WorksheetsPUISI 2
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Cermati puisi berikut!
"Di Tepi Pantai"
Ombak menyapu pasir tanpa suara
Langit jingga menunduk pilu
Di kejauhan, camar mengepak lesu
Menanti malam jatuh tanpa cahaya
Soal:
Jenis citraan paling dominan dalam puisi tersebut adalah ...
Citraan suara
Citraan penglihatan
Citraan penciuman
Citraan perasaan
Bacalah puisi berikut!
"Hujan di Ujung Kota"
Hujan mengetuk jendela malam
Membawa cerita dari langit yang letih
Pohon-pohon berdoa dalam diam
Menunggu pagi menyeka basah
Soal:
Majas yang digunakan pada baris "Hujan mengetuk jendela malam" adalah ...
Simile
Metafora
Hiperbola
Personifikasi
Bacalah puisi berikut!
"Jejak Waktu"
Setiap langkahmu menoreh pasir
Tak ada yang abadiAngin akan menyapu
Tapi kenangan tetap tertinggal di langit
Pesan moral yang tersirat dalam puisi tersebut adalah ...
Kita harus mengukir sejarah sebanyak mungkin
Hidup tak berarti jika tak abadi
Meskipun hal-hal hilang, kenangan tetap hidup
Alam selalu lebih kuat daripada manusia
Bacalah puisi berikut!
"Malam Desa"
Asap tungku menari di udara
Serangga bersahutan di balik rimbunLentera bergoyang pelan
Sunyi berbicara dalam bisu
Citraan auditif terdapat pada baris ...
Asap tungku menari di udara
Serangga bersahutan di balik rimbun
Lentera bergoyang pelan
Sunyi berbicara dalam bisu
Bacalah puisi berikut!
"Pagi di Kota"
Matahari mengintip dari sela gedung
Jalanan sibuk memeluk langkah
Angin membawa rindu ke jendela
Hari dimulai dengan seribu detik resah
Majas personifikasi terdapat pada baris…
Angin membawa rindu ke jendela
Hari dimulai dengan seribu detik resah
Matahari mengintip dari sela gedung
Jalanan sibuk memeluk langkah
Bacalah puisi berikut!
"Aku dan Waktu"
Detik-detik bukan milikku
Ia melaju tanpa bertanya
Aku hanya menulis pada dinding
Agar waktu tahu aku pernah ada
Pesan utama puisi tersebut adalah ...
Waktu bisa dikendalikan oleh manusia
Kita harus meninggalkan jejak dalam hidup
Waktu akan memaafkan kesalahan
Menulis dapat menghentikan waktu
Bacalah puisi berikut!
Puisi:
"Musim Gugur"
Daun jatuh seperti harapan
Angin membawa kenangan yang diam
Langit membiru dalam ragu
Hari berlalu tanpa kata
Majas yang digunakan dalam baris “Daun jatuh seperti harapan” adalah...
Personifikasi
Simile
Metafora
Ironi
Bacalah puisi berikut!
"Ayah"
Langkahmu berat tapi tetap
Peluhmu tumbuh jadi dinding
Suaramu jarang, tapi dalam
Engkau tiang dalam sunyiku
Soal:
Pesan yang terkandung dalam puisi tersebut adalah ...
Ayah sering tidak bicara
Ayah adalah sumber kekuatan yang tersembunyi
Ayah adalah orang yang keras dan tegas
Ayah tidak hadir dalam hidup anaknya
Bacalah puisi berikut!
"Jendela Kelas"
Di luar jendela, langit melukis bebas
Sementara kami duduk diam
Papan tulis menahan hujan tanya
Dan jam dinding menatap kami letih
Fungsi majas dalam baris “jam dinding menatap kami letih” adalah ...
Menyindir kebosanan siswa
Menghidupkan suasana kelas dengan personifikasi
Menjelaskan waktu secara teknis
Menekankan pentingnya waktu belajar
Mentari tergelincir di ufuk barat,
Langit berwarna oranye tua,
Burung-burung terbang kembali pulang,
....................................................Larik yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut agar membentuk citraan visual yang kuat adalah ...
Menyisakan langit yang basah oleh gerimis
Membawa duka yang tak sempat terucap
Menebar cahaya ke setiap penjuru
Menyisakan siluet pohon di cakrawala
Awan berarak tanpa semangat,
....................................................
Larik bermajas personifikasi yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut agar menciptakan suasana murung adalah ...
Langit pun menunduk kehilangan cahaya
Pepohonan diam tak mau bersuara
Matahari enggan membuka matanya
Angin melayang tak tahu arah
Bacalah puisi berikut!
"Langkah Tua"
Langkahmu lambat, penuh jeda
Tapi matamu menyimpan cerita
Tentang perang, sawah, dan luka
Yang kini tinggal suara
Tema dari puisi tersebut adalah ...
Keindahan masa lalu
Perjuangan dan ingatan akan masa silam
Harapan masa depan
Luka akibat kesalahan
Bacalah kutipan puisi berikut!
Aku bukan karang yang diam
Tapi ombak pun tak kupeluk
Kata "karang" dalam larik tersebut digunakan dengan tujuan...
Menunjukkan kerasnya hati
Melambangkan kekuatan dan keteguhan
Menggambarkan tempat tinggal ikan
Menyiratkan keinginan untuk berubah
Bacalah kutipan larik berikut!
Hujan menggigil di ujung malam
Sementara aku tetap kering di dada
Efek diksi "menggigil" dalam larik pertama adalah...
Menguatkan citraan suara
Menyiratkan kesedihan yang tertahan
Menghidupkan suasana dingin dan kesepian
Menggambarkan derasnya hujan
Perhatikan kutipan puisi berikut!
Aku berjalan di atas sunyi
Menggenggam gema yang mengabur
Diksi "menggenggam gema" dipilih penyair untuk...
Menyampaikan aktivitas yang biasa dilakukan manusia
Melukiskan upaya meraih kenangan yang telah pudar
Menyatakan kemampuan menangkap suara
Menjelaskan kekuatan tangan penyair
Cermati puisi berikut!
“Aku” – Chairil Anwar
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjangBerikut ini yang paling tepat menggambarkan isi puisi tersebut adalah ...
Penyair menggambarkan dirinya sebagai makhluk liar yang ingin kembali ke masyarakat.
Isi puisi ini menunjukkan semangat keberanian dan sikap nonkonformis terhadap aturan yang mengekang.
Penyair merasa dirinya dikucilkan sehingga memilih hidup dalam kesendirian dan kesunyian.
Larik puisi tersebut hanya menunjukkan keputusasaan tanpa harapan akan perubahan.
Bacalah pusi berikut!
“Hujan Bulan Juni” – Sapardi Djoko Damono
Tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga ituIsi puisi tersebut adalah ...
Kesetiaan hujan yang datang meskipun tidak diharapkan, menunjukkan ketabahan dalam cinta tanpa balas.
menggambarkan musim hujan yang datang tiba-tiba di tengah musim kemarau.
Hujan dianggap sebagai gangguan terhadap keindahan bunga yang sedang bermekaran.
ketidakpastian cuaca dan perubahan iklim yang memengaruhi kehidupan.
Doa” – Chairil Anwar
Kepada-Mu aku bersimpuh
Dalam sepi
Dalam kelamKutipan puisi tersebut berisi ...
Harapan seseorang yang sedang mencari petunjuk dalam kondisi kesulitan.
Luapan kemarahan terhadap keadaan hidup yang tidak adil.
Keinginan untuk menyendiri dan melarikan diri dari realitas sosial.
Penyesalan mendalam karena telah melakukan kesalahan dalam hidup.
Bacalah puisi berikut!
Sajak Seonggok Jagung” – WS Rendra
Seonggok jagung di kamar
tak akan menolong seorang pemuda
yang pandai membaca dan menghafal Undang-Undang
Melalui larik-larik tersebut, penyair mengungkapkan kritik sosial terhadap sistem pendidikan dan kenyataan hidup. Isi puisi ini paling tepat dipahami sebagai...
Penolakan terhadap pendidikan modern karena tidak mengajarkan cara bertani.
Keluhan atas minimnya lapangan kerja bagi lulusan hukum.
Kritik terhadap dunia akademik yang tidak menyentuh kebutuhan hidup nyata.
Seruan untuk menanam jagung sebagai bentuk ketahanan pangan.
“Karawang–Bekasi” – Chairil Anwar
Kami yang kini terbaring antara Karawang–Bekasi
tidak bisa teriak ‘Merdeka’ dan angkat senjata lagi
Isi dari puisi tersebut lebih dari sekadar pernyataan patriotik; ia merupakan refleksi atas pengorbanan. Berdasarkan kutipan di atas, isi puisi ini paling tepat adalah...
Kesedihan para pejuang yang tidak dapat menikmati kemerdekaan.
Penyesalan atas tindakan perlawanan yang sia-sia.
Peringatan kepada generasi sekarang untuk menghargai perjuangan para pahlawan.
Kegelisahan penyair terhadap kondisi sosial masa kini.
Doa” – Chairil Anwar
Kepada-Mu aku bersimpuh
Dalam sepi
Dalam kelam
Aku masih menyebut nama-Mu
Nada yang muncul dalam penggalan puisi tersebut adalah ...
Penuh amarah terhadap keadaan yang menyakitkan
Putus asa dan kehilangan arah hidup
Tunduk dan penuh pengharapan kepada Tuhan dalam keheningan
Bahagia karena telah mendapatkan petunjuk hidup
“Karawang–Bekasi” – Chairil Anwar
Kami yang kini terbaring antara Karawang–Bekasi
tidak bisa teriak ‘Merdeka’ dan angkat senjata lagi
tapi siapakah yang tidak mendengar deru kami
terbayang kami maju dan berani
Nada yang mendominasi dalam penggalan puisi tersebut adalah...
Sentimental dan penuh rasa kehilangan
Penuh semangat perjuangan dan kepahlawanan
Murung dan penuh kesedihan akan kematian
Pasrah terhadap kenyataan hidup yang kejam
“Sajak Seonggok Jagung” – WS Rendra
Seonggok jagung di kamar
tak akan menolong seorang pemuda
yang pandai membaca dan menghafal Undang-Undang
Nada yang dapat dirasakan dalam larik-larik puisi tersebut adalah...
Sindiran tajam terhadap sistem pendidikan yang tidak relevan dengan realitas
Kekaguman terhadap pemuda yang rajin belajar
Kesedihan atas nasib pemuda desa
Kepasrahan terhadap sistem yang tidak dapat diubah
“Dengan Puisi, Aku” – Taufiq Ismail
Dengan puisi aku berdiri
Menjadi saksi zaman ini
Nada dalam puisi ini menunjukkan...
Kesombongan seorang penyair yang merasa lebih tahu dari orang lain
Kebanggaan dan kesadaran akan peran puisi dalam mencatat zaman
Penyesalan karena hidup dalam masa yang sulit
Ketidakpedulian terhadap kondisi sosial yang terjadi
“Aku” – Chairil Anwar
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Nada dominan dalam penggalan puisi tersebut dapat digambarkan sebagai...
Putus asa karena merasa tidak diterima oleh masyarakat
Lembut dan penuh cinta terhadap kehidupan
Marah, menantang, dan penuh semangat pemberontakan
Pasrah dan tidak berdaya menghadapi kenyataan
“Dengan Puisi Aku” – Taufiq Ismail
Dengan puisi aku bernyanyi
Sampai senja umurku nanti
Rasa yang paling kuat terkandung dalam kutipan puisi tersebut adalah ...
Kegelisahan terhadap masa depan
Ketakutan akan kematian yang datang
Cinta dan pengabdian mendalam terhadap dunia puisi
Penyesalan karena telah menyia-nyiakan waktu
“Tirani dan Benteng” – Taufiq Ismail
Di negeri kami
para tiran berwajah ramah
kata-katanya manis
namun menggertak dengan senyap
Emosi atau rasa dominan yang dirasakan penyair dalam kutipan puisi tersebut adalah ...
Haru terhadap para pemimpin bangsa
Amarah dan kekecewaan yang tersembunyi
Kebingungan terhadap perubahan sosial
Kekaguman terhadap kekuasaan yang efektif
Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia” – Taufiq Ismail
Malu (aku) jadi orang Indonesia
negeri kaya raya tapi rakyatnya sengsara
negeri merdeka tapi moralnya lumpuh
Perasaan yang paling mencolok dari penyair dalam puisi ini adalah...
Keinginan untuk pindah kewarganegaraan
Rasa malu dan kecewa yang mendalam terhadap kondisi bangsa
Kebingungan karena terlalu banyak konflik
Kesombongan terhadap bangsa sendiri
“Seonggok Jagung di Kamar” – Taufiq Ismail
Seonggok jagung di kamar
tidak akan menolong seorang pemuda
yang pandai membaca dan menghafal undang-undang
bila perutnya kosong dan hari depan menggelap
Rasa yang muncul dari penggalan puisi tersebut adalah ...
Harapan terhadap masa depan pemuda
Kecemasan terhadap pendidikan yang terlepas dari kenyataan hidup
Kegembiraan atas keberhasilan generasi muda
Kesyukuran atas pendidikan formal
“Tirani” – Taufiq Ismail
Di bawah bayang-bayang tirani
kami belajar diam,
kami belajar menyimpan luka
dan tetap berjalan
Emosi utama yang hendak disampaikan penyair dalam penggalan puisi tersebut adalah...
Rasa syukur karena berhasil keluar dari penindasan
Kesedihan mendalam atas penderitaan yang diterima
Keteguhan hati dan keberanian menghadapi penindasan
Rasa ingin menyerah karena hidup terlalu berat
"Matahari"
Matahari dari timur,
Bercahaya di tanah airku,
Menghidupkan jiwa dan raga,
Menyala dalam dada pemuda.
Amanat yang paling tepat dari puisi "Matahari" adalah...
Menyambut hari dengan semangat kerja keras
Semangat pemuda seperti matahari yang menyinari bangsa
Alam memberi kekuatan fisik kepada manusia
Cahaya matahari adalah simbol dari kehangatan
"Kehidupan"
Hidup bukanlah lamunan,
Tapi perbuatan dan perjuangan.
Bukan keluh di tepi jalan,
Tapi langkah menuju harapan.
Amanat utama yang ingin disampaikan penyair dalam puisi tersebut adalah ...
Kehidupan adalah anugerah yang harus disyukuri
Perjuangan dan tindakan lebih penting daripada keluhan
Harapan adalah bagian dari kehidupan
Setiap orang punya masa lalu yang kelam
"Tanah Air"
Tanah airku bukan hanya tempat berpijak,
Tapi tempat hati berpaut,
Tempat cita-cita tumbuh,
Dan tempat hidup bermakna.
Amanat puisi "Tanah Air" menunjukkan bahwa...
Setiap orang memiliki kenangan di tanah airnya
Tanah air adalah tempat berteduh dan berkelana
Tanah air adalah sumber jati diri dan tujuan hidup
Tanah air hanyalah tempat lahir
"Bintang"
Malam sepi bertabur bintang,
Hatiku tenang menatap terang.
Seperti harapan tak pernah hilang,
Di langit gelap yang panjang.
Amanat puisi ini dapat dikaitkan dengan...
Ketekunan dalam belajar akan menghapus kesepian
Harapan akan selalu ada walau dalam kesulitan
Bintang sebagai simbol hiburan malam hari
Ketenangan jiwa hanya bisa didapat saat sendiri
"Cinta Tanah Air"
Aku mencintai tanah ini,
Seperti ibu mencintai anaknya.
Tak bisa kutinggalkan,
Walau badai dan luka datang.
Pesan moral dari puisi tersebut adalah...
Cinta tanah air bersifat naluriah dan tak tergantikan
Cinta kepada tanah air bisa berubah karena keadaan
Alam adalah bagian dari rasa cinta manusia
Badai dan luka berasal dari tanah air
Burung camar menari di atas ombak,
Langit biru merentang luas,
Mentari menyengat kulit nelayan,
Perahu tua menepi di dermaga.
Kata konkret yang terdapat dalam penggalan puisi tersebut adalah...
Harapan, semangat, kesabaran
Burung, ombak, perahu
Rasa, cinta, luka
Senyuman, doa, keyakinan
Malam memeluk bumi,
Bintang bersinar di langit hitam,
Bayang-bayang rumah panjang,
Diiringi suara jangkrik lirih.
Yang merupakan kata konkret yang berkaitan dengan indra pendengaran adalah...
Malam
Bintang
Rumah
Suara jangkrik
Di ladang hijau terbentang,
Petani mencangkul tanah basah,
Peluh menetes dari dahinya,
Mentari mengintip di balik awan.
Kata konkret yang berhubungan dengan indra peraba adalah...
Tanah basah
Awan
Mentari
Hijau
Hujan menari di atas atap seng,
Tik... tik... tik... terdengar jelas,
Membasuh jendela yang berdebu,
Membawa dingin ke dalam kamar.kata konkret yang berkaitan dengan suara adalah...
Tik... tik... tik...
Dingin
Jendela
Kamar
Kupetik setangkai mawar merah,
Duri-durinya menyentuh jemari,
Aromanya tajam menusuk hidung,
Dan senja pun menyambut sepi.
Dua kata konkret dalam kutipan di atas adalah...
Sepi, jemari
Mawar, duri
Aroma, senja
Tajam, sepi
