NEW
Font size
WorksheetsQuiz Pemberian Obat Intravena
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Seorang perawat akan memberikan obat intravena pada pasien di ruang rawat inap. Apa langkah awal yang benar dilakukan?
Menyiapkan spuit dan obat
Mencuci tangan dan memakai handscoon
Menyapa pasien dan menjelaskan prosedur
Melakukan identifikasi pasien
Mengapa identifikasi pasien wajib dilakukan sebelum pemberian obat secara intravena?
Untuk mendekatkan hubungan perawat dan pasien
Untuk mengurangi waktu tindakan
Untuk mencegah kesalahan pemberian obat
Agar pasien merasa nyaman
Pasien mengalami infeksi saluran napas dan akan diberikan antibiotik secara intravena. Saat dimasukkan, pasien mengeluh nyeri di area vena. Tindakan perawat yang tepat adalah:
Memberikan kompres hangat
Melanjutkan pemberian obat secara cepat
Menghentikan pemberian obat sementara
Menambahkan cairan agar nyeri hilang
Salah satu tujuan utama pemberian obat secara intravena adalah:
Menghindari rasa pahit di mulut
Mendapatkan efek obat lebih cepat
Menghindari kerusakan kulit
Mengurangi beban kerja perawat
Berikut ini yang tidak termasuk prosedur pemberian obat secara intravena:
Observasi tanda vital pasien setelah pemberian
Penggunaan alkohol swab sebelum penusukan
Menyuntikkan obat dengan cepat agar segera selesai
Memastikan reaksi pasien terhadap obat
Setelah aspirasi, tidak terlihat darah dalam spuit. Apa langkah yang benar dilakukan?
Lanjutkan pemberian obat perlahan
Ulangi prosedur pada vena lain
Tambahkan air steril untuk menguji vena
Tekan vena agar darah terlihat
Berapa derajat sudut ideal saat memasukkan jarum intravena ke vena?
10°
30°
45°
90°
Setelah menyuntikkan obat secara intravena, pasien menunjukkan reaksi alergi ringan (gatal dan ruam). Tindakan perawat selanjutnya adalah:
Menenangkan pasien dan memberikan kompres dingin
Menghentikan pemberian dan laporkan ke dokter
Menambah kecepatan infus agar obat cepat keluar
Melanjutkan sambil mengamati lebih lanjut
Langkah setelah mencabut jarum spuit dari vena adalah:
Langsung tutup dengan plester
Biarkan terbuka agar udara masuk
Tekan dengan kapas alkohol
Lap dengan kasa kering
Mengapa pasien perlu diobservasi selama 15 menit setelah pemberian obat intravena?
Untuk memantau efek kerja obat
Untuk dokumentasi prosedur
Untuk mengisi catatan keperawatan
Untuk menghindari infeksi
Setelah pemberian obat, perawat melihat tangan pasien membengkak dan dingin. Tindakan pertama yang harus dilakukan:
Kompres area infus dengan air panas
Pindahkan infus ke tangan lain
Hentikan pemberian obat segera
Masukkan obat ke intramuskular
Pentingnya mencuci tangan pada momen ke-3 (setelah tindakan) adalah:
Menjaga peralatan tetap steril
Menghindari penyebaran infeksi silang
Menghormati pasien
Menenangkan pasien
Saat menyuntikkan obat secara intravena, perawat harus memperhatikan hal berikut kecuali:
Reaksi pasien terhadap obat
Rasa nyeri saat injeksi
Kecepatan pemberian obat
Warna spuit yang digunakan
Alasan utama pemberian obat secara intravena pada pasien kritis adalah:
Menghemat biaya obat
Mengurangi nyeri suntikan
Obat bekerja lebih cepat dan efektif
Menghindari komplikasi pencernaan
Dokumentasi setelah pemberian obat secara intravena harus mencakup, kecuali:
Nama obat dan dosis
Tanda tangan pasien
Waktu pemberian
Reaksi pasien
