wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz MKU Bahasa Indonesia Kelas Materi 3

Total questions: 15

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Terdapat 5 prinsi-prinsip kebahasaan dalam penulisan ilmiah. Salah satunya adalah prinsip dalam penggunaan bahasa denotatif. Apa yang dimaksud dengan prinsip tersebut?

a)

Prinsip ini menekankan objektivitas, fokus pada objek yang dikaji, dan mencerminkan universalitas ilmu pengetahuan sebagai konstruksi kolektif yang dapat divalidasi secara intersubjektif.

b)

Mendukung prinsip impersonalitas, meminimalkan peran subjek, dan menekankan proses atau objek kajian, serta memberikan kesan objektif dan netral.

c)

Menggunakan bahasa yang lugas dan tidak ambigu untuk memastikan pembaca memahami isi penelitian dengan tepat. Kejelasan dan presisi sangat penting dalam diseminasi pengetahuan, meminimalkan misinterpretasi, dan memfasilitasi replikasi penelitian, yang penting untuk validasi ilmiah.

d)

Memiliki yang memiliki makna nyata, menghindari bahasa konotatif yang bersifat emosional atau subjektif, untuk memastikan informasi yang disampaikan faktual dan objektif.

e)

Menggunakan kata baku sesuai KBBI untuk memastikan konsistensi, standarisasi, dan makna yang jelas, serta mencerminkan kepatuhan terhadap norma bahasa dalam etika komunikasi ilmiah.

2.

Ragam bahasa yang digunakan dalam konteks formal, termasuk dalam penulisan karya ilmiah merupakan pengertian dari?

a)

Bahasa Indonesia Baku

b)

Bahasa Indonesia Formal

c)

Bahasa Indonesia Non-Formal

d)

Bahasa Indonesia Kekinian

e)

Bahasa Ilmiah

3.

Pada tingkat pedagogis, pengajaran bahasa baku mendukung pengembangan berpikir kritis dan komunikasi efektif merupakan . . .

a)

Kompetensi tambahan dalam pendidikan dasar dan karier sosial.

b)

Relevansi untuk pengembangan keterampilan menulis, bukan berbicara.

c)

Kompetensi penting dalam pendidikan tinggi dan karier profesional.

d)

Kompetensi yang hanya berlaku di luar dunia pendidikan.

e)

Kompetensi tidak terlalu penting dalam pendidikan tinggi dan dunia kerja.

4.

Pedoman resmi ejaan bahasa Indonesia yang menjadi acuan standar bagi seluruh pengguna dalam konteks formal. Kemdikbudristek menetapkannya sebagai standar resmi bagi instansi pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk berbahasa dengan baik dan benar adalah . . .

a)

Ejaan Bahasa Indonesia yang menjadi pedoman

b)

Ejaan Bahasa Indonesia yang Dilegalkan

c)

Ejaan Bahasa Indonesia yang Diresmikan

d)

Ejaan Bahasa Indonesia yang Ditetapkan

e)

Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan

5.

EYD Edisi V, yang disahkan pada tanggal . . .

a)

14 Agustus 2022

b)

16 Agustus 2022

c)

14 Agustus 2021

d)

16 Agustus 2021

e)

17 Agustus 2022

6.

Terdapat 3 Pilar utama bahasa baku, salah satunya ialah Pilar kedua adalah sifat kecendikiaan, yang merupakan manifestasi dari dimensi intelektual bahasa baku. Maksud dari pilar kedua adalah . . .

a)

Sifat ini tampak dalam penggunaan bahasa yang emosional dan ekspresif tanpa memperhatikan aturan struktur.

b)

Sifat ini terlihat dari kebebasan dalam penyusunan kalimat tanpa memperhatikan logika dan kesatuan bahasa.

c)

Sifat ini mengutamakan penulisan yang bebas dari kaidah-kaidah penulisan yang baku.

d)

Sifat ini berhubungan dengan penggunaan bahasa yang tidak formal dan santai.

e)

Sifat ini tampak dalam struktur penulisan yang sistematis, mencakup kalimat, paragraf, dan kesatuan bahasa yang logis.

7.

Berikut merupakan salah satu Aspek Teknis Penulisan Sesuai EYD Edisi V, diantaranya adalah…

a)

Penulisan unsur kata serapan dalam EYD Edisi V mengatur penyerapan kata asing

b)

Penulisan unsur kata serapan dalam EYD Edisi V mengatur penyerapan kata-kata lokal, bukan kata asing.

c)

Penulisan unsur kata serapan dalam EYD Edisi V hanya berlaku untuk kata-kata bahasa Indonesia asli.

d)

Penulisan unsur kata serapan dalam EYD Edisi V tidak mengatur penyerapan kata asing.

e)

Penulisan tanda baca dalam EYD Edisi V mengatur penggunaan tanda baca yang tidak konsisten.

8.

Mengapa pemahaman dan penerapan aturan EYD Edisi V penting?

a)

Karena teks ilmiah tidak membutuhkan standar bahasa baku.

b)

EYD Edisi V lebih relevan untuk bahasa lisan daripada untuk teks ilmiah.

c)

Untuk menghasilkan teks ilmiah sesuai standar bahasa Indonesia baku.

d)

Aturan EYD Edisi V hanya penting untuk teks sastra, bukan untuk teks ilmiah.

e)

Agar teks ilmiah lebih kreatif dan bebas aturan.

9.

EYD Edisi V mendukung kredibilitas dan integritas komunikasi ilmiah, hal ini dimaksudkan kepada …

a)

Menjamin standardisasi bahasa dalam teks ilmiah, sehingga pembaca dari berbagai latar belakang dapat memahami teks dengan interpretasi yang seragam.

b)

Mengikuti aturan EYD menghindari ambiguitas dan memastikan pesan yang jelas, penting dalam konteks ilmiah untuk akurasi informasi.

c)

Standarisasi melalui EYD penting untuk diseminasi pengetahuan, memastikan pemahaman seragam dan memperlancar aplikasi serta pengembangan pengetahuan, menyatukan pembaca dari berbagai suku dan budaya.

d)

Ketaatan terhadap aturan EYD mencerminkan profesionalisme, meningkatkan kredibilitas penulis, dan memastikan integritas komunikasi ilmiah yang jujur dan akurat.

e)

Berkontribusi pada kejelasan dan presisi komunikasi ilmiah.

10.

Bahasa baku harus bersifat …

a)

Statis

b)

Dinamis

c)

Produktif

d)

Aktif

e)

Reproduktif

11.

EYD Edisi V, yang disahkan melalui keputusan …

a)

Kepala Badan No. 0322/I/BS.00.00/2022

b)

Kepala Badan No. 0321/I/BS.00.00/2021

c)

Kepala Badan No. 0323/I/BS.00.00/2023

d)

Kepala Badan No. 0324/I/BS.00.00/2024

e)

Kepala Badan No. 0320/I/BS.00.00/2020

12.

Cakupan perubahan yang disahkan pada EYD Edisi V antara lain …

a)

Cakupan perubahan EYD Edisi V hanya meliputi pengurangan jumlah kaidah tanpa memperhatikan perkembangan bahasa.

b)

Penambahan dan modifikasi kaidah, mencerminkan perkembangan bahasa Indonesia yang terus beradaptasi dengan zaman, sekaligus mempertahankan integritas dan kualitasnya sebagai bahasa nasional.

c)

EYD Edisi V tidak mencerminkan perkembangan bahasa Indonesia dan hanya bertujuan untuk mempertahankan kaidah lama tanpa perubahan.

d)

Perubahan EYD Edisi V dilakukan hanya untuk keperluan penulisan teks sastra, bukan untuk teks ilmiah atau komunikasi sehari-hari.

e)

EYD Edisi V mengubah bahasa Indonesia menjadi bahasa yang lebih asing dan tidak relevan dengan zaman.

13.

Prinsip ini menekankan objektivitas, fokus pada objek yang dikaji, dan mencerminkan universalitas ilmu pengetahuan sebagai konstruksi kolektif yang dapat divalidasi secara intersubjektif merupakan prinsip …

a)

Penggunaan kata impersonal

b)

Penggunaan kalimat pasif

c)

Penggunaan bahasa reproduktif

d)

Penggunaan bahasa denotatif

e)

Penggunaan kata baku

14.

Akhiran -ic dalam bahasa Inggris diserap menjadi -ik, seperti "electronic" menjadi "elektronik. Merupakan contoh dari …

a)

Penulisan kata dan partikel harus mengikuti aturan EYD Edisi V

b)

Penulisan unsur kata serapan dalam EYD Edisi V

c)

Penulisan kalimat pengganti

d)

Penulisan perubahan kata

e)

Penulisan ulang kata asing

15.

Salah satu aspek penting dalam EYD Edisi V adalah …

a)

Penyempurnaan aturan tentang penyerapan kata-kata asing yang tidak relevan dengan perkembangan bahasa Indonesia.

b)

Perubahan aturan tentang penggunaan bahasa Indonesia dalam komunikasi lisan sehari-hari

c)

Penyempurnaan aturan tentang penyerapan kata-kata asing ke dalam bahasa Indonesia, yang semakin relevan dengan intensitas interaksi lintas bahasa di era digital.

d)

Penambahan aturan untuk menggunakan bahasa Inggris secara dominan dalam teks ilmiah.

e)

Penyempurnaan aturan mengenai penggunaan kata-kata dalam bahasa gaul di media sosial.