WorksheetsQuiz Pemasangan Kateter Urin
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Tujuan utama dari pemasangan kateter urin adalah:
Mempermudah pemberian obat
Mengganti cairan tubuh
Mengalirkan urin dan memantau produksi urin
Membersihkan saluran kemih
Langkah pertama dalam pemasangan kateter adalah:
Membuka kemasan kateter
Mencuci tangan dan menjelaskan prosedur kepada pasien
Menyiapkan spuit dan balon
Menyalakan monitor
Prosedur pemasangan kateter harus dilakukan dengan prinsip:
Disinfeksi ringan
Teknik steril/aseptik
Semi-septik
Bebas sarung tangan
Ukuran kateter yang umum digunakan untuk pasien dewasa pria adalah:
6-8 Fr
10-12 Fr
14-16 Fr
22-24 Fr
Lubrikasi kateter diperlukan untuk:
Menambah tekanan
Mengurangi rasa nyeri dan risiko trauma saat pemasangan
Menahan urin agar tidak keluar
Mendinginkan alat
Setelah urin keluar dari kateter, langkah selanjutnya adalah:
Menarik kembali kateter
Meniupkan udara ke kateter
Mengisi balon kateter dengan air steril
Menekan perut pasien
Kateter harus disambungkan ke kantong urin yang:
Diletakkan di atas kasur
Digutang sejajar kandung kemih
Digantung lebih rendah dari kandung kemih
Disimpan dalam laci
Salah satu indikasi yang tidak tepat untuk pemasangan kateter urin adalah:
Retensi urin
Pasien post-operasi tertentu
Monitoring output urin pasien kritis
Inkontinensia urin pada pasien sadar dan mampu BAK
Tindakan yang benar untuk mencegah tarikan kateter pada pasien adalah:
Dibiarkan menggantung bebas
Diikat ke lengan pasien
Di-fiksasi ke paha dengan plester atau alat khusus
Digulung ke bawah bantal
Komplikasi yang bisa terjadi jika pemasangan tidak aseptik adalah:
Hiperglikemia
Infeksi saluran kemih (ISK)
Hipotensi
Pendarahan internal
Tindakan setelah pemasangan kateter selesai adalah:
Mencatat jumlah urin saat itu
Menutup pintu ruangan
Dokumentasikan waktu, jenis kateter, ukuran, dan respon pasien
Membersihkan sepatu perawat
Pasien mengeluh nyeri hebat saat balon dikembangkan. Kemungkinan penyebab:
Kateter terlalu kecil
Balon dikembangkan sebelum masuk ke kandung kemih
Infus terlalu cepat
Pasien sedang gelisah
Pemasangan kateter pada pasien wanita dilakukan dalam posisi:
Semi-Fowler
Miring kiri
Litotomi atau supinasi dengan fleksi lutut
Prone
Larutan yang digunakan untuk mengisi balon kateter adalah:
NaCl 0,9%
Alkohol 70%
Air matang
Air steril
Waktu evaluasi kateter (jika tidak ada indikasi khusus) umumnya dilakukan setiap:
12 jam
3 hari
7 hari atau sesuai indikasi dan instruksi dokter
Saat pasien keluar
