wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Pemasangan Infus

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Langkah pertama sebelum pemasangan infus pada pasien adalah:

a)

Mempersiapkan kasa alkohol

b)

Mengisi cairan ke dalam infus set

c)

Melakukan cuci tangan dan identifikasi pasien

d)

Menentukan ukuran jarum

2.

Tujuan utama pemasangan infus adalah:

a)

Untuk pengambilan darah

b)

Memberikan terapi cairan dan obat secara intravena

c)

Menurunkan tekanan darah

d)

Meningkatkan suhu tubuh

3.

Ukuran jarum yang biasa digunakan untuk infus pada dewasa adalah:

a)

14 G

b)

18-22 G

c)

26 G

d)

10 G

4.

Sebelum menusukkan jarum infus, perawat memasang torniket dengan tujuan:

a)

Menghentikan aliran darah

b)

Membuat vena terlihat dan teraba lebih jelas

c)

Meningkatkan tekanan darah

d)

Menutup aliran oksigen

5.

Lokasi paling umum untuk pemasangan infus pada pasien dewasa adalah:

a)

Vena jugularis

b)

Vena femoralis

c)

Vena dorsalis manus

d)

Vena temporalis

6.

Saat akan menyuntikkan jarum infus, sudut yang dianjurkan terhadap kulit adalah:

a)

15°-30°

b)

45°

c)

60°

d)

90°

7.

Tanda jarum infus sudah masuk ke dalam vena adalah:

a)

Pasien merasa nyeri hebat

b)

Vena terlihat membesar

c)

Terlihat darah balik di selang/jarum

d)

Cairan langsung mengalir deras

8.

Setelah jarum masuk dan darah terlihat, langkah selanjutnya adalah:

a)

Mencabut jarum dan coba ulang

b)

Langsung buka infus besar

c)

Lepaskan torniket dan sambungkan infus

d)

Tekan vena dengan kapas

9.

Komplikasi yang dapat terjadi jika infus tidak terpasang dengan benar adalah:

a)

Flebitis, infiltrasi, infeksi

b)

Hipotensi dan anemia

c)

Hiperglikemia

d)

Kegagalan ginjal

10.

Setelah pemasangan infus selesai, perawat harus mencatat:

a)

Ukuran jarum

b)

Tanggal, waktu, lokasi vena, reaksi pasien

c)

Berat pasien

d)

Harga alat infus

11.

Pasien mengeluh nyeri dan terlihat bengkak di area infus. Tindakan pertama:

a)

Biarkan dulu dan observasi

b)

Naikkan kecepatan infus

c)

Hentikan infus dan lepaskan jarum

d)

Ganti cairan

12.

Infus dianggap patent jika:

a)

Cairan masuk lancar tanpa nyeri atau bengkak

b)

Tidak ada darah di spuit

c)

Pasien mengeluh nyeri ringan

d)

Cairan kembali ke vena

13.

Pemasangan gelang identitas pasien harus dilakukan:

a)

Setelah infus selesai

b)

Sebelum tindakan

c)

Hanya jika pasien dalam kondisi darurat

d)

Jika pasien meminta

14.

Langkah yang dilakukan setelah membuka jarum dan menyambungkan infus:

a)

Plester area pemasangan dan atur aliran

b)

Tekan vena selama 1 menit

c)

Beri antibiotik

d)

Kembalikan pasien ke ruang tidur

15.

Alasan tidak boleh memasang infus di ekstremitas dengan gangguan sirkulasi adalah:

a)

Karena pasien bisa merasa pusing

b)

Untuk mencegah tekanan darah tinggi

c)

Karena risiko infiltrasi dan infeksi lebih tinggi

d)

Karena darah akan membeku lebih cepat