NEW
Font size
Worksheetskuis Tradisi Jawa
Total questions: 20
Worksheet time: 8mins
Tradisi “Mitoni” dalam budaya Jawa dilakukan ketika seseorang…
A. Akan menikah
B. Hamil 7 bulan
C. Meninggal dunia
D. Mencapai usia 17 tahun
Upacara “Sekaten” biasanya diselenggarakan untuk memperingati…
A. Tahun baru Masehi
B. Panen raya
C. Kelahiran Nabi Muhammad SAW
D. Kenaikan tahta raja
Salah satu tujuan dari tradisi “Ruwatan” adalah…
A. Merayakan ulang tahun
B. Menolak bala atau kesialan
C. Meresmikan rumah
D. Menyambut musim tanam
Apa nama upacara adat Jawa yang dilakukan untuk membersihkan benda pusaka?
A. Grebeg
B. Sekaten
C. Ruwatan
D. Jamasan
Apa yang dimaksud dengan adat istiadat?
A. Kegiatan ekonomi masyarakat
B. Aturan hukum negara
C. Kebiasaan yang dilakukan turun-temurun dalam masyarakat
D. Gaya hidup modern masyarakat kota
Tradisi "tingkeban" dalam budaya Jawa dilakukan saat...
A. Bayi berumur 40 hari
B. Anak mulai belajar berjalan
C. Seorang wanita hamil tujuh bulan
D. Menyambut tahun baru
Tujuan dari upacara "siraman" dalam pernikahan adat Jawa adalah...
A. Mendinginkan suasana
B. Membersihkan rumah
C. Membersihkan diri secara lahir dan batin sebelum menikah
D. Menyucikan lingkungan
Tradisi "slametan" merupakan bentuk ungkapan rasa...
A. Sedih
B. Syukur dan doa bersama
C. Marah
D. Takut terhadap roh halus
Dalam pernikahan adat Jawa, simbol kesetiaan dan keharmonisan pasangan pengantin ditunjukkan melalui tradisi...
A. Siraman
B. Midodareni
C. Sungkeman
D. Panggih
Tradisi "ruwatan" dilakukan untuk...
A. Menyambut musim tanam
B. Mengusir roh jahat dan kesialan
C. Menobatkan kepala adat
D. Merayakan panen
Apakah nama sesaji yang biasa digunakan dalam upacara adat Jawa...
A. Tumpeng
B. Nasi kotak
C. Bubur ayam
D. Roti lapis
Tradisi "nyadran" biasanya dilakukan menjelang bulan...
A. Syawal
B. Muharram
C. Ramadhan
D. Rabiul Awal
Dalam budaya Jawa, "sungkeman" adalah bentuk penghormatan kepada...
A. Tamu undangan
B. Tetangga
C. Orang tua atau orang yang lebih tua
D. Anak-anak
Alat musik tradisional yang selalu hadir dalam upacara adat Jawa adalah...
A. Angklung
B. Gamelan
C. Saron
D. Saluang
Tradisi "slametan" di masyarakat Jawa sering dianggap sebagai simbol kebersamaan dan toleransi. Jika tradisi ini dihilangkan dari kehidupan sosial, kemungkinan dampak negatif yang terjadi adalah…
A. Warga menjadi lebih bebas mengekspresikan diri
B. Masyarakat menjadi lebih religius
C. Ikatan sosial antarwarga menjadi renggang dan nilai gotong royong menurun
D. Tradisi modern akan lebih cepat berkembang
Seorang pemuda Jawa memilih untuk tidak mengikuti tradisi "panggih" dalam pernikahannya karena dianggap tidak relevan. Bagaimana sebaiknya masyarakat menanggapi keputusan tersebut dalam konteks pelestarian budaya?
A. Memaksanya untuk tetap melakukannya demi menjaga adat
B. Menghormati pilihannya dan mengedukasi tentang makna tradisi secara terbuka
C. Mengucilkannya karena dianggap tidak menghormati leluhur
D. Membiarkan tanpa ada pembicaraan apapun
Dalam budaya Jawa, upacara "ruwatan" dilakukan untuk membebaskan seseorang dari nasib buruk. Bagaimana pendekatan yang bisa dilakukan agar tradisi ini tetap dilestarikan tanpa bertentangan dengan pandangan modern dan logis?
A. Menghapuskan tradisi karena bertentangan dengan sains
B. Menjadikan ruwatan sebagai atraksi wisata semata
C. Mempresentasikan ruwatan sebagai simbol refleksi dan introspeksi diri dalam konteks budaya
D. Memaksa semua orang untuk percaya pada konsep sial
Salah satu ciri khas budaya Jawa adalah sikap "tepa selira", yaitu kemampuan untuk memahami dan menghargai perasaan orang lain. Dalam konteks masyarakat modern yang individualistik, bagaimana relevansi nilai "tepa selira" diterapkan saat ini?
A. Mengabaikan perasaan orang demi pencapaian pribadi
B. Menunda pendapat pribadi demi menjaga harmoni sosial
C. Menghindari semua konflik dengan orang lain
D. Membatasi interaksi agar tidak menyinggung perasaan
Tradisi “nyadran” atau ziarah kubur massal menjelang Ramadhan bertujuan mendoakan leluhur dan mempererat hubungan sosial. Jika tradisi ini mulai ditinggalkan, apa dampak jangka panjang yang bisa terjadi dalam kehidupan masyarakat Jawa?
A. Meningkatnya kreativitas generasi muda
B. Hilangnya semangat individualisme
C. Pudarnya ikatan sosial dan nilai kebersamaan
D. Berkembangnya paham religiusitas baru
Dalam tradisi Jawa, ada nilai-nilai seperti “nrimo” (menerima) dan “eling” (ingat). Di era kompetisi dan ambisi saat ini, bagaimana nilai-nilai tersebut bisa tetap relevan dan bermanfaat?
A. Dengan mengajarkan siswa untuk tidak bersaing
B. Sebagai penyeimbang agar manusia tetap rendah hati dan sadar diri
C. Dengan melarang ambisi pribadi demi kehidupan sosial
D. Nilai-nilai ini sebaiknya ditinggalkan karena tidak sesuai zaman
