wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Penilaian Prakarya Pengolahan Makanan Internasional

Total questions: 50

Worksheet time: 28mins

Name
Class
Date
1.

Dedi sedang melihat kemasan mi ramen Korea yang dirancang dengan desain gelap, maskot kartun ayam yang meniup api, dan label 'Hot & Spicy'. Apa pesan yang ingin disampaikan kepada konsumen?

a)

Produk memiliki cita rasa sangat pedas

b)

Produk menyasar anak muda yang menyukai sensasi ekstrem

c)

Produk dikemas untuk bayi dan balita

d)

Desain berusaha menunjukkan keunikan budaya Korea

e)

Produk memiliki rasa manis dan gurih ringan

2.

Lina sedang merancang kemasan untuk makanan khas Turki 'Baklava' dengan desain mewah menggunakan warna emas, foto produk close-up, dan tulisan 'Dessert Premium dari Timur Tengah'. Apa makna dari penggunaan elemen desain tersebut?

a)

Ingin menunjukkan bahwa produk bernilai tinggi dan eksklusif

b)

Target pasar kelas menengah ke atas

c)

Memberikan persepsi bahwa produk adalah oleh-oleh khas

d)

Ditujukan sebagai camilan ringan untuk anak-anak

e)

Desain fokus pada aspek kesehatan

3.

Dewi membeli kemasan frozen food 'Gyoza Jepang' yang menampilkan langkah penyajian praktis dan visual hasil gorengan di bagian depan kemasan. Apa keunggulan pendekatan desain ini dari sudut pandang konsumen baru?

a)

Mempermudah pemahaman cara konsumsi

b)

Menumbuhkan ekspektasi rasa dan bentuk akhir

c)

Membantu konsumen membayangkan kelezatannya

d)

Menghilangkan identitas budaya Jepang

e)

Mengarahkan konsumen untuk memanaskan di oven saja

4.

Angga melihat kemasan makanan khas Meksiko 'Taco Crunchy' yang menggunakan warna-warna cerah seperti merah dan kuning serta huruf besar berani. Apa dampak desain warna dan font tersebut terhadap keputusan pembelian konsumen?

a)

Memberi kesan makanan yang berani, segar, dan enerjik

b)

Menarik perhatian dari kejauhan di rak minimarket

c)

Memberi kesan makanan ringan untuk diet

d)

Memicu rasa penasaran terhadap cita rasa produk

e)

Menyasar segmen pasar usia lanjut

5.

Rani sedang merancang produk 'Samosa India' yang menampilkan logo berbentuk rempah-rempah dan slogan 'Kaya rasa, kaya budaya'. Apa strategi komunikasi yang digunakan melalui desain ini?

a)

Menonjolkan identitas budaya sebagai nilai jual

b)

Mengedukasi konsumen tentang keunikan makanan tersebut

c)

Menciptakan diferensiasi dari produk lokal sejenis

d)

Menghindari persepsi makanan etnik

e)

Fokus pada tampilan kemasan modern dan netral

6.

Adi sedang berada di supermarket dan melihat produk lasagna beku asal Italia yang memiliki kemasan transparan di bagian depan yang memperlihatkan isinya. Apa keuntungan desain transparan untuk konsumen yang belum pernah mencoba produk ini?

a)

Memberikan gambaran nyata isi produk

b)

Meningkatkan kepercayaan terhadap kualitas produk

c)

Membantu konsumen membuat keputusan cepat di toko

d)

Menyembunyikan komposisi asli

e)

Mengurangi daya tarik visual

7.

Titi baru saja membeli kemasan makanan Korea yang menggunakan ilustrasi kartun karakter lokal (K-pop style) dan font lucu berwarna pastel. Apa tujuan penggunaan elemen visual tersebut?

a)

Menarik perhatian remaja dan anak muda

b)

Meningkatkan daya tarik untuk target pasar yang trendi

c)

Menunjukkan keseriusan dan kemewahan produk

d)

Memberikan kesan menyenangkan dan ringan

e)

Mengaburkan informasi kandungan produk

8.

Produk Jepang 'Onigiri' yang dibeli Sari diberi label dalam huruf Jepang besar, tanpa terjemahan, dan gambar yang minim. Apa risiko desain ini bagi pasar konsumen Indonesia?

a)

Konsumen tidak memahami isi produk

b)

Informasi tidak tersampaikan dengan jelas

c)

Konsumen bisa merasa ragu untuk mencoba

d)

Konsumen merasa lebih percaya diri

e)

Meningkatkan keterbacaan dan rasa akrab

9.

Adi, seorang pemilik UMKM makanan internasional, menguji dua desain kemasan: satu dengan foto makanan dan informasi lengkap, satu lagi dengan desain artistik tapi minim informasi. Apa kelebihan desain pertama dibanding desain kedua dalam konteks edukasi konsumen baru?

a)

Memberikan informasi yang membantu pengambilan keputusan

b)

Mengurangi rasa ragu terhadap isi dan rasa produk

c)

Lebih cocok untuk mengenalkan produk baru

d)

Menyamarkan keaslian makanan

e)

Menghilangkan kesan modern

10.

Rizal baru saja menciptakan produk fusion Indonesia-Korea menggunakan slogan 'Rasa Korea, Sentuhan Nusantara' dan ilustrasi cabai serta kimchi dalam satu piring. Apa pesan utama yang ingin disampaikan desain ini?

a)

Produk menggabungkan rasa asing dan lokal

b)

Cocok untuk konsumen yang ingin mencoba rasa baru tapi akrab

c)

Membangun jembatan budaya melalui makanan

d)

Menyembunyikan identitas kedua budaya

e)

Hanya menargetkan konsumen Korea

11.

Nita sedang merancang kemasan untuk produk makanan internasional dengan desain modern dan warna cerah. Apa tujuan utama penggunaan desain tersebut?

a)

Menarik perhatian konsumen muda

b)

Meningkatkan penjualan produk di pasar lokal

c)

Mengurangi biaya produksi kemasan

d)

Membuat produk terlihat segar dan menarik

e)

Menyembunyikan kualitas bahan baku produk

12.

Stimulus:
Seorang pelaku UMKM ingin menjual menu makanan Jepang berupa sushi box. Biaya tetap per bulan sebesar Rp3.000.000 (untuk sewa, gaji karyawan, dan listrik). Biaya variabel per box adalah Rp15.000. Target keuntungan yang diharapkan adalah Rp2.000.000 per bulan.

Soal:
Jika pelaku usaha ingin menjual 500 box dalam sebulan, berapakah harga jual per box agar bisa mencapai target keuntungan tersebut?

(a)  

13.

Stimulus:
Sebuah produk makanan khas Korea, Tteokbokki instan, dijual dengan harga Rp28.000 per porsi. Biaya produksi per porsi adalah Rp18.000, dan biaya tetap bulanan adalah Rp5.000.000.

Soal:
Berapakah jumlah porsi minimal yang harus dijual agar UMKM mencapai titik impas (Break Even Point)?

(a)  

14.

Stimulus:
Usaha makanan internasional menjual Lasagna beku seharga Rp40.000 per porsi. Biaya tetap per bulan Rp8.000.000, dan biaya variabel Rp25.000 per porsi.

Soal:
Berapa omzet minimal per bulan yang harus dicapai untuk mencapai titik impas?

(a)  

15.

Stimulus:
UMKM makanan Meksiko menjual burrito dengan harga Rp35.000. Biaya tetap adalah Rp7.000.000 dan biaya variabel Rp22.000 per porsi.

Soal:
Jika dalam satu bulan terjual 800 porsi, berapa keuntungan bersih yang diperoleh?

(a)  

16.

Stimulus:
Sebuah produk makanan India berupa nasi biryani dijual dengan harga Rp32.000. Biaya tetap bulanan adalah Rp6.000.000, dan biaya variabel Rp20.000 per porsi.

Soal:
Jika ingin mendapat keuntungan sebesar Rp4.000.000 per bulan, berapa porsi yang harus dijual?

(a)  

17.

Stimulus:

Seorang pengusaha ingin membuat makanan khas Korea berupa tteokbokki. Namun, tepung beras Korea sulit ditemukan.

Pertanyaan:

Apa solusi terbaik untuk tetap mempertahankan cita rasa otentik?

a)
Mengganti tepung beras dengan tepung terigu
b)
Membeli tteokbokki instan dari Korea
c)
Menggunakan tepung beras lokal dengan pengolahan mirip
d)
Menghilangkan bahan tteok dan diganti kerupuk
e)
Menambahkan saus pedas lokal agar terasa Indonesia
18.

Stimulus:

Menu ramen Jepang disajikan dengan kaldu yang dibuat dari daging ayam lokal, bukan tulang babi seperti aslinya.

Pertanyaan:

Apa manfaat dari perubahan ini?

a)
Meningkatkan harga jual
b)
Mengurangi keaslian rasa total
c)
Memperluas pasar karena lebih sesuai budaya lokal
d)
Menghilangkan rasa asin khas Jepang
e)
Mempermudah cara memasak ramen
19.

Stimulus:

Pengusaha makanan Meksiko ingin menghadirkan taco dengan isian yang sesuai selera lokal Indonesia.

Pertanyaan:

Isian mana yang paling tepat untuk menjaga keaslian sekaligus adaptasi lokal?

a)
Daging rendang
b)
Daging sapi dengan bumbu rempah ringan
c)
Daging ayam goreng tepung
d)
Tempe goreng dan cabai rawit
e)
Ikan asin dan sambal terasi
20.

Stimulus:

Seorang pelaku UMKM mencoba membuat pasta khas Italia namun mengganti keju parmesan dengan keju lokal.

Pertanyaan:

Apa risiko utama dari perubahan ini?

a)
Penurunan kualitas kemasan
b)
Harga produk meningkat drastis
c)
Cita rasa khas Italia bisa berkurang
d)
Produk jadi terlalu asing bagi pasar lokal
e)
Proses produksi menjadi lebih lama
21.

Stimulus:

Bahan dasar untuk membuat masakan Pad Thai dari Thailand adalah kecap ikan. Namun banyak konsumen Indonesia tidak menyukai aroma kuatnya.

Pertanyaan:

Apa solusi terbaik?

a)
Menghilangkan kecap ikan sepenuhnya
b)
Mengganti kecap ikan dengan kecap manis
c)
Mengurangi jumlah kecap ikan agar tetap terasa tapi tidak dominan
d)
Mengganti seluruh resep dengan mie goreng
e)
Menambahkan penyedap rasa buatan
22.

Stimulus:

Makanan India seperti kari menggunakan banyak rempah kuat.

Pertanyaan:

Apa adaptasi terbaik agar cocok untuk pasar Indonesia?

a)
Menambah rempah lokal
b)
Menghilangkan semua rempah
c)
Kurangi intensitas rempah tanpa menghilangkan rasa khas
d)
Mengganti kari dengan masakan lokal
e)
Menambahkan penyedap rasa
23.

Stimulus:

Sushi menggunakan nasi cuka khas Jepang yang tidak umum di Indonesia.

Pertanyaan:

Apa solusi agar tetap otentik namun bisa diterima lokal?

a)
Gunakan nasi putih biasa
b)
Gunakan nasi lokal dengan perbandingan cuka disesuaikan
c)
Gunakan nasi ketan
d)
Gunakan nasi merah lokal
e)
Gunakan nasi pulen
24.

Stimulus:

Burger khas Amerika menggunakan daging sapi impor.

Pertanyaan:

Jika bahan tersebut sulit didapat, maka…

a)
Menghentikan produksi
b)
Menaikkan harga
c)
Gunakan daging lokal dengan pengolahan mirip
d)
Gunakan daging ayam
e)
Gunakan daging olahan
25.

Stimulus:

Pengusaha makanan Korea mengganti gochujang dengan sambal lokal.

Pertanyaan:

Apa dampaknya terhadap keaslian rasa?

a)
Rasa tetap sama
b)
Rasa lebih pedas
c)
Rasa lebih manis
d)
Cita rasa otentik akan hilang
e)
Rasa tidak pedas
26.

Stimulus:

Seorang wirausahawan menggunakan bahan sayur lokal untuk salad Mediterania.

Pertanyaan:

Apa keuntungannya?

a)
Rasa salad berubah drastis
b)
Mempercepat waktu produksi
c)
Menghemat biaya produksi tanpa mengorbankan rasa terlalu banyak
d)
Memperberat biaya produksi
e)
Menurunkan kualitas bahan
27.

Stimulus:

Falafel Timur Tengah dibuat dengan buncis lokal yang teksturnya berbeda.

Pertanyaan:

Apa langkah terbaik saat mengolahnya?

a)
Uji coba proporsi campuran untuk mendekati tekstur asli
b)
Ganti bahan utama
c)
Gunakan tepung sebagai pengganti
d)
Buat resep baru
e)
Gunakan buncis kalengan
28.

Stimulus:

Seorang pelaku usaha membuat dimsum khas Cina.

Pertanyaan:

Jika bahan kulit dimsum tidak tersedia, solusi terbaik adalah…

a)
Mengganti dengan kulit lumpia lokal dengan penyesuaian ketebalan
b)
Mengganti dengan kulit pangsit
c)
Mengganti dengan roti
d)
Menghilangkan kulit
e)
Mengganti dengan daun pisang
29.

Stimulus:

Pizza Italia menggunakan saus tomat segar dan keju mozzarella asli.

Pertanyaan:

Jika harga tinggi, maka strategi terbaik adalah…

a)
Turunkan kualitas saus
b)
Gunakan saus kemasan
c)
Gunakan bahan lokal serupa tapi jaga keseimbangan rasa
d)
Gunakan keju cheddar
e)
Tambah topping mahal
30.

Stimulus:

Bumbu khas Vietnam mengandung banyak aroma herbal asing.

Pertanyaan:

Adaptasi terbaik untuk pasar Indonesia adalah…

a)
Hilangkan semua bumbu herbal
b)
Tambahkan bumbu lokal
c)
Kombinasikan dengan bumbu lokal yang familiar
d)
Gunakan bumbu asing saja
e)
Gunakan bumbu instan
31.

Stimulus:

Kimchi terlalu asam untuk sebagian konsumen Indonesia.

Pertanyaan:

Solusi pengolahan terbaik adalah…

a)
Mengurangi waktu fermentasi
b)
Menambah gula
c)
Menambah garam
d)
Mengganti bahan dasar
e)
Memasak kimchi
32.

Stimulus:

Mie Sichuan terlalu pedas untuk masyarakat umum.

Pertanyaan:

Apa yang perlu dilakukan produsen?

a)
Hapus semua cabai
b)
Tambahkan gula
c)
Tambahkan saus manis
d)
Sesuaikan tingkat kepedasan tanpa hilangkan rasa dasar
e)
Ganti mie dengan mie lokal
33.

Stimulus:

Bumbu Thailand mengandung bahan tak umum seperti sereh dan daun jeruk.

Pertanyaan:

Apa strategi penyajian terbaik untuk perkenalkan rasa baru ini?

a)
Berikan penjelasan pada kemasan atau menu
b)
Kurangi penggunaan bahan tersebut
c)
Ganti dengan bumbu biasa
d)
Tidak perlu penjelasan
e)
Gunakan bumbu lokal saja
34.

Stimulus:

Makanan Jepang seperti okonomiyaki butuh bahan khusus seperti katsuobushi.

Pertanyaan:

Jika tidak tersedia, maka…

a)
Hentikan produksi
b)
Ganti resep sepenuhnya
c)
Gunakan topping lokal dengan aroma serupa dan beri label adaptasi
d)
Gunakan bumbu instan
e)
Buat makanan lain
35.

Stimulus:

Sebuah UMKM bidang makanan internasional ingin meluncurkan produk baru berupa makanan kekinian khas Korea dengan cita rasa yang unik. Produk ini ditargetkan untuk kalangan remaja dan dewasa muda di perkotaan. Untuk memastikan keberhasilan peluncuran produk, UMKM tersebut melakukan riset pasar, mengembangkan resep, dan merancang strategi promosi di media sosial. Produk akan dijual melalui platform daring dan beberapa gerai mitra.

Pernyataan: Riset pasar diperlukan agar UMKM tahu selera konsumen sebelum meluncurkan produk baru.

a)

Benar

b)

Salah

36.

Stimulus:

Sebuah UMKM bidang makanan internasional ingin meluncurkan produk baru berupa makanan kekinian khas Korea dengan cita rasa yang unik. Produk ini ditargetkan untuk kalangan remaja dan dewasa muda di perkotaan. Untuk memastikan keberhasilan peluncuran produk, UMKM tersebut melakukan riset pasar, mengembangkan resep, dan merancang strategi promosi di media sosial. Produk akan dijual melalui platform daring dan beberapa gerai mitra.

Pernyataan: Produk makanan khas Korea hanya bisa laku jika dijual di negara Korea.

a)

Benar

b)

Salah

37.

Stimulus:

Sebuah UMKM bidang makanan internasional ingin meluncurkan produk baru berupa makanan kekinian khas Korea dengan cita rasa yang unik. Produk ini ditargetkan untuk kalangan remaja dan dewasa muda di perkotaan. Untuk memastikan keberhasilan peluncuran produk, UMKM tersebut melakukan riset pasar, mengembangkan resep, dan merancang strategi promosi di media sosial. Produk akan dijual melalui platform daring dan beberapa gerai mitra.

Pernyataan: Strategi promosi di media sosial tidak penting dalam memasarkan produk makanan kekinian.

a)

Benar

b)

Salah

38.

Stimulus:

Sebuah UMKM bidang makanan internasional ingin meluncurkan produk baru berupa makanan kekinian khas Korea dengan cita rasa yang unik. Produk ini ditargetkan untuk kalangan remaja dan dewasa muda di perkotaan. Untuk memastikan keberhasilan peluncuran produk, UMKM tersebut melakukan riset pasar, mengembangkan resep, dan merancang strategi promosi di media sosial. Produk akan dijual melalui platform daring dan beberapa gerai mitra.

Pernyataan: Menargetkan remaja dan dewasa muda sebagai konsumen utama bisa membantu keberhasilan produk.

a)

Benar

b)

Salah

39.

Stimulus:

Sebuah UMKM bidang makanan internasional ingin meluncurkan produk baru berupa makanan kekinian khas Korea dengan cita rasa yang unik. Produk ini ditargetkan untuk kalangan remaja dan dewasa muda di perkotaan. Untuk memastikan keberhasilan peluncuran produk, UMKM tersebut melakukan riset pasar, mengembangkan resep, dan merancang strategi promosi di media sosial. Produk akan dijual melalui platform daring dan beberapa gerai mitra.

Pernyataan: Menjual produk secara daring bisa menjangkau konsumen yang lebih luas.

a)

Benar

b)

Salah

40.

Stimulus:

Sebuah UMKM bidang makanan internasional ingin meluncurkan produk baru berupa makanan kekinian khas Korea dengan cita rasa yang unik. Produk ini ditargetkan untuk kalangan remaja dan dewasa muda di perkotaan. Untuk memastikan keberhasilan peluncuran produk, UMKM tersebut melakukan riset pasar, mengembangkan resep, dan merancang strategi promosi di media sosial. Produk akan dijual melalui platform daring dan beberapa gerai mitra.

Pernyataan: Pengembangan resep tidak perlu dilakukan jika produk sudah populer di negara asalnya.

a)

Benar

b)

Salah

41.

Stimulus:

Sebuah UMKM bidang makanan internasional ingin meluncurkan produk baru berupa makanan kekinian khas Korea dengan cita rasa yang unik. Mereka ingin menarik perhatian konsumen muda dan meningkatkan penjualan melalui inovasi produk dan strategi pemasaran digital.

Pernyataan: Menggunakan media sosial seperti Instagram dan TikTok tidak terlalu berpengaruh dalam pemasaran produk makanan kekinian.

a)

Benar

b)

Salah

42.

Stimulus:

Sebuah UMKM bidang makanan internasional ingin meluncurkan produk baru berupa makanan kekinian khas Korea dengan cita rasa yang unik. Mereka ingin menarik perhatian konsumen muda dan meningkatkan penjualan melalui inovasi produk dan strategi pemasaran digital.

Pernyataan: UMKM tersebut perlu melakukan riset pasar untuk mengetahui selera konsumen muda sebelum meluncurkan produk.

a)

Benar

b)

Salah

43.

Stimulus:

Sebuah UMKM bidang makanan internasional ingin meluncurkan produk baru berupa makanan kekinian khas Korea dengan cita rasa yang unik. Mereka ingin menarik perhatian konsumen muda dan meningkatkan penjualan melalui inovasi produk dan strategi pemasaran digital.

Pernyataan: Menambahkan cita rasa lokal ke dalam makanan Korea dapat menjadi strategi inovatif untuk menarik konsumen.

a)

Benar

b)

Salah

44.

Stimulus:

Sebuah UMKM bidang makanan internasional ingin meluncurkan produk baru berupa makanan kekinian khas Korea dengan cita rasa yang unik. Mereka ingin menarik perhatian konsumen muda dan meningkatkan penjualan melalui inovasi produk dan strategi pemasaran digital.

Pernyataan: UMKM tidak perlu memperhatikan kemasan produk selama rasa makanannya enak.

a)

Benar

b)

Salah

45.

Stimulus:

Sebuah UMKM bidang makanan internasional ingin meluncurkan produk baru berupa makanan kekinian khas Korea dengan cita rasa yang unik. Mereka ingin menarik perhatian konsumen muda dan meningkatkan penjualan melalui inovasi produk dan strategi pemasaran digital.

Pernyataan: Produk makanan yang mengikuti tren kekinian biasanya tidak memerlukan strategi pemasaran yang matang.

a)

Benar

b)

Salah

46.

Stimulus:

Sebuah UMKM bidang makanan internasional ingin meluncurkan produk baru berupa makanan kekinian khas Korea dengan cita rasa yang unik. Mereka ingin menarik perhatian konsumen muda dan meningkatkan penjualan melalui inovasi produk dan strategi pemasaran digital.

Pernyataan: Salah satu langkah pemecahan masalah untuk memastikan produk diterima pasar adalah dengan mengadakan uji coba produk atau food testing.

a)

Benar

b)

Salah

47.

Stimulus:

Sebuah UMKM bidang makanan internasional ingin meluncurkan produk baru berupa makanan kekinian khas Korea dengan cita rasa yang unik. Mereka ingin menarik perhatian konsumen muda dan meningkatkan penjualan melalui inovasi produk dan strategi pemasaran digital.

Pernyataan: Jika produk makanan baru tidak laku, maka satu-satunya solusi adalah menghentikan produksinya.

a)

Benar

b)

Salah

48.

Stimulus:

Sebuah UMKM bidang makanan internasional ingin meluncurkan produk baru berupa makanan kekinian khas Korea dengan cita rasa yang unik. Mereka ingin menarik perhatian konsumen muda dan meningkatkan penjualan melalui inovasi produk dan strategi pemasaran digital.

Pernyataan: Pemilihan nama produk yang menarik dan mudah diingat dapat membantu pemasaran produk makanan kekinian.

a)

Benar

b)

Salah

49.

Stimulus:

Sebuah UMKM bidang makanan internasional ingin meluncurkan produk baru berupa makanan kekinian khas Korea dengan cita rasa yang unik. Mereka ingin menarik perhatian konsumen muda dan meningkatkan penjualan melalui inovasi produk dan strategi pemasaran digital.

Pernyataan: UMKM bisa menggandeng influencer makanan untuk memperluas jangkauan promosi produk baru mereka.

a)

Benar

b)

Salah

50.

Stimulus:

Sebuah UMKM bidang makanan internasional ingin meluncurkan produk baru berupa makanan kekinian khas Korea dengan cita rasa yang unik. Mereka ingin menarik perhatian konsumen muda dan meningkatkan penjualan melalui inovasi produk dan strategi pemasaran digital.

Pernyataan: Memahami budaya Korea tidak penting dalam proses pengembangan produk makanan khas Korea.

a)

Benar

b)

Salah