NEW
Font size
WorksheetsKuis Pengetahuan Medis
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Cairan pleura berada pada rongga pleura dan berfungsi sebagai pelicin gesekan antara pleura visceralis dan parietalis. Volume cairan pleura normalnya berjumlah?
1-10 ml
1-20 ml
1-15 ml
1-5 ml
1-25 ml
Hasil interpretasi 2+ tes glukosa urin menunjukkan kadar glukosa dibawah ini sebagai berikut:
Glukosa 4,0 – 5,0 gr%
Glukosa 2,5 – 4,0 gr%
Glukosa 1,0 – 1,5 gr%
Glukosa 0,5 – 1,0 gr%
Glukosa 1,5 – 2,5 gr%
Ekudasi merupakan akumulasi cairan akibat proses inflamasi yang menyebabkan perubahan permeabilitas membran pleura. Penyebab eksudasi adalah sebagai berikut, kecuali:
SLE
Infeksi parasite → Harusnya hanya infeksi bakteri/jamur saja
Rheumatoid disease
TBC
Neoplasma
Tes makroskopik untuk warna dan kejernihan pleura meliputi tahap pasca analitik dengan warna eksudatif kuning mengindikasi adanya kandungan sebagai berikut:
Darah → Warna merah atau cokelat
Bilirubin
Nanah → Warna putih kuning dan keruh
Chylus → Warna putih seperti susu/keruh
Pyocyaneus→ Warma kehijauan
Cairan pleura dengan berat jenis > 1,018 menandakan bahwa cairan pleura tersebut sebagai eksudat dan ditemukan pada keadaan di bawah ini, kecuali:
Reaksi terhadap obat-obatan
Neoplasma
Asma bronchiale → timbul karena adanya alergen pencetus
TBC
Asbestos sarkoidosis
Transudat merupakan penimbunan cairan dalam rongga serosa akibat karena gangguan keseimbangan cairan dan bukan proses radang. Berikut di bawah ini sifat-sifat cairan transudat, kecuali:
Tes PMN sedikit
Jernih
Tes rivata positif → Eksudat
Tidak berbau
Kultur kuman negatif
Laktat Dehidrogenase (LDH) cairan transudat adalah:
< 50 IU
< 200 IU→ Transudat
< 100 IU
< 75 IU
> 200 IU → Eksudat
Alat dan bahan yang digunakan saat melakukan tindakan arthrocentesis adalah sebagai berikut, kecuali:
Spuit
Bisturi → atau scalpel → pisau operasi
Pulpen
Tabung penampung
Kapas alkohol
Seorang laki-laki 41 tahun ke poliklinik RS dengan keluhan nyeri saat BAK sejak 1 minggu lalu. Pasien riwayat menderita DM sejak 1 tahun lalu. Hasil pemeriksaan urinalisis ditemukan urinnya pekat dengan BJ > 1,030. Hal ini mengindikasikan kemungkinan adanya:
Bilirubinuria
Ketonuria
Albuminuria
Glukosuria
Proteinuria
Seorang laki-laki berumur 65 tahun ke poliklinik RS dengan keluhan nyeri dan kaku sendi kanan. Hasil pemeriksaan fisis lainnya ditemukan keterbatasan pergerakan sendi dan penurunan kekuatan otot di sekitar sendi. Ada beberapa kontra indikasi aspirasi cairan sendi sebagai berikut, kecuali:
Sirosis hepatis
Diatesis hemoragik
Fraktur intra artikuler
Osteoporosis juxta-artikuler yang berat
Infeksi local
