wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz KMS Sistem Pengendalian Banjir

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Tim Jakarta Smart City sedang mengintegrasikan data dari sensor IoT ketinggian air, CCTV, dan data curah hujan untuk membuat model prediksi banjir. Data tersebut digunakan dalam sistem Knowledge Management. Pada tahap mana dalam model DIKW integrasi ini termasuk?

a)

Data

b)

Information

c)

Knowledge

d)

Wisdom

e)

Action

2.

Operator pintu air Manggarai secara tradisional menggunakan insting untuk membuka pintu air saat banjir besar. Jenis pengetahuan apa yang digunakan oleh operator tersebut?

a)

Explicit Knowledge

b)

Codified Knowledge

c)

Tacit Knowledge

d)

Formal Knowledge

e)

Structured Knowledge

3.

Pemerintah DKI Jakarta ingin mengubah pengalaman lapangan operator menjadi SOP tertulis untuk pengoperasian pintu air saat banjir. Proses ini termasuk dalam tahapan apa di siklus SECI?

a)

Socialization

b)

Externalization

c)

Combination

d)

Internalization

e)

Personalization

4.

Dalam rangka meningkatkan ketepatan prediksi banjir, tim IT Jakarta memperbaiki akurasi data sensor curah hujan. Langkah ini berfokus pada aspek apa dalam pengembangan KMS?

a)

Knowledge Sharing

b)

Data Management

c)

Knowledge Transfer

d)

Insight Generation

e)

Organizational Learning

5.

Dashboard Pantau Banjir Jakarta menampilkan real-time status ketinggian air di 178 lokasi. Tahap dalam Knowledge Management System ini terutama berhubungan dengan:

a)

Sensing

b)

Understanding

c)

Acting

d)

Learning

e)

Predicting

6.

Dalam pengembangan Early Warning System, tim menggunakan Machine Learning untuk memprediksi kemungkinan banjir berdasarkan data historis. Tahapan dalam KMS yang paling terkait dengan proses ini adalah:

a)

Sensing

b)

Understanding

c)

Acting

d)

Externalization

e)

Socialization

7.

Setelah menerima prediksi risiko banjir tinggi di Sungai Ciliwung, dashboard mengirimkan notifikasi kepada petugas lapangan. Tahapan dalam sistem KMS ini disebut:

a)

Sensing

b)

Acting

c)

Understanding

d)

Internalization

e)

Socialization

8.

Data curah hujan yang dikumpulkan dari berbagai sensor di Jakarta disimpan di dalam database yugabyteDB sebelum diproses. Tahapan DIKW yang terjadi di sini adalah:

a)

Wisdom

b)

Information

c)

Data

d)

Knowledge

e)

Insight

9.

Seorang staf DSDA mengamati perbedaan perilaku banjir berdasarkan kombinasi data curah hujan dan ketinggian air sungai. Proses ini merupakan bentuk:

a)

Externalization

b)

Combination

c)

Socialization

d)

Internalization

e)

Tacitification

10.

Tim Smart City menggabungkan SOP pengelolaan banjir dari berbagai wilayah untuk membuat satu panduan utama yang lebih komprehensif. Dalam siklus SECI, ini merupakan contoh:

a)

Externalization

b)

Internalization

c)

Socialization

d)

Combination

e)

Transformation

11.

Data sensor air Sungai Pesanggrahan menunjukkan anomali: lonjakan mendadak yang tidak konsisten. Masalah utama yang harus diperiksa dalam kasus ini adalah:

a)

Proses Internalization

b)

Kualitas Data (Data Quality)

c)

Akurasi Model Prediksi

d)

Efisiensi Dashboard

e)

Skala Waktu Sensor

12.

Masalah utama yang harus diperiksa dalam kasus ini adalah:

a)

Proses Internalization

b)

Kualitas Data (Data Quality)

c)

Akurasi Model Prediksi

d)

Efisiensi Dashboard

e)

Skala Waktu Sensor

13.

Pemerintah mengedukasi masyarakat tentang penggunaan aplikasi JAKI untuk pantau banjir. Upaya ini termasuk ke dalam kategori:

a)

Knowledge Codification

b)

Knowledge Sharing

c)

Knowledge Creation

d)

Knowledge Integration

e)

Knowledge Storage

14.

Dalam pengolahan data banjir, Machine Learning digunakan untuk mengklasifikasikan tingkat risiko. Teknologi ini membantu sistem untuk:

a)

Mengumpulkan data

b)

Mengubah tacit menjadi explicit knowledge

c)

Menghasilkan insight untuk keputusan

d)

Menyimpan data historis

e)

Mendistribusikan data ke publik

15.

Pengelolaan data IoT yang tidak sinkron menyebabkan kesalahan prediksi pada dashboard banjir. Masalah ini disebabkan oleh kurangnya:

a)

Knowledge Internalization

b)

Data Integration and Management

c)

Predictive Analytics

d)

Machine Learning Update

e)

SECI Cycle Adoption

16.

Operator pintu air mendapatkan update prosedur pengoperasian setelah simulasi banjir tahunan. Pengalaman baru ini masuk ke dalam tahap SECI apa?

a)

Combination

b)

Internalization

c)

Externalization

d)

Socialization

e)

Formalization

17.

Tim IT mengembangkan model prediksi banjir yang berbasis machine learning setiap 3 hari berdasarkan data baru. Strategi ini termasuk dalam pengelolaan:

a)

Static Modeling

b)

Analytical Model Management

c)

Data Warehouse Optimization

d)

Rule-Based System

e)

Action Planning

18.

Ketika status air di Pintu Air Manggarai mencapai ketinggian kritis, sistem otomatis mengirimkan peringatan ke aplikasi mobile warga. Sistem ini menunjukkan penggabungan prinsip:

a)

Knowledge Codification dan Sharing

b)

Predictive Analytics dan Decision Support

c)

Socialization dan Combination

d)

Data Mining dan Tacit Knowledge

e)

Internalization dan Externalization

19.

Tim Jakarta Smart City menggunakan sistem Early Warning yang berbasis kombinasi prediksi AI dan aturan manual DSDA. Model ini disebut:

a)

Fully Automated Model

b)

Hybrid System

c)

Static Decision Support

d)

Passive Early Warning

e)

Reinforcement Learning Model

20.

Pemerintah DKI Jakarta menginginkan sistem KMS banjir yang tidak hanya berbasis reaktif, tetapi juga mampu mengambil langkah preventif. Pendekatan apa yang paling tepat untuk mendukung tujuan ini?

a)

Manual Alert System

b)

Real-Time Monitoring

c)

Predictive Analytics and Data-Driven Decision

d)

Post-Flood Damage Control

e)

Conventional SOP Management