NEW
Font size
WorksheetsQuiz Pengoperasian APAR
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Langkah pertama dalam penggunaan APAR menurut SOP adalah:
Menarik pin pengaman
Mengarahkan nozzle ke api
Mengecek tekanan tabung dan jenis APAR
Menekan tuas alat
Tindakan benar setelah menarik pin pengaman APAR adalah:
Meletakkan alat di lantai
Menyalakan alarm evakuasi
Mengarahkan selang ke dasar api
Mendorong tabung ke tengah ruangan
Teknik yang digunakan saat menyemprotkan APAR disebut teknik:
SQUEEZE
PULL
PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep)
PUSH (Pull, Use, Shake, Hold)
Perawat melihat api kecil di ruang farmasi akibat konsleting kabel. APAR yang paling tepat digunakan adalah:
APAR air (water)
APAR busa (foam)
APAR CO₂ (karbon dioksida)
APAR tepung (dry powder) saja
Fungsi pin pada APAR adalah:
Mempermudah pemakaian
Mencegah alat dinyalakan secara tidak sengaja
Menyambungkan selang
Menstabilkan tekanan dalam tabung
Tindakan yang tidak tepat saat menggunakan APAR adalah:
Berdiri melawan arah angin
Menyemprot dari jarak 2-3 meter
Arahkan ke sumber api
Genggam tuas sampai semprotan berhenti
Setelah menggunakan APAR dan api berhasil dipadamkan, langkah berikutnya adalah:
Langsung meninggalkan lokasi
Menutup ruangan rapat-rapat
Melapor ke petugas pemadam dan mencatat kejadian
Menyimpan kembali APAR di dinding
Perawat menemukan APAR dengan jarum penunjuk tekanan berada di zona merah. Artinya:
Alat dalam kondisi baik
Harus segera diganti atau diisi ulang
Siap digunakan untuk pelatihan
Perlu digoyang agar berfungsi
APAR busa (foam) tidak boleh digunakan untuk jenis kebakaran:
Kelas A (benda padat: kertas, kayu)
Kelas B (cairan mudah terbakar)
Kelas C (listrik)
Kelas A dan B
Petugas melihat api menyala dari panel listrik. Sebelum menggunakan APAR, hal terpenting yang harus dilakukan adalah:
Tarik tuas APAR dulu
Basahi area sekitar api
Putuskan aliran listrik terlebih dahulu
Ambil APAR jenis busa
Kapan inspeksi rutin APAR harus dilakukan di fasilitas rumah sakit?
Setiap bulan
Setiap enam bulan
Saat ada kebakaran saja
Setelah masa pakai habis
Nozzle APAR diarahkan ke bagian mana dari api untuk efektivitas maksimal?
Ujung atas api
Pusat nyala api
Dasar atau sumber api
Sekeliling api
Hal penting yang harus diperhatikan saat membawa APAR ke lokasi kebakaran adalah:
Menekan tuas saat berjalan
Membuka katup pengaman dulu
Menjaga jarak aman dan tidak panik
Meletakkan alat di punggung
Tanda bahwa APAR sudah pernah digunakan dan tidak layak pakai lagi adalah:
Tidak ada segel atau pin
Warnanya memudar
Beratnya bertambah
Bentuknya berubah
Setelah penggunaan, sisa APAR yang masih berisi harus:
Dibuang di tempat sampah medis
Dikirim ke ruang sterilisasi
Dikirim ke unit logistik untuk pengisian ulang
Ditaruh kembali di dinding
