NEW
Font size
WorksheetsKuis Sistem Informasi Manajemen
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Kerentanan (vulnerability) dalam sistem keamanan informasi merujuk pada:
Ancaman potensial dari luar sistem
Dampak yang ditimbulkan dari risiko
Kelemahan dalam sistem yang dapat dieksploitasi
Usaha untuk melindungi aset informasi
Manakah dari berikut ini yang termasuk dalam prinsip dasar keamanan informasi?
Analitik, Validasi, Evaluasi
Konfidensialitas, Integritas, Ketersediaan
Otomatisasi, Aksesibilitas, Transparansi
Replikasi, Eksekusi, Eliminasi
Dalam konteks manajemen risiko TI, "risk appetite" merujuk pada:
Kemampuan organisasi dalam menanggulangi risiko
Toleransi maksimum terhadap risiko residual
Seberapa besar risiko yang bersedia diterima oleh organisasi
Frekuensi risiko yang muncul pada siklus operasional
Serangan "man-in-the-middle" dapat dicegah secara efektif dengan:
Backup data harian
Penggunaan firewall internal
Enkripsi komunikasi end-to-end
Penggunaan perangkat keras open-source
Framework OCTAVE mengutamakan:
Pengujian penetrasi jaringan berkala
Strategi keamanan berbasis aset dan ancaman organisasi
Sertifikasi teknisi keamanan sistem
Implementasi langsung kontrol keamanan default
Dari perspektif COBIT, kontrol keamanan TI bertujuan untuk:
Menggantikan seluruh prosedur administratif
Memastikan compliance terhadap standar ISO
Menyelaraskan keamanan TI dengan tujuan bisnis organisasi
Membuat seluruh sistem bersifat open access
Dalam pendekatan berbasis risiko, langkah pertama yang harus dilakukan adalah:
Menganalisis kontrol yang tersedia
Mengidentifikasi dan mengklasifikasikan aset informasi
Melakukan mitigasi risiko residual
Menyusun laporan audit tahunan
Contoh nyata dari risiko TI yang berdampak hukum adalah:
Downtime akibat pemadaman listrik
Kegagalan login pengguna internal
Kebocoran data melanggar PDP
Kegagalan pencadangan otomatis
Risiko operasional dalam SIM biasanya disebabkan oleh:
Perubahan kebijakan manajemen
Kegagalan perangkat keras, jaringan, atau proses kerja
Fluktuasi nilai tukar mata uang
Konflik antar departemen
Manakah dari berikut ini yang paling menggambarkan kontrol detektif dalam keamanan informasi?
Enkripsi file saat dikirim melalui email
Firewall yang mencegah lalu lintas mencurigakan
Log server yang mencatat upaya akses ilegal
Multi-Factor Authentication (MFA) saat login
Yang termasuk dalam kategori risiko internal terhadap keamanan TI adalah:
Malware yang dikirim melalui email
Serangan dari penyusup jaringan eksternal
Karyawan yang menyalahgunakan hak akses
Perubahan kebijakan regulator nasional
Langkah awal dalam penyusunan kebijakan keamanan informasi yang efektif adalah:
Menentukan jenis perangkat lunak antivirus yang digunakan
Menyusun struktur organisasi TI
Mengidentifikasi kebutuhan keamanan berdasarkan visi bisnis
Membeli lisensi ISO/IEC 27001
Transformasi digital pada sistem informasi manajemen (SIM) berperan penting karena:
Mengurangi jumlah pegawai administrasi
Mengubah proses manual menjadi digital
Meningkatkan efisiensi dan kualitas pengambilan keputusan berbasis data
Memfasilitasi promosi produk ke media sosia
Apa fungsi utama dari Sistem Informasi Manajemen dalam konteks digitalisasi organisasi?
Menyimpan data untuk keperluan backup
Memberikan informasi real-time untuk pengambilan keputusan strategis
Mengembangkan aplikasi mobile internal
Mengelola hubungan eksternal dengan pemasok
Istilah "Legacy System" dalam konteks digital transformation merujuk pada:
Sistem yang sudah terstandarisasi
Sistem teknologi terbaru yang inovatif
Sistem lama yang sulit diintegrasikan dengan teknologi baru
Sistem yang dibangun berdasarkan cloud-native architecture
Faktor keberhasilan kunci dalam transformasi digital berbasis SIM adalah:
Pengembangan perangkat lunak oleh vendor luar
Kepemimpinan digital yang kuat dan kesiapan organisasi
Alokasi anggaran TI sebesar-besarnya
Pembentukan tim audit internal
Strategi transformasi digital yang paling efektif dimulai dari:
Pembelian perangkat lunak enterprise
Pembuatan roadmap dan komitmen kepemimpinan
Penambahan divisi IT baru
Pemanfaatan media sosial untuk branding
Manakah dari berikut ini yang bukan merupakan dampak langsung transformasi digital terhadap SIM?
Pengambilan keputusan lebih cepat
Integrasi lintas fungsi
Isolasi antar unit organisasi
Transparansi informasi meningkat
Konsep "agility" dalam organisasi digital berarti:
Penggunaan perangkat lunak yang cepat loading
Fleksibilitas dan kecepatan organisasi dalam merespons perubahan
Karyawan bekerja multitasking
Semua proyek dilakukan secara paralel
Salah satu peran penting SIM dalam mendukung inovasi digital adalah:
Menghapus data lama yang tidak dibutuhkan
Menyediakan informasi yang valid untuk eksperimen bisnis baru
Mengganti fungsi divisi HR secara total
Mengotomatiskan promosi produk ke media sosial
Faktor organisasi yang sering diabaikan namun sangat memengaruhi transformasi digital adalah:
Sumber daya perangkat keras dan lunak
Kompetitor dari sektor lain
Budaya organisasi dan pola pikir SDM
Jumlah followers media sosial
Salah satu metode evaluasi keberhasilan transformasi digital adalah:
Jumlah media sosial yang digunakan
ROI dari investasi teknologi dan pencapaian KPI strategis
Banyaknya karyawan yang resign
Desain antarmuka yang menarik
Kelemahan umum dalam sistem keamanan yang disebut sebagai "Shadow IT" terjadi saat:
Organisasi menggunakan teknologi usang
Pegawai menggunakan aplikasi TI tanpa persetujuan TI resmi
Sistem tidak memiliki autentikasi dua faktor
Jaringan internal tidak memiliki firewall
Yang termasuk kontrol administratif dalam keamanan informasi adalah:
Firewall perangkat keras
Antivirus
Pelatihan keamanan bagi pegawai
Backup otomatis mingguan
Siapakah dosen pengampu mata kuliah ini? (Bonus)
Widya
Berlian
Monica
Ardhini
