NEW
Font size
WorksheetsQuis Suction Pasien
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Seorang pasien pasca stroke mengalami penumpukan sekret dan tidak bisa batuk efektif. Saat dilakukan suction, pasien tiba-tiba mengalami penurunan saturasi SpO₂ dari 95% menjadi 88%. Tindakan perawat yang paling tepat adalah:
Melanjutkan suction sampai sekret bersih
Memberi bolus cairan intravena
Hentikan suction segera dan berikan oksigen
Ganti selang suction dengan ukuran lebih besar
Pasien dengan ETT (endotracheal tube) terpasang menunjukkan tanda-tanda hipoksia setelah suction. Apa penyebab paling mungkin dari komplikasi ini?
Suction dilakukan terlalu singkat
Teknik aseptik digunakan
Durasi suction terlalu lama atau tidak ada pre-oksigenasi
Suction dilakukan dengan tekanan negatif lemah
Selama suction endotrakeal, perawat menggunakan teknik "intermiten suction" sambil menarik kateter. Tujuan teknik ini adalah:
Mempercepat pengeluaran sekret
Mengurangi risiko trauma mukosa saluran napas
Meningkatkan tekanan udara di paru
Meningkatkan efektivitas isapan
Seorang pasien post-intubasi menunjukkan tanda-tanda peningkatan tekanan intrakranial setelah suction. Apa yang harus diperhatikan saat melakukan suction untuk pasien seperti ini?
Menggunakan suction kuat agar cepat selesai
Hindari pre-oksigenasi untuk mempercepat prosedur
Lakukan pre-oksigenasi dan minimalkan durasi suction
Lakukan suction rutin setiap 30 menit
Pada pasien dengan cedera kepala dan ETT, kapan waktu paling tepat untuk melakukan suction?
Saat pasien gelisah
Saat terdengar ronki kasar dan penurunan SpO₂
Setiap 2 jam secara rutin
Setelah pasien diberi makan
Tekanan negatif suction untuk dewasa dengan ETT menurut standar yang aman adalah:
50-100 mmHg
80-120 mmHg
100-150 mmHg
>180 mmHg
Seorang perawat melakukan suction pada pasien trakeostomi. Setelah suction, pasien mengalami perdarahan ringan dari kanula. Apa kemungkinan penyebabnya?
Teknik intermiten dilakukan terlalu lambat
Kateter dimasukkan terlalu dalam dan tidak sesuai panduan
Pasien mengalami gangguan pembekuan
Tidak dilakukan pre-oksigenasi
Saat melakukan suction nasofaring, perawat merasakan hambatan saat memasukkan kateter. Tindakan yang paling tepat adalah:
Paksa masuk kateter perlahan
Tarik keluar dan ganti dengan ukuran lebih besar
Hentikan, nilai kembali posisi dan gunakan pelumas larut air jika SOP memperbolehkan
Teruskan karena hambatan biasa terjadi
Selama suction, perawat memakai sarung tangan bersih, masker, dan pelindung mata. Apa prinsip utama penggunaan APD ini?
Menjaga kenyamanan petugas
Mencegah penyebaran infeksi dan paparan sekret
Agar terlihat profesional
Menurunkan biaya rumah sakit
Setelah tindakan suction, dokumentasi yang benar harus mencakup:
Jumlah tekanan yang digunakan dan warna sekret
Jumlah darah yang keluar
Hanya durasi tindakan
Nama perawat pengganti
