NEW
Font size
WorksheetsQUIZ SUPERVISI PEKSOS
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Apa yang dimaksud dengan supervisi dalam pekerjaan sosial?
Kontrol penuh terhadap klien
Pengawasan dan bimbingan dalam pekerjaan sosial
Proses administrasi keuangan dalam organisasi sosial
Evaluasi akhir dari suatu program sosial
Siapa yang bertanggung jawab dalam proses supervisi dalam pekerjaan sosial?
Klien
Supervisor
Asisten sosial
Masyarakat umum
Salah satu tujuan utama supervisi dalam pekerjaan sosial adalah:
Mengurangi jumlah pekerja sosial
Memastikan layanan sosial berjalan secara efektif
Merancang kebijakan lembaga yang efektif
Menghindari interaksi antara pekerja sosial dan klien
Supervisi dalam pekerjaan sosial berfungsi sebagai:
Pengendalian penuh terhadap pekerja sosial
Penutupan lembaga sosial yang tidak efektif
Penghapusan sistem kesejahteraan sosial yang merugikan klien
Pengembangan keterampilan dan dukungan emosional bagi pekerja sosial
Tiga fungsi utama dalam supervisi pekerjaan sosial adalah:
Administrasi, edukatif, dan hukum
Administrasi, sosial, dan politik
Administratif, edukatif, dan suportif
Administrasi, organisasi, dan suportif
Apa fungsi utama dari supervisi administratif dalam pekerjaan sosial?
Mengembangkan hubungan sosial dalam komunitas
Menjamin efektivitas layanan dan kepatuhan terhadap kebijakan
Meningkatkan pengaruh politik dalam lembaga sosial
Mengurangi jumlah kasus yang ditangani oleh pekerja sosial
Dalam supervisi pekerjaan sosial, fungsi edukatif bertujuan untuk:
Memberikan pelatihan dan meningkatkan kompetensi pekerja sosial
Mengontrol perilaku pekerja sosial secara ketat
Memberikan dukungan kepada pekerja sosial
Melakukan penilaian kinerja pekerja sosial
Fungsi suportif dalam supervisi pekerja sosial berfokus pada:
Pengurangan beban kerja supervisor
Peningkatan jumlah klien yang dilayani
Penguatan kesejahteraan emosional pekerja sosial
Penempatan kerja pekerja sosial dan klien yang ditangani
Menurut Kadushin & Harkness (2002), supervisi dalam pekerjaan sosial memiliki karakteristik:
Proses interaksional dan layanan tidak langsung
Kontrol mutlak terhadap seluruh keputusan pekerja sosial
Fokus pada pemberian sanksi administratif
Menjalin relasi dengan lembaga sosial
Menurut NASW (1999), seorang supervisor pekerjaan sosial bertanggung jawab secara hukum terhadap:
Keuangan lembaga sosial
Semua aspek kebijakan organisasi
Kualitas layanan yang diberikan oleh lembaga sosial
Keputusan yang diambil oleh supervisee dalam menangani klien
Bagaimana supervisi dapat membantu mengatasi burnout pada pekerja sosial?
Menerapkan sanksi administratif pada pekerja sosial yang mengalami burnout
Menghentikan layanan kepada klien yang terlalu menuntut
Mengurangi jumlah kasus yang ditangani pekerja sosial
Memberikan dukungan emosional dan mengurangi tekanan kerja
Menurut Kadushin dan Harkness (2002), teori ekologi dalam supervisi pekerjaan sosial menekankan bahwa:
Supervisi harus mempertimbangkan sistem yang lebih luas, termasuk komunitas dan organisasi
Supervisi hanya berfokus pada hubungan antara supervisor dan pekerja sosial
Lingkungan tidak berpengaruh dalam efektivitas supervisi
Supervisi tidak boleh melibatkan organisasi atau komunitas
Kode etik dalam supervisi pekerjaan sosial bertujuan untuk:
Mengurangi interaksi antara pekerja sosial dan komunitas
Membatasi akses klien terhadap layanan sosial
Menjaga profesionalisme dan standar layanan dalam pekerjaan sosial
Menghapus hierarki dalam supervisi pekerjaan sosial
Faktor utama yang dapat menghambat efektivitas supervisi dalam organisasi sosial adalah:
Terbatasnya keuangan yang tersedia dalam lembaga
Tingginya tingkat dukungan dalam organisasi
Peningkatan akses terhadap sumber daya profesional
Kurangnya komunikasi antara supervisor dan supervisee
Dalam pendekatan hierarkis, posisi supervisor dalam organisasi biasanya berada di:
Level paling bawah dalam hierarki organisasi
Posisi tertinggi dalam organisasi sosial
Level menengah antara manajer dan pekerja sosial
Berada pada manajemen organisasi
Pendekatan "strengths-based supervision" berfokus pada:
Peningkatan kontrol administratif atas pekerja sosial
Peningkatan akses kegiatan supervisi
Identifikasi dan penguatan kapasitas individu dalam proses supervisi
Penerapan sanksi bagi pekerja sosial yang gagal dalam pekerjaannya
Menurut Talcott Parsons (1951), tingkat managerial dalam hierarki supervisi berfungsi untuk:
Meningkatkan interaksi sosial antara supervisor dan supervisee
Melaksanakan kebijakan tanpa memediasi konflik dalam organisasi
Memastikan setiap staf memiliki pemahaman seragam terkait nilai organisasi
Menjalin hubungan antara organisasi dan lingkungan eksternal
Apa tantangan utama dalam penerapan supervisi berbasis ekologi dalam pekerjaan sosial?
Kurangnya pemahaman pekerja sosial tentang peran supervisi
Kesulitan dalam mengintegrasikan berbagai sistem yang mempengaruhi pekerjaan sosial
Minimnya keterlibatan supervisor dalam penentuan kebijakan organisasi
Terbatasnya akses sumber daya dalam lembaga sosial
Menurut teori ekologi dalam supervisi, faktor eksternal yang paling berpengaruh terhadap efektivitas supervisi adalah:
Jumlah staf dalam organisasi
Kebijakan sosial dan dinamika komunitas tempat lembaga sosial beroperasi
Kualitas hubungan interpersonal antara pekerja sosial dan supervisor
Struktur organisasi internal yang hierarkis
Tantangan utama dalam supervisi pekerjaan sosial di era digital adalah:
Meningkatnya akses terhadap sumber daya pelatihan
Kesulitan dalam menjaga etika dan privasi dalam supervisi online
A & B BENAR
A & B SALAH
