NEW
Font size
WorksheetsPerkembangan Peserta Didik
Total questions: 25
Worksheet time: 27mins
Hakikat perkembangan yang tepat ialah...
Proses perubahan agresif yang bersifat kuantitatif, yang terjadi pada aspek fisik dan psikis menuju tingkat kedewasaan atau kematangan yang berlangsung sistematis dan berkesinambungan
proses perubahan progressif yang bersifat kuantitatif fungsional, yang terjadi pada aspek fisik menuju tingkat kedewasaan atau kematangan yang berlangsung sistematis dan berkesinambungan
Proses perubahan agresif yang bersifat kualitatif fungsional, yang terjadi pada aspek fisik menuju tingkat kedewasaan atau kematangan yang berlangsung sistematis dan berkesinambungan
proses perubahan progressif yang bersifat kualitatif fungsional, yang terjadi pada aspek fisik dan psikis menuju tingkat kedewasaan atau kematangan yang berlangsung sistematis dan berkesinambungan
proses perubahan agressif yang bersifat kualitatif fungsional, yang terjadi pada aspek psikis menuju tingkat kedewasaan atau kematangan yang berlangsung sistematis dan berkesinambungan
Hakikat pertumbuhan yang tepat ialah...
Proses perubahan progressif yang bersifat kuantitatif dan yang terjadi pada aspek fisik, contohnya peningkatan kemampuan kognitifP
Proses perubahan progressif yang bersifat kuantitatif dan terjadi pada aspek fisik, contohnya peningkatan jumlah sel.
proses perubahan progressif yang bersifat kuantitatif dan yang terjadi pada aspek psikis, contohnya perubahan emosional.
proses perubahan agressif yang bersifat kualitatif dan yang terjadi pada aspek psikis, contohnya bertambahnya berat badan
proses perubahan agressif yang bersifat kualitatif dan yang terjadi pada aspek fisik, contohnya bertambahnya tinggi
Fase perkembangan individu menjadi "person" terbagi kedalam 3 tahap yakni...
fase konsepsi-fase perkembangan-fase kematian
fase kelahiran-fase perkembangan-fase kematian
fase konsepsi-fase kelahiran-fase perkembangan
fase kelahiran-fase perkembangan-fase konsepsi
fase perkembangan-fase konsepsi-fase kematian
Perkembangan secara umum terbagi menjadi 3 periode yaitu...
Periode bayi (infacy) -Periode Remaja (Adolescense)-Periode Dewasa (Adulthood)
Periode sebelum kelahiran (pranatal)-Periode anak (Childhood)-Periode Dewasa (Adulthood)
Periode anak(Childhood)-Periode Remaja (Adolescense)- Periode dewasa akhir (Late Adulthood)
Periode anak(Childhood)-Periode Remaja (Adolescense)-Periode Dewasa (Adulthood)
Periode bayi (infacy) -Periode Remaja (Adolescense)-Periode dewasa akhir (Late Adulthood)
Membentuk geng sendiri yang berperilaku mengganggu orang lain merupakan gangguan perkembangan psikis dan sosial yang disebabkan oleh...
Kurangnya perhatian orang tua
Lingkungan pergaulan yang salah
Belum bisa berkomunikasi dengan baik
Tidak mampu mengendalikan emosi
Tidak ada penerimaan dari teman sebaya
Remaja putri lebih suka berdandan dan berhias untuk menarik lawan jenisnya. Hal tersebut merupakan perkembangan remaja dalam...
Memperoleh suatu himpunan nilai-nilai dan sistem etika sebagai pedoman tingkah laku
Mengharapkan tingkah laku sosial yang bertanggung jawab
Menerima keadaan fisiknya dan menggunakannya secara efektif
Mancapai peran sosial pria dan Wanita
Menerapkan gaya modren
Menilai intensitas penilaian, menunda perasaan, memahami stres, dan mengendalikan dorongan hati merupakan cara mengembangkan keterampilan...
Emosional
Perasaan
Kognitig
Perasaan
Psikomotorik
Bagaimana karakteristik perkembangan fisik peserta didik masa remaja di tandai dengan apa...
Mengalami pubertas
Pola pikir yang biasa saja
Pola pikir yang lebih baik
Emosi yang stabil
Berat badan dan tinggi yang cepat
Salah satu perkembangan yang berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk mengetahui baik dan buruk suatu perbuatan,kesadaran untuk melakukan perbuatan baik, kebiasaan melakukan baik, dan rasa cinta terhadap perbuatan baik, adalah salah satu contoh....
emosi
perkembangan
moral
Sosial
Tingkat kecerdasan siswa yang berbeda-beda menjadi tantangan seorang guru untuk tetap memberikan pendidikan yang terbaik. Upaya yang dilakukan guru dalam pembelajaran untuk menghadapi tantangan tersebut adalah....
Mengelompokkan anak yang berinteligensia tinggi
Memperhatikan kondisi sosial anak
Mengelompokkan anak yang berinteligensia rendah
Memanfaatkan berbagai macam media pembelajaran dalam proses belajar mengajar
Mengelompokkan anak sesuai status sosial
Salah satu kesulitan yang dialami oleh anak yang memiliki kelainan fisik adalah kesulitan berpartisipasi, yang dapat dilihat pada contoh berikut ....
Susi termasuk kategori lambat dalam merespons informasi yang diterimanya dari luar
Dini berbadan besar tidak dapat mengikuti kegiatan olahraga dengan baik
Nila tidak dapat mengikuti kegiatan yang diadakan oleh kelasnya, karena keterbatasan gerak tubuhnya
Karena merasa rendah diri dengan keadaan tubuhnya, maka Rina sering merasa malas untuk belajar
Anita tidak mampu mengikuti ujian karena tidak mengikuti proses belajar secara menyeluruh
Perkembangan kemampuan fisik pada anak kecil ditandai dengan mulai mampu melakukan bermacam-macam gerakan dasar yang semakin baik, yaitu gerakan-gerakan berjalan, berlari, melompat dan meloncat, berjingkrak, melempar, menangkap, yang berhubungan dengan kekuatan yang lebih besar sebagai akibat dari pertumbuhan jaringan ...
Syaraf lebih kuat
Otot lebih besar
Fisik lebih berotot
Otot lebih panjang
Syaraf lebih sempurna
Perkembangan kesehatan menjadi fokus pemerintah, hal ini dikarenakan kesehatan juga menjadi salah satu tolok ukur human development index. Sebagai guru yang memperoleh amanah dalam pembinaan peserta didik untuk mewujudkan cita-cita dan masa depan yang gemilang, guru dituntut mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan fisik peserta didik, antara lain....
Perkembangan otot, perkembangan fisik, perkembangan belajar, kemampuan berjalan, dan perkembangan spiritual
Bentuk tubuh, perkembangan otot, perkembangan belajar, kemampuan berjalan, dan perkembangan lingkungan sekolah
Gizi, kesehatan, nafsu makan, olahraga, dan jam tidur
Keluarga, gizi, kesehatan, jenis kelamin, dan gangguan emosional
Gizi, makanan, minuman, olahraga, dan pergaulan
Pola asuh otoriter dapat menghambat perkembangan psikomotorik anak. Saat orang tua menerapkan pola asuh otoriter atau terlalu memaksa, anak akan mengalami shock. Hal ini menyebabkan gangguan mental terhadap anak tersebut. Biasanya anak akan cenderung merasa canggung, merasa serba salah, tidak percaya pada diri sendiri dan merasa tertekan. Selain pola asuh perkembangan psikomotorik peserta didik juga dipengaruhi oleh ...
Materi Pelajaran
Faktor genetic
Gizi
Jenis kelamin
Pesona dan kemampuan guru dalam mengajar
Selain perkembangan emosi dan sosial, terdapat perkembangan spiritual. Perkembangan spiritual dibagi dalam tiga tingkatan, pertama, the fairy tale stage (tingkat dongeng), yang mana onsep ketuhanan dipengaruhi oleh fantasi dan emosi. Hurlock (2012) menambahkan bahwa disebut sebagai tahap dongeng karena anak menerima semua keyakinanannya dengan unsur yang tidak nyata. Oleh karena itu, cerita-cerita agama dan kebesaran upacara agama sangat menarik anak-anak. Kedua, the realistic stage (tingkat kenyataan). Pada masa ini, anak mampu memahami konsep ketuhanan secara realistik dan konkrit. Sedangkan yang ketiga, the individual stage, yang terjadi pada usia remaja. Pada masa ini situasi jiwa mendukung untuk mampu berfikir abstrak dan emosi semakin sensitif. Pemahaman ketuhanan dapat ditekankan pada makna dan keberadaan Tuhan bagi kehidupan manusia. Masa the ralistic stage terjadi pada usia ...
7-12 Tahun
8-11 tahun
7-11 Tahun
8-16 tahun
6-10 tahun
Cara pandang generasi digital berbeda dengan para guru mereka, yang merupakan pendatang baru dunia digital. Para guru ini baru bersentuhan dengan komputer setelah bekerja, mereka agak terlambat dan gagap mempelajari internet. Para native digital hidup dalam paradigma jauh tapi dekat, dekat tapi jauh, yang berarti ...
Dunia saat ini tanpa batas karena internet menghubungkan orang-orang dari berbagai belahan bumi
Kecerdasan buatan membuat jarak tempuh menjadi lebih cepat dari sebelumnya
Mereka sering berkomunikasi dengan gawai, sehingga sering berkomunikasi dengan orang-orang yang jauh, tetapi malah mengabaikan atau tidak sering berkomunikasi dengan orang-orang terdekatnya
Media sosial membuat manusia menjadi anti social
Media sosial merusak hubungan harmonis keluarga dan masyarakat
Generasi ini juga punya ciri khas yaitu terbiasa belanja makanan dan barang secara daring. Tidak hanya untuk keperluan sehari-hari mereka, keperluan penyelesaian tugas-tugas sekolah juga mereka lakukan dengan cara belanja daring. Dari proses ini anak-anak belajar tentang ….
Tanggung jawab
Kejujuran
Ketekunan dan kedermawanan
Kemandirian dan eksplorasi
Kesabaran dan keadilan
Tidak semua konten internet layak dikonsumsi atau baik bagi anak-anak. Guru dan orangtua harus memberikan pemahaman kepada mereka tentang konten positif dan konten negatif. Tidak hanya soal pornografi, konten agama yang menyimpang juga perlu diwaspadai, seperti ....
Pembunuhan
Permusuhan
Intoleransi
Ketidakadilan
Moderasi
Manakah pernyataan berikut ini yang menunjukan prinsip pembelajaran orang dewasa adalah....
Orang dewasa belajar dengan lebih baik apabila mereka terlibat secara aktif dalam proses merancang, menilai dan melaksanakan proses pembelajaran yang mereka ikuti
Proses perubahan progressif yang bersifat kuantitatif dan yang terjadi pada aspek psikis, contohnya perubahan emosional
Orang dewasa belajar dengan baik apabila mereka terus menerus diberi motivasi untuk membentuk karakter diri
Proses perubahan agressif yang bersifat kualitatif dan yang terjadi pada aspek psikis, contohnya bertambahnya berat badan
Pembelajaran orang dewasa hampir sama dengan pembelajaran anak-anak
Alasan perlunya mengetahui pertumbuhan dan perkembangan peserta didik adalah untuk memahami ….
1). Percepatan pertumbuhan fisik anak
2). Kondisi awal mempengaruhi perkembangan selanjutnya
3). nilai penerapan kehidupan di sekolah
1 dan 2
1 dan 3
1, 2, 3
2 dan 3
2
Mengapa masalah remaja lebih sulit diselesaikan daripada masalah pada anak-anak....
Masalah anak-anak lebih sederhana
Remaja lebih suka berkelompok
Remaja lebih suka menyelesaikan masalah dengan fisik
Remaja tidak mengunakan logika
Masalah remaja lebih kompleks, dipengaruhi ego, kepentingan pribadi, dan tujuan.
Di sebuah kelas PAUD, terdapat anak-anak dari berbagai etnis, seperti Jawa, Sunda, dan Minang. Dalam proses pembelajaran, guru ingin memastikan semua anak memahami materi yang diajarkan. Apa yang sebaiknya dilakukan oleh guru....
Menggunakan satu bahasa saja untuk pengajaran
Mengabaikan perbedaan etnis dan menggunakan bahasa daerah
Menggunakan bahasa yang dapat dipahami oleh semua anak dan memberikan contoh yang relevan
Mengadakan kelas terpisah berdasarkan etnis
Ibu menggunakan Bahasa yang disukai saja
Ani merupakan anak yg pendiam dan pemalu. Sejak SD sampai SMA ia merupakan anak yg introvert, namun saat kuliah ia mencoba mengikuti kegiatan UKM. Ani mulai belajar berbicara dengan orang lain, belajar memiliki keberanian memimpin kegiatan dan belajar membangun hubungan dengan banyak teman. Ani sekarang menjadi anak yang mudah bergaul dan disukai banyak teman. Ia mulai aktif mengikuti berbagai lomba dan menjadi MC pada acara-acara kampus. Contoh tersebut merupakan contoh isu perkembangan….
Bawaan vs pengasuhan
Stabilitas vs perubahan
Kontinu vs diskontinu
Berkelanjutan vs tidak berkelanjutan
Stabilitas vs pengasuhan
Struktur kepribadian menurut Freud dibagi menjadi 3 yaitu, id, ego, dan superego. Contoh Ani ingin membolos kuliah karena ia bangun kesiangan, tetapi ia ingat pesan orang tuanya bahwa ia harus meningkatkan IP pada semester ini. Akhirnya ia memutuskan untuk tetap berangkat meskipun sedikit terlambat. Hal ini sesuai dengan struktur kepribadian yang bertindak untuk memutuskan mana yang benar dan salah yaitu....
Id
Ego
Superego
Motivasi
Support
Pada usia anak-anak mempelajari agama melalui cerita nabi-nabi. Anak-anak memahami Tuhan seperti manusia. Tuhan Yang Maha Tahu digambarkan oleh anak-anak bahwa Tuhan memiliki mata yang besar yang bisa melihat semuanya. Anak-anak menganggap hujan dan petir sebagai bentuk dari Tuhan yang menangis dan setan yang dicambuk. Pemahaman spiritual pada masa kanak-kanak berada pada ….
kepercayaan intuitif-proyektif
kepercayaan sintetik-konvensional
kepercayaan individuatif-reflektif
kepercayaan sintetik-reflektif
Kepercayaan mitos-harfiah
