wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL SAT B.INDONESIA XI PPLG 1, 2&3

Total questions: 40

Worksheet time: 1hrs 26mins

Name
Class
Date
1.

Penulisan judul karya tulis yang tepat pada ....

a)

A.     Pengaruh Pengetahuan tentang Pajak terhadap Kepatuhan Masyarakat dalam Mendukung Program Wajib Pajak.

b)

B. PENGARUH PENGETAHUAN TENTANG PAJAK TERHADAP KEPATUHAN MASYARAKAT DALAM MENDUKUNG PROGRAM WAJIB PAJAK.

c)

C.     Pengaruh Pengetahuan Tentang Pajak Terhadap Kepatuhan Masyarakat Dalam Mendukung Program Wajib Pajak.

d)

D.     pengaruh pengetahuan tentang pajak terhadap kepatuhan masyarakat dalam mendukung program wajib pajak.

e)

E.     Pengaruh Pengetahuan tentang pajak terhadap Kepatuhan Masyarakat dalam Mendukung Program Wajib Pajak.

2.

Perhatikan penggalan karya tulis ilmiah berikut dengan saksama!

Puji syukur penulis ucapkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan hidayah-Nya penulis mampu menyelesaikan karya tulis ilmiah inovatif dengan judul “Implementasi Kelas Inspirasi dan Program Satu Minggu Satu Buku sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan di Kabupaten Karanganyar”. Penggalan karya tulis ilmiah tersebut terdapat pada ….

a)

A. Latar Belakang Masalah

b)

B. Kata Pengantar

c)

C. Rumusan Masalah

d)

D. Simpulan

e)

E. Saran

3.

Perhatikan penggalan karya tulis ilmiah berikut dengan saksama!

Penulis menyadari bahwa karya tulis ilmiah ini masih belum sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan guna perbaikan di masa mendatang dan demi menambah wawasan serta pengetahuan penulis. Akhirnya, penulis berharap semoga karya tulis ilmiah ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten karanganyar. Penggalan Karya Tulis Ilmiah tersebut terdapat pada ….

a)

A. Latar Belakang Masalah

b)

B. Kata Pengantar

c)

C. Rumusan Masalah

d)

D. Simpulan

e)

E. Saran

4.

Perhatikan penggalan karya tulis ilmiah berikut dengan saksama!

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, permasalahan dalam karya tulis ilmiah ini adalah sebagai berikut:

1. Bagaimana implementasi Program Posyandu Baca?

2. Bagaimana pengaruh Program Posyandu Baca terhadap kegemaran membaca?

3. Bagaimana pengaruh Program Posyandu Baca terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat?

Penggalan karya tulis ilmiah tersebut terdapat pada ….

a)

A. Latar Belakang Masalah

b)

B. Kata Pengantar

c)

C. Rumusan Masalah

d)

D. Simpulan

e)

E. Saran

5.

Perhatikan penggalan karya tulis ilmiah berikut dengan saksama!

Makalah ini diharapkan menjadi panduan praktis bagi penderita demam berdarah, paramedis (terutama perawat), mahasiswa akademi keperawatan, dan masyarakat umum dalam mengenali dan menangani penyakit demam berdarah.

Penggalan karya tulis ilmiah tersebut terdapat pada ….

a)

A. Tujuan

b)

B. Manfaat

c)

C. Pembahasan

d)

D. Simpulan

e)

E. Saran

6.

Perhatikan penggalan karya tulis ilmiah berikut dengan saksama!

1. Menguraikan cara mengombinasikan tepung terigu dan jahe untuk dijadikan mie.

2. Mendeskripsikan cara mengembangkan usaha mie jahe.

Penggalan karya tulis ilmiah tersebut terdapat pada ….

a)

A. Latar Belakang Masalah

b)

B. Tujuan penelitian

c)

C. Pembahasan

d)

D. Simpulan

e)

E. Saran

7.

Perhatikan penggalan karya tulis ilmiah berikut dengan saksama!

Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Karanganyar perlu pengimplementasian kelas inspirasi. Tujuan kelas inspirasi adalah meingkatkan motivasi belajar siswa, mengajak siswa berani bermimpi besar, dan bersungguh-sungguh meraih mimpi (cita-cita) tersebut. Pelaksanaan kelas inspirasi adalah dengan menghadirkan tokoh/profesional inspiratif, menayangkan film inspiratif, atau membacakan cerita inspiratif.

Penggalan karya tulis ilmiah tersebut terdapat pada ….

a)

A. Latar Belakang Masalah

b)

B. Kata Pengantar

c)

C. Rumusan Masalah

d)

D. Simpulan

e)

E. Saran

8.

Penulisan daftar pustaka yang benar apabila mengambil dari artikel di majalah adalah ….

a)

A. Aljazaira, Aisha. 2014. “GENERASI HEBAT TANPA NARKOBA” dalam Intisari Edisi 27/XI/2014.

b)

B. Aljazaira, Aisha. 2014. “Generasi Hebat tanpa Narkoba” dalam Intisari Edisi 27/XI/2014.

c)

C. Aljazaira, Aisha. 2014. “Generasi Hebat tanpa Narkoba” dalam Intisari Edisi 27/XI/2014.

d)

D. Aljazaira, Aisha. 2014. “Generasi hebat tanpa Narkoba” dalam Intisari Edisi 27/XI/2014.

e)

E. Aljazaira, Aisha. 2014. “Generasi Hebat tanpa Narkoba” dalam Intisari Edisi 27/XI/2014.

9.

Bacalah kutipan teks berikut ini!

Kita sudah tidak mungkin lagi menghambat laju modernitas. Namun, kita bisa melakukannya dengan mencoba bersahabat dan sejalan dengannya. Dengan catatan, tanpa meninggalkan identitas sebagai bangsa yang berbudaya. Makanan tradisional yang mulai ditinggalkan atau tidak dikenal dan digemari lagi, khsususnya oleh para generasi muda, menjadi permasalahan yang menarik untuk diperhatikan. Pengenalan makanan tradisional kepada generasi muda diharapkan dapat menjadi penguat identitas budaya lokal.

Menghadapi permasalahan yang timbul di masyarakat, kegiatan Festival Makanan Tradisional DIY Tahun 2018 perlu diselenggarakan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di pusat perbelanjaan modern/mal di Jogya City Mall. BPNB DIY memilih tempat tersebut agar dapat mengenalkan makanan tradisional dalam bingkai kekinian tersebut. Banyak anak muda yang datang dengan harapan dapat memicu ketertarikan mereka.

Berdasarkan latar belakang masalah, tujuan kegiatan tersebut adalah …

a)

A. Mengenalkan makanan tradisional kepada generasi muda agar menjadi penguat identitas budaya lokal.

b)

B. Meningkatkan kepekaan generasi muda terhadap makanan tradisional yang ditinggalkan diharapkan tidak punah.

c)

C. Mengenalkan makanan tradisional kepada generasi muda bahwa makanan tersebut menyehatkan.

d)

D. Menumbuhkan jiwa kepada generasi muda yang memiliki identitas dengan mengenalkan makanan tradisional

e)

E. Mengingatkan generasi muda agar tidak melupakan identitas bangsa dengan mengenal makanan tradisional

10.

Bacalah kutipan teks berikut ini!

Kita sudah tidak mungkin lagi menghambat laju modernitas. Namun, kita bisa melakukannya dengan mencoba bersahabat dan sejalan dengannya. Dengan catatan, tanpa meninggalkan identitas sebagai bangsa yang berbudaya. Makanan tradisional yang mulai ditinggalkan atau tidak dikenal dan digemari lagi, khsususnya oleh para generasi muda, menjadi permasalahan yang menarik untuk diperhatikan. Pengenalan makanan tradisional kepada generasi muda diharapkan dapat menjadi penguat identitas budaya lokal.

Menghadapi permasalah yang timbul di masyarakat, kegiatan Festival Makanan Tradisional DIY Tahun 2018 perlu diselenggarakan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di pusat perbelanjaan modern/mal di Jogya City Mall. BPNB DIY memilih tempat tersebut agar dapat mengenalkan makanan tradisional dalam bingkai kekinian tersebut. Banyak anak muda yang datang dengan harapan dapat memicu ketertarikan mereka.

Sasaran atau peserta kegiatan berdasarkan latar belakang masalah tersebut adalah …

a)

A. keluarga

b)

B. anak-anak

c)

C. masyarakat

d)

D. generasi muda

e)

E. pengunjung mal

11.

Topik : Menanamkan rasa percaya diri peserta didik.

Kalimat yang tepat dijadikan latar belakang sesuai dengan topik tersebut adalah …

a)

A. Perlunya kerja sama antara pihak sekolah dan orang tua untuk membiasakan sikap percaya diri dari peserta didik

b)

B. Rasa percaya diri peserta didik sangat penting karena bermanfaat untuk melatih keberanian menghadapi masalah

c)

C. Banyak peserta didik saat ini memiliki sikap kurang percaya diri dan berani menghadapi , khususnya di depan umum.

d)

D. Peserta didik yang bergaul secara luas dituntut mempunyai sikap percaya diri dan berani dalam menghadapi dunia.

e)

E. Peserta didik mempunyai kekhawatiran yang besar terutama dalam mengatasi masalah ketidakpercayan diri.

12.

Topik : Peserta didik kurang tertarik pada kegiatan literasi.

Rumusan masalah yang sesuai dengan topik tersebut adalah …

a)

A. Upaya apa yang dilakukan sekolah untuk kemajuan literasi?

b)

B. Apa manfaat kegiatan literasi untuk peserta didik?

c)

C. Bagaimana proses kegiatan literasi di sekolah?

d)

D. Bagaimana cara memajukan kegiatan literasi di sekolah?

e)

E. Mengapa peserta didik kurang tertarik pada kegiatan literasi?

13.

Rumusan masalah berikut ini yang tidak relevan untuk penelitian yang berjudul "Hubungan Kebiasaan Berbahasa Indonesia dengan Kemampuan Menggunakan Bahasa Indonesia Siswa SMA dalam Menulis" adalah.....

a)

A. Bagaimana kemampuan siswa SMA dalam menulis karangan berbahasa Indonesia?

b)

B. Bagaimanakah kebiasaan berbahasa Indonesia siswa SMA dalam komunikasi sehari-hari?

c)

C. Bagaimana kemampuan siswa SMA dalam mengembangkan gaya penulisan untuk menulis karangan berbahasa Indonesia?

d)

D. Bagaimanakah hubungan antara kebaisaan berbahasa Indonesia dan kemmapuan mengembangkan kalimat dalam menulis karangan berbahsa Indonesia?

e)

E. Bagaimana menciptakan kebiasaan berbahasa Indonesia siswa SMA agar dapat meningkatkan kemmapuan menulis yang baik.

14.

Djiwandoro M. Soenardi. 1996, Tes Bahasa dalam Pengajaran. Bandung”ITB Bandung

Kesalahan yang terjadi pada keterangan Daftar Pustaka diatas adalah....

a)

A. Setelah kata Dwjiwandoro diisi tanda bagi, setelah 1996 tanda koma (,) diganti tanda titik bagi, pada kalimat Tes Bahasa dalam Pengajaran ditulis dgn huruf tebal (bold), setelah Badung tanda petik dua (“) diganti tanda tanya

b)

B. Setelah kata Dwjiwandoro diisi tanda koma, setelah 1996 tanda koma (,) diganti tanda titik, pada kalimat Tes Bahasa dalam Pengajaran ditulis dgn huruf miring (Italic), setelah Badung tanda petik dua (“) diganti tanda titik

c)

C. Setelah kata Dwjiwandoro diisi tanda seru, setelah 1996 tanda koma (,) diganti tanda titik, pada kalimat Tes Bahasa dalam Pengajaran ditulis dgn huruf tebal (bold), setelah Badung tanda petik dua (“) diganti tanda titik

d)

D. Setelah kata Dwjiwandoro diisi tanda titik, setelah 1996 tanda koma (,) diganti tanda bagi, pada kalimat Tes Bahasa dalam Pengajaran ditulis dgn huruf garis bawah (underline), setelah Badung tanda petik dua (“) diganti tanda seru

e)

E. Dwjiwandoro diisi tanda titik, setelah 1996 tanda koma (,) diganti tanda titik koma, pada kalimat Tes Bahasa dalam Pengajaran ditulis dgn huruf garis bawah (underline), setelah Badung tanda petik dua (“) diganti tanda seru

15.

Manakah teknik penulisan kutipan yang tepat...

a)

A. "Penelitian adalah ......" (Yudi Darma, 245: 2019)

b)

B. "Penelitian adalah ......" (Darma, 245: 2019)

c)

C. "Penelitian adalah ......" (Yudi Darma, 2019: 245)

d)

D. "Penelitian adalah ......" (Darma, 2019: 245)

e)

E. "Penelitian adalah ......" (Darma, 2019; 245)

16.

Manakah contoh yang tepat penulisan daftar pustaka bersumber dari koran di bawah ini....

a)

A. Hake, R. (1999). Analizing Change/Gain Scores. [OnLine]. Tersedia: http://www.physics.indiana.edu/-sdi/AnalyzingChange-Gain.pdf. [7 Februari 2009]

b)

B. Disdik Pontianak. (2016). UN Dua kali Setahun. Pontianak Post

c)

C. Disdik Pontianak. (2016). UN Dua kali Setahun. Pontianak Post (14 November 2016).

d)

D. Dahlan, J.A. (2004). Meningkatkan Kemampuan Penalaran dan Pemahaman Matemati Siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Melalui Pendekatan Pembelajaran Open-Ended. Disertasi Doktor pada PPS UPI Bandung: tidak diterbitkan.

e)

E. Komariah, Pipit Dwi. 2023. Bahasa Indonesia SMK/MAK Kelas XII. Jakarta: Erlangga.

17.

Kalimat permintaan saran yang tepat dalam kata pengantar karya tulis adalah ……

a)

A. Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak.

b)

B. Terima kasih atas segala bantuan dari Bapak/Ibu.

c)

C. Semua kritik dan saran saudara kami tampung.

d)

D. Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah swt.

e)

E. Menulis mohon kritik yang membangun untuk perbaikan karya tulis ini.

18.

Rumusan masalah:

1. Bagaimana pengelolaan limbah kemasan plastik menjadi bermanfaat?


Latar belakang karya ilmiah yang sesuai dengan identifikasi masalah tersebut adalah ....

a)

A. Limbah kemasan plastik selama ini menjadi masalah. Limbah plastik itu ternyata dapat menjadi sumber tambahan pendapatan bagi keluarga. Limbah plastik dapat bermanfaat jika dikelola dengan cara daur ulang.

b)

B. Limbah plastik yang diolah dengan baik dapat menambah pendapatan bagi keluarga. Oleh sebab itu, mari kita manfaatkan supaya memberi keuntungan bagi kehidupan masyarakat yang semakin sulit.

c)

C. Plastik selama ini memang menjadi masalah karena tidak bisa berurai dengan tanah seperti halnya sampah daun dan sampah makanan. Limbah kemasan plastik ini selamanya akan tetap menjadi masalah bagi kita.

d)

D. Berdasarkan hasil penelitian, ternyata limbah kemasan plastik dapat menambah pendapatan keluarga. Limbah plastik yang bermasalah akhirnya dapat dicarikan solusinya. Mari kita mulai memanfaatkan limbah kemasan plastik.

e)

E. Jadi, limbah kemasan plastik umumnya masih banyak ditemukan di lingkungan sekitar. Kesadaran masyarakat pun masih minim dalam mendaur ulang kemasan plastik

19.

Perhatikan judul berikut :

Menganalisis Keterkaitan Nilai Budaya dengan Kehidupan Nyata dalam Novel Suti Karya Sapardi Djoko Damono


Rumusan masalah yang sesuai berdasarkan judul di atas adalah ... .

a)

A. Bagaimana isi novel Suti karya Sapardi Djoko Damono?

b)

B. Bagaimana Sapardi Djoko Damono menggambarkan kisanya dalam novel Suti?

c)

C. Bagaimana nilai budaya dalam novel Suti karya Sapardi Djoko Damono?

d)

D. Bagaimana keterkaitan nilai budaya dengan kehidupan nyata dalam novel Suti karya Sapardi Djoko Damono?

e)

E. Bagaiamana nilai-nilai kehidupan dalam novel Suti karya Sapardi Damono?

20.

Kalimat untuk kata pengantar yang tepat dalam sebuah karya ilmiah adalah. . .

a)

A. Segala puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat-Nya. Berkat karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah ini.

b)

B. Dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, maka selesailah karya tulis ilmiah ini.

c)

C. Dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, tugas menulis karya ilmiah ini selesai.

d)

D. Penulis bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena tugas penulisan karya ilmiah ini telah selesai.

e)

E. Penulis memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga penulisan karya ilmiah ini selesai.

21.

Perhatikan data berikut!

Judul Buku : Sang Pengelana

Pengarang : Sadeli Kirana

Penerbit, tahun : Gramedia, 2011

Nomor halaman : 125

Tempat terbit : Jakarta

Penulisan catatan kaki berdasarkan data buku di atas yang tepat adalah ….

a)

A. Sadeli Kirana. Sang Pengelana. (Jakarta: Gramedia. 2011), hlm. 125.

b)

B. Sadeli Kirana. Sang Pengelana, (Jakarta: Gramedia, 2011), hlm. 125.

c)

C. Sadeli Kirana , Sang pengelana (Jakarta: Gramedia. 2011), hlm. 125.

d)

D. Sadeli Kirana, Sang Pengelana (Jakarta: Gramedia, 2011), hlm. 125.

e)

E. Kirana, Sadeli. sang pengelana (Jakarta: Gramedia, 2011), hlm. 125.

22.

Apa perbedaan antara catatan kaki dan daftar pustaka?

a)

Catatan kaki memberikan informasi tambahan secara rinci di akhir dokumen, sementara daftar pustaka menyajikan referensi secara singkat di awal tulisan.

b)

Catatan kaki memberikan referensi spesifik untuk setiap kutipan atau informasi di teks utama, sedangkan daftar pustaka mencantumkan sumber secara umum.

c)

Catatan kaki biasanya digunakan dalam penulisan fiksi, sementara daftar pustaka lebih umum digunakan dalam tulisan non-fiksi atau akademis.

d)

Catatan kaki dan daftar pustaka adalah istilah yang sama dan dapat saling dipertukarkan.

e)

Catatan kaki dan daftar pustaka memiliki perbedaan dari sumber kajian literatur.

23.

Bacalah kutipan cerpen berikut dengan saksama!

(1) la seorang yang tak suka kepada keramaian. (2) la senang duduk dalam kamarnya menyendiri, mengarang cerita, menulis syair, atau berpikir. (3) Yang belakangan inilah paling sering diperbuatnya. (4) Maklum, orang tak setiap hari bisa mengarang. (5) palagi orang seperti dia yang kerap kali duduk-duduk saja, terpisah dari dunia ramai. (6) Tapi pikirannya produktif dan makin banyak kertas yang ditulisinya. Kalimat pembuktian watak tokoh yang rajin terdapat pada nomor ....

a)
(1) dan (2)
b)
(3) dan (6)
c)
(4) dan (5)
d)
(2) dan (3)
e)
(1) dan (3)
24.

Bacalah penggalan cerpen berikut dengan saksama!

Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.

Kutipan cerpen tersebut menggunakan sudut pandang orang ....

a)
pertama pelaku utama
b)
ketiga pelaku sampingan
c)
ketiga pelaku utama
d)
pertama dan ketiga
e)
ketiga serbatahu
25.

Bacalah kutipan teks berikut ini!

(1) Menurut seorang pengembang. Pengembang agrobisnis dan agroindustry merupakan tuntutan perkembangan logis. (2) Pengembang telah dilanjutkan sebagai wujud kesinambungan penganekaragaman dan pengalaman pertanian. (3) Telah pula dilaksanakan pengembangan di beberapa wilayah. (4) Hasil yang dicapai mengesankan dan memuaskan.

Kalimat pernyataan di atas yang berupa opini terdapat pada nomor ….

a)

(1) dan (4)

b)

(1) dan (3)

c)

(2) dan (3)

d)

(1) dan (2)

e)

(3) dan (4)

26.

Bacalah teks argumentasi berikut dengan saksama!

Badan Pusat Statistik memasukkan pangan sebagai penentu garis kemiskinan. Oleh karena itu, pemerintah berkepentingan menjaga harga pangan selalu stabil. Program Presiden dalam masa jabatan keduanya adalah memastikan ada cadangan beras sepuluh juta ton yang harus diusahakan dari produksi dalam negeri. Keuntungan memproduksi sendiri pangan di dalam negeri adalah menghindarkan ketergantungan dari impor sehingga Indonesia memiliki ketahanan dan kedaulatan pangan.

Opini yang terdapat dalam kutipan teks tersebut adalah...

a)

pangan sebagai penentu garis kemiskinan

b)

pemerintah berkepentingan menjaga harga pangan selalu stabil

c)

Presiden memastikan Indonesia memiliki cadangan beras

d)

produksi pangan Indonesia selalu stabil dan terkendali

e)

Indonesia sudah memiliki ketahanan dan kestabilan pangan

27.

Bacalah penggalan teks berikut dengan saksama!

"Kelestarian hutan Suaka Margasatwa Nantu di Gorontalo semakin terancam. Pasalnya,

di sana kini mulai hadir penambang liar. Mereka mencari emas. Penambang liar tersebut

jumlahnya mencapai ratusan orang".

Ide pokok bacaan di atas adalah...

a)

Terancamnya kelestarian hutan Suaka Margasatwa Nantu

b)

Penambangan liar di hutan Suaka Margasatwa Nantu

c)

Penyebab penambangan liar di hutan Suaka Margasatwa Nantu

d)

Mencegah penambangan liar di hutan Suaka Margasatwa Nantu

e)

Kelestarian hutan Suaka Margasatwa Nantu di Gorontalo

28.

Cermati sebuah pargraf berikut ini!

Pemerintah lewat Kementerian Pertanian berniat menambah luas lahan sawah guna menciptakan ketahanan pangan nasional. Hal ini dirasa penting karena banyak lahan pertanian yang mengalami alih fungsi. Ketahanan pangan ini dirasa mendesak untuk segera dilakukan karena krisis yang melanda seluruh bangsa-bangsa di dunia akibat pandemi Covid-19. Setiap bangsa harus segera memenuhi kebutuhan pangannya sendiri dan tidak bisa bergantung pada impor dari bangsa lain. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang matang terutama menyangkut daerah mana di Indonesia yang layak untuk segera dibuka menjadi lahan pertanian baru.

Paragraf di atas termasuk dalam paragraf …

a)

Paragraf Opini

b)

Paragraf persuasi

c)

Paragraf induksi

d)

Paragraf deduksi

e)

Paragraf sebab-akibat

29.

Cermatilah sebuah paragraf berikut ini!

Berbagai jenis panganan tradisional yang kita kenal menggunakan pati sagu sebagai bahan dasarnya. Untuk mendapatkan pati sagu harus melalui beberapa tahap atau proses. Pertamatama dilakukan pemilihan pohon yang akan ditebang yang biasanya sudah berusia sekitar 810 tahun. Setelah pohon ditebang, dilakukan proses pembersihan batang pohon dan pemotongan batang pohon menjadi lebih kecil yang disebut tual. Tual tersebut dibawa keluar dari kebun dan akan mengalami proses pemarutan dengan mesin parut. Serbuk hasil parutan tadi ditampung di dalam sebuah bak yang berisi air yang akan dikeluarkan melalui sebuah pipa yang telah diberikan saringan sehingga menjadi sagu cair. Sagu cair tersebut kemudian didiamkan kurang lebih selama dua minggu hingga membeku dan menjadi sagu basah. Sagu basah itu kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari sehingga menjadi tepung sagu. Begitulah proses panjang yang dilalui dari sebatang pohon sagu hingga akhirnya dapat menjadi pati sagu dan siap diolah menjadi berbagai macam jenis pangan.

Paragraf di atas termasuk dalam paragraf …

a)

Paragraf opini

b)

Paragraf persuasi

c)

Paragraf induksi

d)

Paragraf deduksi

e)

Paragraf sebab-akibat

30.

Perhatikan kalimat-kalimat berikut!

(1) Penumpang speedboat yang tercatat sebanyak 39 orang termasuk pengemudi.

(2) Speedboat Indo Kapuas Express jurusan Kecamatan Rasau Jaya terbalik sekitar pukul 08.00 WIB.

(3) Dugaan sementara, speedboat terbalik karena menabrak balok dan kelebihan muatan.

(4) Speedboat tersebut menabrak kayu balok di sekitar Olak-Olak Pinang, Kecamatan Kubu.

(5) Fakta di lapangan menunjukkan sekitar 10 orang penumpang yang tidak tercatat.


Urutan peristiwa agar membentuk cerita padu adalah ...

a)

(2)-(1)-(5)-(4)-(3)

b)

(2)-(3)-(1)-(4)-(5)

c)

(2)-(4)-(1)-(5)-(3)

d)

(2)-(4)-(3)-(5)-(1)

e)

(2)-(5)-(1)-(3)-(4)

31.

Cermatilah kutipan berikut!

(1) Begitu masuk ke dalam ruangan berkonsep indoor ini, akan terlihat pemandangan kupu-kupu indah yang asyik beterbangan dan hinggap di beberapa bunga dan tanaman dan diatur agar tidak terbang keluar. (2) Oleh karena itu, taman itu ditutup dengan jaring-jaring rapat. (3) Bagi yang suka fotografi, taman ini biasanya jadi pilihan untuk berburu foto kupu-kupu cantik. (4) Beberapa spot tertentu juga digunakan untuk berfoto bersama ratusan kupu-kupu. (5) Beragam kerajinan tangan seperti bros berbentuk kupu-kupu menjadi oleh-oleh khas eduwisata ini.


Di dalam kutipan tersebut, kalimat yang tidak koheren ditunjukkan oleh kalimat nomor …

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

e)

(5)

32.

Perhatikan teks di bawah ini dengan saksama!

(1) Pada tahun 1952, Clifford Geertz, mempopulerkan tipologi santri, abangan, dan priyayi sebagai kategori sosial yang ada dalam masyarakat Jawa. (2) Menurut Parsudi Sumarlan, pengkategorian tersebut dibuat bukan sebagai sesuatu yang saling bertentangan, tetapi justru untuk memperlihatkan adanya saling ketergantungan di antara ketiganya. (3) Sastro ingin anak cucunya menerti bahwa hidup sebagai priyayi adalah mengabdi dan setia kepada raja dan Negara. (4) Ketergantungan ketiga kategori tersebut, terwujud dalam kehidupan birokrasi kota. (5) Meskipun demikian, sampai saat ini, polemik belum juga selesai dalam masyarakat Jawa.


Kalimat yang tidak padu dalam paragraf tersebut adalah kalimat …

a)

A. pertama

b)

B. kedua

c)

C. ketiga

d)

D. keempat

e)

E. Kelima

33.

Bacalah kutipan teks berikut!

Aku memiliki rumah sederhana, namun sangat nyaman untuk ditempati. Letaknya di lereng gunung, tepat berada di depan jalan untuk menuju gunung. Di sebelah kiri rumahku, terdapat masjid yang cukup besar. Masjid itu biasa digunakan untuk shalat berjamaah atau mengaji. Di depan rumahku terdapat halaman yang cukup luas dan biasanya digunakan untuk bermain anak-anak kecil di sekitar rumah. Rumahku terdiri dari dua lantai. Baik lantai satu dan dua, aku beri cat berwarna putih gading dan kusennya berwarna cokelat.

Kalimat dari paragraf tersebut memiliki konjungsi untuk menghubungkan antarfrasa dan klausa dalam kalimat. Kata konjungsi tersebut antara lain…

a)

A. namun, dan, atau, yang

b)

B. namun, dan, untuk, aku

c)

C. dan, namun, yang, biasa

d)

D. dan, namun, untuk, dari

e)

E. dan, namun, untuk, dengan

34.

Bacalah kutipan teks berikut!

Bunga mawar memiliki bentuk bunga yang khas dengan kelopak berlapis-lapis yang membentuk spiral. Biasanya, mawar memiliki warna yang bervariasi, termasuk merah, putih, pink, kuning, dan oranye. Bunga ini dikenal karena aroma harum yang khas dan sering digunakan dalam rangkaian bunga, hadiah, dan dekorasi. Selain itu, mawar juga memiliki berbagai macam varietas dengan ukuran dan bentuk yang berbeda. Mawar tumbuh pada semak-semak berduri dan dapat ditemukan di banyak kebun serta taman.

Paragraf tersebut memiliki koherensi pada kalimatnya karena…

a)

A. mengandung satu gagasan utama

b)

B. semua informasi mendukung gagasan utama

c)

C. makna kalimat pertama berkaitan dengan kalimat selanjutnya

d)

D. menggunakan konjungsi antarkalimat

e)

E. menggunakan konjungsi pertentangan

35.

Bacalah kutipan paragraf berikut ini!

Kucing adalah hewan peliharaan domestik yang dikenal dengan tubuh kecil, bulu lembut, dan perilaku mandiri. Kucing memiliki empat kaki, cakar tajam, dan telinga tegak yang sensitif. Mereka biasanya memiliki mata yang besar dan ekspresif serta kemampuan berburu yang baik. Kucing bisa memiliki berbagai warna dan pola bulu serta seringkali menjadi teman yang setia bagi pemiliknya. Mereka dikenal dengan kebiasaan grooming atau membersihkan diri serta suara mengeong untuk berkomunikasi.

Gagasan utama atau ide pokok pada paragraf tersebut yaitu…

a)

A. kucing merupakan hewan berkaki empat dengan cakar yang tajam, bulu lembut dan perilaku yang mandiri

b)

B. kucing adalah hewan peliharaan domestik dengan tubuh kecil dan bulu lembut, dikenal karena perilaku yang mandiri dan kemampuan berburu yang baik

c)

C. kucing merupakan hewan yang memiliki warna dan pola bulu yang sering menjadi teman setia untuk pemiliknya

d)

D. kucing adalah hewan yang memiliki kebiasaan membersihkan diri dan mengeong

e)

E. Kucing merupana jenis hewan mamalia.

36.

Perhatikan kesimpulan karya tulis berikut!

Berdasarkan uraian-uraian tersebut, jelaslah bahwa minat dan apresiasi sastra siswa SMA terhadap puisi cukup tinggi.

Kalimat saran yang sesuai dengan kesimpulan isi karya tulis tersebut adalah ...

a)

Hendaknya sekolah-sekolah mengundang para penyair untuk membacakan puisi-puisinya

b)

Hendaknya minat dan apresiasi puisi yang telah dimiliki siswa lebih dikembangkan lagi

c)

Hendaknya lomba baca puisi dapat dijadikan kegiatan intrakurikuler dalam kurikulum sekolah

d)

Hendaknya siswa SMA mengumpulkan bermacam- macam puisi dan membukukannya

e)

Hendaknya pemerintah menyediakan gedung khusus pengembangan sastra

37.

Bacalah kutipan cerpen berikut dengan saksama!

“Hanya itu alasan Mama melarang Anisa menikah dengan Handoko?” Bibir Anisa menyinggung sinis. “Oh, alangkah piciknya pikiran Mama! Lalu apa artinya kemuliaan hati Mama selama ini yang Anisa kagumi? Padahal dulu Mama tidak pernah mempermasalahkan status Handoko yang ternyata belum mempunyai pekerjaan tetap. Demikian juga dengan kakakku yang selama ini mendukungku sekarang berbalik arah.

Konflik yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah .....

a)
Anisa dan Handoko tidak jadi menikah.
b)
Anisa dilarang menikah oleh mama dan kakaknya.
c)
Mama yang berpikiran picik terhadap Handoko.
d)
Keinginan mama agar Anisa hidup bahagia.
e)
Kakak tidak mendukung pernikahan Anisa dengan Handoko.
38.

Cermati Teks berikut!

1) Bahasa Indonesia semakin diminati warga asing di luar negeri dan telah diajarkan setidaknya di 73 negara.

2)Tenaga pendidik Bahasa Indonesia untuk luar negeri juga semakin dibutuhkan, kata koordinator Program Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk penutur Asing di Biro perencanaan dan kerjasama Luar Negeri Departemen Pendidikan Nasional Pengesti Wiedarti.

3) Beliau juga mengatakan, permintaan terhadap tenaga pendidik Indonesia ternyata terbilang cukup banyak.

4) Begitu pula, pengiriman tenaga pendidik Bahasa Indonesia ke luar negeri bergantung dari bentuk kerja sama antarnegara dan lembaga di berbagai bidang.

5) Saat ini, terdapat 219 lembaga yang mengajarkan Bahasa Indonesia untuk penutur asing di 73 Negara

Kalimat fakta dalam paragraf tersebut adalah nomor ....

a)

(1) dan (2)

b)

(1) dan (3)

c)

(2) dan (5)

d)

(4) dan (5)

e)

(1) dan (5)

39.

Perhatikan contoh daftar pustaka:

Djiwandoro M. Soenardi. 1996, Tes Bahasa dalam Pengajaran. Bandung” ITB Bandung.


Kesalahan yang terjadi pada keterangan Daftar Pustaka diatas adalah....

a)

A. Setelah kata Dwjiwandoro diisi tanda bagi, setelah 1996 tanda koma (,) diganti tanda titik bagi, pada kalimat Tes Bahasa dalam Pengajaran ditulis dengan huruf tebal (bold), setelah Bandung tanda petik dua (“) diganti tanda tanya

b)

B. Setelah kata Dwjiwandoro diisi tanda titik, setelah 1996 tanda koma (,) diganti tanda bagi, pada kalimat Tes Bahasa dalam Pengajaran ditulis dengan huruf garis bawah (underline), setelah Bandung tanda petik dua (“) diganti tanda seru

c)

C. Setelah kata Dwjiwandoro diisi tanda koma, setelah 1996 tanda koma (,) diganti tanda titik, pada kalimat Tes Bahasa dalam Pengajaran ditulis dengan huruf miring (Italic), setelah Bandung tanda petik dua (“) diganti tanda titik

d)

D. Setelah kata Dwjiwandoro diisi tanda seru, setelah 1996 tanda koma (,) diganti tanda titik, pada kalimat Tes Bahasa dalam Pengajaran ditulis dengan huruf tebal (bold), setelah Bandung tanda petik dua (“) diganti tanda titik

e)

E. Setelah kata Dwjiwandoro diisi tanda titik dua(:) , setelah 1996 tanda titik (.) diganti tanda koma (,) pada kalimat Tes Bahasa dalam Pengajaran ditulis dengan huruf biasa, setelah Bandung tanda petik dua(“) diganti tanda koma

40.

Cermatilah kutipan berikut ini!

Apresiasi sastra adalah kegiatan menggauli cipta sastra dengan sungguh-sungguh hingga tumbuh pengertian, penghargaan, kepekaan pikiran kritis dan menunjukkan perasaan yang baik terhadap cipta sastra. (Drs, S. Effendi, Bimbingan Apresiasi Puisr, Nusa Indah, Flores, 1973, h. 18).

Jika penulis karya tulis mengutip pendapat di atas, penulisan yang benar dalam karya tulis adalah ....

a)

A. tujuan apresiasi sastra menurut Drs. S. Effendi adalah "pembangkit pikiran kritis dan kepekaan perasaan terhadap cipta sastra."

b)

B. Pada intinya apresiasi adalah "kegiatan menggauli cipta sastra hingga kritis dan peka terhadap cipta sastra."

c)

C. Drs. S. Effendi menjelaskan apresiasi satra sebagai "kegiatan menggauli cipta sastra hingga kritis dan peka terhadap cipta sastra."

d)

D. Mengenai apresiasi, Drs. S. Effendi dalam bukunya Bimbingan Apresiasi Puisi, (Flores, : Nusa Indah, 1973), h. 18 menyatakan : "Apresiasi satra adalah kegiatan menggauli cipta sastra dengan sungguh-sungguh hingga tumbuh pengertian, penghargaan, kepekaan pikiran kritis dan kepekaan perasaan yang baik terhadap cipta sastra."

e)

E. Dalam bukunya Bimbingan Apresiasi puisi, (Flores, : Nusa Indah, 1973), h. 18 Drs. S.

Effendi menjelaskan Apresiasi sstra sebagai "kegiatan menggauli cipta sastra dengan sungguh-sungguh hingga tumbuh pengertian, penghargaan, kepekaan pikiran kritis dan kepekaaan perasaan yang baik terhadap cipta sastra."