Font size
WorksheetsAMBK SKI 2025
Total questions: 45
Worksheet time: 35mins
Masyarakat Arab, khususnya kota Mekkah pada umumnya memiliki watak yang keras. Dalam hal keyakinan dan kepercayaan, mereka juga sangat keras dan kuat memegang teguh keyakinannya. Hal ini menjadi suatu tantangan bagi Nabi Muhammad SAW dalam menyampaikan risalah dakwah Islam di kota Mekkah pada saat itu. Sebagai pengemban misi rahmatan lil'alamin, karakter dakwah Nabi Muhammad SAW dalam menciptakan masyarakat Mekkah yang beradab adalah ….
Lemah lembut, rendah hati, kesabaran dan kegigihan
Tegas, otoriter dan keras
Gigih, ulet, keras dan terbuka
Trampil, kerja keras, telaten dan memaksa
Selama 13 tahun berdakwah di kota Mekkah, Nabi Muhammad SAW dan umat Islam menghadapi banyak tantangan, hambatan, gangguan dan siksaan dari kaum kafir Quraisy. Karena ketabahan dan kesabarannya, Nabi berhasil melaksanakan dakwahnya walaupun masih banyak masyarakat yang tetap memegang teguh kepercayaan dan keyakinannya. Salah satu kunci dakwah Nabi Muhammad dari pernyataan di atas adalah ….
Dukungan yang sangat kuat dari keluarga Bani Umayyah
Semangat berdakwah walaupun dalam situasi dan kondisi apapun
Biaya yang sangat besar dalam merencanakan kegiatan dakwah
Dalam menyampaikan dakwahnya di kota Madinah, Nabi Muhammad berusaha untuk merangkul semua golongan, menciptakan kehidupan beragama yang damai, saling menghormati suku dan agama di bawah kepemimpinan Rasulullah SAW. Sikap terpuji dari dakwah Nabi di atas yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah ….
Membuat suatu organisasi yang tidak disetujui oleh atasan
Membentuk kelompok-kelompok yang terdiri dari beberapa agama dan suku
Menghormati dan menghargai teman yang berbeda suku dan agama
Membuat kegaduhan ketika pengajian berlangsung
Pada masa Khalifah Umar bin Khatthab, pemerintahan Islam mengalami masa kemajuan dan masyarakatnya mengalami kemakmuran. Negara memiliki kekayaan dan pendapatan yang berlimpah. Tentara, hakim, pegawai dan profesi lain digaji dari anggaran dan pendapatan negara. Lembaga yang berfungsi mengelola keuangan negara untuk kemakmuran dan kemaslahatan umat tersebut dinamakan …
Diwanul Hisbah
Baitul Kharraj
Bank Mu'amalah
Baitul Mal
Masa pemerintahan Khalifah Utsman bin Affan berlangsung cukup lama, yaitu selama kurang lebih 12 tahun. Banyak prestasi yang dicapai oleh Khulafaurrasyidin yang ketiga ini., antara lain pembukuan dan penggandaan mushaf Al Qur'an, pembentukan angkatan laut dan penyebaran agama Islam. Dalam hal penyebaran agama Islam, Utsman bin Affan telah berhasil mengadakan penyebaran agama Islam ke luar Jazirah Arabia. Daerah atau Negara di bawah ini yang menjadi tujuan penyebaran agama Islam tersebut adalah ….
Tunisia, Azerbaijan dan Armenia
Cina, India dan Indonesia
Perancis, Jerman dan Italia
Rusia, Inggris dan Spanyol
Dinasti Umayyah adalah suatu pemerintahan yang berdiri setelah berakhirnya Khulafaurrasyidin. Perkembangan peradaban Islam pada masa pemerintahan ini sangat pesat, meliputi bidang politik, militer, ekonomi, sosial, dan ilmu pengetahuan. Di bawah ini yang merupakan kemajuan Dinasti Umayyah dalam bidang sosial adalah ….
T terbentuknya angkatan bersenjata yang tangguh
Berdirinya lembaga-lembaga penddikan
Berdirinya rumah sakit, panti asuhan dan anak yatim
Berdirinya pabrik-pabrik senjata
Khalifah Umar bin Abdul Aziz memiliki kepribadian atau sifat yang berbeda dengan para khalifah Bani Umayyah yang lain. Kalau para khalifah yang lain terkenal hidup mewah, maka Umar bin Abdul Aziz terkenal dengan gaya hidupnya yang sederhana, walaupun ia seorang kahlifah yang memiliki banyak harta. Sikap dan keteladanan yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari dari kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz adalah ….
Hidup enak dengan harta berlimpah
Hidup dan bekerja untuk beribadah dan akhirat, dunia hanya sekedar untuk melakukan aktifitas sehari-hari
Mencukupi kebutuhan sehari-hari yang penting bahagia
Meninggalkan urusan akhirat karena hal itu tidak penting
Dinasti atau Daulah Abbasiyah adalah suatu pemerintahan yang berdiri setelah berakhirnya Dinasti Umayyah. Masa Dinasti Abbasiyah adalah masa kemajuan dan keemasan dalam sejarah Islam, khususnya dalam bidang ilmu pengetahuan dan tehnologi. Salah satu perkembangan peradaban Islam yang sangat pesat pada waktu itu adalah bidang seni dan budaya. Di bawah ini yang tidak termasuk faktor-faktor berkembang pesatnya seni dan budaya pada masa Dinasti Abbasiyah adalah ….
Kecintaan para khalifah Bani Abbasiyah terhadap seni
Adanya kontak atau hubungan antara umat Islam dengan bangsa Persia, Yunani dan India
Adanya percampuran budaya antara kebudayaan Arab, Yunani, India dan Persia
Berdirinya lembaga-lembaga sosial di setiap kota
Abu Ja’far Al Manshur adalah khalifah kedua dari Dinasti Abbasiyah. Sebelum menjadi khalifah, pemerintahan Dinasti Abbasiyah belum stabil, karena masih banyak terjadi pemberontakan di berbagai daerah. Ibukota atau pusat pemerintahannya juga masih berpindah-pindah. Berkat kepemimpinannya, Dinasti Abbasiyah menjadi negara yang kuat, kokoh dan maju. Di bawah ini yang tidak termasuk kebijakannya dalam bidang politik adalah ….
Menciptakan stabilitas keamanan dalam negeri
Membentuk Dewan Perwakilan Rakyat
Membenahi sistem administrasi pemerintahan
Membentuk lembaga-lembaga pemerintahan
1. Pengangkatan Wazir (Perdana Menteri)
2. Pengangkatan Raisul Kitabah (Sekretaris Negara)
3. Pengangkatan Kepala Daerah (Amir)
4. Terbentuknya angkatan laut
5. Terbentuknya Peradilan Tata Usaha Negara
Dari beberapa pernyataan di atas, yang termasuk bentuk-bentuk kemajuan sistem administrasi pemerintahan pada masa Dinasti Abbasiyah ditunjukkan pada nomer ….
1, 2 dan 3
1, 2 dan 5
1, 2 dan 4
2, 3 dan 5
Ia adalah seorang ilmuwan muslim yang sangat terkenal pada masa Dinasti Abbasiyah. Ia merupakan ahli di bidang kimia. Bangsa Barat (Eropa) menyebutnya dengan sebutan Geber. Ia disebut sebagai Bapak Kimia Muslim Pertama dalam dunia Islam. Tokoh Ilmuwan beserta karyanya yang dimaksud adalah ….
Imam Al Ghazali : Ihya' 'Ulumuddin
Ar Razy : Al Hawi
Jabir bin Hayyan : Al Kimya
Ibnu Sina : Al Qanun Fit Thib
Dari tabel di atas, kesesuaian antara ilmuwan muslim pada masa Dinasti Abbasiyah dengan hasil karyanya yang benar ditunjukkan pada nomer ….
1, 2 dan 3
1, 3 dan 4
1, 4 dan 5
1, 5 dan 6
Salah satu metode pengobatan yang dilakukan oleh Ar Razy adalah …. Diantara sekian banyak buku atau karya ilmuwan muslim yang terkenal pada masa Dinasti Abbasiyah, buku yang berjudul Al Hawi termasuk buku yang sangat populer. Buku yang ditulis oleh Ar Razy itu berisi tentang hal-hal yang berhubungan dengan kedokteran. Salah satu metode pengobatan yang dilakukan oleh Ar Razy adalah ….
Pengobatan totok urat nadi
Pengobatan akupunktur
Pengobatan pijat urat
Pengobatan laser
Salah satu ilmu keagamaan yang berkembang pesat pada masa Dinasti Abbasiyah adalah ilmu tafsir beserta tokoh-tokohnya. Salah satu ulama tafsir yang terkenal adalah Ibnu Jarir At Thabari atau yang lebih dikenal dengan sebutan Imam At Thabari. Diantara karya besarnya yang terkenal berjudul Tafsir At Thabari. Metode penafsiran Al Qur’an yang dilakukan oleh Imam Thabari dikenal dengan sebutan ….
Metode analisis (tahlily)
Metode hafalan
Metode shahabi
Metode salafi
Dinasti Ayyubiyah adalah suatu pemerintahan yang berdiri pada masa berlangsungnya Dinasti Abbasiyah. Dinasti ini berdiri di tengah kondisi berkecamuknya Perang Salib. Walaupun berdirinya di tengah berlangsungnya Perang Salib, tetapi para penguasanya masih memikirkan pendidikan rakyatnya. Kesesuaian usaha pemerintahan Dinasti Ayyubiyah dengan pemerintah Indonesia dalam mewujudkan pendidikan yang maju adalah ….
Mendirikan lembaga-lembaga pendidikan dan SDM yang berkualitas
Membangun jembatan dan terowongan
Membentuk majelis-majelis taklim
Membangun angkatan bersenjata yang tangguh
Pemerintahan Dinasti Ayyubiyah telah melahirkan para pahlawan dan panglima perang Islam yang terkenal dalam Perang Salib. Mereka antara lain Shalahudin Al Ayyubi, Sultan Al Adil Saifuddin (Al Malikul Adil I) dan Sultan Al Kamil. Sultan Al Adil Syaifuddin adalah seorang pemimpin dan pengatur stretegi perang. Di bawah ini yang termasuk jasa besar dari Sultan Al Adil Saifuddin selama menjadi penguasa Dinasti Ayyubiyah adalah ….
Menciptakan Jam Air yang dikagumi Negara-negara Barat (Eropa)
Mendirikan Masjidil Aqsha di Yerussalem
Mengusir tentara salib dari wilayah Mesir dan memadamkan pemberontakan yang dilakukan orang-orang Kristen Koptik di Mesir
Membangun jembatan penghubung antara Mesir dan Syiria
Dari tabel di atas, kesesuaian antara ilmuwan muslim yang terkenal pada masa Dinasti Ayyubiyah dan karyanya ditunjukkan pada nomer ….
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
4 dan 5
Pada masa Dinasti Ayyubiyah, muncul para limuwan muslim yang terkenal. Mereka telah berjasa dalam perkembangan kebudayaan dan peradaban Islam pada masa Dinasti Ayyubiyah. Di bawah ini yang termasuk ilmuwan muslim yang terkenal pada masa Dinasti Ayyubiyah adalah ….
Imam Maliki, Imam Hanafi, Imam Syafi'i dan Imam Hambali
Abu Dzar Al Ghifari, Said bin Musayyab dan Abdullah bin Katsir
Suhrawardi Al Maqtul, Al Busyiri, Abu Abdullah Al Qudha'i dan Abdul Latif Al Bagdadi
Ibnu Sina, Ar Razi, Jabir bin Hayyan dan Abu Ishak Al Kindi
Agama Islam pertama kali masuk ke Indonesia (Nusantara) melalui daerah pesisir pantai Letak wilayah Indonesia yang sangat strategis sebagai jalur perdagangan dunia memudahkan proses penyebaran agama Islam di Nusantara. Interaksi dan komunikasi antara para pedagang muslim dari luar negeri dengan penduduk pribumi membuat masyarakat Indonesia mulai mengenal dan menganut agama Islam. Dari pernyatan di atas, agama Islam yang pertama kali masuk ke Indonesia dengan damai, yaitu dengan cara ….
Sosial (pernikahan)
Pendidikan (pengajaran)
Ekonomi (perdagangan)
Politik (pemerintahan)
Agama Islam masuk dan berkembang pesat di Indonesia dibawa dan disiarkan oleh para mubalig dari Arab, India dan Persia Penyebarannya melalui proses yang cukup panjang Para ulama dan mubaligh menggunakan berbagai agar agama Islam berkembang dan mudah diterima oleh masyarakat Indonesia. Dari pernyataan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa salah satu kunci keberhasilan penyebaran agama Islam di Indonesia adalah ….
Para mubaligh memiliki semangat, keberanian dan tak kenal lelah dalam berdakwah
Para ulama yang berjuang untuk mendapatkan pujian dari pengikutnya
Semangat yang tinggi untuk mendapatkan pengakuan dari para raja
Modal yang sangat besar untuk berdakwah
Perhatikan pernyaataan-pernyataan di bawah ini :
1. Agama Islam masuk ke Indonesia dengan cara damai tanpa kekerasan/peperangan
2. Yang berjasa dalam penyebaran agama Islam Indonesia adalah para pedagang Arab
3. Berdirinya Kerajaan Samudra Pasai pada abad ke 13 M
4. Ditemukannya makam Fatimah binti Maimun di Leran, Gresik
5. Agama Islam pertama kali masuk ke Indonesia pada abad ke 7 M
6. Persamaan budaya Indonesia dengan budaya Persia
7. Berdirinya Kerajaan Demak sebagai kerajaan Islam pertama di Jawa
Dari pernyataan-pernyataan di atas, yang termasuk bukti-bukti masuknya agama Islam ke Indonesia menurut teori Mekkah ditunjukkan pada nomer ….
1, 2 dan 4
1, 2 dan 5
3, 4 dan 6
3, 6 dan 7
Kerajaan pertama di pulau jawa adalah kerajaan Demak. Raja Demak yang pertama adalah ......
Raden Fatah
Sultan Trenggono
Arya Penangsang
Jaka Tingkir
Dibawah ini yang bukan fungsi pesantren adalah …
Lembaga Pendidikan
Lembaga Kesehatan
Lembaga Sosial
Lembaga Penyiar Islam
Dari tabel di atas, kesesuaian antara nama Pondok Pesantren dengan lokasinya yang benar ditunjukkan pada nomer ….
1, 4 dan 5
1, 2 dan 5
2, 4 dan 6
2, 3 dan 6
Berkembang pesatnya agama Islam di Indonesia tidak dapat terlepas dari jasa dan peranan para kyai dan pondok pesantren. Diawali dari perjuanga Walisongo yang pertama kali mendirikan pondok pesantren sampai di jaman modern sekarang ini. Di bawah ini yang merupakan salah satu peranan pondok pesantren dalam dakwah Islam di Indonesia adalah ….
Sebagai pencetak kader-kader pemimpin organisasi kemasyarakatan
Sebagai pelindung masyarakat dari penjajahan Belanda
Sebagai sarana dakwah dan pencetak para da'i atau mubaligh
Menjadi tujuan masyarakat untuk bersilaturrahmi dengan para kyai
Lembaga pendidikan Islam di Indonesia, termasuk pondok pesantren mempunyai tujuan yang sama dengan pemerintah, yaitu membentuk insan yang berbudi luhur dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. Untuk mencetak kader Islam yang moderat, usaha yang sebaiknya dilakukan pondok pesantren adalah ….
Membekali santri dengan ketrampilan duniawi
Membina para santri dalam pendidikan dan laithan kemiliteran
Membekali para santri dengan ilmu bercocok tanam
Membekali para santri dengan wawasan kebangsaan dan keberagaman
1. Wayang
2. Qasidah
3. Kuda Lumping
4. Tari Kecak
5. Tari Piring
6. Tari Saman
Dari daftar nama-nama kesenian di atas, yang termasuk kesenian lokal di Indonesia yang bernafaskan Islam ditunjukkan pada nomer ….
1, 2 dan 4
1, 2 dan 6
2, 3 dan 5
3, 4 dan 6
1. Ludruk : Semarang
2. Tari Saman : Palembang
3. Tari Seudati : Aceh
4. Tari Zapin : Ambon
5. Tari Pergaulan : Makassar
Dari nama-nama kesenian di atas, kesesuaian kesenian lokal dengan daerah asalnya yang benar ditunjukkan pada nomer ….
1, 2 dan 3
2, 3 dan 4
2, 4 dan 5
3 dan 5
Negara Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama dan ras mempunyai berbagai ragam budaya berupa kesenian dan tradisi yang dilakukan masyarakat secara turun temurun. Kesenian, tradisi, adat istiadat dan berbagai budaya tersebut memiliki nilai-nilai luhur yang dapat diwariskan kepada generasi sesudahnya. Di bawah ini yang termasuk nilai-nilai sosial dari kearifan lokal adalah ….
Dapat dijadikan sarana untuk pesta dan bermegah-megahan
Mempererat persatuan, gotong royong dan silaturrahmi
Membentuk generasi yang tangguh dan kuat menghadapi budaya asing
Menjadikan kearifan lokal sebagai nilai jual yang tinggi
Kearifan lokal adalah merupakan salah satu bentuk budaya dalam masyarakat lokal yang diturunkan dari generasi ke generasi, dari nenek moyang atau leluhur secara turun temurun. Kedatangan agama Islam di Indonesia sebagai rahmatan lil’alamin tidak menghapus atau menghilangkan kearifan lokal. Justru agama Islam mewarnai dan menghiasi kearifan lokal dengan warna Islami. Salah satu penerapan nilai-nilai Islam dalam kearifan lokal adalah ….
Selalu bersyukur, bersedekah dan menjalin silaturrahmi
Rela berkorban demi tetangga
Berlaku boros karena setiap kegiatan selalu mengeluarkan biaya
Menghormati sesepuh desa karena sangat berjasa menjaga tradisi
Sunan Ampel adalah salah satu dari Walisanga yang berdakwah menggunakan pondok pesantren sebagai sarana berdakwah. Ia juga termasuk wali yang sangat giat mengajak masyarakat untuk mempunyai akhlaq yang baik. Ajaran Sunan Ampel terkenal dengan sebutan ajaran “Moh Limo”. Di bawah ini yang termasuk sikap positif dari ajaran “Moh Limo” adalah ….
Tidak berkumpul, tidak berkelahi, tidak mencuri, tidak menipu dan tidak menghasut
Tidak berbohong, tidak mencuri, tidak bermain, tidak iri, dan tidak memfitnah
Tidak bermain judi, tidak mencuri, tidak berzina, tidak minum minuman keras dan tidak memakai candu
Tidak berbohong, tidak mengadu domba, tidak korupsi, tidak membunuh dan tidak berkata kotor
Walisanga termasuk ulama atau mubaligh yang sangat cerdas dan kreatif. Dalam menyebarkan agama Islam, mereka memiliki metode dakwah yang berbeda-beda. Pernyatan yang benar tentang Walisanga dan metode dakwahnya di bawah ini adalah ….
Sunan Ampel : mendirikan kerajaan
Sunan Gunungjati : perdagangan
Sunan Giri : kursus-kursus
Sunan Kalijaga : wayang
Sunan Gunungjati adalah salah satu dari Walisanga yang menyebarkan agama Islam di daerah Jawa Barat. Ia berdakwah menggunakan pendekatan politik dalam menyebarkan agama Islam. Salah satu langkah politik yang dilakukan oleh Sunan Gunungjati adalah ….
Mendirikan Kerajaan Cirebon
Menjalin hubungan atau kerja sama dengan Kerajaan Majapahit
Membentuk perkumpulan dagang
Mendirikan Kerajaan Mataram Islam
Abdurrauf Singkel adalah seorang tokoh atau ulama yang berasal dari daerah Aceh. Ia adalah salah satu ulama yang berjasa dalam perkembangan agama Islam di Indonesia, khususnya di Provinsi Aceh Darussalam Salah satu peran penting Abdurrauf Singkel dalam perkembangan agama Islam di Indonesia adalah ….
Mengembangkan madzab Syia'ah di Indonesia
Mendirikan pondok pesantren tahfidz di seluruh Indonesia
Membentuk majelis taklim di setiap kota-kota di Indonesia
Mengembangkan Tarikat Syattariyah pertama di Indonesia
Muhammad Arsyad Al Banjari termasuk ulama yang sangat produktif. Ia memiliki banyak karya tulis. Salah satu buku atau kitabnya yang terkenal berjudul Sabilul Muhtadin. Dilihat dari judulnya, buku itu membahas tentang ….
Pedoman hidup manusia dalam berinteraksi dengan masyarakat sekitarnya
Jalan bagi orang yang mendapat petunjuk
Petunjuk bagi orang yang mau menunaikan ibadah haji
Tata cara beribadah yang benar
Muhammad Arsyad Al Banjari adalah seorang tokoh dan ulama yang berasal dari Kalimantan Selatan. Ia berjasa dalam perkembangan agama Islam di Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan. Sebelum mengembangkan dakwah Islam di Indonesia, ia menetap dan menuntut ilmu di Mekah dan Madinah selama 30 tahun. Di bawah ini yang bukan termasuk ibrah dari sikap Muhammad Arsyad Al Banjari setelah kembali ke Indonesia adalah ….
Umat Islam lebih giat dalam menyebarkan agama Islam
Munculnya para kader dakwah
Berdirinya lembaga-lembaga pendidikan
Umat Islam Indonesia tidak mendapatkan anggaran pendidikan dari pemerintah
K.H. Ahmad Dahlan adalah salah seorang tokoh pembaruan Islam di Indonesia. Ia adalah pelopor kebangkitan umat Islam untuk menyadari nasibnya sebagai bangsa yang terjajah yang masih harus belajar dan berbuat. Untuk mewujudkan cita-cita pembaruan Islam di Indonesia tersebut, ia membentuk suatu organisasi atau perkumpulan yang bergerak di bidang sosial dan pendidikan yang bernama ….
Nahdlatul Ulama
Hizbul Wathan
Jami'at Khoir
Ihwanul Muslimin
K.H. Ahmad Dahlan adalah tokoh pejuang dan pembaruan Islam di Indonesia. Ia telah berhasil mewujudkan pembaruan cara berpikir dan beramal menurut tuntunan agama Islam dan mengajak umat Islam Indonesia untuk kembali hidup menurut tuntunan Al-Qur'an dan Al-Hadits. Sebagai seorang pelajar, sikap yang harus diterapkan untuk meneladani perjuangannya di lingkungan madrasah adalah ….
Rajin mengerjakan pekerjaan rumah di madrasah
Berteman dengan teman yang mempunyai pendirian yang sama
Berkreasi, berinovasi dan berakhlaqul sesuai tuntunan ajaran Islam
Aktif dalam kegiatan ekstra kurikuler olah raga
K.H. Hasyim Asy'ari adalah tokoh dan ulama pejuang dan berjasa dalam perkembangan agama Islam di Indonesia. Sejak kecil, ia dididik dalam lingkungan pesantren dan memperdalam ilmu agama. Bersama K.H. Bisri Syamsuri dan K.H. Wahab Hasbullah dan ulama lainnya, ia mendirikan organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Salah satu peran K.H Hasyim Asy'ari dalam penyebaran agama Islam di Indonesia dalam bidang pendidikan adalah ….
Mendirikan rumah sakit-rumah sakit NU
Mendirikan pondok pesantren dan mengembangkan tradisi membaca kitab kuning
Mendirikan Syarikat Islam dan perkumpulan pemuda
Memprakarsai berdirinya Majelis Ulama Indonesia
Peranan KH. Hasyim Asy'ari dalam perkembangan Islam di Indonesia tidak hanya terbatas pada bidang keagamaan dan pendidikan saja, tetapi juga dalam bidang sosial dan kebangsaan. Sebagai bukti, ia terlibat secara aktif dalam perjuangan membebaskan bangsa dari penjajah Belanda dan Jepang. Ketika Belanda hendak kembali menjajah Indonesia, ia menyerukan "Resolusi Jihad", yakni fatwa bahwa setiap muslim wajib berjihad membela dan mempertahankan tanah air. Dari perjuangan K.H Hasyim Asy'ari ini, sikap yang perlu diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sekarang ini adalah ….
Semangat belajar untuk mendapatkan prestasi dan penghargaan
Bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga
Semangat cinta tanah air dan mempertahankan NKRI
Rela berkorban untuk mencapai cita-cita yang diinginkan
Sebutkan nama-nama Wali Songo yang berdakwah islam di Indonesia.?
Langkah pertama apa yang dilakukan Al Banjari setibanya di Martapura ?
Apa yang melatarbelakangi didirikannya Organisasi Nahdatul Ulama (NU).?
Sebutkan peran Wali Songo dalam dakwah islam di Indonesia.?
Sebutkan 3 Macam karya Abdur Rauf Singkil dalam bidang Tasawuf.?
