WorksheetsLatihan Soal PSAT Genap XI BR 2
Total questions: 44
Worksheet time: 1hrs 1mins
Perusahaan membayar sewa kantor untuk 1 tahun sebesar Rp12.000.000 pada 1 Januari. Hingga 31 Maret, dicatat dalam akun beban dengan pendekatan neraca sebesar
Rp 1.000.000
Rp 2.000.000
Rp 3.000.000
Rp 9.000.000
Rp 12.000.000
Akun berikut ini tidak termasuk dalam ayat jurnal penyesuaian adalah
Beban Dibayar di Muka
Pendapatan Diterima di Muka
Akumulasi Penyusutan
Beban Gaji
Modal Pemilik
Perlengkapan tercatat Rp2.000.000, dan setelah dihitung tersisa Rp500.000. Ayat Jurnal Penyesuaian yang benar adalah
Debit Perlengkapan Rp2.000.000; Kredit Kas Rp2.000.000
Debit Beban Perlengkapan Rp1.500.000; Kredit Perlengkapan Rp1.500.000
Debit Perlengkapan Rp500.000; Kredit Beban Perlengkapan Rp500.000
Debit Beban Perlengkapan Rp500.000; Kredit Perlengkapan Rp500.000
Debit Perlengkapan Rp1.500.000; Kredit Beban Perlengkapan Rp1.500.000
Gaji sebesar Rp3.000.000 belum dibayar hingga akhir periode. Ayat Jurnal Penyesuaian yang benar adalah...
Debit Kas Rp3.000.000; Kredit Beban Gaji Rp3.000.000
Debit Beban Gaji Rp3.000.000; Kredit Utang Gaji Rp3.000.000
Debit Beban Gaji Rp3.000.000; Kredit Kas Rp3.000.000
Debit Utang Gaji Rp3.000.000; Kredit Beban Gaji Rp3.000.000
Debit Gaji Dibayar di Muka Rp3.000.000; Kredit Kas Rp3.000.000
Yang merupakan contoh penyesuaian pendapatan yang masih harus diterima adalah
Gaji yang masih harus dibayar
Sewa diterima di muka
Bunga piutang yang belum diterima
Asuransi dibayar di muka
Beban perlengkapan yang belum digunakan
Sebuah mesin senilai Rp60.000.000 disusutkan menggunakan metode garis lurus dengan tarif 20% per tahun. Maka jurnal penyesuaiannya adalah
Debit Beban Penyusutan Rp1.000.000; Kredit Akumulasi Penyusutan Rp1.000.000
Debit Mesin Rp1.000.000; Kredit Beban Penyusutan Rp1.000.000
Debit Beban Penyusutan Rp12.000.000; Kredit Akumulasi Penyusutan Rp12.000.000
Debit Akumulasi Penyusutan Rp1.000.000; Kredit Beban Penyusutan Rp1.000.000
Debit Mesin Rp12.000.000; Kredit Akumulasi Penyusutan Rp12.000.000
Yang termasuk akun riil berikut ini adalah
Pendapatan
Beban Gaji
Perlengkapan
Beban Sewa
Beban Penyusutan
Sewa dibayar 6 bulan sebesar Rp6.000.000 pada 1 Oktober. AJP per 31 Desember jika dicatat dengan pendekatan neraca adalah
Debit Sewa Dibayar di Muka Rp6.000.000; Kredit Kas Rp6.000.000
Debit Beban Sewa Rp3.000.000; Kredit Sewa Dibayar di Muka Rp3.000.000
Debit Beban Sewa Rp6.000.000; Kredit Kas Rp6.000.000
Debit Sewa Dibayar di Muka Rp3.000.000; Kredit Beban Sewa Rp3.000.000
Debit Kas Rp3.000.000; Kredit Beban Sewa Rp3.000.000
Pada bulan Mei dibayar asuransi Rp2.400.000 untuk satu tahun. AJP yang dicatat pada akhir periode jika menggunakan pendekatan Laba Rugi adalah
Debit Beban Asuransi Rp800.000; Kredit Asuransi Dibayar di Muka Rp800.000
Debit Asuransi Dibayar di Muka Rp800.000; Kredit Beban Asuransi Rp800.000
Debit Beban Asuransi Rp2.400.000; Kredit Kas Rp2.400.000
Debit Beban Asuransi Rp2.400.000; Kredit Asuransi Dibayar di Muka Rp2.400.000
Debit Kas Rp2.400.000; Kredit Beban Asuransi Rp2.400.000
Tujuan dari ayat jurnal penyesuaian adalah untuk
Mengurangi total aset perusahaan
Menghitung saldo kas aktual
Menyesuaikan akun agar mencerminkan kondisi sebenarnya di akhir periode
Meningkatkan modal pemilik
Menghindari kesalahan pencatatan transaksi tunai
Perusahaan membayar asuransi sebesar Rp5.000.000 untuk 4 bulan, mulai 1 november 2024. Jika menggunakan pendekatan neraca beban asuransi yang harus dicatat....
Rp 1.000.000
Rp 1.250.000
Rp 2.500.000
Rp 3.750.000
Rp 5.000.000
Pendapatan jasa sebesar Rp2.500.000 telah diterima di muka. Sampai akhir periode, Rp1.500.000 telah menjadi pendapatan. AJP yang benar jika menggunakan pendekatan utang adalah
Debit Kas Rp2.500.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp2.500.000
Debit Pendapatan Diterima di Muka Rp1.500.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp1.500.000
Debit Pendapatan Jasa Rp1.000.000; Kredit Pendapatan Diterima di Muka Rp1.000.000
Debit Pendapatan Jasa Rp1.500.000; Kredit Pendapatan Diterima di Muka Rp1.500.000
Debit Pendapatan Diterima di Muka Rp2.500.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp2.500.000
Yang dimaksud dengan Ayat Jurnal Penyesuaian (AJP) adalah
Catatan untuk menyesuaikan saldo akun
Laporan keuangan tahunan
Dokumen pajak
Buku besar akuntansi
Catatan untuk melacak aktivitas akuntansi
Fungsi utama dari AJP adalah
Mengakui pendapatan dan beban yang belum dicatat
Membuat laporan keuangan
Menentukan pajak yang harus dibayar
Menghitung laba rugi
Menghitung posisi aset dan modal
Akun mana yang perlu dilakukan penyesuaian
Beban yang masih harus dibayar
Kas
Piutang
Kewajiban
Utang
Apa yang harus dilakukan pada beban dibayar dimuka
Menghapus dari laporan
Mencatat sebagai beban
Menambah saldo kas
Mencatat sebagai pendapatan
Melakukan posting pada buku besar
Apa yang dimaksud dengan penyusutan aset tetap
Pencatatan pendapatan
Pencatatan utang
Peningkatan nilai aset
Pengurangan nilai aset seiring waktu
Pencatatan nilai aset tetap pada jurnal umum
Pada 2 Mei 2018, perusahaan membayar beban sewa gedung untuk 1 tahun senilai 36.000.000. Di bawah ini pencatatan jurnal penyesuaian yang tepat adalah...
Beban sewa (D) 12 juta; Sewa dibayar di muka (K) 12juta
Sewa dibayar di muka (D) 12juta; Beban sewa (K) 12juta
Sewa dibayar di muka (D) 24juta; Beban sewa (K) 24juta
Beban sewa (D) 24juta; Sewa dibayar di muka (K) 24juta
Beban sewa (D) 36juta; Sewa dibayar di muka (K) 36juta
Neraca saldo pada perusahaan BR 2 menunjukkan bahwa Beban Iklan sebesar 20.000.000 untuk 20 kali penayangan. Pada akhir periode usaha, iklan yang telah tayang adalah sebanyak 12 kali. Maka pencatatan ke dalam jurnal penyesuaian yang tepat adalah...
Iklan dibayar di muka (D) 8.000.000; Beban iklan (K) 8.000.000
Beban iklan (D) 12.000.000; Iklan dibayar di muka (K) 12.000.000
Iklan dibayar di muka (D) 12.000.000; Beban iklan (K) 12.000.000
Beban iklan (D) 8.000.000; Iklan dibayar di muka (K) 8.000.000
Iklan dibayar di muka (D) 20.000.000; Beban iklan (K) 20.000.000
Sewa dibayar dimuka harus diakui sebagai beban sewa secara bertahap sesuai dengan
Jumlah sewa yang dibayar di awal tahun
Jangka waktu sewa yang berlaku
Periode ketika uang sewa diterima
Laporan laba rugi tahunan
Posisi aset tahun berjalan
Bunga yang belum dibayar pada akhir periode harus dicatat sebagai
Beban Bunga
Utang Bunga
Piutang Bunga
Pendapatan Bunga
Bunga dibayar dimuka
Perusahaan membayar premi asuransi sebesar Rp12.000.000 untuk masa 1 tahun pada tanggal 1 Januari. Pada akhir bulan Maret, berapa nilai beban asuransi yang harus dicatat dalam jurnal penyesuaian?
Rp3.000.000
Rp9.000.000
Rp1.000.000
Rp12.000.000
Rp4.000.000
Akun-akun berikut ini memerlukan ayat jurnal penyesuaian, kecuali:
Beban dibayar di muka
Pendapatan diterima di muka
Piutang usaha
Penyusutan aset tetap
Beban yang masih harus dibayar
Jika saldo akun "Perlengkapan" sebelum penyesuaian sebesar Rp10.000.000, dan pada akhir periode diketahui sisa perlengkapan sebesar Rp2.500.000, maka ayat jurnal penyesuaian yang benar adalah:
Beban Perlengkapan (D) Rp2.500.000; Perlengkapan (K) Rp2.500.000
Perlengkapan (D) Rp7.500.000; Beban Perlengkapan (K) Rp7.500.000
Beban Perlengkapan (D) Rp7.500.000; Perlengkapan (K) Rp7.500.000
Perlengkapan (D) Rp2.500.000; Beban Perlengkapan (K) Rp2.500.000
Beban Perlengkapan (D) Rp10.000.000; Perlengkapan (K) Rp10.000.000
Tujuan utama dari pembuatan ayat jurnal penyesuaian adalah
Menyesuaikan saldo akun agar mencerminkan kondisi keuangan yang sebenarnya
Menghapus akun-akun yang tidak diperlukan
Meningkatkan laba perusahaan
Mencatat transaksi yang terjadi di masa depan
Mengurangi beban pajak perusahaan
Pendapatan yang telah diperoleh tetapi belum dicatat disebut
Pendapatan diterima di muka
Pendapatan yang masih harus diterima
Pendapatan lain-lain
Pendapatan tidak terduga
Pendapatan ditangguhkan
Pada tanggal 1 Desember, perusahaan membayar sewa sebesar Rp6.000.000 untuk 3 bulan ke depan. Pada akhir Desember, ayat jurnal penyesuaian yang benar adalah
Beban Sewa (D) Rp6.000.000; Sewa Dibayar di Muka (K) Rp6.000.000
Sewa Dibayar di Muka (D) Rp2.000.000; Beban Sewa (K) Rp2.000.000
Beban Sewa (D) Rp2.000.000; Sewa Dibayar di Muka (K) Rp2.000.000
Beban Sewa (D) Rp4.000.000; Sewa Dibayar di Muka (K) Rp4.000.000
Tidak perlu membuat ayat jurnal penyesuaian
Ayat jurnal penyesuaian untuk mencatat penyusutan peralatan sebesar Rp1.500.000 adalah
Beban Penyusutan (D) Rp1.500.000; Akumulasi Penyusutan (K) Rp1.500.000
Akumulasi Penyusutan (D) Rp1.500.000; Beban Penyusutan (K) Rp1.500.000
Peralatan (D) Rp1.500.000; Beban Penyusutan (K) Rp1.500.000
Beban Penyusutan (D) Rp1.500.000; Peralatan (K) Rp1.500.000
Beban Peralatan (D) Rp1.500.000; Akumulasi Penyusutan (K) Rp1.500.000
Pada tanggal 1 Maret 2025, PT. Maju Jaya membayar premi asuransi sebesar Rp3.600.000 untuk masa 3 tahun ke depan. Pembayaran tersebut dicatat sebagai "Asuransi Dibayar di Muka". Pada tanggal 31 Desember 2025, berapa besar beban asuransi yang harus dicatat dalam jurnal penyesuaian?
Rp1.200.000
Rp900.000
Rp300.000
Rp1.500.000
Rp2.700.000
Jurnal penyesuaian merupakan tahapan dari akuntansi bagian
Pencatatan
Penggolongan
Pengikhtisaran
Penyesuaian
Pelaporan
Mengapa Ayat Jurnal Penyesuaian diperlukan dalam proses akuntansi?
Untuk mencatat transaksi tunai harian
Untuk menyesuaikan saldo akun agar mencerminkan kondisi keuangan yang sebenarnya pada akhir periode
Untuk menghitung pajak penghasilan perusahaan
Untuk mencatat transaksi yang terjadi di masa depan
Untuk menghapus akun yang tidak diperlukan
Fungsi utama dari Ayat Jurnal Penyesuaian adalah
Menghapus akun-akun lama
Meningkatkan laba perusahaan
Mencatat transaksi tunai
Menyesuaikan pendapatan dan beban agar diakui dalam periode yang tepat
Mengurangi beban pajak perusahaan
Ayat Jurnal Penyesuaian membantu dalam menyajikan laporan keuangan yang:
Sederhana
Cepat
Akurat dan dapat diandalkan
Sementara
Kompleks
Mengapa penting untuk mengakui pendapatan dan beban dalam periode yang tepat melalui Ayat Jurnal Penyesuaian?
Agar pendapatan dan beban dicatat saat kas diterima atau dibayarkan
Untuk memenuhi kewajiban perpajakan
Agar laporan keuangan mencerminkan kinerja perusahaan yang sebenarnya
Untuk menghindari audit eksternal
Agar semua transaksi dicatat dalam satu periode
Apa yang dimaksud dengan prinsip akuntansi berpasangan…
Setiap transaksi mempengaruhi minimal dua akun
Transaksi harus dicatat dalam jurnal dan buku besar
Semua pendapatan harus dicatat saat diterima
Setiap akun harus memiliki saldo debit dan kredit
Mencatat hanya transaksi yang mempengaruhi kas
Dalam sistem akuntansi double-entry, setiap transaksi dicatat dengan…
Satu akun debit saja
Satu akun kredit saja
Minimal satu akun debit dan satu akun kredit
Hanya akun kas yang dipengaruhi
Catatan berdasarkan jurnal khusus
Dalam sistem jurnal, setiap transaksi dicatat dalam urutan
Alfabetis
Berdasarkan nilai transaksi
Kronologis
Berdasarkan akun terkait
Berdasarkan debit kredit
Apa perbedaan utama antara jurnal umum dan jurnal penyesuaian dalam proses pencatatan akuntansi?
Jurnal umum mencatat transaksi yang terjadi di masa depan, sedangkan jurnal penyesuaian mencatat transaksi masa lalu
Jurnal umum digunakan untuk mencatat transaksi harian secara kronologis, sedangkan jurnal penyesuaian dibuat pada akhir periode untuk menyesuaikan saldo akun agar mencerminkan kondisi sebenarnya.
Jurnal umum hanya digunakan oleh perusahaan jasa, sedangkan jurnal penyesuaian hanya digunakan oleh perusahaan dagang.
Jurnal umum mencatat transaksi yang tidak memerlukan bukti fisik, sedangkan jurnal penyesuaian hanya mencatat transaksi dengan bukti fisik.
Jurnal umum dan jurnal penyesuaian memiliki fungsi dan waktu pencatatan yang sama dalam akuntansi
Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan perbedaan antara jurnal umum dan jurnal penyesuaian?
Jurnal umum mencatat transaksi berdasarkan estimasi, sedangkan jurnal penyesuaian mencatat transaksi berdasarkan bukti nyata.
Jurnal umum digunakan untuk mencatat transaksi yang jarang terjadi, sedangkan jurnal penyesuaian digunakan untuk transaksi rutin.
Jurnal umum mencatat semua transaksi keuangan harian, sedangkan jurnal penyesuaian digunakan untuk menyesuaikan akun-akun tertentu agar sesuai dengan prinsip akuntansi pada akhir periode.
Jurnal umum dan jurnal penyesuaian digunakan secara bersamaan untuk mencatat setiap transaksi yang sama.
Jurnal umum hanya digunakan dalam akuntansi manual, sedangkan jurnal penyesuaian hanya digunakan dalam sistem akuntansi komputerisasi.
Jika perusahaan memiliki piutang sebesar Rp15.000.000 dan pada akhir periode diketahui bahwa Rp3.000.000 tidak dapat ditagih, maka ayat jurnal penyesuaian yang tepat adalah...
Debit Beban Piutang Tak Tertagih Rp3.000.000; Kredit Piutang Rp3.000.000
Debit Piutang Rp3.000.000; Kredit Beban Piutang Tak Tertagih Rp3.000.000
Debit Piutang Rp15.000.000; Kredit Beban Piutang Tak Tertagih Rp3.000.000
Debit Beban Piutang Tak Tertagih Rp15.000.000; Kredit Piutang Rp3.000.000
Debit Piutang Rp12.000.000; Kredit Beban Piutang Tak Tertagih Rp3.000.000
Dalam akuntansi, apa yang dimaksud dengan akrual?
Pencatatan pendapatan dan beban pada periode terjadinya
Pencatatan transaksi saat kas diterima atau dibayarkan
Pencatatan hanya untuk transaksi yang melibatkan kas
Pencatatan transaksi berdasarkan estimasi
Pencatatan yang dilakukan pada akhir tahun buku
Dalam akuntansi, apa yang dimaksud dengan beban yang ditangguhkan?
Beban yang belum dibayar dan belum dicatat
Beban yang diakui pada periode yang akan datang
Beban yang tidak perlu dicatat dalam laporan keuangan
Beban yang sudah dicatat tetapi belum dibayar
Beban yang sudah dibayar tetapi belum diakui sebagai beban
Jika perusahaan menerima pembayaran di muka untuk layanan yang akan diberikan, bagaimana pencatatan yang tepat?
Debit Pendapatan Diterima di Muka; Kredit Pendapatan
Debit Pendapatan Diterima di Muka; Kredit Kas
Debit Utang; Kredit Pendapatan
Debit Kas; Kredit Pendapatan Diterima di Muka
Debit Pendapatan; Kredit Kas
Bagaimana cara mencatat penyusutan aset tetap dalam laporan keuangan?
Dengan mengurangi nilai aset tetap secara langsung
Dengan mencatat beban penyusutan setiap periode
Dengan menghapus aset dari laporan keuangan
Dengan menambah nilai aset tetap setiap tahun
Dengan mencatat sebagai utang
