wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QUIZ SUPERVISI PEKSOS

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan supervisi dalam pekerjaan sosial?

a)

Kontrol penuh terhadap klien

b)

Pengawasan dan bimbingan dalam pekerjaan sosial

c)

Proses administrasi keuangan dalam organisasi sosial

d)

Evaluasi akhir dari suatu program sosial

2.

Siapa yang bertanggung jawab dalam proses supervisi dalam pekerjaan sosial?

a)

Klien

b)

Supervisor

c)

Asisten sosial

d)

Masyarakat umum

3.

Salah satu tujuan utama supervisi dalam pekerjaan sosial adalah:

a)

Mengurangi jumlah pekerja sosial

b)

Memastikan layanan sosial berjalan secara efektif

c)

Merancang kebijakan lembaga yang efektif

d)

Menghindari interaksi antara pekerja sosial dan klien

4.

Supervisi dalam pekerjaan sosial berfungsi sebagai:

a)

Pengendalian penuh terhadap pekerja sosial

b)

Penutupan lembaga sosial yang tidak efektif

c)

Penghapusan sistem kesejahteraan sosial yang merugikan klien

d)

Pengembangan keterampilan dan dukungan emosional bagi pekerja sosial

5.

Tiga fungsi utama dalam supervisi pekerjaan sosial adalah:

a)

Administrasi, edukatif, dan hukum

b)

Administrasi, sosial, dan politik

c)

Administratif, edukatif, dan suportif

d)

Administrasi, organisasi, dan suportif

6.

Apa fungsi utama dari supervisi administratif dalam pekerjaan sosial?

a)

Mengembangkan hubungan sosial dalam komunitas

b)

Menjamin efektivitas layanan dan kepatuhan terhadap kebijakan

c)

Meningkatkan pengaruh politik dalam lembaga sosial

d)

Mengurangi jumlah kasus yang ditangani oleh pekerja sosial

7.

Dalam supervisi pekerjaan sosial, fungsi edukatif bertujuan untuk:

a)

Memberikan pelatihan dan meningkatkan kompetensi pekerja sosial

b)

Mengontrol perilaku pekerja sosial secara ketat

c)

Memberikan dukungan kepada pekerja sosial

d)

Melakukan penilaian kinerja pekerja sosial

8.

Fungsi suportif dalam supervisi pekerja sosial berfokus pada:

a)

Pengurangan beban kerja supervisor

b)

Peningkatan jumlah klien yang dilayani

c)

Penguatan kesejahteraan emosional pekerja sosial

d)

Penempatan kerja pekerja sosial dan klien yang ditangani

9.

Menurut Kadushin & Harkness (2002), supervisi dalam pekerjaan sosial memiliki karakteristik:

a)

Proses interaksional dan layanan tidak langsung

b)

Kontrol mutlak terhadap seluruh keputusan pekerja sosial

c)

Fokus pada pemberian sanksi administratif

d)

Menjalin relasi dengan lembaga sosial

10.

Menurut NASW (1999), seorang supervisor pekerjaan sosial bertanggung jawab secara hukum terhadap:

a)

Keuangan lembaga sosial

b)

Semua aspek kebijakan organisasi

c)

Kualitas layanan yang diberikan oleh lembaga sosial

d)

Keputusan yang diambil oleh supervisee dalam menangani klien

11.

Bagaimana supervisi dapat membantu mengatasi burnout pada pekerja sosial?

a)

Menerapkan sanksi administratif pada pekerja sosial yang mengalami burnout

b)

Menghentikan layanan kepada klien yang terlalu menuntut

c)

Mengurangi jumlah kasus yang ditangani pekerja sosial

d)

Memberikan dukungan emosional dan mengurangi tekanan kerja

12.

Menurut Kadushin dan Harkness (2002), teori ekologi dalam supervisi pekerjaan sosial menekankan bahwa:

a)

Supervisi harus mempertimbangkan sistem yang lebih luas, termasuk komunitas dan organisasi

b)

Supervisi hanya berfokus pada hubungan antara supervisor dan pekerja sosial

c)

Lingkungan tidak berpengaruh dalam efektivitas supervisi

d)

Supervisi tidak boleh melibatkan organisasi atau komunitas

13.

Kode etik dalam supervisi pekerjaan sosial bertujuan untuk:

a)

Mengurangi interaksi antara pekerja sosial dan komunitas

b)

Membatasi akses klien terhadap layanan sosial

c)

Menjaga profesionalisme dan standar layanan dalam pekerjaan sosial

d)

Menghapus hierarki dalam supervisi pekerjaan sosial

14.

Faktor utama yang dapat menghambat efektivitas supervisi dalam organisasi sosial adalah:

a)

Terbatasnya keuangan yang tersedia dalam lembaga

b)

Tingginya tingkat dukungan dalam organisasi

c)

Peningkatan akses terhadap sumber daya profesional

d)

Kurangnya komunikasi antara supervisor dan supervisee

15.

Dalam pendekatan hierarkis, posisi supervisor dalam organisasi biasanya berada di:

a)

Level paling bawah dalam hierarki organisasi

b)

Posisi tertinggi dalam organisasi sosial

c)

Level menengah antara manajer dan pekerja sosial

d)

Berada pada manajemen organisasi

16.

Pendekatan "strengths-based supervision" berfokus pada:

a)

Peningkatan kontrol administratif atas pekerja sosial

b)

Peningkatan akses kegiatan supervisi

c)

Identifikasi dan penguatan kapasitas individu dalam proses supervisi

d)

Penerapan sanksi bagi pekerja sosial yang gagal dalam pekerjaannya

17.

Menurut Talcott Parsons (1951), tingkat managerial dalam hierarki supervisi berfungsi untuk:

a)

Meningkatkan interaksi sosial antara supervisor dan supervisee

b)

Melaksanakan kebijakan tanpa memediasi konflik dalam organisasi

c)

Memastikan setiap staf memiliki pemahaman seragam terkait nilai organisasi

d)

Menjalin hubungan antara organisasi dan lingkungan eksternal

18.

Apa tantangan utama dalam penerapan supervisi berbasis ekologi dalam pekerjaan sosial?

a)

Kurangnya pemahaman pekerja sosial tentang peran supervisi

b)

Kesulitan dalam mengintegrasikan berbagai sistem yang mempengaruhi pekerjaan sosial

c)

Minimnya keterlibatan supervisor dalam penentuan kebijakan organisasi

d)

Terbatasnya akses sumber daya dalam lembaga sosial

19.

Menurut teori ekologi dalam supervisi, faktor eksternal yang paling berpengaruh terhadap efektivitas supervisi adalah:

a)

Jumlah staf dalam organisasi

b)

Kebijakan sosial dan dinamika komunitas tempat lembaga sosial beroperasi

c)

Kualitas hubungan interpersonal antara pekerja sosial dan supervisor

d)

Struktur organisasi internal yang hierarkis

20.

Tantangan utama dalam supervisi pekerjaan sosial di era digital adalah:

a)

Meningkatnya akses terhadap sumber daya pelatihan

b)

Kesulitan dalam menjaga etika dan privasi dalam supervisi online

c)

A & B BENAR

d)

A & B SALAH