NEW
Font size
WorksheetsKuis Kebijakan SPBE
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Dalam sebuah rapat di kantor pemerintah, Tiara, seorang pejabat publik, menjelaskan tentang tujuan utama SPBE sebagaimana diatur dalam Perpres No. 95 Tahun 2018. Apa yang menjadi fokus utama dari kebijakan tersebut?
Meningkatkan volume anggaran belanja modal
Menggantikan sistem manual dengan vendor
Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel
Mengembangkan media sosial lembaga
Mengurangi jumlah pegawai ASN
Dalam konteks penganggaran, Rina sebagai kepala unit TI di sebuah kementerian mendorong penggunaan belanja TIK yang efisien dan terencana. Ia mengadakan rapat dengan timnya untuk membahas strategi penganggaran yang sesuai dengan arsitektur SPBE nasional.
Penggunaan vendor asing untuk pembangunan aplikasi
Duplikasi aplikasi antar unit
Belanja TIK berbasis rencana dan arsitektur SPBE nasional
Belanja tanpa rencana karena sifatnya digital
Penganggaran manual tanpa koordinasi pusat
Dalam sebuah rapat di instansi pemerintah, Siti sebagai kepala proyek ditanya tentang acuan yang harus diikuti dalam mengembangkan aplikasi layanan digital. Apa yang harus menjadi acuan instansi dalam mengembangkan aplikasi layanan digital?
Preferensi vendor
Kepentingan masing-masing unit
Arsitektur SPBE Nasional
Tren aplikasi populer
Permintaan publik lewat media sosial
Di sebuah instansi pemerintah, Tiara sebagai perencana program merasa kesulitan dalam menyusun program yang efektif. Dengan adanya SPBE, bagaimana perubahan yang terjadi pada perannya?
Menghapus fungsi perencanaan manual
Menuntut penyusunan program yang berbasis arsitektur dan peta jalan digital
Fokus hanya pada belanja fisik
Menyusun anggaran berdasarkan jumlah pegawai
Menyerahkan tugas ke bagian keuangan
Dalam konteks SPBE, Dedi sebagai kepala departemen di Kementerian Keuangan ingin mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas koordinasi penganggaran SPBE nasional.
BSSN
Kementerian PANRB
Kementerian Kominfo
Kementerian Keuangan (CFO Nasional)
LKPP
Di sebuah kota, Wahyu, seorang pejabat pemerintah daerah, sedang berusaha untuk meningkatkan efisiensi layanan publik. Dia memutuskan untuk memanfaatkan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) untuk menghubungkan berbagai layanan dan data antarinstansi. Apa keuntungan utama dari pemanfaatan SPLP ini?
Menambah jumlah aplikasi yang dibangun
Menghubungkan layanan dan data antarinstansi secara aman dan efisien
Menyimpan dokumen hardcopy layanan
Menyediakan ruang iklan pemerintah
Mengurangi beban jaringan internal
Dalam sebuah evaluasi nasional mengenai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Rizky sebagai penilai ingin mengetahui indikator keberhasilan yang paling sering digunakan. Apa indikator keberhasilan SPBE yang paling sering digunakan dalam evaluasi nasional?
Banyaknya aplikasi dibangun
Indeks SPBE
Jumlah ASN tersertifikasi
Tingkat belanja modal
Rasio server lokal
Dalam SPBE, Rizal menemukan bahwa ada beberapa aplikasi yang digunakan di instansi pemerintahnya yang duplikatif dan tidak interoperabel. Ia harus mengambil keputusan tentang bagaimana menangani aplikasi-aplikasi tersebut. Apa yang seharusnya dilakukan Rizal?
Ditingkatkan skalanya
Diusulkan ulang dalam APBD
Diakhiri atau dimigrasikan sesuai kebijakan nasional
Dialihkan ke outsourcing
Dihapuskan tanpa kajian
Dalam upaya meningkatkan efisiensi layanan publik, Dedi sebagai kepala dinas teknologi informasi memimpin proyek Digital Public Infrastructure (DPI) dalam SPBE. Salah satu fungsi utama dari DPI yang sedang dikembangkan adalah...
Meningkatkan pajak TIK
Menyediakan platform identitas digital, pembayaran digital, dan pertukaran data
Menyiapkan proyek smart city
Mengembangkan CCTV nasional
Menghapus dokumen fisik layanan
Perpres 132/2022 tentang Arsitektur SPBE Nasional bertujuan untuk...
Menyeragamkan desain grafis aplikasi
Memperluas infrastruktur server fisik
Menjamin keterpaduan dan interoperabilitas antar sistem pemerintahan
Menghapus vendor lokal
Menyiapkan regulasi sektor swasta
Dedi, seorang pegawai perencana di sebuah instansi pemerintah, sedang menyusun program berbasis digital untuk meningkatkan efisiensi layanan publik. Apa yang harus dilakukan Dedi saat menyusun program tersebut?
Menyesuaikan nama kegiatan dengan vendor
Menyelaraskan dengan domain dan referensi arsitektur SPBE
Fokus pada pencapaian indikator fisik
Menunda kegiatan karena keterbatasan TIK
Menyerahkan semuanya ke bidang TIK
Dalam sebuah rapat perencanaan di kantor pemerintah, Rudi, seorang pejabat yang bertanggung jawab atas implementasi SPBE, mengungkapkan bahwa salah satu tantangan yang mereka hadapi adalah...
Terlalu banyak ASN digital
Ketidaktahuan terhadap keterkaitan proses bisnis dan aplikasi
Ketiadaan anggaran TIK
Sistem keamanan terlalu ketat
Kelebihan konektivitas
Dalam sebuah pertemuan, Nita bertanya kepada rekan-rekannya tentang peran Pusat Data Nasional (PDN) dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dia ingin tahu bagaimana PDN berkontribusi dalam pengelolaan data pemerintah.
Sebagai pusat pelatihan ASN
Sebagai gudang penyimpanan dokumen fisik
Sebagai infrastruktur utama layanan digital dan pengelolaan data pemerintah
Sebagai kantor sekretariat SPBE
Sebagai pusat simulasi layanan
Yuni, seorang pegawai negeri, sedang menghadiri seminar tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dalam seminar tersebut, dia mendengar tentang pentingnya interoperabilitas dalam SPBE. Mengapa interoperabilitas penting dalam SPBE?
Agar ASN bisa saling bertukar gadget
Agar aplikasi bisa bersaing
Agar sistem bisa terhubung dan bertukar data secara otomatis dan efisien
Untuk mengganti semua aplikasi lama
Untuk menambah pekerjaan TIK
Dalam penyusunan penganggaran, Sari sebagai kepala unit pengelola keuangan mendorong...
Belanja berdasarkan keinginan unit
Pencairan cepat tanpa TOR
Alokasi belanja berdasarkan kebutuhan berbasis arsitektur SPBE dan target layanan
Duplicated apps lintas satker
Paket proyek rutin
Rudi baru saja mendapatkan identitas digital nasional (INApas) dan ingin tahu untuk apa identitas tersebut dapat digunakan.
Membuat akun sosial media pemerintah
Login ke aplikasi TikTok ASN
Mengakses semua layanan digital publik dengan autentikasi tunggal
Menyimpan file pribadi ASN
Mengurus gaji dan pensiun
Dalam RPJMN 2025–2029, Rizal sebagai seorang pejabat pemerintah berusaha untuk mengimplementasikan transformasi digital yang diarahkan untuk...
Digitalisasi sektor swasta
Memperkuat layanan publik berbasis data dan mempercepat tata kelola digital
Menambah regulasi manual
Mendorong penggunaan kertas di perkantoran
Pengurangan ASN
Dalam sebuah proyek pengembangan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE), Mega sebagai pegawai TIK bertanggung jawab atas...
Penyusunan DIPA dan RKA
Koordinasi media massa
Penerapan standar interoperabilitas, keamanan, dan pengelolaan sistem digital
Penilaian akreditasi sekolah
Pengawasan kurikulum
Dalam sebuah proyek pengembangan sistem informasi, Yuni bertugas untuk memastikan bahwa semua aplikasi dan sistem dapat saling terhubung dengan baik. Ia menggunakan SPLP untuk mengelola pertukaran data antar aplikasi. Fungsi SPLP dalam ekosistem SPBE adalah sebagai...
Pengendali belanja TIK
Portal berita digital
Penghubung antar aplikasi dan sistem melalui mekanisme pertukaran data
Pusat keluhan masyarakat
Layanan pembelian aplikasi
Dalam sebuah pertemuan, Arif menjelaskan kepada timnya tentang prinsip utama tata kelola digital pemerintah dalam SPBE. Ia menekankan pentingnya integrasi, efisiensi, dan akuntabilitas layanan digital untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Sentralisasi data di tiap unit kerja
Kegiatan ad-hoc berbasis permintaan
Integrasi, efisiensi, dan akuntabilitas layanan digital
Fokus pada pembangunan fisik
Penugasan vendor tanpa rencana
