wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Menejemen UMKM dan Koperasi

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Koperasi sebagai badan usaha memiliki karakteristik yang berbeda dengan badan usaha lainnya karena koperasi menekankan pada prinsip partisipasi anggota, demokrasi ekonomi, dan efisiensi operasional. Salah satu bentuk implementasi prinsip demokrasi dalam koperasi adalah pemberlakuan sistem satu orang satu suara dalam pengambilan keputusan, tanpa mempertimbangkan jumlah modal yang ditanamkan oleh masing-masing anggota. Berdasarkan penjelasan tersebut, prinsip demokrasi ekonomi dalam koperasi ditunjukkan oleh…

a)

Adanya peran anggota yang tidak proporsonal dalam menentukan nilai aset koperasi

b)

Sistem voting berdasarkan jumlah modal yang disetorkan oleh anggota

c)

Kesetaraan hak suara setiap anggota dalam rapat anggota

d)

Kewenangan pengurus dalam mengambil keputusan strategis koperasi

2.

Dalam struktur organisasi koperasi, Rapat Anggota menempati posisi tertinggi dan memiliki berbagai fungsi strategis seperti mengevaluasi laporan tahunan, merancang rencana kerja tahunan, dan memilih pengurus serta pengawas. Oleh karena itu, keberadaan Rapat Anggota sangat penting untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan koperasi. Apa tujuan utama dari pelaksanaan Rapat Anggota menurut uraian tersebut?

a)

Menetapkan target keuntungan koperasi untuk tahun berikutnya

b)

Melaksanakan audit keuangan secara menyeluruh oleh auditor eksternal

c)

Mewakili keputusan pengurus dalam forum koperasi nasional

d)

Mengevaluasi dan menetapkan arah kebijakan koperasi secara partisipatif

3.

Manajer dalam koperasi berperan sebagai pelaksana tugas operasional harian yang ditunjuk oleh pengurus. Dalam koperasi skala besar, pengurus dapat mengangkat manajer profesional yang bertanggung jawab langsung atas implementasi keputusan strategis koperasi. Berdasarkan fungsi tersebut, posisi manajer dalam struktur manajemen koperasi termasuk ke dalam tingkat…

a)

Manajemen partisipatif

b)

Menejemen lini pertama

c)

Menejemen lini kedua

d)

Menejemen menengah

4.

Pengawas dalam koperasi memiliki peran penting dalam menjaga jalannya pengelolaan koperasi agar tetap sesuai dengan prinsip koperasi dan peraturan yang berlaku. Dalam menjalankan tugasnya, pengawas memiliki beberapa hak, termasuk melakukan audit dan memberikan rekomendasi kepada Rapat Anggota. Apa tindakan yang secara langsung mencerminkan wewenang pengawas dalam mengawasi koperasi?

a)

Menyusun rencana kerja koperasi untuk tahun buku berikutnya

b)

Melaksanakan keputusan yang diambil oleh Rapat Anggota

c)

Memberikan hasil audit kepada pihak luar untuk evaluasi eksternal

d)

Melaporkan hasil pengawasan dan memberikan rekomendasi kepada anggota

5.

Pola manajemen koperasi mengedepankan prinsip keterbukaan dan tanggung jawab sosial. Dalam hal ini, setiap kebijakan penting harus dibahas dalam forum yang melibatkan seluruh anggota koperasi. Apa forum tersebut dan bagaimana perannya dalam manajemen koperasi?

a)

Rapat pengurus; menyusun anggaran dasar koperasi

b)

Rapat evaluasi; meninjau kinerja seluruh kinerja jajaran penting koperasi

c)

Rapat umum tahunan; memutuskan seluruh keputusan operasional

d)

Rapat anggota; forum tertinggi untuk pengambilan keputusan strategis

6.

Koperasi memiliki keunikan tersendiri sebagai badan usaha karena tidak hanya mengejar keuntungan, melainkan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan anggotanya. Salah satu indikator dari orientasi ini dapat dilihat dari…

a)

Pemilihan pengurus berdasarkan kontribusi modal

b)

Penetapan laba koperasi sebagai salah satu indikator keberhasilan

c)

Perumusan kebijakan berdasarkan kebutuhan dan aspirasi anggota

d)

Penekanan efisiensi untuk seluruh anggota secara merata

7.

Tugas pengurus koperasi cukup kompleks, termasuk menyusun rencana kerja, mengelola aset, dan melaksanakan keputusan Rapat Anggota. Selain itu, pengurus juga memiliki wewenang untuk menunjuk manajer koperasi. Kewenangan ini menjadi penting karena…

a)

Manajer akan menggantikan fungsi pengurus dalam semua aspek jika pengurus berhalangan

b)

Pengurus tidak memiliki waktu mengelola koperasi secara langsung sehingga dalam menjalankannya dibantu oleh menejer

c)

Pengelolaan koperasi memerlukan profesionalisme dan efisiensi teknis

d)

Rapat anggota tidak memiliki kewenangan untuk menunjuk manajer

8.

Menurut UU No. 25 Tahun 1992 Pasal 41 dan 42, modal koperasi diklasifikasikan menjadi beberapa jenis. Salah satu jenis modal tersebut adalah modal penyertaan. Keberadaan modal penyertaan dalam struktur permodalan koperasi memungkinkan koperasi untuk:

a)

Memberikan insentif khusus bagi pengurus koperasi

b)

Mendorong partisipasi anggota dalam kegiatan usaha koperasi.

c)

Menerima modal dari pihak luar yang bukan anggota koperasi

d)

Menyimpan cadangan dalam bentuk saham prioritas

9.

Dalam struktur modal koperasi, terdapat dua jenis utama yaitu modal sendiri dan modal pinjaman. Jika sebuah koperasi memperoleh dana dari penerbitan obligasi dan surat utang, maka dana tersebut termasuk dalam kategori:

a)

Modal tetap koperasi

b)

Modal sendiri koperasi

c)

Modal penyertaan pemerintah

d)

Modal pinjaman koperasi

10.

Distribusi cadangan dalam koperasi memiliki fungsi strategis, terutama dalam menjaga kesinambungan usaha koperasi. Berdasarkan konsep ini, dana distribusi cadangan berasal dari:

a)

Dana simpanan pokok yang belum digunakan

b)

Hibah yang tidak teralokasi

c)

Penyisihan dari Sisa Hasil Usaha (SHU) yang tidak dibagikan

d)

Pinjaman jangka panjang dari lembaga keuangan

11.

Koperasi Merah Putih yang dibentuk melalui Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025 memiliki tujuan membangun koperasi di tingkat desa atau kelurahan. Dalam studi kasus ini, modal koperasi berasal dari berbagai sumber seperti APBN, APBD, dana desa, dan pinjaman bank milik negara. Hal ini mencerminkan jenis permodalan koperasi yang dikategorikan sebagai:

a)

Modal internal koperasi

b)

Modal pinjaman dan penyertaan eksternal

c)

Dana hibah dari negara

d)

Simpanan sukarela anggota koperasi

12.

Simpanan pokok, simpanan wajib, simpanan sukarela, dan dana cadangan merupakan bagian dari sumber permodalan koperasi yang berasal dari:

a)

Pemerintah pusat dan daerah

b)

Lembaga keuangan dalam negeri

c)

Modal sendiri koperasi

d)

Modal pinjaman jangka panjang

13.

Pengelolaan modal koperasi yang profesional mensyaratkan adanya manajemen keuangan yang baik. Hal ini meliputi antara lain penyusunan anggaran, pelaporan keuangan secara akurat, serta pengawasan internal yang ketat. Tujuan utama dari penerapan manajemen keuangan koperasi yang profesional adalah:

a)

Menjaga keuntungan maksimal bagi para pemilik modal

b)

Menjamin kesejahteraan pengurus koperasi

c)

Mengoptimalkan kinerja koperasi secara berkelanjutan dan menjaga akuntabilitas terhadap anggota

d)

Meningkatkan motivasi anggota untuk menambah jumlah simpanan wajib

14.

Salah satu prinsip penting dalam pengelolaan koperasi adalah usaha koperasi harus dapat membantu pembentukan modal baru. Ini berarti koperasi seharusnya:

a)

Menggunakan SHU untuk membayar pinjaman agar tidak ada utang yang menunggak

b)

Menjadikan pinjaman sebagai sumber pemasukan koperasi jika koperasi mengalami defisit anggaran dan mengharuskan koperasi bertahan

c)

Menerapkan efisiensi usaha sehingga sebagian hasil usaha dapat diinvestasikan kembali

d)

Membagikan semua laba kepada anggota setiap tahun agar seluruh anggota menaruh kepercayaan penuh pada koperasi

15.

Dalam Pasal 45 ayat (1) UU No. 25 Tahun 1992 disebutkan bahwa Sisa Hasil Usaha (SHU) merupakan pendapatan koperasi setelah dikurangi biaya, penyusutan, dan kewajiban lainnya, termasuk pajak. Berdasarkan ketentuan tersebut, SHU memiliki fungsi penting dalam koperasi, salah satunya sebagai insentif bagi anggota dan pengelola. Fungsi ini mencerminkan bahwa:

a)

SHU dapat dibagi hanya kepada pengurus koperasi secara proporsional

b)

SHU adalah keuntungan bersih yang menjadi hak penuh pengurus koperasi

c)

SHU berfungsi sebagai motivasi dan penghargaan atas partisipasi aktif anggota

d)

SHU sebagian dialokasikan ke dalam dana cdangan untuk menjaga kelancaran arus kas koperasi

16.

Pembagian SHU koperasi dapat dilakukan berdasarkan dua pendekatan utama, yaitu jasa modal dan jasa usaha. Jika seorang anggota memiliki simpanan dan transaksi yang cukup besar, maka total SHU yang diterima akan:

a)

Lebih besar dibanding anggota lain karena aktif pada seluruh kegiatan sosial

b)

Ditentukan oleh rapat anggota yang akan membagikan SHU secara adil dan merata

c)

Lebih besar karena proporsional dengan simpanan dan aktivitas transaksionalnya.

d)

Sama dengan anggota lainnya karena pembagian SHU bersifat adil dan merata untuk seluruh anggota koperasi

17.

Koperasi Makmur Jaya memperoleh SHU sebesar Rp120.000.000 dalam satu tahun buku. Dalam RAT disepakati alokasi SHU sebesar 25% untuk jasa modal dan 35% untuk jasa usaha. Total simpanan anggota adalah Rp300.000.000 dan total transaksi seluruh anggota dengan koperasi adalah Rp600.000.000. Jika anggota A memiliki simpanan Rp15.000.000 dan total transaksi sebesar Rp60.000.000, berapakah total SHU yang akan diterima oleh anggota A?

a)

Rp. 4.700.000

b)

Rp. 5.200.000

c)

Rp. 5.700.000

d)

Rp. 6.000.000

18.

Sebuah koperasi membagikan SHU sebesar Rp80.000.000. RAT menyepakati 30% untuk jasa modal dan 40% untuk jasa usaha. Anggota B memiliki simpanan Rp20.000.000 dan transaksi sebesar Rp100.000.000. Total simpanan seluruh anggota adalah Rp400.000.000 dan total transaksi sebesar Rp800.000.000. Berapakah SHU yang diterima anggota B?

a)

Rp6.000.000

b)

Rp5.200.000

c)

Rp6.400.000

d)

Rp7.000.000

19.

Koperasi Wanita Harmoni menghadapi masalah piutang macet pasca pandemi. Salah satu solusi yang diterapkan adalah restrukturisasi kredit. Dari perspektif manajemen koperasi, mengapa langkah ini dianggap efektif?

a)

Menghindari tanggung jawab pengurus terhadap pinjaman

b)

Menambah motivasi anggota untuk berpartisipasi lebih dalam koperasi

c)

Memberikan kemudahan bagi anggota untuk tetap aktif dan bertanggung jawab.

d)

Meningkatkan ketergantungan anggota terhadap subsidi eksternal.

20.

Dalam fungsi manajemen, perencanaan strategis menjadi titik awal penting agar koperasi dapat berjalan sesuai visi dan misi. Apa konsekuensi utama jika fungsi ini diabaikan dalam pengelolaan koperasi?

a)

Koperasi akan lebih fleksibel dalam mengubah struktur organisasi

b)

Anggota menjadi lebih leluasa menentukan tujuan koperasi.

c)

Arah dan prioritas koperasi menjadi tidak jelas sehingga menghambat pencapaian tujuan.

d)

Pengawasan terhadap menejemen koperasi menjadi sulit untuk diawasi

21.

Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 mengatur bahwa pembentukan koperasi wajib mengikuti prosedur tertentu untuk mendapat status badan hukum. Salah satu langkah awal yang sangat penting adalah sosialisasi dan penyuluhan oleh dinas koperasi. Mengapa tahapan ini menjadi krusial dalam pendirian koperasi?

a)

Karena tanpa penyuluhan, koperasi tidak wajib menyusun AD/ART

b)

Agar calon anggota dapat langsung mendaftarkan koperasi secara online dan mendapatkan pengesahan

c)

Supaya pendiri memahami prinsip koperasi dan tidak sekadar mengejar legalitas

d)

Karena penyuluhan sangat penting dalam menentukan besaran SHU yang akan dibagikan kepada seluruh para anggotanya

22.

Koperasi primer dan sekunder memiliki perbedaan dalam syarat pendirian. Jika sebuah koperasi didirikan oleh perwakilan dari 3 koperasi lain dan ingin menaungi aktivitas ekonomi bersama, jenis koperasi yang paling tepat adalah:

a)

Koperasi primer karena cukup 3 orang pendiri

b)

Koperasi sekunder karena dibentuk oleh badan koperasi primer

c)

Koperasi simpan pinjam karena melibatkan keuangan

d)

Koperasi desa karena cakupannya lokal

23.

Dalam menyusun Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART), terdapat sejumlah hal penting yang harus dimuat, seperti keanggotaan, pembagian SHU, dan ketentuan rapat. Apa akibat yang mungkin terjadi jika AD/ART tidak disusun dengan benar dan lengkap?

a)

Koperasi tidak akan pernah bisa mengelola koperasi dengan baik

b)

Koperasi tidak bisa membagikan SHU kepada setiap anggotanya

c)

Dapat menghambat proses pengesahan dan menimbulkan konflik internal

d)

Anggota dan pengurus koperasi tidak dapat mengangkat menejer dan karyawan yang sesuai dengan visi misi koperasi

24.

Pengesahan koperasi oleh pemerintah ditandai dengan penerbitan SK dan pengumuman resmi. Jika koperasi belum menerima SK meskipun telah mengajukan permohonan, apa langkah terbaik yang harus dilakukan?

a)

Mengganti seluruh pengurus dan mengajukan ulang

b)

Menyusun ulang AD/RT koperasi yang dimungkin menjadi dasar tidak menerima SK

c)

Memeriksa kembali kelengkapan dan kesesuaian dokumen serta menghubungi dinas terkait

d)

Mendaftarkan koperasi melalui jalur pengadilan

25.

Dalam implementasinya, ERP memiliki modul-modul yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Bagi UMKM yang ingin meningkatkan efisiensi pencatatan transaksi penjualan, modul yang paling relevan digunakan adalah:

a)

Modul Manufaktur

b)

Modul Human Resource

c)

Modul Sales and Distribution

d)

Modul Plant Maintenance