)

Ats-Tsiqotu bi Nahdlatil Ulama

b)

Al-Amal bi Ta’limi Nahdlatil Ulama

c)

Al-Ma’rifah wal istiqon bi Nahdlatil Ulama

d)

Al-Jihad fi Sabili Nahdlatil Ulama

e)

Ash-Shabru fi Sabili Nahdlatil Ulama

44.

Setiap warga nahdliyin harus selalu bersemangat memperjuangkan Nahdlatul Ulama agar tetap lestari dan berkembang pesat di mana-mana. Perilaku dan sikap warga nahdliyin tersebut dikenal dengan nama ….

a)

Ats-Tsiqotu bi Nahdlatil Ulama

b)

Al-Amal bi Ta’limi Nahdlatil Ulama

c)

Al-Ma’rifah wal istiqon bi Nahdlatil Ulama

d)

Al-Jihad fi Sabili Nahdlatil Ulama

e)

Ash-Shabru fi Sabili Nahdlatil Ulama

45.

Dalam aktifitas perekonomian,setiap warga NU harus senantiasa mencerminkan nilai-nilai sebagai berikut, kecuali….

a)

Ad Dholimu

b)

As Shidqu

c)

Al Adalah

d)

At Ta’awun

e)

Al Amanah

46.

Kesungguhan dalam mematuhi dan melaksanakan pedoman berpolitik yang telah ditetapkan dalam Muktamar Nahdlatul Ulama adalah bentuk tanggung jawab warga NU bidang....

a)

Keagamaan

b)

Perekonomian

c)

Politik

d)

Kemasyarakatan

e)

Seni budaya

47.

Ciri-ciri atau perilaku khas warga nahdliyin dalam berpolitik adalah sebagai berikut, kecuali….

a)

Konstitusional

b)

Demokratis

c)

Taat hukum

d)

Humanisme-relegius

e)

Radikalis

48.

Ahmad berperilaku saling tolong-menolong, setia kawan, dan gotong royong atau hubungan timbal balik untuk saling memberi dan menerima. Perilaku Ahmad adalah mengamalkan prinsip.…  

a)

At Ta’awun

b)

As Shidqu

c)

Al Adalah

d)

Al Amanah

e)

At Tasamuh

49.

Fajrul senantiasa menghargai pendapat orang lain yang tidak sama dengan pendapat golongan atau pendapat sendiri. Perilaku yang dikembangkan fajrul dalam berpolitik disebut …

a)

Konstitusional

b)

Inkonstitusional

c)

Demokratis

d)

Relegius

e)

Humanisme

50.

Fatih adalah warga nahdliyin yang tidak perna berlaku apriori. Misalnya selalu menerima dan berpegang kepada yang lama dengan menolak segala macam yang baru atau sebaliknya selalu mengejar yang baru dan menghilangkan  yang lama. Perilaku yang diamalakan oleh Fatih dalam prinsip mengembangkan kebudayaan disebut…

a)

Proporsional

b)

Adaptif

c)

Normatif

d)

Obyektif

e)

Elastis