wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LIVE QUIZ PANCASILA A2/Sem II

Total questions: 20

Worksheet time: 19mins

Name
Class
Date
1.

Di sebuah kampus, terdapat organisasi mahasiswa yang hanya menerima anggota dari suku tertentu. Mereka berdalih menjaga “identitas budaya”.

Sebagai mahasiswa yang memahami nilai Pancasila, bagaimana seharusnya Anda menanggapi?

a)

Mendukung untuk menjaga budaya lokal

b)

Menolak karena bertentangan dengan nilai persatuan dan keadilan

c)

Netral karena setiap organisasi punya hak otonomi

d)

Membiarkan, asalkan tidak menyinggung kelompok lain

e)

Meniru pola tersebut untuk organisasi lain

2.

Dosen Pancasila memberikan tugas proyek sosial berupa aksi damai dan kerja bakti antar mahasiswa lintas jurusan. Sebagian mahasiswa menganggap kegiatan ini buang waktu.

Sikap kritis Anda?

a)

Menolak karena tidak sesuai dengan silabus akademik

b)

Menilai bahwa proyek ini adalah aktualisasi nilai gotong royong

c)

Mengikuti karena tuntutan nilai

d)

Minta diganti dengan tes pilihan ganda

e)

Menyelesaikan asal-asalan

3.

Dalam sebuah diskusi, seorang mahasiswa menyebut Pancasila sebagai "alat politik penguasa" dan tidak lagi relevan dalam kehidupan akademik.

Apa respon evaluatif Anda?

a)

Setuju karena nilai-nilai asing lebih modern

b)

Menolak dan menyerangnya secara emosional

c)

Mengkritisi argumennya dengan menunjukkan fungsi Pancasila sebagai nilai dasar dan pembentuk karakter

d)

Diam agar tidak terlibat konflik

e)

Menerima pendapat tersebut sepenuhnya

4.

Universitas X mulai memasukkan Pendidikan Pancasila dalam proyek kewirausahaan mahasiswa. Salah satu kelompok menolak dengan alasan “ideologi tidak relevan dengan bisnis.”

Apa pandangan evaluatif Anda?

a)

Bisnis adalah urusan profit, bukan nilai

b)

Pancasila bisa membentuk prinsip etika dan keadilan dalam usaha

c)

Ideologi sebaiknya dipisahkan dari ekonomi

d)

Mahasiswa lebih butuh teori ekonomi

e)

Tidak perlu mencampur hal akademik dan nila

5.

Dalam simulasi kelas, mahasiswa diminta membuat keputusan bersama menggunakan prinsip musyawarah mufakat. Kelompok A memutuskan menggunakan voting mayoritas.

Evaluasi Anda?

a)

Voting adalah pilihan terbaik dalam demokrasi

b)

Musyawarah mengedepankan kesepakatan yang adil, bukan dominasi suara terbanyak

c)

Tidak masalah karena musyawarah bisa diwakilkan

d)

Voting lebih cepat dan efisien

e)

Voting mencerminkan suara rakyat

6.

Mahasiswa fakultas A melakukan aksi menolak kebijakan kampus yang tidak transparan. Aksi tersebut berjalan damai dan memuat tuntutan berbasis keadilan.

Tindakan mereka mencerminkan...

a)

Nilai-nilai anarkisme yang terselubung

b)

Sikap tidak hormat terhadap pimpinan

c)

Implementasi nilai keadilan dan keberanian moral dalam Pancasila

d)

Tindakan memalukan sebagai akademisi

e)

Bentuk pembangkangan sistemik

7.

Mahasiswa baru diwajibkan mengikuti kuliah Pancasila secara daring. Banyak yang hanya menyalin tugas dari internet tanpa membaca materi.

Sebagai dosen, apa langkah yang paling tepat?

a)

Menambah jumlah soal ujian

b)

Membatalkan tugas dan mengganti dengan ujian tertulis

c)

Mendesain ulang tugas agar berbasis refleksi pribadi dan kegiatan nyata

d)

Memberi sanksi tanpa kompromi

e)

Menurunkan bobot mata kuliah

8.

Sebuah kampus memiliki mahasiswa dari berbagai agama. Ketika terjadi perbedaan jadwal ibadah dan kuliah, muncul perdebatan keras.

Langkah evaluatif terbaik yang sesuai nilai Pancasila?

a)

Menghapus jadwal ibadah dari pertimbangan akademik

b)

Menyerahkan pada dosen tanpa musyawarah

c)

Menyesuaikan jadwal melalui musyawarah untuk menjamin hak beragama

d)

Mengutamakan jadwal kuliah saja

e)

Membiarkan mahasiswa mengatur sendiri

9.

Dalam forum publik, seseorang menyebut bahwa Pancasila adalah hasil “paksaan Jepang” selama BPUPKI.

Sebagai mahasiswa yang paham sejarah, bagaimana Anda mengevaluasi pernyataan ini?

a)

Setuju karena saat itu Jepang berkuasa

b)

Menolak, karena Pancasila dirumuskan secara mandiri oleh tokoh bangsa

c)

Menerima karena tidak ingin konflik

d)

Diam agar tidak terlibat perdebatan

e)

Mengubah topik pembicaraan

10.

Di media sosial, banyak narasi yang mempertentangkan agama dan Pancasila.

Sebagai warga negara yang paham sejarah dan nilai dasar bangsa, sikap evaluatif Anda adalah...

a)

Ikut menyebarkan narasi tandingan keras

b)

Menyuarakan bahwa Pancasila adalah dasar yang tidak bertentangan dengan nilai agama

c)

Membiarkan karena itu hak berekspresi

d)

Tidak perlu merespons karena bukan ranah pribadi

e)

Melapor ke pihak berwenang tanpa klarifikasi

11.

Dalam sejarah Indonesia, Pancasila pernah digunakan secara otoriter pada masa Orde Baru.

Apa pelajaran evaluatif dari peristiwa ini?

a)

Pancasila harus dijaga dari manipulasi kekuasaan

b)

Harus kembali ke zaman Orde Baru

c)

Jangan mempelajari sejarah terlalu dalam

d)

Pendidikan Pancasila hanya untuk pelajaran moral

e)

Pancasila perlu dihapus dari sistem politik

12.

Di era reformasi, muncul berbagai ideologi baru yang menantang eksistensi Pancasila.

Sikap terbaik dalam menghadapi ini adalah...

a)

Melarang semua ideologi lain secara ketat

b)

Mengisolasi kelompok berbeda

c)

Memperkuat Pancasila sebagai landasan dialog dan toleransi

d)

Menyerahkan sepenuhnya pada aparat keamanan

e)

Membiarkan konflik berjalan tanpa arah

13.

Beberapa daerah di Indonesia mencoba menerapkan kebijakan lokal yang bertentangan dengan prinsip Pancasila, seperti diskriminasi berbasis agama.

Langkah evaluatif pemerintah yang tepat adalah...

a)

Mengusulkan judicial review UU Pemda

b)

Menyusun kebijakan korektif berbasis nilai Pancasila

c)

Menghapus kebijakan lokal karna tidak sesuai sila ke-1 Pancasila

d)

Menyerahkan sepenuhnya ke pemda

e)

Menerapkan otda asimetris sesuai sila ke-2 Pancasila

14.

Seorang tokoh publik mengusulkan untuk mengganti Pancasila dengan ideologi yang lebih “religius”.

Evaluasi Anda terhadap wacana ini adalah...

a)

Menolak karena Pancasila sudah mencakup nilai spiritual dan kebangsaan

b)

Menerima karena agama lebih utama

c)

Netral dan menyerahkan ke pemerintah

d)

Mendukung agar ada sistem baru

e)

Diam demi stabilitas

15.

Ketika terjadi krisis sosial di sebuah wilayah, pemerintah daerah justru membuat kebijakan yang menguntungkan satu kelompok saja.

Dari perspektif Pancasila, tindakan tersebut...

a)

Mencerminkan keadilan selektif

b)

Sesuai karena mayoritas harus didahulukan

c)

Perlu didukung karena demi stabilitas

d)

Harus dikritisi karena melanggar prinsip keadilan sosial bagi seluruh rakyat

e)

Tidak masalah karena sifatnya darurat

16.

Dalam suatu kuliah Pendidikan Pancasila, dosen meminta mahasiswa menganalisis peran mahasiswa dalam menjaga nilai-nilai Pancasila di tengah maraknya ujaran kebencian di media sosial. Seorang mahasiswa menyatakan bahwa cukup dengan tidak ikut menyebarkan, ia sudah menunjukkan sikap Pancasilais.

Bagaimana Anda mengevaluasi pernyataan tersebut?

a)

Sudah tepat karena tidak menyebarkan berarti tidak terlibat

b)

Tidak sepenuhnya benar karena Pancasila menuntut sikap aktif dalam menjaga harmoni

c)

Keliru karena mahasiswa tidak berhak menilai kebenaran di media sosial

d)

Benar karena setiap orang bebas menentukan sikapnya sesuai sila ke-2 Pancasila

e)

Tidak masalah karena diam adalah bentuk netralitas

17.

Seorang mahasiswa baru mengikuti program orientasi kampus yang memuat simulasi konflik antar golongan. Tujuannya agar mahasiswa belajar menyelesaikan konflik dengan pendekatan nilai Pancasila. Sebagian mahasiswa merasa kegiatan itu tidak penting dan malah memicu ketegangan.

Sebagai mahasiswa kritis, bagaimana Anda menilai kegiatan tersebut?

a)

Tidak relevan karena hanya membuat keributan

b)

Perlu dihentikan karena menyinggung kelompok tertentu

c)

Relevan karena memberi pengalaman langsung dalam penerapan nilai musyawarah dan toleransi

d)

Sebaiknya diganti dengan ceramah agar lebih aman

e)

Tidak berguna karena konflik bisa dihindari tanpa simulasi

18.

Dalam sebuah seminar, seorang narasumber menyebut bahwa Pancasila adalah kompromi politik yang dipaksakan oleh Jepang melalui BPUPKI. Ia menyimpulkan bahwa Pancasila tidak murni berasal dari bangsa Indonesia.

Bagaimana Anda mengevaluasi klaim tersebut berdasarkan sejarah?

a)

Benar karena Jepang memfasilitasi BPUPKI

b)

Salah karena tokoh-tokoh bangsa secara independen merumuskan Pancasila

c)

Netral karena sejarah bersifat relatif

d)

Perlu diteliti ulang karena belum ada bukti

e)

Tidak perlu ditanggapi karena bukan pendapat akademik

19.

Di sebuah perguruan tinggi, mahasiswa lintas jurusan membuat komunitas literasi yang mempromosikan nilai-nilai Pancasila melalui diskusi film dan karya sastra. Beberapa dosen meragukan relevansi kegiatan ini karena dianggap tidak akademik.

Bagaimana Anda mengevaluasi inisiatif mahasiswa tersebut?

a)

Tidak penting karena tidak berbasis kurikulum

b)

Layak dibubarkan karena bertentangan dengan metode ilmiah

c)

Patut didukung karena menunjukkan aktualisasi nilai Pancasila secara kreatif dan kontekstual

d)

Perlu dihentikan agar mahasiswa fokus kuliah

e)

Netral karena kegiatan luar kelas bukan prioritas

20.

Seorang mahasiswa membuat esai kritis tentang bagaimana Pancasila dijadikan alat politik pada masa Orde Baru. Ia menyimpulkan bahwa nilai-nilai Pancasila sudah rusak dan tidak bisa digunakan lagi sebagai dasar negara.

Bagaimana Anda mengevaluasi kesimpulan tersebut?

a)

Tepat karena sejarah gelap Pancasila tak bisa dipulihkan

b)

Tidak tepat karena kesalahan terletak pada penafsiran, bukan nilai Pancasila itu sendiri

c)

Wajar karena setiap orang bebas berpendapat

d)

Perlu diterima sebagai bagian dari demokrasi

e)

Harus disensor agar tidak memicu perpecahan