wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Coal Exploration

Total questions: 26

Worksheet time: 24mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan batubara?

a)

Sebuah jenis batuan metamorf yang terbentuk dari tekanan tinggi pada mineral karbon yang terkandung dalam batuan sedimen.

b)

Proses perubahan kimiawi material organik dalam kondisi anaerobik yang terjadi dalam lapisan bumi dengan melibatkan aktivitas mikroorganisme pengurai.

c)

Akumulasi material organik yang berasal dari bekas tumbuh-tumbuhan yang telah mengalami penggambutan, pembatubaraan, serta litifikasi dalam kondisi anaerobik.

d)

Batuan sedimen yang terbentuk dari akumulasi bahan organik yang mengalami proses perputaran karbon dalam ekosistem darat.

e)

Proses pengendapan kalsium silikat yang terjadi di daerah rawa-rawa yang dipengaruhi oleh aktivitas vulkanik

2.

Berdasarkan teori tempat terbentuknya batubara, salah satunya ialah teori insitu yang memiliki arti?

a)

Batubara terbentuk dari proses sedimentasi yang terjadi jauh dari sumber tumbuhan di area dataran rendah.

b)

Batubara terbentuk dari material organik yang terbawa oleh aliran sungai dan kemudian mengalami pembatubaraan di tempat yang lebih dalam.

c)

Batubara terbentuk dari tumbuhan atau pohon yang berasal dari hutan di tempat dimana batubara tersebut terbentuk.

d)

Batubara terbentuk melalui proses pengendapan bahan organik yang berasal dari kehidupan laut yang terperangkap di dasar laut.

e)

Batubara terbentuk dari endapan tanah liat yang mengandung senyawa organik yang terpengaruh oleh aktivitas geotermal.

3.

Berdasarkan teori tempat terbentuknya batubara, salah satunya ialah teori drift yang memiliki arti?

a)

Batubara terbentuk dari tumbuhan atau pohon yang berasal dari hutan yang terletak jauh dari lokasi terbentuknya batubara, melalui proses transportasi oleh air atau angin.

b)

Batubara terbentuk dari endapan material organik yang mengendap di dasar laut yang disebabkan oleh aliran arus bawah laut yang kuat.

c)

Batubara terbentuk dari akumulasi bahan organik yang terperangkap dalam lapisan sedimen yang terkumpul selama jutaan tahun di dasar danau.

d)

Batubara terbentuk dari tumbuhan atau pohon yang berasal dari hutan yang berada di lokasi yang sama dengan tempat terbentuknya batubara, tanpa adanya transportasi material.

e)

Batubara terbentuk dari tumbuhan atau pohon yang telah mengalami proses dekomposisi dan pembatubaraan di bawah tekanan tinggi tanpa pengaruh lingkungan luar.

4.

Perbedaan teori insitu dengan teori drift berdasarkan teori pembentukannya, ialah?

a)

Teori insitu menghasilkan batubara dengan kandungan sulfur yang tinggi, sementara teori drift menghasilkan batubara dengan kandungan sulfur yang rendah.

b)

Teori insitu menghasilkan batubara dengan kandungan air yang lebih tinggi, sedangkan teori drift menghasilkan batubara dengan kandungan air yang lebih rendah.

c)

Teori drift memiliki kandungan abu yang lebih rendah dibandingkan teori insitu yang memiliki kandungan abu yang lebih tinggi.

d)

Teori insitu memiliki kandungan abu yang lebih rendah dibandingkan teori drift yang memiliki kandungan abu yang lebih tinggi.

e)

Teori insitu menghasilkan batubara dengan komposisi karbon yang lebih tinggi, sementara teori drift menghasilkan batubara dengan komposisi karbon yang lebih rendah.

5.

Dalam pembentukan batubara, terdapat dua proses utama yang berperan penting dalam pembentukannya, yaitu?

a)

Proses pengendapan (Sedimentation) dan pemanasan (Thermalization).

b)

Proses penggambutan (Peatification) dan pembatubaraan (Coalification).

c)

Proses metamorfosis (Metamorphosis) dan litifikasi (Lithification).

d)

Proses penguapan (Evaporation) dan pemadatan (Compaction).

e)

Proses permentasi (Fermentation) dan dekomposisi (Decomposition).

6.

Dalam proses pembentukan batubara, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pembentukannya, yaitu?

a)

Aktivitas vulkanik, kadar air, dan kandungan gas.

b)

Waktu, tekanan, dan suhu (temperatur).

c)

Ketersediaan mikroorganisme, kelembaban, dan jenis tumbuhan.

d)

Aliran sungai, kadar mineral, dan komposisi kimiawi.

e)

Kondisi atmosfer, tingkat pengendapan, dan gejala geotermal.

7.

Berdasarkan standar uji ASTM, batubara umumnya dibedakan berdasarkan peringkat dan kualitasnya. Peringkat batubara tersebut terdiri dari?

a)

Lignit, Sub-Bituminus, Bituminus, Antrasit, dan Perlit.

b)

Lignit, Sub-Bituminus, Bituminus, Antrasit, dan Aragonit.

c)

Lignit, Sub-Bituminus, Bituminus, Antrasit, dan Grafit.

d)

Lignit, Sub-Bituminus, Bituminus, dan Antrasit.

e)

Lignit, Sub-Bituminus, Antrasit, dan semi antrasit.

8.

Konsep eksplorasi menggambarkan dasar dalam perencanaan aktivitas pada industri pertambangan. Pengertian eksplorasi itu sendiri adalah?

a)

Proses identifikasi potensi tambang berdasarkan estimasi kasar terhadap lokasi dan kedalaman lapisan bahan galian yang terdapat di area pertambangan.

b)

Tahapan kegiatan usaha pertambangan untuk memperoleh informasi secara terperinci dan teliti tentang lokasi, bentuk, dimensi, sebaran, kualitas, dan sumber daya terukur dari bahan galian.

c)

Proses pengambilan sampel bahan galian untuk diuji laboratorium dan menentukan kelayakan ekonomi dalam eksploitasi tambang.

d)

Aktivitas penelitian geologi untuk memetakan struktur geologi suatu area tanpa melibatkan pengambilan data terperinci terkait potensi dan kualitas bahan galian.

e)

Langkah-langkah pengolahan bahan galian yang telah ditemukan sebelum memasuki proses pengambilan hasil tambang.

9.

Mengapa kegiatan pertambangan perlu melakukan eksplorasi?

a)

Untuk memperoleh izin pemerintah dalam pengoperasian tambang serta memastikan kelayakan finansial dalam jangka panjang.

b)

Untuk menentukan harga jual bijih tambang di pasar internasional berdasarkan kualitas mineral yang ditemukan selama eksplorasi.

c)

Agar dapat memastikan kepastian mengenai data cadangan, sumber daya, karakteristik bijih/mineralogi, kondisi geologi (geoteknik & hidrogeologi), dan kondisi lingkungan secara terperinci dan akurat.

d)

Untuk menentukan metode pengolahan yang paling efisien berdasarkan kandungan logam dalam bijih yang ditemukan.

e)

Agar dapat mengurangi dampak lingkungan dengan mengidentifikasi potensi bencana alam yang mungkin terjadi selama proses pertambangan.

10.

Dalam konsep eksplorasi di industri tambang, resiko yang dinilai tinggi dan investasi yang rendah terdapat pada tahapan:

a)

Pengeboran eksplorasi

b)

Penyelidikan awal hingga penyelidikan detail

c)

Pengembangan lapangan tambang

d)

Tahapan pengolahan mineral

e)

Evaluasi cadangan dan perencanaan tambang

11.

Dalam konsep eksplorasi di industri tambang, resiko yang dinilai rendah dan investasi yang tinggi terdapat pada tahapan:

a)

Penyelidikan awal dan eksplorasi geologi

b)

Pengeboran eksplorasi lanjutan

c)

Development, produksi hingga pengolahan

d)

Evaluasi cadangan dan desain tambang

e)

Pengujian mineral dan analisis kimia

12.

Ilmu utama dalam kegiatan eksplorasi tambang, yang berfokus pada pendekatan dan teknik untuk memahami dan mengevaluasi sumber daya dikenal sebagai manajemen eksplorasi, umumnya terdiri dari:

a)

Geologi struktur, geofisika, dan pengolahan data tambang

b)

Ganesa bahan galian (cara terbentuk), teknik eksplorasi (cara mencari dan membuktikan), serta metode estimasi sumber daya/cadangan (cara perhitungan dan evaluasi)

c)

Teknik pengeboran, analisis laboratorium, dan sistem informasi geografi

d)

Pengelolaan proyek, teknologi pertambangan, dan analisis ekonomi

e)

Studi dampak lingkungan, konservasi alam, dan perencanaan tambang berkelanjutan

13.

Dalam kegiatan eksplorasi, terdapat lima hal penting yang harus diperhatikan. Manakah dari pilihan berikut yang mencakup kelima aspek tersebut?

a)

Pemahaman filosofi eksplorasi dan cebakan bahan galian, Pengetahuan dasar ilmu dan teknologi eksplorasi, Konsep dan metode eksplorasi, Prinsip dasar dan penerapan metode eksplorasi, Pengambilan keputusan

b)

Pemahaman filosofi eksplorasi dan cebakan bahan galian, Pengetahuan dasar ilmu dan teknologi eksplorasi, Manajemen proyek eksplorasi, Analisis risiko eksplorasi, Pengambilan keputusan

c)

Pemahaman filosofi eksplorasi dan cebakan bahan galian, Pengetahuan dasar ilmu dan teknologi eksplorasi, Teknik pengolahan data eksplorasi, Prinsip dasar dan penerapan metode eksplorasi, Pengambilan keputusan

d)

Pemahaman filosofi eksplorasi dan cebakan bahan galian, Pengetahuan dasar ilmu dan teknologi eksplorasi, Konsep dan metode eksplorasi, Prinsip dasar dan penerapan metode eksplorasi, Evaluasi ekonomi proyek eksplorasi

e)

Pemahaman filosofi eksplorasi dan cebakan bahan galian, Pengetahuan dasar ilmu dan teknologi eksplorasi, Konsep dan metode eksplorasi, Prinsip dasar dan penerapan metode eksplorasi, Analisis lingkungan eksplorasi

14.

Pendekatan (proses) kegiatan eksplorasi secara umum dapat diurutkan sebagai berikut. Manakah dari pilihan berikut yang mencerminkan urutan yang benar?

a)

Target eksplorasi, tanda-tanda mineralisasi (langsung/tak langsung), model geologi, model genetik cebakan, sumberdaya terukur, cadangan tertambang

b)

Model geologi, model genetik cebakan, tanda-tanda mineralisasi (langsung/tak langsung), target eksplorasi, sumberdaya terukur, cadangan tertambang

c)

Tanda-tanda mineralisasi (langsung/tak langsung), target eksplorasi, model geologi, sumberdaya terukur, model genetik cebakan, cadangan tertambang

d)

Target eksplorasi, model geologi, tanda-tanda mineralisasi (langsung/tak langsung), sumberdaya terukur, cadangan tertambang, model genetik cebakan

e)

Tanda-tanda mineralisasi (langsung/tak langsung), model geologi, model genetik cebakan, target eksplorasi, cadangan tertambang, sumberdaya terukur

15.

Tipe endapan batubara dikelompokkan berdasarkan proses sedimentasi dan pengaruh tektonik, serta karakteristik geologi. Manakah dari pilihan berikut yang mencerminkan pengelompokan yang benar menjadi tiga kelompok utama?

a)

Kelompok geologi sederhana, kelompok geologi moderat, kelompok geologi kompleks

b)

Kelompok tektonik aktif, kelompok tektonik pasif, kelompok tektonik transisi

c)

Kelompok cekungan sedimen, kelompok struktur tektonik, kelompok aktivitas vulkanik

d)

Kelompok endapan fluvial, kelompok endapan delta, kelompok endapan marine

e)

Kelompok mineralisasi rendah, kelompok mineralisasi sedang, kelompok mineralisasi tinggi

16.

Endapan batubara memiliki perbedaan berdasarkan parameter dan kondisi geologi. Manakah ciri endapan batubara berikut ini yang sesuai dengan parameter sedimentasi dan kondisi geologi moderat?

a)

Memiliki ketebalan bervariasi, berkesinambungan hingga ratusan meter, dan memiliki beberapa percabangan

b)

Memiliki ketebalan seragam, berkesinambungan hingga puluhan meter, dan tidak memiliki percabangan

c)

Memiliki ketebalan tipis, terputus-putus, dan sering terlipat akibat aktivitas tektonik

d)

Memiliki ketebalan sangat tebal, berkesinambungan hingga ribuan meter, dan tidak memiliki percabangan

e)

Memiliki ketebalan variabel namun tidak berkesinambungan, dengan banyak lapisan tipis yang terpisah

17.

Tingkat keyakinan geologi secara kuantitatif dicerminkan oleh jarak titik pengamatan dan kompleksitas geologi. Manakah dari pilihan berikut yang mencerminkan jarak pengamatan yang digunakan untuk sumberdaya tertunjuk dengan kondisi geologi kompleks?

a)

50 < X ≤ 100

b)

100 < X ≤ 250

c)

250 < X ≤ 500

d)

500 < X ≤ 1000

e)

X ≤ 100

18.

Aspek kelayakan dalam pertimbangan sumberdaya menjadi cadangan melibatkan berbagai faktor pengubah. Manakah dari pilihan berikut yang mencakup semua faktor pengubah tersebut?

a)

Teknis penambangan, pengolahan, ekonomi, pemasaran, dan legalitas

b)

Pengolahan, ekonomi, pemasaran, lingkungan, dan sosial

c)

Teknis penambangan, pengolahan, ekonomi, pemasaran, legalitas, lingkungan, sarana dan prasarana, sosial, serta peraturan perundang-undangan

d)

Ekonomi, pemasaran, legalitas, lingkungan, sosial, dan politik

e)

Teknis penambangan, pengolahan, ekonomi, pemasaran, dan sarana dan prasarana

19.

Klasifikasi sumberdaya batubara berdasarkan SNI 5015:2019 terdiri dari beberapa kategori. Manakah dari pilihan berikut yang mencerminkan klasifikasi yang benar?

a)

Sumber Daya Batubara Tereka, Sumber Daya Batubara Tertunjuk, Sumber Daya Batubara Terukur

b)

Sumber Daya Batubara Tertunjuk, Sumber Daya Batubara Terukur, Sumber Daya Batubara Teridentifikasi

c)

Sumber Daya Batubara Terukur, Sumber Daya Batubara Tertunjuk, Sumber Daya Batubara Terdefinisi

d)

Sumber Daya Batubara Tertunjuk, Sumber Daya Batubara Terukur, Sumber Daya Batubara Terkonfirmasi

e)

Sumber Daya Batubara Terekam, Sumber Daya Batubara Tertunjuk, Sumber Daya Batubara Terukur

20.

Tujuan utama dari program eksplorasi batubara adalah untuk mencapai beberapa sasaran penting. Manakah dari pilihan berikut yang mencerminkan tujuan utama tersebut?

a)

Menentukan lokasi tambang, mengukur kedalaman endapan, dan melakukan analisis pasar

b)

Melokalisir keterdapatan endapan batubara, pengambilan sampel, pengujian kualitas batubara dan cadangan, serta mengidentifikasikan faktor-faktor geologi yang akan mengontrol dalam pengembangan tambang

c)

Mengidentifikasi potensi energi alternatif, mengukur dampak lingkungan, dan merencanakan strategi pemasaran

d)

Menilai biaya operasional, mengembangkan teknologi penambangan baru, dan memperkirakan keuntungan ekonomi

e)

Melakukan survei geofisika, menilai risiko tektonik, dan menentukan strategi eksploitasi

21.

Tujuan akhir dari program eksplorasi adalah untuk mencapai hasil yang optimal. Manakah dari pilihan berikut yang mencerminkan tujuan akhir tersebut?

a)

Mengidentifikasi semua potensi mineral dan melakukan penilaian dampak lingkungan

b)

Mengembangkan teknologi penambangan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan

c)

Mendapatkan cadangan dan membuka tambang secara menguntungkan

d)

Menyusun laporan geologi yang komprehensif dan mengamankan izin eksplorasi

e)

Menentukan lokasi penambangan dan melakukan kajian sosial ekonomi

22.

Program eksplorasi batubara mempunyai dua sasaran pokok. Salah satu sasarannya adalah untuk:

a)

Menentukan lokasi tambang yang paling ramah lingkungan dan berkelanjutan

b)

Mengidentifikasi potensi energi alternatif di sekitar daerah eksplorasi

c)

Menentukan jumlah cadangan dan kualitas batubara secara ekonomis yang bisa diperoleh dari daerah tertentu

d)

Mengembangkan teknologi penambangan yang inovatif dan efisien

e)

Menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari operasi penambangan

23.

Dalam rancangan program eksplorasi, salah satu kegiatan prinsip dasar eksplorasi dalam pemodelan eksplorasi adalah:

a)

Menentukan lokasi tambang yang paling ramah lingkungan dan berkelanjutan

b)

Menetapkan model geologi regional berdasarkan pengamatan lapangan, dan mendiskripsikan petunjuk-petunjuk geologi.

c)

Menentukan jumlah cadangan dan kualitas batubara secara ekonomis yang bisa diperoleh dari daerah tertentu

d)

Menentukan model geologi lokal berdasarkan keadaan lapangan, dan mendiskripsikan petunjuk-petunjuk geologi yang akan dimanfaatkan

e)

Menetapkan model geologi regional berdasarkan analisis lapangan, dan mendeskripsikan petunjuk-petunjuk geologi yang akan dimanfaatkan

24.

Perbandingan eksplorasi tidak langsung dan eksplorasi langsung berdasarkan metode adalah:

a)

Eksplorasi tidak langsung (Penginderaan jarak jauh, analisis data satelit, survei geofisika); eksplorasi langsung (Pemetaan, uji sumur, penggalian)

b)

Eksplorasi tidak langsung (Survei geokimia, survei geofisika, penginderaan jarak jauh); eksplorasi langsung (Pemetaan, pengeboran, uji parit)

c)

Eksplorasi tidak langsung (Penginderaan jarak jauh, survei geokimia, survei geofisika); eksplorasi langsung (Pemetaan, uji sumur, uji parit, pengeboran)

d)

Eksplorasi tidak langsung (Survei geofisika, pemetaan satelit, analisis geokimia); eksplorasi langsung (Penggalian, pemetaan, uji sumur)

e)

Eksplorasi tidak langsung (Analisis geokimia, penginderaan jarak jauh, survei geofisika); eksplorasi langsung (Uji parit, pemetaan, pengeboran)

25.

Tujuan Test pit (sumur uji) yang dilakukan pada endapan berlapis adalah:

a)

Untuk menentukan kedalaman maksimum lapisan, variasi litologi lateral, dan karakteristik endapan secara horizontal

b)

Untuk mendapatkan kemenerusan lapisan dalam arah kemiringan, variasi litologi atap dan lantai, ketebalan lapisan, dan karakteristik variasi endapan secara vertikal

c)

Untuk mengidentifikasi jenis mineral dalam lapisan, variasi litologi lateral, dan ketebalan lapisan

d)

Untuk memperoleh data geokimia dari lapisan, variasi litologi atap, dan karakteristik endapan secara horizontal

e)

Untuk menentukan kemenerusan lapisan secara lateral, variasi litologi atap dan lantai, dan ketebalan lapisan

26.

Dalam proses sampling batubara, gambar tersebut menunjukkan proses sampling pada batubara dan metode sampling yang digunakan adalah:

a)

Batubara Insitu dan Metode Core Sampling

b)

Batubara Stockpile dan Metode Grab Sampling

c)

Batubara Insitu dan Metode Channel Sampling

d)

Batubara curah dan Metode Bulk Sampling

e)

Batubara curah dan Metode Channel Sampling