wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Pendekatan pembelajaran pada kurikulum 2013 adalah :

a)

pendekatan pembelajaran 5 M

b)

pendekatan pembelajaran menalar

c)

pendekatan pembelajaran aplikasi melalui projek

d)

pendekatan pembelajaran saintifik

2.

Berikut ini adalah pernyataan tentang Deep Learning

a)

kurikulum 2025 pengganti kurikulum merdeka

b)

model pembelajaran

c)

pendekatan pembelajaran

d)

skenario pembelajaran

3.

Pembelajaran mendalam atau deep learning merupakan pendekatan yang memuliakan dengan menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran yang :

a)

berkesadaran dan bermakna, melalui olah pikir,olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik dan terpadu

b)

berkesadaran, bermakna, dan berpikir kritis melalui olah pikir,olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik dan terpadu

c)

berkesadaran, bermakna, dan berinovasi melalui olah pikir,olah hati, olah rasa, dan olah raga secara hoistik dan terpadu

d)

berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui olah pikir,olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik dan terpadu

4.

Mendorong siswa untuk mengaitkan konsep baru yang akan diajarkan dengan konsep relevan sebelumnya yang sudah mereka ketahui adalah pernyataan dari

a)

pembelajaran berkesadaran

b)

pembelajaran yang menggembirakan

c)

pembelajaran bermakna

d)

pembelajaran menalar

5.

Suasana belajar yang positif, menyenangkan, menantang dan memotivasi, dimana peserta didik merasa dihargai atas keterlibatan dan kontribusinya dalam proses pembelajaran, merupakan prinsip pembelajaran

a)

mindfulnes learning

b)

meaningful learning

c)

joyful learning

d)

softful learning

6.

Pendekatan pembelajaran mendalam (PM) dalam proses pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui olah pikir,olah hati, olah rasa, dan olah raga. Adalah untuk mewujudka 8 profil lulusan yaitu :

a)

1.Beriman dan

bertaqwa pada

Tuhan YME

2.Kolaborasi

3.Kreatif

4.Mandiri

5.Berpikir kritis

6.Komunikasi

7.Kebudayaan

8.Kesehatan

b)

1.Beriman dan

bertaqwa pada

Tuhan YME

2.Kolaborasi

3.Kreatif

4.Mandiri

5.Berpikir kritis

6.Komunikasi

7.Kewargaan

8.Kebangsaan

c)

1.Beriman dan

bertaqwa pada

Tuhan YME

2.Kolaborasi

3.Kreatif

4.Mandiri

5.Berpikir kritis

6.Komunikasi

7.Kebhinekaan

8.Kesehatan

d)

1.Beriman dan

bertaqwa pada

Tuhan YME

2.Kolaborasi

3.Kreatif

4.Mandiri

5.Berpikir kritis

6.Komunikasi

7.Kewargaan

8.Kesehatan

7.

Berikut ini adalah ruang lingkup pembelajaran mendalam (deep learning), kecuali :

a)

8 dimensi profil lulusan

b)

prinsip pembelajaran mendalam (berkesadaran, bermakna dan menggembirakan)

c)

pengalaman belajar 3 M

d)

pengalaman belajar 5 M

8.

Memahami adalah tahap awal peserta didik dapat aktif mengkonstruksi pengetahuan agar dapat memahami secara mendalam konsep atau materi, pengetahuan pada fase ini terdiri dari :

a)

pengetahuan metakognisi

b)

pengetahuan eksplorasi

c)

pengetahuan konsep baru

d)

pengetahuan esensial

9.

Dalam pengalaman belajar mengaplikasi dilakukan melalui pendalaman pengetahuan yaitu :

a)

Memperluas atau mengembangkan pemahaman terhadap konsep tanpa menghubungkannya ke situasi baru, pengalaman lain atau bidang ilmu yang berbeda

b)

Memperluas atau mengembangkan pemahaman terhadap konsep dengan menghubungkannya ke situasi baru, pengalaman lain atau bidang ilmu yang berbeda

c)

Memperluas atau mengembangkan pemahaman terhadap fakta dengan menghubungkannya ke situasi baru, pengalaman lain atau bidang ilmu yang berbeda

d)

Memperluas atau mengembangkan pemahaman terhadap konsep dengan menghubungkannya ke situasi sebelumnya, pengalaman dan bidang ilmu yang berbeda

10.

Dibawah ini adalah karakteristik pengalaman belajar mengaplikasi, kecuali :

a)

Menghubungkan pengetahuan baru dengan pengetahuan sebelumnya

b)

Menghubungkan konsep baru dengan pengetahuan sebelumnya

c)

Menerapkan pengetahuan kedalam situiasi nyata

d)

berpikir kritis untuk mencari soluisi inovatif berdasarkan pengetahuan yang ada

11.

Setelah memahami bentuk umum persamaan linier, peserta didik dapat menerapkan persamaan linier dalam masalah keuangan, seperti menghitung keuntungan bisnis atau menntukan titik impas dalam penjualan produk. Pernyataan diatas adalah contoh pengalaman belajar

a)

memahami

b)

mengaplikasi

c)

merefleksi

d)

mengasosiasi

12.

Berikut ini adalah karakteristik pengalaman belajar merefleksi

a)

memotivasi diri sendiri untuk terus belajar bagaimana cara belajar dan merefleksi terhadap pencapaian tujuan pembelajaran (evaluasi diri)

b)

memotivasi diri sendiri untuk terus belajar bagaimana cara belajar dan merencakan keberhasilan dalam pencapaian tujuan pembelajaran

c)

memotivasi diri sendiri untuk terus belajar bagaimana cara belajar dan mengusahakan pencapaian tujuan pembelajaran

d)

memotivasi diri sendiri untuk terus belajar bagaimana cara belajar dan merefleksi terhadap pencapaian tujuan pembelajaran (evaluasi diri), serta menerapkan strategi berpikir

13.

Mengevaluasi dan mencipta pada taksonomi bloom sepadan dengan........................................pada taksonomi SOLO

a)

unistruktural

b)

multistruktural

c)

relasional

d)

berpikir abstrak yang mendalam

14.

Pengalaman belajar dalam PM atau deep learning agar dapat berpikir abstrak dan mendalam adalah

a)

memahami

b)

megaplikasi

c)

mengasosiasi

d)

merefleksi

15.

Deskripsi pengalaman belajar memahami dalam PM yaitu :

a)

memiliki banyak ide

b)

menghubungkan ide-ide

c)

memperluas dan menerapkan ide

d)

mengubungkan dan menerapkan ide

16.

Contoh pengalaman belajar merefleksi pada topik fotosintesis adalah :

a)

peserta didik menerapkan proses fotosintesis dalam konteks yang lebih luas dan keterkaitannya dengan isu ketersediaan pangan.

b)

peserta didik mengaitkan fotosintesis dalam konteks yang lebih luas dan menyadari perannya terhadap isu nyata seperti ketersediaan pangan dan perubahan iklim, dll.

c)

peserta didik menganalisis fotosintesis dalam konteks yang lebih luas dan keterkaitannya dengan isu ketersediaan pangan.

d)

peserta didik memformulasikan fotosintesis dalam konteks yang lebih luas dan menyadari perannya terhadap isu nyata seperti ketersediaan pangan dan perubahan iklim, dll.

17.

Berikut ini tidak termasuk kerangka pembelajaran dalam pendekatan deep learning

a)

praktik pedagogis dengan memilih strategi mengajar yang berfokus pada pengalaman belajar peserta didik yang autentik, mengutamakan praktik nyata, keterampilan berpikir tingkat tinggi dan kolaborasi.

b)

lingkungan pembelajaran yang menekankan integrasi antara ruang fisik dan virtual secara fleksibel yg dapat mendorong kolaborasi, refleksi, eksplorasi dan berbagai ide, sehingga dapat mengakomodasi berbagai gaya belajar peserta didik.

c)

mengumpulkan informasi dengan melakukan eksperimen, membaca sumber dan wawancara. Kemudian dianalisis dan digeneralisasi serta mengkomunikasikannya dengan menyampaikan hasil analisis atau simpulan dalam bentuk lisan, tulisan, presentasi atau media lainnya.

d)

pemanfaatan digital sebagai katalisator untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif, kolaboratif dan kontekstual serta tersedianya beragam sumber belajar utntuk menciptakan pengtahuan bermakna pada peserta didik.

18.

Berikut ini adalah contoh pemanfaatan digital dalam pelaksanaan pembelajaran deep learning

a)

pembuatan tes otomatis, evaluasi orisinal dan kualitas tulisan, tes formatif berbasis interaktif, penilaian daring, pengelolaan fortopolio digital, dll.

b)

penilaian pembelajaran tanpa keterbatasan ruang fisik seperti desain pembelajaran daring, platform pembelajaran daring dan penilaian daring

c)

manajemen perencanaan pembelajaran berbasis projek, desain bahan ajar visual dan infografis, serta aplikasi desain instruksional dan perencanaan pembelajaran lainnya.

d)

pembelajaran sinkronus dan asinkronus, kolaborasi daring, laman sumber belajar, perpustakaan digital pemanfaatan kecerdasan artifisial, video edukasi, multimedia interaktif, dll.

19.

Berikut ini tidak termasuk komponen modul ajar dalam perencanaan pembelajaran mendalam (deep learning)

a)
  1. 1.identifikasi peserta didik dan dimensi profil lulusan

  2. 2.desain pembelajaran (CP, TP, praktik pedagogis, kemitraan pembelajaran, lingkungan pembelajaran dan pemanfaatan digital)

b)
  1. 1.identifikasi peserta didik, pertanyaan pemantik, dan dimensi profil pelajar pancasila

  2. 2.desain pembelajaran (CP, TP, praktik pedagogis, kemitraan pembelajaran, lingkungan pembelajaran dan pemanfaatan digital)

  3. 3.pengalaman belajar (memahami, mengaplikasi dan merefleksi)

c)

  1. 1.desain pembelajaran (CP, TP, praktik pedagogis, kemitraan pembelajaran, lingkungan pembelajaran dan pemanfaatan digital)

  2. 2.pengalaman belajar (memahami, mengaplikasi dan merefleksi)

d)

1.pengalaman belajar (memahami, mengaplikasi dan merefleksi)

  1. 2.asesmen pembelajaran

20.

Asesmen untuk pembelajaran (Asesmen for Learning) adalah untuk perbaikan proses pembelajaran sebagi umpan balik membantu peserta didik memahami progres belajar mereka, serta refleksi guru. Berikut ini contoh asesmen untuk pembelajaran tersebut.

a)

membuat peta konsep, umpan balik formatif, observasi, pertanyaan diagnostik, dll.

b)

jurnal reflektif, self asessment, pertanyaan pemantik, dll.

c)

pre test, cheklist, brain storming, produk, poster, dll.

d)

tes lisan, tes tertulis, laporan, penilaian projek, portofolio, dll.

21.

Deskripsi pengalaman belajar PM dalam mengaplikasi adalah :

a)

mengingat kembali suatu ide

b)

memiliki banyak ide

c)

menghubungkan ide-ide

d)

memperluas dan menerapkan ide

22.

Deskripsi pengalaman belajar PM dalam merefleksi adalah :

a)

mengingat kembali beberapa ide

b)

memiliki banyak ide

c)

menghubungkan beberapa ide

d)

memperluas dan menerapkan ide

23.

Praktik pedagogis, pemanfaatan digital, lingkungan pembelajaran dan kemitraan pembelajaran dalam konsep PM adalah :

a)

prinsip pembelajaran

b)

pengalaman belajar

c)

profil lulusan

d)

kerangka pembelajaran

24.

Hubungan yang harmonis antar guru mata pelajaran, sesama murid dalam kelas dan antar murid lintas kelas dalam kerangka pembelajaran PM adalah :

a)

praktik pedagogis

b)

lingkungan pembelajaran

c)

pemanfaatan digital

d)

kemitraan pembelajaran

25.

Berikut ini beberapa komponen utama dalam perencanaan pembelajaran mendalam yaitu :

a)

identifikasi, desain pembelajaran, pengalaman belajar dan capaian pembelajaran

b)

identifikasi, desain pembelajaran, pengalaman belajar dan asesmen

c)

identifikasi, pengalaman belajar, langkah pembelajaran dan asesmen

d)

identifikasi, desain pembelajaran, kemitraan pembelajaran, pengalaman belajar dan capaian pembelajaran