Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Proses Penggorengan

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Dina sedang mengerjakan proyek tugas kelompok tentang proses penggorengan. Selama penggorengan yang dilakukan air di dalam bahan pangan menguap akibat suhu tinggi, lalu posisi air yang keluar akan digantikan oleh minyak yang masuk ke dalam bahan. Hal ini membuat tekstur bahan menjadi lebih garing. Namun, jika suhu minyak terlalu rendah, bahan akan menyerap lebih banyak minyak dan hasilnya menjadi lembek. Berdasarkan informasi tersebut, apa yang sebaiknya dilakukan Dini untuk menghasilkan makanan yang garing dan tidak berminyak?

a)

Menggunakan minyak bekas agar tidak terlalu panas

b)

Menjaga suhu minyak tetep tinggi dan stabil selama penggorengan.

c)

Menggoreng bahan dalam waktu yang lama

d)

Menutup wajan saat menggoreng agar panas merata

e)

Menggunakan minyak yang berkualitas tinggi. Sterilisasi karena dapat membunuh semua mikroorganisme termasuk spora, meskipun dapat menyebabkan perubahan rasa dan nutrisi.

2.

Sebuah usaha keripik milik pak Tono di Jawa Tengah membuat kripik buah yang renyah, tidak terlalu berminyak, dan tetap mempertahankan rasa serta warna aslinya hal ini dikarenakan pak Tono menggunakan vacuum frying.

Mengapa pilihan metode tersebut paling sesuai untuk tujuan proyek mereka?

.

a)

Karena vacuum frying tidak menggunakan minyak

b)

Karena tekanan tinggi membuat bahan cepat matang

c)

Karena suhu rendah pada vacuum frying menjaga kualitas gizi dan kerenyahan

d)

Karena penggorengan dilakukan tanpa menggunakan panas

e)

Karena minyak akan terserap lebih banyak dalam buah

3.

Saat melakukan praktik, kelompok Nisa menggunakan metode shallow frying untuk menggoreng ayam. Setelah matang, mereka melihat permukaan ayam tidak berwarna merata dan ada bagian yang kurang matang. Teman kelompok lain menyarankan mereka mencoba metode deep frying untuk hasil yang lebih seragam. Apa kelebihan utama dari metode deep frying dalam kasus tersebut?

a)

Tidak memerlukan banyak minyak

b)

Prosesnya sangat cepat sehingga bahan tidak gosong

c)

Mempermudah minyak masuk ke dalam bahan

d)

Menghasilkan makanan yang lembut dan basah.

e)

Seluruh permukaan bahan terendam dalam minyak dan matang merata.

4.

Pada saat melakukan praktik, kelompok siswa menggunakan minyak yang telah dipakai 5 kali untuk menggoreng kerupuk. Hasilnya, kerupuk menjadi sangat berminyak, berwarna gelap, dan berbau tengik. Guru meminta mereka menganalisis penyebabnya.

Apa alasan paling tepat berdasarkan permasalahan tersebut?

a)

Kerupuk menyerap air dari minyak yang dingin

b)

Minyak bekas mengalami oksidasi dan membuat produk menyerap minyak lebih banyak

c)

Minyak yang sudah tua menjadi lebih encer dan tidak bisa panas

d)

Kerupuk tidak cocok digoreng dalam minyak apa pun

e)

Penggunaan wajan aluminium menyebabkan bau gosong

5.

Siti sedang memasak makan siang untuk keluarganya. Siti ingin menggoreng ayam sambil meracik sayur asam di dapur. Agar tidak terlalu repot membolak-balik ayam di penggorengan, Siti harus memilih metode penggorengan yang memungkinkan ayam matang merata tanpa perlu sering diawasi. Metode apa yang paling cocok untuk dipilih Siti?

a)

Vacuum frying

b)

Shallow frying

c)

Deep fat frying

d)

Easy frying

e)

Hard frying

6.

Seorang pengusaha keripik buah ingin menghasilkan produk dengan tekstur yang renyah dan warna yang tetap cerah tanpa mengalami perubahan rasa. Ia mencari metode penggorengan yang dapat mengurangi kandungan air dalam buah tanpa menyebabkan kerusakan akibat suhu tinggi. Setelah berdiskusi dengan ahli pangan, ia disarankan untuk menggunakan metode penggorengan yang dilakukan pada tekanan rendah dan hampa udara. Metode penggorengan apa yang sesuai untuk pengusaha keripik tersebut?

a)

Deep fat frying

b)

Shallow frying

c)

Vacuum frying

d)

Hard frying

e)

Easy frying

7.

Selama proses penggorengan suhu permukaan bahan akan cepat naik dan membentuk lapisan kering. Lapisan ini berfungsi sebagai penghalang yang memperlambat penetrasi minyak ke dalam bahan. Namun, bila suhu minyak tidak cukup tinggi sejak awal, lapisan ini tidak terbentuk dengan baik. Apa akibat langsung jika suhu minyak terlalu rendah saat proses penggorengan dimulai?

a)

Bahan akan menyerap lebih banyak minyak dan menjadi lembek

b)

Bahan akan lebih cepat matang

c)

Permukaan bahan akan terbakar sebelum bagian dalam matang

d)

Proses penguapan air akan lebih efektif

e)

Produk yang dihasilkan lebih renyah

8.

Apa alasan utama pemakaian metode shallow frying sering menghasilkan warna penggorengan yang tidak merata pada produk makanan?

a)

Bahan terlalu cepat matang

b)

Suhu minyak terlalu tinggi

c)

Permukaan wajan tidak rata dan jumlah minyak sedikit

d)

Uap air tidak bisa keluar dengan baik

e)

Bahan menyerap terlalu banyak minyak

9.

Pak Dodi menggoreng telur dadar dengan menggunakan minyak yang sedikit. Berdasarkan hal tersebut penggorengan yang dilakukan dengan minyak yang sedikit merupakan definisi dari..

a)

Vacuum frying

b)

Shallow frying

c)

Deep fat frying

d)

Easy frying

e)

Hard frying

10.

Penyerapan jumlah minyak oleh bahan pangan dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu

a)

Suhu dan lama proses penggorengan

b)

Stabilitas minyak

c)

Efisiensi proses penggorengan

d)

Keekonomisan

e)

Wajan yang digunakan