WorksheetsASAS_DASAR AKUNTANSI KEUANGAN LEMBAGA
Total questions: 40
Worksheet time: 2hrs 0mins
Persediaan awal Rp25.000.000, pembelian bersih Rp60.000.000, persediaan akhir Rp20.000.000. Berapa HPP-nya?
Rp60.000.000
Rp85.000.000
Rp45.000.000
Rp65.000.000
Rp55.000.000
Jika menggunakan metode periodik dan terjadi retur pembelian Rp2.000.000, maka:
Persediaan barang turun
Beban pembelian naik
Pembelian kotor naik
Pembelian bersih turun
Penjualan bersih naik
Dalam sistem perpetual, transaksi pembelian barang dagang secara kredit akan mempengaruhi akun...
Persediaan dan Utang Usaha
Pembelian dan Kas
Retur pembelian dan Persediaan
Beban dan Modal
Kas dan Penjualan
Perusahaan menggunakan metode FIFO. Harga beli barang naik dari waktu ke waktu. Maka HPP akan...
Lebih tinggi
Sama saja
Tidak bisa dihitung
Lebih rendah
Bergantung pada jenis barang
Perbedaan utama antara sistem periodik dan perpetual terletak pada...
Penentuan nilai persediaan
Jenis jurnal
Penyesuaian
Cara menghitung laba bersih
Pengakuan retur penjualan
Jika perusahaan menjual barang Rp8.000.000 secara kredit dengan HPP Rp5.000.000, maka dalam sistem perpetual jurnalnya adalah:
Piutang 8.000.000 || Penjualan 8.000.000
Kas 8.000.000 || Penjualan 8.000.000
Piutang 8.000.000, HPP 5.000.000 || Penjualan 8.000.000, Persediaan 5.000.000
Piutang 8.000.000 || Penjualan 5.000.000
Penjualan 8.000.000 || Persediaan 5.000.000
Jurnal untuk mencatat potongan pembelian Rp200.000 karena pembayaran dalam masa diskon adalah...
Potongan pembelian Rp200.000 || Kas Rp200.000
Kas Rp200.000 || Potongan pembelian Rp200.000
Utang usaha Rp200.000 || Potongan pembelian Rp200.000
Potongan pembelian Rp200.000 || Utang usaha Rp200.000
Persediaan Rp200.000 || Kas Rp200.000
Transaksi pengembalian barang oleh pelanggan dicatat dalam...
Jurnal pembelian
Jurnal penjualan
Jurnal umum
Jurnal retur penjualan
Jurnal penerimaan kas
Transaksi berikut yang tidak dicatat dalam jurnal khusus adalah...
Pembayaran beban listrik
Penjualan kredit
Pembelian perlengkapan secara kredit
Retur pembelian
Pembayaran utang dagang
Fungsi utama dari jurnal khusus adalah...
Menyusun laporan keuangan
Meringkas transaksi besar
Menghindari kesalahan akuntansi
Mencatat transaksi unik
Menganalisis semua transaksi
Jurnal penyesuaian untuk persediaan akhir adalah...
Beban persediaan || Persediaan
HPP || Persediaan
Persediaan || HPP
Persediaan || Ikhtisar Laba Rugi
Ikhtisar Laba Rugi || Persediaan
Beban dibayar di muka pada akhir periode menjadi...
Pendapatan
Beban
Aset lancar
Utang
Modal
Jika diketahui: Penjualan = Rp120.000.000, HPP = Rp70.000.000, Beban operasional = Rp20.000.000, Maka laba bersih = ...
Rp50.000.000
Rp30.000.000
Rp70.000.000
Rp20.000.000
Rp90.000.000
Akun yang muncul di laporan perubahan modal adalah...
Utang usaha
Piutang
Ikhtisar laba rugi
Beban gaji
Kas
Akun yang muncul di laporan perubahan modal adalah...
Utang usaha
Piutang
Ikhtisar laba rugi
Beban gaji
Kas
Berikut ini yang termasuk akun nominal adalah...
Persediaan
Peralatan
Beban listrik
Kas
Modal
Langkah terakhir dari siklus akuntansi adalah...
Menyusun neraca saldo disesuaikan
Membuat jurnal penutup
Menyusun laporan keuangan
Membuat jurnal pembalik
Menyusun neraca saldo setelah penutupan
Jurnal penutup untuk akun "Beban Listrik" adalah...
Beban listrik || Kas
Beban listrik || Ikhtisar laba rugi
Ikhtisar laba rugi || Beban listrik
Beban listrik || Modal
Modal || Beban listrik
Setelah semua akun nominal ditutup, maka saldo akun ikhtisar laba rugi akan dipindahkan ke...
Beban
Pendapatan
Modal
Kas
Persediaan
Jurnal penutup hanya dibuat...
Tiap minggu
Setiap hari
Setiap bulan
Akhir periode
Saat ada perubahan modal
Jika laba bersih Rp15.000.000 dan prive Rp5.000.000, maka kenaikan modal adalah...
Rp5.000.000
Rp10.000.000
Rp20.000.000
Rp15.000.000
Rp0
Jika penjualan meningkat, maka secara umum akan menyebabkan...
Persediaan naik
Laba kotor naik
HPP turun
Piutang turun
Modal turun
Jika perusahaan tidak membuat jurnal penyesuaian, maka...
Beban akan terlalu tinggi
Laporan rugi laba akurat
Aset terlalu rendah
Laba tidak mencerminkan kondisi sesungguhnya
Modal tetap
Diskon 2/10, n/30 artinya...
Potongan 10% bila dibayar 2 hari
Potongan 2% bila dibayar dalam 10 hari
Harus dibayar dalam 10 hari
Potongan 2% setelah 30 hari
Potongan 10% bila dibayar dalam 2 hari
Piutang Rp5.000.000 dibayar pelanggan dalam masa diskon 2%. Uang yang diterima?
Rp5.000.000
Rp4.900.000
Rp4.800.000
Rp5.100.000
Rp5.200.000
Jika akun persediaan dicatat terlalu tinggi, dampaknya adalah...
Laba terlalu rendah
HPP terlalu tinggi
Modal terlalu rendah
Laba terlalu tinggi
Pendapatan berkurang
Jika perusahaan melanggar prinsip akuntansi, maka yang terdampak adalah...
Persediaan
Etika profesi
Aset tetap
Laporan pembelian
Termin
Kode etik akuntansi melarang...
Transparansi laporan
Pengungkapan informasi keuangan
Manipulasi laporan laba
Kesesuaian dengan PSAK
Kepatuhan terhadap aturan
Salah satu tujuan menyusun laporan keuangan adalah...
Menghindari audit
Mengelabui kreditur
Memberikan informasi
Meningkatkan pembelian
Mengurangi pajak
Perusahaan jasa "KonsulTech" mencatat transaksi berikut di bulan Januari: Pendapatan jasa tunai: Rp12.000.000 Pendapatan jasa piutang: Rp6.000.000 Beban gaji: Rp4.000.000 Beban perlengkapan: Rp1.500.000 Beban sewa dibayar di muka untuk 3 bulan: Rp3.000.000 Berapakah laba bersih bulan Januari jika beban sewa dihitung proporsional per bulan?
Rp9.000.000
Rp12.000.000
Rp6.000.000
Rp11.500.000
Rp9.500.000
Saldo awal perlengkapan Rp2.000.000. Di akhir bulan, fisik menunjukkan sisa Rp500.000. Perusahaan tidak membeli perlengkapan selama periode berjalan. Entri penyesuaian yang benar adalah...
Beban perlengkapan (D) Rp1.500.000; Perlengkapan (K) Rp1.500.000
Perlengkapan (D) Rp1.500.000; Beban perlengkapan (K) Rp1.500.000
Beban perlengkapan (D) Rp500.000; Perlengkapan (K) Rp500.000
Perlengkapan (D) Rp500.000; Beban perlengkapan (K) Rp500.000
Tidak ada jurnal penyesuaian karena tidak ada pembelian
Pada akhir periode, diketahui pendapatan jasa Rp20.000.000 dan beban operasional total Rp14.000.000. Modal awal Rp10.000.000 dan prive Rp2.000.000. Berapakah modal akhir?
Rp14.000.000
Rp16.000.000
Rp12.000.000
Rp20.000.000
Rp18.000.000
Jurnal penyesuaian untuk pendapatan jasa diterima di muka sebesar Rp3.000.000, yang telah menjadi pendapatan sebesar Rp2.000.000, adalah...
Kas (D) Rp2.000.000; Pendapatan jasa (K) Rp2.000.000
Pendapatan diterima di muka (D) Rp2.000.000; Pendapatan jasa (K) Rp2.000.000
Pendapatan jasa (D) Rp2.000.000; Pendapatan diterima di muka (K) Rp2.000.000
Pendapatan jasa (D) Rp3.000.000; Kas (K) Rp3.000.000
Tidak perlu disesuaikan
Saldo kas Rp4.500.000. Selama bulan berjalan: Menerima piutang Rp3.000.000, Membayar utang Rp1.000.000, Pembelian perlengkapan tunai Rp500.000, Membayar sewa Rp1.500.000. Berapakah saldo akhir kas?
Rp4.000.000
Rp5.500.000
Rp4.500.000
Rp8.000.000
Rp7.000.000
Jika jasa senilai Rp1.800.000 telah dilakukan tetapi belum ditagihkan, jurnal penyesuaian yang benar adalah...
Kas (D); Pendapatan jasa (K)
Piutang usaha (D); Pendapatan jasa (K)
Beban jasa (D); Piutang usaha (K)
Pendapatan jasa (D); Kas (K)
Pendapatan diterima di muka (D); Pendapatan jasa (K)
Perusahaan membeli peralatan Rp12.000.000 dengan estimasi umur 4 tahun, nilai residu Rp0. Berapakah penyusutan per bulan (metode garis lurus)?
Rp1.000.000
Rp300.000
Rp250.000
Rp100.000
Rp500.000
Diketahui jurnal berikut: Beban iklan (D) Rp1.200.000, Utang usaha (K) Rp1.200.000. Apa dampak terhadap laporan keuangan?
Mengurangi kas dan aset
Meningkatkan beban dan mengurangi ekuitas
Meningkatkan aset dan beban
Meningkatkan utang dan pendapatan
Mengurangi beban dan menambah kas
Pendapatan diterima di muka Rp4.800.000 untuk 6 bulan ke depan. Sudah berjalan 2 bulan. Berapakah nilai penyesuaian?
Rp800.000
Rp1.600.000
Rp2.400.000
Rp3.200.000
Rp4.000.000
Jika perusahaan mengalami kerugian, maka secara umum akan menyebabkan...
Laba bersih turun
Persediaan turun
Utang bertambah
Kas bertambah
Modal naik
Jika perusahaan melakukan pembelian barang secara kredit, maka akan mempengaruhi akun...
Pembelian dan Persediaan
Kas dan Utang Usaha
Pendapatan dan Kas
Utang Usaha dan Persediaan
Beban dan Modal
