wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Komunikasi Terapeutik

Total questions: 77

Worksheet time: 39mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan komunikasi terapeutik?

a)

Komunikasi yang hanya berlangsung di rumah sakit

b)

Interaksi yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan mental dan emosional

c)

Komunikasi yang tidak melibatkan perasaan

d)

Hanya komunikasi verbal

e)

Komunikasi yang tidak memerlukan empati

2.

Apa tujuan utama dari komunikasi terapeutik?

a)

Membangun hubungan yang tidak personal

b)

Mengabaikan perasaan pasien

c)

Meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan pasien

d)

Menghindari interaksi dengan pasien

e)

Menggunakan istilah medis yang rumit

3.

Dalam komunikasi terapeutik, apa yang dimaksud dengan "ruang lingkup"?

a)

Hanya interaksi antara perawat dan pasien

b)

Semua bentuk komunikasi yang terjadi di lingkungan kesehatan

c)

Komunikasi yang terbatas pada perawatan medis

d)

Hanya komunikasi non-verbal

e)

Ruang fisik di mana perawatan dilakukan

4.

Prinsip dasar komunikasi terapeutik mencakup:

a)

Mengabaikan kebutuhan pasien

b)

Membangun kepercayaan dan empati

c)

Menghindari pertanyaan dari pasien

d)

Hanya mendengarkan tanpa memberikan respon

e)

Menggunakan bahasa yang rumit

5.

Mengapa penting untuk menggunakan bahasa yang sederhana dalam komunikasi terapeutik?

a)

Agar pasien tidak memahami informasi

b)

Untuk memastikan pasien mengerti dan merasa nyaman

c)

Agar perawat terlihat lebih pintar

d)

Untuk menghindari interaksi

e)

Untuk mengurangi waktu yang dihabiskan untuk berbicara

6.

Apa yang dimaksud dengan hubungan saling membantu (helping relationship)?

a)

Hubungan yang bersifat satu arah

b)

Hubungan yang saling menguntungkan dan mendukung

c)

Hubungan yang hanya melibatkan profesional kesehatan

d)

Hubungan yang tidak memerlukan kepercayaan

e)

Hubungan yang tidak melibatkan emosi

7.

Karakteristik utama dari hubungan saling membantu adalah:

a)

Ketidakpedulian

b)

Empati dan kepercayaan

c)

Ketidakjujuran

d)

Menghindari komunikasi

e)

Ketidakpastian

8.

Dalam hubungan saling membantu, perawat harus:

a)

Mengabaikan perasaan pasien

b)

Menyediakan dukungan emosional dan fisik

c)

Menyalahkan pasien atas masalahnya

d)

Menghindari kontak mata

e)

Menggunakan jargon medis

9.

Apa yang menjadi peran perawat dalam hubungan terapeutik?

a)

Menjadi otoritas tunggal dalam semua keputusan

b)

Membangun hubungan yang saling percaya dan mendukung

c)

Mengabaikan perasaan pasien

d)

Hanya memberikan obat-obatan

e)

Mengontrol semua aspek perawatan

10.

Mengapa kepercayaan penting dalam hubungan saling membantu?

a)

Agar pasien tidak berbicara

b)

Untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi pasien

c)

Agar perawat dapat mengabaikan perasaan pasien

d)

Untuk menghindari komunikasi yang terbuka

e)

Untuk mengurangi waktu yang dihabiskan untuk berbicara

11.

Karakteristik apa yang penting dimiliki oleh perawat dalam hubungan terapeutik?

a)

Ketidakpedulian

b)

Empati dan keterbukaan

c)

Ketidakjujuran

d)

Menghindari kontak dengan pasien

e)

Ketidakpastian

12.

Dalam konteks hubungan terapeutik, self-awareness merujuk pada:

a)

Kesadaran perawat tentang perasaannya sendiri dan dampaknya terhadap pasien

b)

Ketidakpedulian terhadap perasaan pasien

c)

Mengabaikan kebutuhan pasien

d)

Hanya fokus pada aspek medis

e)

Menghindari refleksi diri

13.

Apa yang harus dilakukan perawat untuk meningkatkan kesadaran diri dalam hubungan terapeutik?

a)

Mengabaikan perasaan sendiri

b)

Melakukan refleksi diri dan mencari umpan balik

c)

Hanya mendengarkan tanpa memberikan respon

d)

Menghindari interaksi dengan pasien

e)

Menyalahkan pasien atas masalahnya

14.

Apa peran perawat dalam menghadirkan diri secara terapeutik?

a)

Hanya hadir secara fisik

b)

Menunjukkan perhatian dan kehadiran emosional

c)

Mengabaikan perasaan pasien

d)

Menggunakan bahasa yang rumit

e)

Hanya berfokus pada masalah medis

15.

Dimensi respons dalam komunikasi terapeutik mencakup:

a)

Hanya respon verbal

b)

Respon verbal dan non-verbal yang mendukung komunikasi

c)

Respon yang tidak relevan

d)

Respon yang hanya bersifat teknis

e)

Respon yang mengabaikan konteks

16.

Mengapa self-awareness penting dalam hubungan interpersonal?

a)

Untuk mengabaikan perasaan orang lain

b)

Untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan empati

c)

Untuk menghindari konflik

d)

Untuk menilai orang lain

e)

Untuk membenarkan tindakan sendiri

17.

Apa yang dapat dilakukan perawat untuk meningkatkan self-awareness?

a)

Menghindari refleksi diri

b)

Berpartisipasi dalam pelatihan dan pengembangan diri

c)

Mengabaikan umpan balik dari pasien

d)

Menghindari komunikasi yang terbuka

e)

Menyalahkan pasien atas masalahnya

18.

Dalam konteks komunikasi terapeutik, kehadiran terapeutik berarti:

a)

Hanya hadir secara fisik

b)

Menunjukkan perhatian dan keterlibatan emosional dalam interaksi

c)

Mengabaikan perasaan pasien

d)

Hanya berfokus pada masalah medis

e)

Menghindari kontak mata

19.

Apa yang harus dilakukan perawat jika pasien menunjukkan tanda-tanda kecemasan?

a)

Mengabaikan perasaan pasien

b)

Memberikan dukungan emosional dan mendengarkan

c)

Menyalahkan pasien atas kecemasannya

d)

Menggunakan pendekatan yang kaku

e)

Menghindari kontak mata

20.

Dalam komunikasi terapeutik, apa yang harus diperhatikan oleh perawat dalam memberikan respon?

a)

Respon hanya berdasarkan asumsi

b)

Respon yang mencerminkan pemahaman dan empati

c)

Respon yang tidak relevan

d)

Respon yang bersifat teknis saja

e)

Respon yang mengabaikan konteks

21.

Dimensi mana yang termasuk dalam komunikasi terapeutik?

a)

Hanya komunikasi verbal

b)

Komunikasi verbal dan non-verbal

c)

Komunikasi yang bersifat satu arah

d)

Komunikasi yang tidak melibatkan emosi

e)

Komunikasi yang hanya berlangsung di rumah sakit

22.

Mengapa penting untuk memahami dimensi non-verbal dalam komunikasi terapeutik?

a)

Karena hanya komunikasi verbal yang penting

b)

Non-verbal dapat memberikan informasi tambahan tentang perasaan pasien

c)

Menghindari penggunaan bahasa tubuh

d)

Non-verbal tidak berpengaruh pada komunikasi

e)

Hanya verbal yang dapat dipahami oleh pasien

23.

Apa yang harus dilakukan perawat untuk meningkatkan komunikasi non-verbal?

a)

Mengabaikan bahasa tubuh

b)

Menggunakan kontak mata yang baik dan sikap terbuka

c)

Menghindari senyuman

d)

Hanya berbicara tanpa memperhatikan ekspresi wajah

e)

Menggunakan bahasa tubuh yang negatif

24.

Dalam konteks komunikasi terapeutik, apa yang dimaksud dengan "active listening"?

a)

Mendengarkan tanpa memberikan respon

b)

Mendengarkan dengan penuh perhatian dan memberikan umpan balik

c)

Hanya mendengarkan saat diperlukan

d)

Mengabaikan perasaan pasien

e)

Mendengarkan sambil melakukan aktivitas lain

25.

Apa yang menjadi tantangan dalam komunikasi terapeutik?

a)

Membangun hubungan yang baik

b)

Menghadapi perbedaan budaya dan bahasa

c)

Meningkatkan empati

d)

Menciptakan lingkungan yang aman

e)

Semua jawaban benar

26.

Karakteristik apa yang penting dimiliki oleh perawat dalam hubungan terapeutik?

a)

Ketidakpedulian

b)

Empati dan keterbukaan

c)

Ketidakjujuran

27.

Karakteristik apa yang penting dimiliki oleh perawat dalam hubungan terapeutik?

a)

Ketidakpedulian

b)

Empati dan keterbukaan

c)

Ketidakjujuran

d)

Menghindari kontak dengan pasien

e)

Ketidakpastian

28.

Apa yang harus dilakukan perawat untuk membangun kepercayaan dalam hubungan terapeutik?

a)

Mengabaikan perasaan pasien

b)

Menepati janji dan bersikap konsisten

c)

Menghindari komunikasi yang terbuka

d)

Menggunakan jargon medis

e)

Menyalahkan pasien atas masalahnya

29.

Mengapa empati penting dalam hubungan terapeutik?

a)

Agar pasien merasa tidak nyaman

b)

Untuk memahami perasaan dan perspektif pasien

c)

Untuk mengabaikan masalah yang dihadapi pasien

d)

Untuk mengontrol situasi

e)

Untuk mengurangi waktu yang dihabiskan untuk berbicara

30.

Apa yang menjadi peran perawat dalam mengelola konflik dalam hubungan terapeutik?

a)

Mengabaikan konflik

b)

Menghadapi konflik dengan komunikasi terbuka dan empati

c)

Menghindari diskusi tentang masalah

d)

Menyalahkan pasien

e)

Hanya berbicara ketika diperlukan

31.

Dalam hubungan terapeutik, perawat sebaiknya:

a)

Menghindari berbagi informasi dengan pasien

b)

Memberikan informasi yang jelas dan relevan

c)

Menggunakan bahasa yang rumit

d)

Mengabaikan pertanyaan dari pasien

e)

Menghindari kontak mata

32.

Mengapa self-awareness penting dalam hubungan interpersonal?

a)

Untuk mengabaikan perasaan orang lain

b)

Untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan empati

c)

Untuk menghindari konflik

d)

Untuk menilai orang lain

e)

Untuk membenarkan tindakan sendiri

33.

Apa yang dapat dilakukan perawat untuk meningkatkan self-awareness?

a)

Menghindari refleksi diri

b)

Berpartisipasi dalam pelatihan dan pengembangan diri

c)

Mengabaikan umpan balik dari pasien

d)

Menghindari komunikasi yang terbuka

e)

Menyalahkan pasien atas masalahnya

34.

Dalam konteks komunikasi terapeutik, kehadiran terapeutik berarti:

a)

Hanya hadir secara fisik

b)

Menunjukkan perhatian dan keterlibatan emosional dalam interaksi

c)

Mengabaikan perasaan pasien

d)

Hanya berfokus pada masalah medis

e)

Menghindari kontak mata

35.

Apa yang harus dilakukan perawat jika pasien menunjukkan tanda-tanda kecemasan?

a)

Mengabaikan perasaan pasien

b)

Memberikan dukungan emosional dan mendengarkan

c)

Menyalahkan pasien atas kecemasannya

d)

Menggunakan pendekatan yang kaku

e)

Menghindari kontak mata

36.

Dalam komunikasi terapeutik, apa yang harus diperhatikan oleh perawat dalam memberikan respon?

a)

Respon hanya berdasarkan asumsi

b)

Respon yang mencerminkan pemahaman dan empati

c)

Respon yang tidak relevan

d)

Respon yang hanya bersifat teknis

e)

Respon yang mengabaikan konteks

37.

Dimensi mana yang termasuk dalam komunikasi terapeutik?

a)

Hanya komunikasi verbal

b)

Komunikasi verbal dan non-verbal

c)

Komunikasi yang bersifat satu arah

d)

Komunikasi yang tidak melibatkan emosi

e)

Komunikasi yang hanya berlangsung di rumah sakit

38.

Mengapa penting untuk memahami dimensi non-verbal dalam komunikasi terapeutik?

a)

Karena hanya komunikasi verbal yang penting

b)

Non-verbal dapat memberikan informasi tambahan tentang perasaan pasien

c)

Menghindari penggunaan bahasa tubuh

d)

Non-verbal tidak berpengaruh pada komunikasi

e)

Hanya verbal yang dapat dipahami oleh pasien

39.

Apa yang harus dilakukan perawat untuk meningkatkan komunikasi non-verbal?

a)

Mengabaikan bahasa tubuh

b)

Menggunakan kontak mata yang baik dan sikap terbuka

c)

Menghindari senyuman

d)

Hanya berbicara tanpa memperhatikan ekspresi wajah

e)

Menggunakan bahasa tubuh yang negatif

40.

Dalam konteks komunikasi terapeutik, apa yang dimaksud dengan "active listening"?

a)

Mendengarkan tanpa memberikan respon

b)

Mendengarkan dengan penuh perhatian dan memberikan umpan balik

c)

Hanya mendengarkan saat diperlukan

d)

Mengabaikan perasaan pasien

e)

Mendengarkan sambil melakukan aktivitas lain

41.

Apa yang menjadi tantangan dalam komunikasi terapeutik?

a)

Membangun hubungan yang baik

b)

Menghadapi perbedaan budaya dan bahasa

c)

Meningkatkan empati

d)

Menciptakan lingkungan yang aman

e)

Semua jawaban benar

42.

Karakteristik apa yang penting dimiliki oleh perawat dalam hubungan terapeutik?

a)

Ketidakpedulian

b)

Empati dan keterbukaan

c)

Ketidakjujuran

d)

Menghindari kontak dengan pasien

e)

Ketidakpastian

43.

Apa yang harus dilakukan perawat untuk membangun kepercayaan dalam hubungan terapeutik?

a)

Mengabaikan perasaan pasien

b)

Menepati janji dan bersikap konsisten

c)

Menghindari komunikasi yang terbuka

d)

Menggunakan jargon medis

e)

Menyalahkan pasien atas masalahnya

44.

Mengapa empati penting dalam hubungan terapeutik?

a)

Agar pasien merasa tidak nyaman

b)

Untuk memahami perasaan dan perspektif pasien

c)

Untuk mengabaikan masalah yang dihadapi pasien

d)

Untuk mengontrol situasi

e)

Untuk mengurangi waktu yang dihabiskan untuk berbicara

45.

Apa yang menjadi peran perawat dalam mengelola konflik dalam hubungan terapeutik?

a)

Mengabaikan konflik

b)

Menghadapi konflik dengan komunikasi terbuka dan empati

c)

Menghindari diskusi tentang masalah

d)

Menyalahkan pasien

e)

Hanya berbicara ketika diperlukan

46.

Dalam hubungan terapeutik, perawat sebaiknya:

a)

Menghindari berbagi informasi dengan pasien

b)

Memberikan informasi yang jelas dan relevan

c)

Menggunakan bahasa yang rumit

d)

Mengabaikan pertanyaan dari pasien

e)

Menghindari kontak mata

47.

Mengapa self-awareness penting dalam hubungan interpersonal?

a)

Untuk mengabaikan perasaan orang lain

b)

Untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan empati

c)

Untuk menghindari konflik

d)

Untuk menilai orang lain

e)

Untuk membenarkan tindakan sendiri

48.

Apa yang dapat dilakukan perawat untuk meningkatkan self-awareness?

a)

Menghindari refleksi diri

b)

Berpartisipasi dalam pelatihan dan pengembangan diri

c)

Mengabaikan umpan balik dari pasien

d)

Menghindari komunikasi yang terbuka

e)

Menyalahkan pasien atas masalahnya

49.

Dalam konteks komunikasi terapeutik, kehadiran terapeutik berarti:

a)

Hanya hadir secara fisik

b)

Menunjukkan perhatian dan keterlibatan emosional dalam interaksi

c)

Mengabaikan perasaan pasien

d)

Hanya berfokus pada masalah medis

e)

Menghindari kontak mata

50.

Apa yang harus dilakukan perawat jika pasien menunjukkan tanda-tanda kecemasan?

a)

Mengabaikan perasaan pasien

b)

Memberikan dukungan emosional dan mendengarkan

c)

Menyalahkan pasien atas kecemasannya

d)

Menggunakan pendekatan yang kaku

e)

Menghindari kontak mata

51.

Dalam komunikasi terapeutik, apa yang harus diperhatikan oleh perawat dalam memberikan respon?

a)

Respon hanya berdasarkan asumsi

b)

Respon yang mencerminkan pemahaman dan empati

c)

Respon yang tidak relevan

d)

Respon yang hanya bersifat teknis

e)

Respon yang mengabaikan konteks

52.

Dimensi mana yang termasuk dalam komunikasi terapeutik?

a)

Hanya komunikasi verbal

b)

Komunikasi verbal dan non-verbal

c)

Komunikasi yang bersifat satu arah

d)

Komunikasi yang tidak melibatkan emosi

53.

Dimensi mana yang termasuk dalam komunikasi terapeutik?

a)

Hanya komunikasi verbal

b)

Komunikasi verbal dan non-verbal

c)

Komunikasi yang bersifat satu arah

d)

Komunikasi yang tidak melibatkan emosi

e)

Komunikasi yang hanya berlangsung di rumah sakit

54.

Mengapa penting untuk memahami dimensi non-verbal dalam komunikasi terapeutik?

a)

Karena hanya komunikasi verbal yang penting

b)

Non-verbal dapat memberikan informasi tambahan tentang perasaan pasien

c)

Menghindari penggunaan bahasa tubuh

d)

Non-verbal tidak berpengaruh pada komunikasi

e)

Hanya verbal yang dapat dipahami oleh pasien

55.

Apa yang harus dilakukan perawat untuk meningkatkan komunikasi non-verbal?

a)

Mengabaikan bahasa tubuh

b)

Menggunakan kontak mata yang baik dan sikap terbuka

c)

Menghindari senyuman

d)

Hanya berbicara tanpa memperhatikan ekspresi wajah

e)

Menggunakan bahasa tubuh yang negatif

56.

Dalam konteks komunikasi terapeutik, apa yang dimaksud dengan "active listening"?

a)

Mendengarkan tanpa memberikan respon

b)

Mendengarkan dengan penuh perhatian dan memberikan umpan balik

c)

Hanya mendengarkan saat diperlukan

d)

Mengabaikan perasaan pasien

e)

Mendengarkan sambil melakukan aktivitas lain

57.

Apa yang menjadi tantangan dalam komunikasi terapeutik?

a)

Membangun hubungan yang baik

b)

Menghadapi perbedaan budaya dan bahasa

c)

Meningkatkan empati

d)

Menciptakan lingkungan yang aman

e)

Semua jawaban benar

58.

Karakteristik apa yang penting dimiliki oleh perawat dalam hubungan terapeutik?

a)

Ketidakpedulian

b)

Empati dan keterbukaan

c)

Ketidakjujuran

d)

Menghindari kontak dengan pasien

e)

Ketidakpastian

59.

Apa yang harus dilakukan perawat untuk membangun kepercayaan dalam hubungan terapeutik?

a)

Mengabaikan perasaan pasien

b)

Menepati janji dan bersikap konsisten

c)

Menghindari komunikasi yang terbuka

d)

Menggunakan jargon medis

e)

Menyalahkan pasien atas masalahnya

60.

Mengapa empati penting dalam hubungan terapeutik?

a)

Agar pasien merasa tidak nyaman

b)

Untuk memahami perasaan dan perspektif pasien

c)

Untuk mengabaikan masalah yang dihadapi pasien

d)

Untuk mengontrol situasi

e)

Untuk mengurangi waktu yang dihabiskan untuk berbicara

61.

Apa yang menjadi peran perawat dalam mengelola konflik dalam hubungan terapeutik?

a)

Mengabaikan konflik

b)

Menghadapi konflik dengan komunikasi terbuka dan empati

c)

Menghindari diskusi tentang masalah

d)

Menyalahkan pasien

e)

Hanya berbicara ketika diperlukan

62.

Dalam hubungan terapeutik, perawat sebaiknya:

a)

Menghindari berbagi informasi dengan pasien

b)

Memberikan informasi yang jelas dan relevan

c)

Menggunakan bahasa yang rumit

d)

Mengabaikan pertanyaan dari pasien

e)

Menghindari kontak mata

63.

Mengapa self-awareness penting dalam hubungan interpersonal?

a)

Untuk mengabaikan perasaan orang lain

b)

Untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan empati

c)

Untuk menghindari konflik

d)

Untuk menilai orang lain

e)

Untuk membenarkan tindakan sendiri

64.

Apa yang dapat dilakukan perawat untuk meningkatkan self-awareness?

a)

Menghindari refleksi diri

b)

Berpartisipasi dalam pelatihan dan pengembangan diri

c)

Mengabaikan umpan balik dari pasien

d)

Menghindari komunikasi yang terbuka

e)

Menyalahkan pasien atas masalahnya

65.

Dalam konteks komunikasi terapeutik, kehadiran terapeutik berarti:

a)

Hanya hadir secara fisik

b)

Menunjukkan perhatian dan keterlibatan emosional dalam interaksi

c)

Mengabaikan perasaan pasien

d)

Hanya berfokus pada masalah medis

e)

Menghindari kontak mata

66.

Apa yang harus dilakukan perawat jika pasien menunjukkan tanda-tanda kecemasan?

a)

Mengabaikan perasaan pasien

b)

Memberikan dukungan emosional dan mendengarkan

c)

Menyalahkan pasien atas kecemasannya

d)

Menggunakan pendekatan yang kaku

e)

Menghindari kontak mata

67.

Dalam komunikasi terapeutik, apa yang harus diperhatikan oleh perawat dalam memberikan respon?

a)

Respon hanya berdasarkan asumsi

b)

Respon yang mencerminkan pemahaman dan empati

c)

Respon yang tidak relevan

d)

Respon yang hanya bersifat teknis

e)

Respon yang mengabaikan konteks

68.

Dimensi mana yang termasuk dalam komunikasi terapeutik?

a)

Hanya komunikasi verbal

b)

Komunikasi verbal dan non-verbal

c)

Komunikasi yang bersifat satu arah

d)

Komunikasi yang tidak melibatkan emosi

e)

Komunikasi yang hanya berlangsung di rumah sakit

69.

Mengapa penting untuk memahami dimensi non-verbal dalam komunikasi terapeutik?

a)

Karena hanya komunikasi verbal yang penting

b)

Non-verbal dapat memberikan informasi tambahan tentang perasaan pasien

c)

Menghindari penggunaan bahasa tubuh

d)

Non-verbal tidak berpengaruh pada komunikasi

e)

Hanya verbal yang dapat dipahami oleh pasien

70.

Apa yang harus dilakukan perawat untuk meningkatkan komunikasi non-verbal?

a)

Mengabaikan bahasa tubuh

b)

Menggunakan kontak mata yang baik dan sikap terbuka

c)

Menghindari senyuman

d)

Hanya berbicara tanpa memperhatikan ekspresi wajah

e)

Menggunakan bahasa tubuh yang negatif

71.

Dalam konteks komunikasi terapeutik, apa yang dimaksud dengan "active listening"?

a)

Mendengarkan tanpa memberikan respon

b)

Mendengarkan dengan penuh perhatian dan memberikan umpan balik

c)

Hanya mendengarkan saat diperlukan

d)

Mengabaikan perasaan pasien

e)

Mendengarkan sambil melakukan aktivitas lain

72.

Apa yang menjadi tantangan dalam komunikasi terapeutik?

a)

Membangun hubungan yang baik

b)

Menghadapi perbedaan budaya dan bahasa

c)

Meningkatkan empati

d)

Menciptakan lingkungan yang aman

e)

Semua jawaban benar

73.

Karakteristik apa yang penting dimiliki oleh perawat dalam hubungan terapeutik?

a)

Ketidakpedulian

b)

Empati dan keterbukaan

c)

Ketidakjujuran

d)

Menghindari kontak dengan pasien

e)

Ketidakpastian

74.

Apa yang harus dilakukan perawat untuk membangun kepercayaan dalam hubungan terapeutik?

a)

Mengabaikan perasaan pasien

b)

Menepati janji dan bersikap konsisten

c)

Menghindari komunikasi yang terbuka

d)

Menggunakan jargon medis

e)

Menyalahkan pasien atas masalahnya

75.

Mengapa empati penting dalam hubungan terapeutik?

a)

Agar pasien merasa tidak nyaman

b)

Untuk memahami perasaan dan perspektif pasien

c)

Untuk mengabaikan masalah yang dihadapi pasien

d)

Untuk mengontrol situasi

e)

Untuk mengurangi waktu yang dihabiskan untuk berbicara

76.

Apa yang menjadi peran perawat dalam mengelola konflik dalam hubungan terapeutik?

a)

Mengabaikan konflik

b)

Menghadapi konflik dengan komunikasi terbuka dan empati

c)

Menghindari diskusi tentang masalah

d)

Menyalahkan pasien

e)

Hanya berbicara ketika diperlukan

77.

Dalam hubungan terapeutik, perawat sebaiknya:

a)

Menghindari berbagi informasi dengan pasien

b)

Memberikan informasi yang jelas dan relevan

c)

Menggunakan bahasa yang rumit

d)

Mengabaikan pertanyaan dari pasien

e)

Menghindari kontak mata