wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sumatif analisis kimia dasar dan dasar kerja lab Genap 2024 2025

Total questions: 45

Worksheet time: 8hrs 30mins

Name
Class
Date
1.

Buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga), yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis adalah definisi dari....

a)

pencemaran

b)

sampah

c)

limbah

d)

polutan

e)

polusi

2.

VOAIndonesia.com - Aktivis lingkungan dari Walhi Jawa Timur dan sejumlah warga penyintas lumpur Lapindo, menggelar aksi peringatan 12 Tahun Tragedi Lumpur Lapindo. Tragedi Lumpur Lapindo yang disebabkan kebocoran pipa minyak telah menenggelamkan berhektar-hektar lahan di Porong, Sidoarjo. Penelitian yang dilakukan Walhi Jawa Timur pada 2008-2016 menyebutkan adanya kandungan logam berat dan PAH (polycyclic Aromatic Hydrocarbon) hingga 2.000 kali di atas ambang batas normal, di sekitar semburan lumpur Lapindo.

Jenis pencemaran utama yang terjadi akibat semburan lumpur lapindo jika di kategorikan berdasarkan bentuk maka limbah lumpur termasuk dalam kategori limbah berikut, kecuali….

a)

Padat karena mencemari tanah sehingga tanah tidak berfungsi lagi

b)

Cair karena air sehingga sumber air teraliri lumpur

c)

Organik karena pencemaran suara disebabkan semburan lumpur

d)

Gas karena bau yang timbul dari lumpur

e)

Cair karena mencemari laut dan sungai

3.

Bisnis jasa Laundry sangat menguntungkan sehingga akhir-akhir ini usaha tersebut semakin marak, namun tanpa disadari limbah cucian yang dibuang ke sungai sangat mengganggu kehidupan makhluk hidup di sungai. Hal ini terjadi karena deterjen merupakan zat yang mencemari air.Usaha yang paling bijaksana yang dapat dilakukan untuk mengatasi pencemaran tersebut adalah....

a)

menanam pohon untuk penghijauan di tepi sungai

b)

mengolah limbah sebelum di buang ke sungai

c)

melarang membuang limbah ke sungai

d)

menutup semua usaha jasa Laundry

e)

menyusun undang-undang larangan bisnis tersebut

4.

Seorang Quality Control sedang melaksanakan inspeksi untuk menguji kualitas produk suatu barang. Namun, tiba-tiba jari QC tersebut terluka dan berdarah, lalu dia menyekanya menggunakan tisue. Tisue tersebut dibuang ke tempat sampah. Beradasarkan bahaya dan tingkat toksisitasnya maka tisue tersebut seharusnya dikalsifikasikan dalam limbah….

a)

Organik

b)

Anorganik

c)

B3

d)

Non B3

e)

industri

5.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Saptiko menyebutkan adanya peningkatan sampah saat ramadan. Peningkatan itu 10-20 persen dibandingkan hari-hari biasanya. Saat hari-hari biasa, DLH Kota Pontianak mencatat volume sampah sebanyak 350 hingga 400 ton per hari. Jika ada peningkatan 10-20 persen, maka perkiraan peningkatannya 35 ton hingga 70 ton per hari. Saptiko menjelaskan pihaknya tidak merubah jam kerja petugas di lapangan seiring dengan masuknya ramadan dan peningkatan volume sampah. Pihaknya memberlakukan jam lembur untuk petugas-petugas yang volume sampah di lokasi kerjanya bertambah. Berdasarkan berita diatas, pengelolan limbah perlu dilaksanakan karena ….

a)

limbah dapat dibuang ke laut tanpa dampak

b)

menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah pencemaran

c)

limbah tidak menghasilkan bau yang menyengat

d)

limbah dapat dijual kembali dengan mudah

e)

tidak perlu dilaksanakan

6.

Larangan penggunaan kantong plastik saat belanja sudah berlaku mulai 1 Januari 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan memantau langsung ke toko-toko dan pasar yang ada di Kota Pontianak untuk pelaksanaan Surat Edaran Peraturan Wali Kota Nomor 43 Tahun 2024 tentang larangan menyediakan kantong plastik untuk pelaku usaha. Jika kita akan berbelanja di supermarket dan toko yang sudah menerapkan prinsip tersebut dengan membawa sendiri kantong kain secara berulang-ulang, maka sebenarnya kita telah melaksanakan program pengelolaan limbah yaitu….

a)

Reduce

b)

Reuse

c)

Recycle

d)

Replace

e)

Replant

7.

Berikut ini merupakan  simbol dari limbah B3, kecuali…..

a)

b)

c)

d)

e)

8.

Awalnya limbah yang berbentuk oil grease maupun lumpur dipisahkan terlebih dahulu kemudian air limbah akan masuk ke tank anaerob dimana beban cemar pada air dihilangkan tanpa menggunakan udara lalu penghilangan bau dilakukan dengan menggunakan tanki aerasi. Pada proses ini ditambahkan PAC (Poly Aluminium Chloride) sebagai koagulan merupakan alur dari proses …..

a)

WWTP

b)

STP

c)

WTP

d)

AMDAL

e)

Aerasi

9.

Berikut adalah contoh limbah anorganik adalah ….

a)

sisa makanan

b)

tisue

c)

kertas

d)

plastik

e)

batok kelapa

10.

Memasuki musim kemarau kondisi sungai di Kota Pekalongan terancam pencemaran lebih parah oleh limbah batik. Pasalnya, limbah pengolahan batik dari industri besar maupun rumah tangga yang mengandung bahan kimia, mengendap di sungai sebab tak ada air yang mendorongnya ke laut.Endapan limbah batik itu akan mengakibatkan air sungai menjadi berwarna kehitam-hitaman, serta memunculkan bau menyengat. Ketua DPRD setempat, Salahuddin, mengatakan, saat ini masih banyak industri batik rumah tangga dan perusahaan batik skala besar, yang membuang limbah langsung ke sungai. Pembuangan itu sudah dilakukan dalam waktu lama dan selama ini menjadikan air sungai tercemar. Jika musim hujan, barangkali pencemaran itu tidak begitu mengganggu karena limbah terdorong ke laut oleh gelontoran air hujan. Namun jika kemarau seperti sekarang, dipastikan limbah itu akan membuat sungai semakin kotor dan berbau. Karena setiap hari terus ditumpahi limbah batik. "Ini perlu segera ada tindakan dari dinas terkait, untuk mengantisipasinya," katanya, Jumat (4/7/2019).

Dinas terkait menurutnya perlu mengawasi tidak cuman industri batik rumah tangga yang membuang limbah ke sungai. Tapi juga industri besar yang sudah memiliki instalasi pengolah air limbah (IPAL). Perlu diawasi apakah IPAL itu difungsikan maksimal ataukah tidak. Karena dugaan sebagian masyarakat industri besar yang telah memiliki IPAL juga membuang limbah ke sungai. Diakui, soal memberi sanksi atau tindakan bagi industri yang membuang limbah ke sungai adalah hal dilematis. Satu sisi peraturan larangan membuang ke sungai harus ditegakkan, tapi di sisi lain jika mereka diberi sanksi akan mematikan usahanya. Berarti ratusan bahkan ribuan tenaga kerja akan menganggur. Serta trade mark daerah sebagai pusat batik di Indonesia akan hilang."Itu artinya mengancam perekonomian daerah," ujarnya. Salah satu yang mungkin bisa dilakukan adalah memperbanyak membangun IPAL bersama. Saat ini baru ada satu IPAL bersama di Kelurahan Jenggot. Dan hanya bisa menampung limbah sebanyak 400m3, dari 700m3 limbah yang dikeluarkan industri batik rumah tangga di wilayah tersebut per hari. Selebihnya bersama dengan industri di wilayah Kelurahan Kauman, Kramatsari, Kergon, Pabean, dan Pasirsari limbah dibuang ke sungai.

Berdasarkan wacana diatas, hal apa saja yang menjadi solusi masalah  pencemaran limbah batik didaerah pekalongan adalah....

a)

Ditutupnya Produksi batik

b)

Limbah batik tepat dialirkan ke laut

c)

Daur ulang limbah batik

d)

Sosialisasi dan Pembangunan IPAL untuk menampung limbah

e)

Produksi batik hanya tepat untuk perusahaan skala besar

11.

Perawatan peralatan laboratorium adalah….

a)

Kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan, mempertahankan, dan mengembalikan peralatan dalam kondisi yang baik dan siap pakai.

b)

Usaha korektif agar  tetap terjaga dalam kondisi baik

c)

Kegiatan agar peralatan siap beroperasi

d)

Sebagai upaya untuk menyetel atau memperbaiki kembali peralatan laboratorium yang sudah terlanjur rusak atau kurang layak.

e)

Usaha preventif atau pencegahan agar peralatan tidak rusak atau tetap terjaga dalam kondisi baik.

12.

Perawatan dapat dibedakan antara perawatan terencana dan perawatan tidak terencana, contoh perawatan tidak terencana adalah …

a)

Membuat daftar piket siswa

b)

Membuang alat gelas yang pecah di bak khusus pecahan kaca

c)

Memeriksa fungsi tombol oven sebelum digunakan

d)

Memastikan neraca telah di terkoneksi dengan listrik sempurna sebelum dinyalakan.

e)

Melaporkan ke teknisi bila anda menemukan Hotplate tidak berfungsi dengan baik

13.

Praktikan melaksanakan verikasi / kalibrasi Labu ukur 100 mL, dimana menggunakan aquadest dengan suhu 28oC ( densitas : 0,9963 g/mL). Didapatkan data praktik seperti dibawah ini. Volume terukur pada labu tersebut adalah…

a)

99,7451

b)

100,8065

c)

99,7591

d)

100,0865

e)

99,9951

14.

Factor koreksi labu ukur 100mL untuk data praktikum dibawah ini jika diketahui aquadest dengan suhu 28 oC ( densitas : 0,9963 g/mL) adalah ….

a)

0,195

b)

0,194

c)

0,0422

d)

0,4281

e)

0,4428

15.

Ruang alat dan instrumentasi memeliki syarat suhu ruang dan kelembapannya, dengan tujuan agar fungsi alat tetap optimal. Syarat suhu ruang dan kelembapannya adalah….

a)

Suhu 22°C ±3 , RH 60%

b)

Suhu 25°C ±3 , RH 50%

c)

Suhu 28°C ±3 , RH 70%

d)

Suhu 25°C ±3 , RH 60%

e)

Suhu 20°C ±3 , RH 60%

16.

Kalibrasi merupakan proses verifikasi bahwa suatu akurasi alat ukur sesuai dengan rancangannya. Kalibrasi biasa dilakukan dengan membandingkan suatu standar yang terhubung dengan standar nasional maupun internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi. Berikut ini alat gelas yang wajib dilakukan kalibrasi, kecuali….

a)

Labu volume

b)

Pipet volume

c)

Pipet ukur

d)

Buret

e)

Beaker Glass

17.

Gravimetri dalam ilmu kimia merupakan salah satu metode kimia analitik untuk menentukan kuantitas suatu zat atau komponen yang telah diketahui dengan cara ….

a)

Mengukur massa komponen dalam keadaan murni setelah melalui proses pemisahan.

b)

Perubahan massa zat sebagai fungsi suhu diperiksa

c)

Zat yang dicari disimpan pada elektrode dan kemudian ditimbang

d)

Senyawa yang diendapkan disaring kemudian ditimbang

e)

Membandingkan hasil timbangannya ke table standar

18.

Dibawah ini alat kimia yang digunakan untuk praktikum gravimetric menghitung kadar kotoran / impurities  dalam CPO, kecuali….

a)

Filter / Penyaring

b)

Oven

c)

Neraca Analitik

d)

Desikator

e)

Pipet

19.

Berdasarkan data praktikum dibawah ini hasil kerja siswa bernama Naomi, didapat data hasil penimbangan pada praktikum penentuan kadar air dalam tepung.Kandungan kadar air pada sampel tepung tersebut adalah….%

a)

12,75

b)

11,75

c)

13,75

d)

10,75

e)

14,75

20.

Dibawah ini adalah table SNI (Standar Nasional Indonesia ) untuk tepung terigu.Pernyataan yang tepat dalam syarat mutu kadar air pada tepung terigu sebagai bahan makanan adalah…

a)

Kwalitas yang baik memiliki kandungan air lebih dari 14,5 %

b)

Kandungan air sebaiknya dibawah 12,5 %

c)

Boleh ada kandungan airnya tapi jangan banyak

d)

Kandungan air dalam tepung maksimal 14,5 %

e)

Boleh lebih dari 12,5 %

21.

Berdasarkan hasil praktikum gravimetric dalam pengujian kadar kotoran / impuritis pada CPO didapatkan data hasil timbangan setelah pemanasan sebagai berikut; Persentase kadar kotoran dalam sampel CPO tersebut adalah….

a)

8,5 %

b)

7,5 %

c)

6,5 %

d)

5,5 %

e)

4,5 %

22.

Timbangan “konstan” dalam praktikum gravimetric memiliki makna….

 

a)

Posisi pada saat menimbang sesuai dengan rata air

b)

Nilai penimbangan sama persis dengan jumlah sampel yang tertimbang

c)

Nilai penimbangan semua sama

d)

Memiliki nilai penimbangan yang terdekat dengan nilai penimbangan sebelum dipanaskan

e)

Selisih penimbangan pemanasan sebelumnya dan berikutnya tidak boleh lebih dari 0,0001 gram.

23.

Pengertian kadar air dalam CPO di praktikum gravimetric adalah ….

a)

Zat-zat yang tidak larut dalam minyak sehingga akan mengganggu kualitas dari minyak (CPO).

b)

Banyaknya lemak bebas yang tidak terikat dalam minyak sehingga akan menyebabkan minyak menjadi tengik/bau.

c)

Banyaknya jumlah yodium dalam minya

d)

Semua benar

e)

Banyaknya jumlah uap air dalam minyak sehingga akan mengganggu kualitas dari minyak (CPO)

24.

Berikut ini merupakan cara yang benar bagaimana posisi pembacaan buret .....

a)

b)

c)

d)

e)

25.

Buret yang biasa digunakan untuk menghindarkan larutan tidak rusak karena oksidasi sinar atau pengaruh luar adalah buret....

a)

Asam

b)

  Basa

c)

Universal

d)

Amberglass

e)

Schellbach

26.

Pada titrasi Larutan asam cuka dengan larutan NaOH, maka indikator yang paling tepat adalah ....

a)

PP

b)

MO

c)

BTB

d)

MM

e)

Alizarin

27.

Grafik berikut yang menunjukkan kurva titrasi basa kuat dengan asam lemah adalah…

a)
b)
c)
d)
e)
28.

Indikator Fenolftalein (PP) dari larutan asam ke larutan basa mengalami perubahan warna ... .

a)

Tidak berwarna menjadi merah muda

b)

Tidak berwarna menjadi kuning

c)

Kuning menjadi merah muda

d)

Kuning menjadi tidak berwarna

e)

Merah muda menjadi tidak berwarna

29.

Perhatikan gambar buret di bawah ini! Hasil Pembacaan buret mula-mula sebelum titrasi dan setelah titrasi, bedasarkan gambar di atas adalah sebesar …

a)

12,5 ml

b)

13,5 ml

c)

13,6ml

d)

14,5 ml

e)

14,6 ml

30.

Perhatikan gambar buret di bawah ini! Hasil Pembacaan buret bedasarkan gambar di atas adalah sebesar …

a)

20,1

b)

20,2

c)

20,3

d)

20,7

e)

20,8

31.

Perhatikan gambar buret di bawah ini! Hasil Pembacaan buret bedasarkan gambar di atas adalah sebesar ….

a)

9,8

b)

9,9

c)

10,0

d)

10,1

e)

10,2

32.

Perhatikan pernyataan berikut ini!

1) pH kurang dari 7

2) pH diatas 7

3) memilliki ion H+

4) memiliki ion OH-

5) berasa asam

6) indicator PP berubah menjadi berwarna pink

Ciri-citi larutan basa terdapat pada nomor …

a)

1, 3 dan 5

b)

2, 3 dan 6

c)

2, 4 dan 5

d)

2, 4 dan 6

e)

1, 4 dan 6

33.

Suatu proses atau bahan kimia yang ditambahkan dalam larutan untuk suatu menunjukkan perubahan warna atau sifat lainnya ketika terjadi perubahan pH dalam suatu larutan. disebut ....

a)

indikator

b)

perubahan suhu

c)

phenoftalein

d)

katalis

e)

reagen

34.

Perhatikan pernyataan berikut ini!

1) Kemurnniannya tinggi

2) Memiliki massa molar kecil

3) Stabil pada suhu ruang

4) Konsentrasi dapat diketahui melalui penimbangan

5) Konsentrasi diketahui dengan cara standarisasi

Syarat yang harus dipenuhi larutan standar primer terdapat pada nomor …

a)

1, 2 dan 5

b)

2,3 dan 4

c)

2,3 dan 5

d)

1,3 dan 4

e)

1,3 dan 5

35.

Seorang analis akan membuat baku primer untuk melaksanakan standarisasi alkalimetri. Asam Oksalat atau C2H2O4. 2H2O yang dibuat adalah konsentrasi 0,1 N. Jika diketahui Ar C=12, H=1, O=16, dan akan dibuat larutan dengan menggunakan labu ukur ditambahkan akuadest hingga 50 ml, maka jumlah asam oksalat yang harus di timbang adalah… gram

a)

0,035

b)

0,321

c)

0,315

d)

0,351

e)

0,530

36.

Seorang analis akan membuat baku sekunder NaOH dengan cara mengambil NaOH dari konsentrasi pekat 2 N ke konsentrasi yang lebih encer yaitu 0,1 N. Analis tersebut menghitung terlebih dahulu volume yang akan dipipet. Volume yang akan dibuat analis tersebut adalah 100 ml, sehingga volume NaOH pekat yang di pipet dan cara yang dilaksanakan analis dalam pembuatan baku sekunder ini disebut ….. dan ……

a)

2 ml dan pelarutan

b)

2 ml dan pengenceran

c)

5 ml dan pelarutan

d)

5 ml dan pengenceran

e)

Langsung memipet 100 ml

37.

Seorang analis akan melaksanakan titrasi alkalimetri dengan standarisasi asam oksalat seharusnya menggunakan padatan NaOH dalam penuntun praktikum, tetapi saat mencari NaOH ternyata habis, analis tersebut meminta laboran laboratorium untuk bahan pengganti, maka laboran akan mengambil padatan yang dapat menajadi alternatif titrasi alkalimetri dengan menggunakan …..

a)

Asam asetat

b)

Asam klorida

c)

Natium asetat

d)

Kalium Hidroksida

e)

Amonia

38.

Alkalimetri merupakan titrasi dimana....

a)

larutan baku yang digunakan adalah larutan biasa

b)

larutan baku yang digunakan adalah larutan basa

c)

larutan baku berupa asam kuat

d)

larutan baku berupa basa kuat

e)

larutan baku harus distandasisasi dengan asam

39.

Larutan NaOH perlu distandarisasi setiap akan digunakan, sebab ...

a)

Konsentrasi larutan NaOH berubah setiap saat karena bereaksi dengan gas CO2 dari udara

b)

Di dalam larutan NaOH ada ion pengguna yang setiap saat mengubah konsentrasi NaOH

c)

Larutan NaOH bersifat basa sehingga perlu di standarisasi setiap saat

d)

Larutan dapat berubah warna setiap saat sehingga konsentrasinya berubah

e)

Larutan dapat bereaksi dengan oksigen di udara menimbulkan kerak putih

40.

Perhatikan data titrasi di bawah ini! Data yang dipakai untuk perhitungan adalah data nomor …

a)

1 dan 2

b)

1 dan 3

c)

2 dan 3

d)

1 dan 4

e)

3 dan 4

41.

Perhatikan data diatas/ samping. Rata – rata volume tirasi diatas jika maksimal volume titrasi yang di perbolehkan adalah 0,2 ml maka volume titrasi yang tepat adalah …

a)

10 ml

b)

8,05 ml

c)

8,1 ml

d)

8,5 ml

e)

8,15 ml

42.

5 gram sampel asam asetat di larutkan hingga 100 ml, kemudian dipipet 10 ml untuk dititrasi. faktor pengenceran sebesar….x

a)

2

b)

4

c)

5

d)

10

e)

20

43.

 

Seorang analis melaksanakan titrasi alkalimetri standarisasi dan diminta data duplo. Standarisasi yang pertama di dapatkan data dari pembacaan buret 0-10 ml dan didapatkan warna bening ke pink seulas. Data standarisasi yang kedua dengan volume 10-20 ml ternyata sudah merah, maka hal yang harus dilaksanakan analis tersebut adalah….

a)

Merata-rata hasil karena volumenya tidak jauh atau jaraknya 0

b)

Melaksanakan titrasi standarisasi triplo

c)

Membuang larutan baku primer dan membuat ulang

d)

Membuang larutan baku sekunder dan membuat ulang

e)

Tidak perlu melaksanakan apa-apa

44.

Apabila konsentrasi  asam oksalat yang digunakan adalah sebesar 0,1002 N dan di pipet 10 ml asam oksalat maka konsentrasi  NaOH yang dibuat berdasarkan data titrasi dibawah ini adalah sebesar....

a)

0,0987

b)

0,0970

c)

0,0990

d)

0,1002

e)

0,1003

45.

Suatu sampel asam asetat sebanyak 4,9998 gram diencerkan hingga volume 100 mL kemudian dititrasi dengan hasil sebagai berikut. Jika volume sampel yang dipipet kedalam erlenmeyer adalah 10 ml. Apabila konsentrasi  NaOH adalah sebesar 0,1124 N maka kadar asam asetat dalam sampel adalah sebesar ...

a)

0,1145 %

b)

6,8792 %

c)

6,8779 %

d)

7,1116 %

e)

10,3347 %