WorksheetsULANGAN HARIAN KELAS 9 SMPN 2 AMLAPURA
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Bacalah penggalan paragraf berikut dengan cermat!
Kebiasaan membuang sampah sembarangan masih menjadi masalah di berbagai kota besar di Indonesia. Meskipun pemerintah telah menyediakan tempat sampah di berbagai titik, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan masih rendah. Akibatnya, saluran air tersumbat dan menyebabkan banjir saat musim hujan tiba.
Apa ide pokok paragraf tersebut?
Pemerintah telah menyediakan tempat sampah di berbagai titik.
Kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan masih rendah.
Kebiasaan membuang sampah sembarangan menyebabkan banjir.
Saluran air tersumbat saat musim hujan.
Bacalah teks berikut!
Beberapa warga berdatangan lagi. Mereka merangsek ke depan, tidak sabar ingin melihat apa yang terjadi. Mereka merangsek terus ke depan dan menggedor-gedor lagi pintu besi, semakin keras. Anak tangga yang sempit terasa pengap dan sesak. Dorong-dorongan, sikut-sikutan semakin memperkeruh suasana. Banyak di antara mereka yang naik pitam karena suasana ini.
Makna ungkapan naik pitam pada kutipan teks tersebut adalah …
pingsan
marah
ragu-ragu
memaksa
Bacalah paragraf berikut dengan cermat!
Sejak pandemi melanda, kebiasaan masyarakat dalam beraktivitas mengalami perubahan signifikan. Banyak pekerjaan yang sebelumnya harus dilakukan di kantor, kini bisa dikerjakan dari rumah. Begitu pula dalam bidang pendidikan, pembelajaran jarak jauh menjadi solusi utama agar proses belajar mengajar tetap berlangsung. Meskipun pada awalnya banyak kendala, perlahan masyarakat mulai beradaptasi dengan kebiasaan baru ini.
Berdasarkan paragraf tersebut, pernyataan yang paling tepat mengenai isi paragraf adalah...
Pandemi membuat masyarakat kehilangan pekerjaan dan sulit beradaptasi.
Pembelajaran jarak jauh tidak efektif selama pandemi.
Pandemi mengubah kebiasaan masyarakat dalam bekerja dan belajar.
Bekerja dari rumah dan pembelajaran jarak jauh tidak membawa dampak positif.
Bacalah slogan berikut ini!
"Bumi bukan warisan nenek moyang, tapi titipan anak cucu."
Apa tema yang terkandung dalam slogan tersebut?
Pentingnya menjaga tradisi leluhur
Pelestarian lingkungan untuk masa depan
Peningkatan kualitas pendidikan generasi muda
Kewajiban mencintai budaya bangsa
Bacalah kutipan cerpen berikut ini!
(1) Angin malam berembus pelan, membawa dingin yang menggigit hingga ke tulang.
(2) Rina duduk termenung di beranda rumah, memeluk lututnya sambil menatap langit yang gelap tanpa bintang.
(3) Di dalam rumah, lampu temaram menambah kesan sepi malam itu.
(4) Sesekali terdengar suara anjing menggonggong dari kejauhan, membuat semakin sunyi.
Manakah kalimat yang merupakan bukti latar suasana dalam kutipan cerpen tersebut?
4
3
2
1
Bacalah penggalan paragraf berikut ini!
Pemerintah kota telah membangun taman bermain baru di pusat kota dengan berbagai fasilitas seperti arena bermain anak, jalur jogging, dan area membaca terbuka. Namun, beberapa pengunjung mengeluhkan kurangnya tempat sampah dan pencahayaan yang masih minim pada malam hari. Mereka berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar kenyamanan pengunjung tetap terjaga.
Tanggapan negatif yang sesuai dengan isi paragraf tersebut adalah...
Taman bermain ini sangat cocok untuk semua kalangan usia.
Kurangnya tempat sampah dan pencahayaan menunjukkan perencanaan yang belum maksimal.
Pemerintah sudah melakukan pekerjaan yang sangat sempurna.
Pembangunan taman ini menunjukkan perhatian besar terhadap warga.
Pagi itu, Dara berdiri di depan jendela kamarnya yang menghadap ke arah taman belakang. (1) Di tangannya tergenggam erat sehelai daun kering yang jatuh dari pohon mangga. (2) Tatapannya kosong, matanya sembab, dan senyumnya tak lagi tampak. (3) Ia belum sepenuhnya menerima kepergian ibunya tiga minggu lalu. (4) Daun itu, bagi Dara, adalah kenangan terakhir saat ibunya menanam pohon itu bersama dirinya di masa kecil.
Apa makna simbol dari "daun kering" dalam kutipan cerpen tersebut?
Lambang dari kehidupan yang baru dimulai
Simbol kehilangan dan kenangan masa lalu
Tanda harapan yang tumbuh di masa depan
Lambang semangat Dara menjalani hari
Pagi itu, Dara berdiri di depan jendela kamarnya yang menghadap ke arah taman belakang. (1) Di tangannya tergenggam erat sehelai daun kering yang jatuh dari pohon mangga. (2) Tatapannya kosong, matanya sembab, dan senyumnya tak lagi tampak. (3) Ia belum sepenuhnya menerima kepergian ibunya tiga minggu lalu. (4) Daun itu, bagi Dara, adalah kenangan terakhir saat ibunya menanam pohon itu bersama dirinya di masa kecil.
Watak Dara yang dapat disimpulkan dari kutipan cerpen tersebut adalah...
Pemarah dan pendendam
Penuh semangat dan ceria
Tegas dan suka menyendiri
Sensitif dan penuh kasih sayang
Sejak pagi, Adit terlihat gelisah. Ia bolak-balik memeriksa ponselnya sambil sesekali menghela napas panjang. Ibunya beberapa kali memanggil, tetapi tak satu pun dijawabnya. (1) Semalam, ayahnya melarang Adit mengikuti lomba musik di luar kota karena nilai ujiannya yang menurun. (2) Padahal, Adit sudah berlatih berbulan-bulan dan menjadi satu-satunya wakil sekolah. (3) Ia merasa usahanya tidak dihargai, sementara orang tuanya hanya peduli pada angka-angka di rapor.
Apa penyebab utama konflik dalam kutipan cerpen tersebut?
Adit tidak menghargai keputusan orang tuanya
Ayah Adit memaksanya belajar musik
Adit kecewa karena usahanya tidak didukung orang tuanya
Ibunya memaksa Adit berhenti sekolah musik
Langit sore mulai meredup, seolah turut merasakan sesak di dada Raka. Ia duduk termenung di bangku taman, menatap kosong ke arah pepohonan yang bergoyang pelan. (1) Luka hatinya menganga, lautan yang menelan kapal tanpa ampun. (2) Tak ada pelampung, tak ada dermaga. Hanya sunyi yang setia menemani.
Manakah kalimat dalam kutipan cerpen tersebut yang menggunakan gaya bahasa metafora?
Langit sore mulai meredup, seolah turut merasakan sesak di dada Raka.
Ia duduk termenung di bangku taman, menatap kosong ke arah pepohonan.
Luka hatinya menganga, lautan yang menelan kapal tanpa ampun.
Tak ada pelampung, tak ada dermaga. Hanya sunyi yang setia menemani.
Hari itu, suasana kelas terasa berbeda. Semua murid sibuk menyiapkan sesuatu dengan penuh antusias. Rani, dengan langkah pelan, mendekati guru kesayangannya yang sedang duduk di meja guru. Dengan hati-hati, Rani menyerahkan sebuah kotak kecil yang dibungkus rapi.
“Maaf, Bu, ini hanya tanda terima kasih yang tak seberapa dari keluarga kami,” ucap Rani sambil menunduk dan wajahnya memerah.
Guru itu tersenyum hangat dan menerima hadiah tersebut dengan penuh rasa terharu.
Kalimat yang bercetak miring dalam kutipan cerpen tersebut merupakan gaya bahasa...
litotes
hiperbola
metafora
paradoks
Mentari masih malu-malu menampakkan sinarnya saat Ayu sudah berdiri di depan rumah sambil mengenakan seragam putih abu-abunya. Ia merapatkan jaket tipis ke tubuhnya, menahan dingin yang belum juga pergi. Suara ayam berkokok dan langkah para ibu yang menuju pasar terdengar bersahut-sahutan di kejauhan. Ayu melirik jam tangannya dan menarik napas lega.
Masih ada cukup waktu untuk berjalan kaki ke sekolah tanpa tergesa-gesa. Ia menikmati embun yang menempel di dedaunan dan udara segar yang jarang bisa ia rasakan bila datang terlambat bangun.
Berdasarkan kutipan cerpen tersebut, latar waktu yang dapat disimpulkan adalah...
Siang hari saat sekolah telah usai
Pagi hari sebelum Ayu berangkat ke sekolah
Sore hari menjelang malam
Tengah malam saat semua orang tertidur
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Jakarta Timur
Kebakaran besar terjadi di kawasan permukiman padat penduduk di Kelurahan Cipinang Besar, Jakarta Timur, pada Minggu malam (12/5). Sedikitnya 50 rumah hangus terbakar dan ratusan warga harus mengungsi ke tenda darurat yang disediakan oleh pemerintah setempat.
Menurut keterangan saksi mata, api pertama kali terlihat sekitar pukul 21.30 WIB dari salah satu rumah warga yang sedang kosong. Angin kencang dan kondisi bangunan yang saling berdekatan menyebabkan api cepat merambat ke rumah lainnya. Petugas pemadam kebakaran dikerahkan dari lima pos untuk mengendalikan api.
Hingga Senin pagi, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Dalam struktur teks berita, kutipan di atas merupakan bagian dari....
headline
lead news
tubuh berita
ekor berita
Seorang remaja bernama Dimas Prasetyo ditemukan selamat setelah sempat dilaporkan hilang selama dua hari di kawasan hutan lindung Gunung Lawu. Tim SAR berhasil menemukan Dimas dalam kondisi lemah, tetapi sadar, sekitar dua kilometer dari jalur pendakian utama.
Menurut keterangan pihak keluarga, Dimas sempat terpisah dari rombongan saat hujan deras mengguyur kawasan pegunungan pada Sabtu sore.
Bagian yang bercetak miring pada kutipan berita tersebut merupakan unsur ...
apa
mengapa
kapan
bagaimana
Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Karanganyar setelah hujan deras mengguyur sejak Senin malam. Air dengan cepat menggenangi pemukiman warga setinggi hampir satu meter. Warga terpaksa mengungsi ke balai desa setempat karena rumah mereka tak bisa dihuni.
Menurut Kepala BPBD setempat, penyebab utama banjir adalah sistem drainase yang buruk dan aliran sungai yang tersumbat sampah. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berupaya menyalurkan bantuan logistik ke lokasi terdampak.
Perbandingan yang benar antara dua unsur berita dari kutipan di atas adalah...
Apa-bagaimana
siapa-mengapa
di mana-apa
kapan-mengapa
Cermatilah penggalan pantun berikut!
Naik perahu menuju seberang,
Air beriak tenang sekali,
.................................................................
.................................................................
Lengkapilah pantun di atas ...
Orang pintar janganlah sombong,
Ilmu dijaga sepenuh hati.
Jangan engkau mudah tersesat,
Karena hidup perlu arah pasti.
Rajin-rajin menuntut ilmu,
Agar cita-cita tercapai tinggi.
Orang tenang belum tentu menang,
Ucapannya lembut, hati dengki.
Cermatilah puisi rakyat berikut!
Jika hendak mengenal orang berbangsa,
Lihat kepada budi dan bahasa.
Jika hendak mengenal orang yang mulia,
Lihatlah kepada kelakuan dia.
Berdasarkan jumlah baris dan karakteristik isinya, jenis puisi rakyat tersebut adalah...
pantun
syair
gurindam
karmina
Cermati penggalan paragraf di bawah ini!
Setelah melewati masa-masa sulit yang panjang, Amira menunjukkan sikap yang sangat tabah. Ia tidak pernah mengeluh walaupun banyak tantangan yang menghadang. Keteguhan hatinya membuat banyak orang terinspirasi dan percaya bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya. Sikap tabah ini membantunya untuk tetap fokus meraih tujuan meski berbagai rintangan menghadang di setiap langkah.
Sinonim kata tabah yang paling tepat berdasarkan paragraf tersebut adalah...
sabar
pasrah
tegar
lelah
Rina ingin menghadiri pesta ulang tahun temannya, (1)... ia harus menyelesaikan tugas sekolah terlebih dahulu. Ia sudah mengerjakan sebagian tugas, (2) ...masih ada beberapa bagian yang belum selesai. Ia berusaha mengatur waktu dengan baik, (3) ...semua pekerjaan dan kesenangannya berjalan seimbang. Namun, hujan turun deras, (4) ...membuat jalan menjadi licin dan sulit dilalui. Rina tetap bertekad pergi ke pesta, (5)... dia memakai sepatu yang anti slip agar aman.
Konjungsi yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang bernomor (1) hingga (5) secara berurutan adalah...
tetapi – namun – supaya – sehingga – maka
tetapi – karena – agar – sehingga – maka
namun – karena – agar – sehingga – tetapi
karena – tetapi – agar – namun – sehingga
Setelah bel pulang berbunyi para siswa segera bergegas meninggalkan kelas, sebagian dari mereka menuju perpustakaan sebagian lagi langsung pulang ke rumah.
Perbaikan penggunaan tanda baca pada kalimat tersebut adalah...
Setelah bel pulang berbunyi, para siswa segera bergegas meninggalkan kelas. Sebagian dari mereka menuju perpustakaan, sebagian lagi langsung pulang ke rumah.
Setelah bel pulang berbunyi para siswa segera, bergegas meninggalkan kelas sebagian dari mereka menuju perpustakaan, sebagian lagi langsung pulang ke rumah.
Setelah bel pulang berbunyi. Para siswa segera bergegas meninggalkan kelas, sebagian dari mereka menuju perpustakaan, sebagian lagi langsung pulang ke rumah.
Setelah bel pulang berbunyi, para siswa segera bergegas meninggalkan kelas; sebagian dari mereka menuju perpustakaan. Sebagian lagi langsung pulang ke rumah.
