NEW
Font size
WorksheetsIlmu Promkes
Total questions: 32
Worksheet time: 16mins
Apa yang menjadi tujuan utama dari promosi kesehatan menurut WHO?
Menyembuhkan penyakit
Mengurangi biaya pengobatan
Meningkatkan kemampuan individu mengontrol dan meningkatkan kesehatannya
Meningkatkan jumlah tenaga medis
Menambah fasilitas pelayanan kesehatan
Di bawah ini yang bukan merupakan prinsip promosi kesehatan adalah:
Pendekatan kuratif
Partisipasi masyarakat
Pemberdayaan
Kemitraan lintas sektor
Keadilan sosial
Promosi kesehatan lebih menekankan pada:
Pemeriksaan laboratorium
Operasi besar
Edukasi dan perubahan perilaku
Pemberian layanan pengobatan
Intervensi farmakologis
Pendekatan promosi kesehatan yang berfokus pada perubahan struktur sosial dan lingkungan disebut:
Pendekatan edukatif
Pendekatan advokasi
Pendekatan perilaku
Pendekatan sosial lingkungan
Pendekatan klinis
Salah satu kegiatan promosi kesehatan di rumah sakit adalah:
Pemberian obat gratis
Edukasi kesehatan
Pemasangan infus
Diagnosa penyakit
Operasi besar
Teori Health Belief Model menekankan pada faktor berikut, kecuali:
Persepsi kerentanan
Persepsi kepercayaan agama
Persepsi hambatan
Persepsi manfaat
Isyarat untuk bertindak (cue to action)
Komponen utama dari pendekatan promosi kesehatan berbasis masyarakat adalah:
Menunggu instruksi dari pemerintah
Fokus pada tenaga kesehatan
Mengandalkan media sosial
Keterlibatan dan pemberdayaan masyarakat
Peningkatan jumlah dokter
Promosi kesehatan termasuk dalam tingkat pencegahan:
Primer
Sekunder
Kuarterner
Klinis
Klinis
Contoh media promosi kesehatan cetak adalah:
Website
Aplikasi mobile
Poster
Televisi
Radio
stilah “Empowerment” dalam promosi kesehatan mengacu pada:
Pemberian bantuan dana
Upaya meningkatkan kekuasaan politik masyarakat
Proses meningkatkan kemampuan individu dan kelompok dalam membuat keputusan terkait kesehatan
Pembatasan hak kesehatan
Kegiatan penyuluhan massal tanpa partisipasi
Siapa yang memiliki peran penting dalam pengembangan program promosi kesehatan di masyarakat?
Pemerintah daerah
Tenaga medis
Organisasi non-pemerintah
Semua pihak terkait
Media massa
Dalam konteks promosi kesehatan, apa yang dimaksud dengan 'advokasi'?
Upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat
Pelatihan tenaga kesehatan
Pengembangan aplikasi kesehatan
Proses mempengaruhi kebijakan kesehatan
Pemberian layanan kesehatan gratis
Komponen penting dalam evaluasi program promosi kesehatan adalah:
Pengukuran hasil dan dampak
Pengumpulan data demografis
Pengembangan materi edukasi
Analisis biaya program
Partisipasi masyarakat
Siapa yang bertanggung jawab untuk menyusun kebijakan promosi kesehatan di tingkat nasional?
Pemerintah pusat
Organisasi internasional
Tenaga medis
Universitas
Media massa
Dalam promosi kesehatan, apa yang dimaksud dengan 'partisipasi aktif'?
Keikutsertaan masyarakat dalam program kesehatan
Pengawasan oleh pemerintah
Pemberian informasi kesehatan
Pelatihan tenaga kesehatan
Penyuluhan kesehatan oleh media
Strategi promosi kesehatan yang berfokus pada pengurangan risiko penyakit disebut:
Pendekatan edukatif
Pendekatan rehabilitatif
Pendekatan kuratif
Pendekatan sosial
Pendekatan preventif
Faktor yang tidak termasuk dalam model perubahan perilaku adalah:
Persepsi manfaat
Persepsi kerentanan
Persepsi hambatan
Persepsi dukungan sosial
Persepsi biaya
Dalam promosi kesehatan, apa yang dimaksud dengan 'intervensi komunitas'?
Program kesehatan yang dilakukan oleh individu
Upaya kolektif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat
Pengembangan aplikasi kesehatan
Pelatihan tenaga medis di rumah sakit
Pengawasan kesehatan oleh pemerintah
Tujuan dari penyuluhan kesehatan adalah:
Mengurangi biaya pengobatan
Menambah fasilitas kesehatan
Meningkatkan jumlah tenaga medis
Menyembuhkan penyakit
Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat
Seorang penyuluh kesehatan menyusun program promosi kesehatan berbasis sekolah untuk menurunkan prevalensi merokok pada remaja. Ia menggunakan pendekatan partisipatif dan melibatkan guru serta siswa dalam penyusunan materi. Pendekatan ini sesuai dengan prinsip:
Advokasi kebijakan
Intervensi individu
Pemberdayaan komunitas
Pelayanan medis primer
Promosi farmakologis
Dalam evaluasi program promosi kesehatan, indikator apa yang paling penting untuk diukur?
Jumlah peserta program
Perubahan perilaku kesehatan
Jumlah materi edukasi yang disebarkan
Partisipasi masyarakat
Biaya program
Komponen kunci dari strategi komunikasi dalam promosi kesehatan adalah:
Penggunaan media sosial
Pengembangan pesan yang jelas
Pelatihan tenaga kesehatan
Pengawasan program
Pengumpulan data kesehatan
Dalam konteks promosi kesehatan, apa yang dimaksud dengan 'pemberdayaan masyarakat'?
Meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan
Memberikan akses layanan kesehatan gratis
Menambah jumlah tenaga medis di daerah
Memberikan informasi kesehatan tanpa partisipasi
Melakukan intervensi medis langsung
Dalam sebuah kampanye pencegahan diabetes tipe 2, pesan edukatif yang digunakan lebih menekankan pada manfaat mengatur pola makan dan olahraga. Pendekatan yang digunakan termasuk dalam model:
Theory of Planned Behavior
Transtheoretical Model
Diffusion of Innovation
Health Belief Model
social Cognitive Theory
Dalam pelaksanaan promosi kesehatan berbasis media sosial, tenaga kesehatan menghadapi tantangan dalam menyaring informasi kesehatan yang benar. Strategi promosi yang paling tepat untuk mengatasi hal ini adalah:
Memblokir akun yang menyebarkan hoaks
Meningkatkan literasi digital kesehatan masyarakat
Melarang penggunaan media sosial untuk edukasi
Menyebarkan selebaran fisik sebagai alternatif
Menyerahkan informasi kepada pemerintah pusat
Dalam pelaksanaan promosi kesehatan berbasis rumah sakit, kegiatan yang paling sesuai dengan pendekatan setting-based health promotion adalah:
Pemasangan spanduk kesehatan
Pengobatan penyakit kronis
Pembagian brosur pencegahan TB
Pemeriksaan kesehatan rutin
Pembentukan kelompok senam pagi pasien dan keluarga
Seorang promotor kesehatan ingin menyasar masyarakat yang enggan menggunakan jamban sehat. Berdasarkan teori difusi inovasi, tahapan yang tepat untuk meningkatkan adopsi perilaku ini adalah:
A. Menyediakan pengobatan gratis
B. Meningkatkan pengetahuan teknis tentang penyakit
C. Menyampaikan keunggulan dan manfaat penggunaan jamban sehat
D. Memberikan sanksi sosial
E. Membagikan brosur tentang sanitasi
Menyampaikan keunggulan dan manfaat penggunaan jamban sehat
Menyediakan pengobatan gratis
Meningkatkan pengetahuan teknis tentang penyakit
Memberikan sanksi sosial
Membagikan brosur tentang sanitasi
Kampanye promosi kesehatan nasional mengenai vaksinasi COVID-19 menunjukkan tingkat keberhasilan rendah di suatu daerah karena ketidakpercayaan masyarakat. Faktor penghambat yang paling mungkin terjadi adalah:
A. Kurangnya ketersediaan vaksin
B. Strategi promosi yang tidak mempertimbangkan nilai sosial dan budaya lokal
C. Banyaknya tenaga kesehatan yang cuti
D. Harga vaksin yang terlalu mahal
E. Penyebaran pamflet yang belum menyeluruh
Kurangnya ketersediaan vaksin
Penyebaran pamflet yang belum menyeluruh
Strategi promosi yang tidak mempertimbangkan nilai sosial dan budaya lokal
Harga vaksin yang terlalu mahal
Banyaknya tenaga kesehatan yang cuti
Salah satu alasan mengapa promosi kesehatan berbasis media massa memiliki keterbatasan efektivitas adalah:
Hanya cocok untuk penyakit menular
Tidak membutuhkan evaluasi
Tidak memiliki data kesehatan individu
Tidak semua masyarakat mampu membeli media
Tidak memungkinkan partisipasi aktif masyarakat
Dalam promosi kesehatan, apa yang dimaksud dengan 'komunikasi kesehatan'?
Pemberian layanan kesehatan gratis
Proses penyampaian informasi kesehatan kepada masyarakat
Pengembangan aplikasi kesehatan
Pelatihan tenaga medis
Pengawasan program kesehatan
Strategi promosi kesehatan yang berfokus pada peningkatan akses layanan kesehatan disebut:
Pendekatan preventif
Pendekatan kuratif
Pendekatan sosial
Pendekatan advokasi
Pendekatan rehabilitatif
Dalam konteks promosi kesehatan, apa yang dimaksud dengan 'evaluasi proses'?
Pengumpulan data demografis peserta program
Pengembangan materi edukasi
Penilaian pelaksanaan kegiatan program
Analisis efektivitas strategi promosi
Pengukuran hasil akhir dari program kesehatan
