wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LATIHAN SOAL PRA SAT 2024/2025

Total questions: 50

Worksheet time: 1hrs 9mins

Name
Class
Date
1.

Tuliskan minimal 5 kata penghubung yang menyatakan waktu (konjungsi temporal) !

4 lines
2.

Tuliskan minimal 5 kata adjektiva (kata sifat) !

4 lines
3.

Tuliskan 3 ciri kebahasaan teks biografi yang Anda ketahui.

4 lines
4.

Salah satu ciri kebahasaan teks biografi adalah adjektiva (kata sifat). Manakah kata di bawah ini yang merupakan sifat ?

a)

berjuang

b)

prestasi

c)

sederhana

d)

rumah

e)

Indonesia

5.

Kata penghubung berikut termasuk dalam konjungsi temporal, kecuali ....

a)

kemudian

b)

meskipun

c)

berikutnya

d)

selanjutnya

e)

akhirnya

6.

Struktur isi teks biografi bagian reorientasi berisi ....

a)

Pengenalan tokoh secara umum

b)

Rangkaian peristiwa yang dialami tokoh secara tidak berurutan

c)

Rangkaian peristiwa yang dialami tokoh secara kronologis

d)

Rangkaian peristiwa yang dialami keluarga tokoh

e)

Ungkapan yang menimbulkan kesan bagi pembaca tentang keberhasilan tokoh

7.

Struktur isi teks biografi bagian orientasi berisi tentang ...

a)

pengenalan tokoh secara umum yang meliputi identitas tokoh, latar belakang, dan pendidikannya

b)

rangkaian kejadian yang pernah dialami

c)

peristiwa yang pernah dilakukan oleh tokoh

d)

peristiwa mengesankan yang dialami tokoh

e)

ungkapan yang menimbulkan kesan bagi pembaca

8.

Berikut ini peristiwa/ kejadian yang layak diceritakan dalam teks biografi, kecuali....

a)

peristiwa yang langka

b)

kejadian unik

c)

hal yang spektakuler / istimewa

d)

hal yang membuat yang terkenal sehingga dapat diteladani

e)

peristiwa harian tokoh di rumah

9.

Sebuah kejadian yang dialami tokoh, mulai dari perjalanan karir hingga peristiwa yang mengahantarkannya mencapai kesuksesan disebut....

a)

Prestasi

b)

Orientasi

c)

Peristiwa/Kejadian penting

d)

Reorientasi

e)

Koda

10.

Berikut ini yang termasuk kaidah kebahasaan teks biografi, kecuali...

a)

Ada tawar menawar

b)

Menggunakan adjektiva

c)

Menggunakan konjungsi

d)

Menggunakan pronomina

11.

Perhatikan kalimat berikut!

Pertama kali, WS Rendra mempublikasikan puisinya di media masa pada tahun 1952 melalui majalah siasat. Kemudian puisi-puisinya pun lancar mengalir menghiasi berbagai majalah saat itu.

Konjungsi "kemudian" pada penggalan biografi di atas menyatakan...

a)

Penambahan

b)

Urutan waktu

c)

Pertentangan

d)

Perbandingan

12.

Berikut ini struktur teks biografi yang benar adalah...

a)

Reorientasi - orientasi - peristiwa

b)

Orientasi - peristiwa - evaluasi

c)

Orientasi - peristiwa - reorientasi

d)

Pernyataan umum - argumentasi - reorientasi

13.

Sebuah teks biografi dikatakan faktual jika berdasarkan...

a)

Pengalaman penulis

b)

Keinginan penulis menuangkan ide

c)

Pengalaman hidup seseorang yang diceritakan dalam tokoh biografi tersebut.

d)

Biodata penulis

14.

Berikut ini yang tidak termasuk ciri teks biografi adalah....

a)

Memuat informasi yang bersifat fakta

b)

Disajikan dalam bentuk narasi

c)

Memiliki struktur yang tersiri atas orientasi, peristiwa dan reorientasi

d)

Bersifat imajinatif

15.

Biografi memuat informasi berupa fakta serta disajikan dalam bentuk....

a)

Narasi

b)

Deskripsi

c)

Puisi lama

d)

Eksposisi

16.

Teks yang berisi riwayat hidup seorang tokoh yang ditulis oleh orang lain disebut teks....

a)

Eksposisi

b)

Biografi

c)

Anekdot

d)

Autobiografi

17.

“Aku adalah butir-butir perak

yang dijatuhkan dari surga oleh para dewa.

Alam memungutku,

untuk menghiasi padang dan lembahnya.”

Berdasarkan kutipan di atas terdapat majas ….

(a)  

18.

SAJAK RAJAWALI

W.S. Rendra

 

Sebuah sangkar besi

tidak bisa merubah seekor rajawali

menjadi seekor burung nuri

 

Rajawali adalah pacar langi

Dan di dalam sangkar besi

rajawali merasa pasti

bahwa langit akan selalu menanti

 

Langit tanpa rajawali

adalah keluasan dan kebebasan

tanpa sukma

Tujuh langit, tujuh rajawali

tujuh cakrawala, tujuh pengembara

 

Rajawali terbang tinggi

memasuki sepi

memandang dunia

Rajawali di sangkar besi

duduk bertapa

mengolah hidupnya

 

Hidup adalah merjan-merjan kemungkinan

yang terjadi/ dari keringat matahari

Tanpa kemantapan hati rajawali

Mata kita hanya melihat fatamorgana

Rajawali terbang tinggi

membela langit dengan setia

Dan ia akan mematuk kedua matamu

wahai, kamu, pencemar langit yang durhaka

Persamaan bunyi pada bait keempat …

a)

Tinggi, dunia, sepi

b)

Besi, hidupnya, bertapa

c)

Tinggi, besi, dunia

d)

Tinggi, sepi, besi

e)

Dunia, besi, bertapa

19.

SAJAK RAJAWALI

W.S. Rendra

 

Sebuah sangkar besi

tidak bisa merubah seekor rajawali

menjadi seekor burung nuri

 

Rajawali adalah pacar langi

Dan di dalam sangkar besi

rajawali merasa pasti

bahwa langit akan selalu menanti

 

Langit tanpa rajawali

adalah keluasan dan kebebasan

tanpa sukma

Tujuh langit, tujuh rajawali

tujuh cakrawala, tujuh pengembara

 

Rajawali terbang tinggi

memasuki sepi

memandang dunia

Rajawali di sangkar besi

duduk bertapa

mengolah hidupnya

 

Hidup adalah merjan-merjan kemungkinan

yang terjadi/ dari keringat matahari

Tanpa kemantapan hati rajawali

Mata kita hanya melihat fatamorgana

Rajawali terbang tinggi

membela langit dengan setia

Dan ia akan mematuk kedua matamu

wahai, kamu, pencemar langit yang durhaka

Kata 'langit' pada puisi tersebut mempunyai makna lambang …

a)

Keluasan dan kebebasan

b)

Kebatilan dan kezaliman

c)

Kemerdekaan dan pengungkungan

d)

Keanggunan dan kemelaratan

e)

Keadilan dan kesewenang-wenangan

20.

….

Topan menyapu luas padang

Tubuhku bergoyang-goyang

Tetapi tetap teguh dalam sembahyang

Akarku yang mengurat di bumi

Tak berhenti mengucap shalawat nabi

 

Sembahyangku sembahyang rumputan

Sembahyang penyerahan jiwa dan badan

Yang rindu berbaring di pangkuan tuhan

Sembahyang ku sembahyang rumputan

Sembahyang penyerahan habis-habisan

….

(Penggalan puisi ‘Sembahyang Rerumputan’ karya Ahmadun Yosi Herfanda)

a)

Seorang hamba yang penuh keteguhan beribadah pada Tuhannya.

b)

Penyesalan seorang hamba pada Tuhannya.

c)

Praktik ibadah yang penuh dengan airmata

d)

Memperkuat iman dengan doa

e)

Agama mengajarkan kita untuk beribadah dengan sungguh-sungguh

21.

SAMARRR

Muhammad Febriyadi

Samarrr

Kudengar suara napas tercungap-cungap di balik jenggala gundul

jengah kujengah-jengah

tak jumpa jasadnya

                                  

Samarrr

kudengar suara senso belandong menebas-nebas berkah

musibah membuas

menuntut balas

hujan membantai

bukit berderai

darat jadi laut

terbenam

Habislah!

Suasana yang terbangun dalam puisi di atas adalah …

a)

Cemas

b)

Penuh haru

c)

Penuh Amarah

d)

Sedih

e)

Sunyi

22.

ELEGI NELAYAN TUA

Idrus Tintin

 

Lelaki tua itu tersengguk-sengguk di emper gubuk

Bulan layu rendah di langit

Air mulai surut

dan terlena digerogoti mimpi

Sebentar lagi subuh tiba

‘Bulan layu rendah di langit’ mengandung majas …

a)

Repetisi

b)

Personifikasi

c)

Metafora

d)

Simile

e)

Hiperbola

23.

RIAU

Ediruslan Pe Amanriza

 

Di Riau

Banjir jadi pantun sepanjang sungai

Air menjilat lantai rumah kami

Air padamkan api di tungku kami

Air basahkan tikar

Dan bubung dalam kelambu kami

Banjir menghanyutkan mimpi-mimpi kami

 

Di Riau

Kami tak sempat lagi bernyanyi

‘Air menjilat lantai rumah kami’ sesuai dengan puisi  di atas mengandung majas …

a)

Repetisi

b)

Personifikasi

c)

Metafora

d)

Simile

e)

Hiperbola

24.

ELEGI NELAYAN TUA

Idrus Tintin

 

Lelaki tua itu tersengguk-sengguk di emper gubuk

Bulan layu rendah di langit

Air mulai surut

dan terlena digerogoti mimpi

Sebentar lagi subuh tiba

 

….

Jenis citraan yang terdapat dalam puisi di atas …

a)

Visual

b)

Audio

c)

Perabaan

d)

Pengecapan

e)

Penciuman

25.

RIAU

Ediruslan Pe Amanriza

 

Di Riau

Banjir jadi pantun sepanjang sungai

Air menjilat lantai rumah kami

Air padamkan api di tungku kami

Air basahkan tikar

Dan bubung dalam kelambu kami

Banjir menghanyutkan mimpi-mimpi kami

 

Di Riau

Kami tak sempat lagi bernyanyi

Jenis citraan pada baris ketiga yang terdapat dalam puisi di atas …

a)

Visual

b)

Audio

c)

Perabaan

d)

Pengecapan

e)

Penciuman

26.

Berikut ini yang bukan pernyataan yang tepat tentang kata konkret adalah …

a)

Pilihan kata yang mewakili sebuah wujud makna, makna fisik, yang sesuai dengan konteks puisinya.

b)

Pilihan kata yang mewakili sebuah wujud makna, makna fisik, yang bukan berbentuk kata abstrak.

c)

Pilihan kata yang mewakili sebuah wujud makna, makna fisik, yang masih belum jelas atau abstrak.

d)

Pilihan kata yang mewakili sebuah wujud makna, makna fisik, yang rujukan maknanya lebih mudah diserap oleh indra

e)

Pilihan kata yang mewakili sebuah wujud makna, makna fisik, yang kesemua maknanya bisa dirasakan oleh indera, seperti terlihat, disentuh, dicium dan didengar

27.

Dengan Puisi, Aku…

Karya Taufiq Ismail

 

Dengan puisi aku bernyanyi,

Sampai senja umurku nanti,

Dengan puisi aku bercinta,

Berbatas cakrawala…

 

Dengan puisi aku mengenang,

Keabadian Yang Akan Datang,

Dengan puisi aku menangis,

Jarum waktu bila kejam mengiris…

 

Dengan puisi aku mengutuk,

Nafas zaman yang busuk,

Dengan puisi aku berdoa,

Perkenankanlah kiranya…

Makna diksi ‘senja’ pada bait pertama, baris kedua puisi di atas …

a)

Gelap

b)

Tua

c)

Sedih

d)

Mendung

e)

Langit

28.

SELAMBAI DINGIN

Muhammad Febriyadi

 

Malam mendengkur sunyi

dini hari berdering

alamanakmu membuncah

keluar dari gua pertapaannya

 

Suara angin Tuhan membelit badan

selambai dingin menusuk ke dalam jemari

merasuk tiap jengkal tawamu

dan berbisik

: selembar lagi umurmu telah gugur

 

O

lambainya lambai maut

dinginnya sedingin mayyit

selembar kabar lewat selambai dinginnya

merubah tawa jadi renungan

panjang

selama umur yang telah terpakai

 

Ada akhirat yang mesti dierami

cangkang-cangkang dunia, tak cukup kokoh merumahi mimpi

: setelah hidup

selambai dingin

menetaskan pesan Tuhan

padamu

Dia memintanya kembali

Makna puisi di atas adalah …

a)

Setiap tahun usia manusia akan bertambah, dan jatah hidupnya pun akan berkurang. Sehingga seluruh aktivitasnya di dunia harus ia kurangi demi memberikan kesempatan pada dirinya untuk beristirahat.

b)

Kematian adalah sebuah keniscayaan, maka jangan takut mati hanya karena usia bertambah.

c)

Manusia tidak bisa menolak tua, maka manfaatkan hari muda dengan sebaik-baiknya.

d)

Penambahan usia sama dengan berkurangnya jatah umur yang diberikan pada Tuhan pada umatnya, maka manfaatkan sisa umur yang ada untuk mendekatkan diri pada Tuhan sebelum kematian mendatangi kita.

e)

Usia hanyalah masalah angka-angka. Ketika kita bermanfaat untuk orang lain, Bukan usia yang dilihat, namun seberapa bermanfaat kita untuk orang lain.

29.

SELAMBAI DINGIN

Muhammad Febriyadi

 

Malam mendengkur sunyi

dini hari berdering

alamanakmu membuncah

keluar dari gua pertapaannya

 

Suara angin Tuhan membelit badan

selambai dingin menusuk ke dalam jemari

merasuk tiap jengkal tawamu

dan berbisik

: selembar lagi umurmu telah gugur

 

O

lambainya lambai maut

dinginnya sedingin mayyit

selembar kabar lewat selambai dinginnya

merubah tawa jadi renungan

panjang

selama umur yang telah terpakai

 

Ada akhirat yang mesti dierami

cangkang-cangkang dunia, tak cukup kokoh merumahi mimpi

: setelah hidup

selambai dingin

menetaskan pesan Tuhan

padamu

Dia memintanya kembali

Maksud baris “selembar lagi umurmu telah gugur” pada puisi di atas adalah …

a)

Bertambahnya beban masalah karena bertambahnya usia

b)

Mendekati kematian, karena usia terus berkurang

c)

Penambahan usia adalah tanda manusia harus semakin mendekatkan diri kepada pencipta

d)

Ulang tahun yang menyedihkan, karena semakin dengan dengan pintu kematian

e)

Usia hanyalah angka, karena yang terpenting adalah menggugurkan dosa-dosa

30.

SAJAK RAJAWALI

W.S. Rendra

 

Sebuah sangkar besi

tidak bisa merubah seekor rajawali

menjadi seekor burung nuri

 

Rajawali adalah pacar langi

Dan di dalam sangkar besi

rajawali merasa pasti

bahwa langit akan selalu menanti

 

Langit tanpa rajawali

adalah keluasan dan kebebasan

tanpa sukma

Tujuh langit, tujuh rajawali

tujuh cakrawala, tujuh pengembara

 

Rajawali terbang tinggi

memasuki sepi

memandang dunia

Rajawali di sangkar besi

duduk bertapa

mengolah hidupnya

 

Hidup adalah merjan-merjan kemungkinan

yang terjadi/ dari keringat matahari

Tanpa kemantapan hati rajawali

Mata kita hanya melihat fatamorgana

Rajawali terbang tinggi

membela langit dengan setia

Dan ia akan mematuk kedua matamu

wahai, kamu, pencemar langit yang durhaka

Persamaan bunyi pada bait keempat …

a)

Tinggi, dunia, sepi

b)

Besi, hidupnya, bertapa

c)

Tinggi, besi, dunia

d)

Tinggi, sepi, besi

e)

Dunia, besi, bertapa

31.

SAJAK RAJAWALI

W.S. Rendra

 

Sebuah sangkar besi

tidak bisa merubah seekor rajawali

menjadi seekor burung nuri

 

Rajawali adalah pacar langi

Dan di dalam sangkar besi

rajawali merasa pasti

bahwa langit akan selalu menanti

 

Langit tanpa rajawali

adalah keluasan dan kebebasan

tanpa sukma

Tujuh langit, tujuh rajawali

tujuh cakrawala, tujuh pengembara

 

Rajawali terbang tinggi

memasuki sepi

memandang dunia

Rajawali di sangkar besi

duduk bertapa

mengolah hidupnya

 

Hidup adalah merjan-merjan kemungkinan

yang terjadi/ dari keringat matahari

Tanpa kemantapan hati rajawali

Mata kita hanya melihat fatamorgana

Rajawali terbang tinggi

membela langit dengan setia

Dan ia akan mematuk kedua matamu

wahai, kamu, pencemar langit yang durhaka

Maksud bait pertama puisi di atas adalah …

a)

Sebagai binatang langka, burung rajawali tidak sama dengan burung nuri yang biasa dijadikan burung hias.

b)

Seorang pejuang yang pemberani, tidak akan mengubah pribadinya yang tangguh hanya karena ia dikurung dalam penjara.

c)

Sebagai burung hias, rajawali adalah burung yang biasanya hidup di sangkar besi.

d)

Seorang pengkritik yang handal, tidak akan malu jika hidup di sangkar besi.

e)

Pejuang yang bebas mengatakan apa saja demi sebuah kemerdekaan.

32.

SAJAK RAJAWALI

W.S. Rendra

 

Sebuah sangkar besi

tidak bisa merubah seekor rajawali

menjadi seekor burung nuri

 

Rajawali adalah pacar langi

Dan di dalam sangkar besi

rajawali merasa pasti

bahwa langit akan selalu menanti

 

Langit tanpa rajawali

adalah keluasan dan kebebasan

tanpa sukma

Tujuh langit, tujuh rajawali

tujuh cakrawala, tujuh pengembara

 

Rajawali terbang tinggi

memasuki sepi

memandang dunia

Rajawali di sangkar besi

duduk bertapa

mengolah hidupnya

 

Hidup adalah merjan-merjan kemungkinan

yang terjadi/ dari keringat matahari

Tanpa kemantapan hati rajawali

Mata kita hanya melihat fatamorgana

Rajawali terbang tinggi

membela langit dengan setia

Dan ia akan mematuk kedua matamu

wahai, kamu, pencemar langit yang durhaka

Kata 'langit' pada puisi tersebut mempunyai makna lambang …

a)

Keluasan dan kebebasan

b)

Kebatilan dan kezaliman

c)

Kemerdekaan dan pengungkungan

d)

Keanggunan dan kemelaratan

e)

Keadilan dan kesewenang-wenangan

33.

Berdiri beriringan dijalan yang gersang

Deru suara tornton besar kepalang

membuat salju debu kian berhabur

pepohonan sekitar kehilangan wajahnya.

puisi diatas pada baris ke-4 menggunakan majas?

a)

Hiperbola

b)

Personifikasi

c)

Simile

d)

Metafora

34.

Yang termasuk kata konkret adalah ...

a)

cinta, kasih, rindu

b)

buku, papan, paham

c)

kertas, gelas, rumput

d)

ingin, malu, sakit

35.

Pemilihan kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya disebut ...

a)

tipografi

b)

diksi

c)

majas

d)

rima

36.

Bacalah kutipan puisi berikut!


Di pintu-Mu aku mengetuk

Aku tidak bisa berpaling


Makna kutipan puisi di atas adalah ...

a)

Aku mengetuk pintu dan tidak bisa berpaling.

b)

Aku tidak dapat menghindar setelah mengetuk pintu.

c)

Hanya kepada-Mu, Tuhan, manusia berserah diri.

d)

Aku kembali dan takkan pergi lagi.

e)

Setelah mengetuk pintu, aku tidak bisa pergi lagi.

37.

Bacalah puisi berikut!


Menyesal


Pagiku hilang sudah melayang

Hari mudaku sudah pergi

Sekarang petang datang membayang

Batang usiaku sudah tinggi


Aku lalai di pagi hari

Beta lengah di masa muda

Kini hidup meracun hati

Miskin ilmu, miskin harta


Ah, apa guna kusesalkan

Menyesal tua tiada berguna

Hanya menambah luka sukma


Kepada yang muda ku harapkan

Atur barisan di pagi hari

Menuju ke atas padang bakti!


(A. Hasjmi, Puisi Baru, STA)


Amanat yang sesuai dengan puisi di atas adalah ...

a)

Atur barisan menuju cita-cita selagi muda.

b)

Selagi muda carilah harta sebanyak-banyaknya.

c)

Selagi muda tututlah ilmu dan bekerja keraslah.

d)

Walaupun sudah tua tuntutlah ilmu.

e)

Tuntutlah ilmu dan carilah harta.

38.

Apa definisi puisi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)?

a)

Puisi adalah cerita pendek yang ditulis dengan paragraf dan bab.

b)

Puisi atau sajak merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, mantra, rima,

c)

Puisi adalah karya tulis yang menggunakan bahasa prosa untuk mengungkapkan fakta.

d)

Puisi adalah kumpulan kata-kata yang ditulis tanpa memperhatikan irama, rima, atau struktur.

39.

Analisis puisi berikut berdasarkan ciri-ciri puisi secara umum yang telah disampaikan:

"Dalam diamku terucap ribuan kata, Melukiskan rasa tanpa suara. Setiap bait membawa kita melayang, Ke dunia yang penuh dengan makna dan harapan."

Berdasarkan ciri-ciri puisi umum, aspek mana yang paling dominan terlihat pada puisi di atas?

a)

Pengungkapan alur dan tokoh yang eksplisit

b)

Penggunaan diksi yang indah dan berupa kiasan

c)

Penggunaan diksi majas yang minimal

d)

Struktur penulisan yang bebas tanpa bait dan baris

40.

Dalam puisi, penggunaan diksi kiasan mempengaruhi interpretasi pembaca terhadap makna keseluruhan puisi. Contoh diksi kiasan yang sering digunakan dalam puisi adalah...

a)

"Langit menangis" yang menggambarkan hujan

b)

"Buku adalah jendela dunia" yang mengindikasikan bahwa membaca memberikan pengetahuan

c)

"Kaki langit" yang merujuk pada horizon

d)

Semua jawaban benar

41.

ANAK YANG ANGKUH

Betapa dinginnya air sungai

Dinginnya! Dinginnya!

Betapa dinginnya daging duka

Yang membaluti tulang-tulangku

. . . .

Karya W.S. Rendra

Imaji/citraan yang terkandung dalam penggalan puisi tersebut adalah...

a)

Penglihatan

b)

Perabaan

c)

Penciuman

d)

Pendengaran

42.

Sepuluh November

Saat itu

Api yang membakar dadamu

Mengukuhkan semangat juangmu

Saat ini

Meskipun jasmanimu cacat

Jiwamu, pahlawan

Memihak yang benar

Semangat yang benar

Semangat itu bergemuruh di dada

Di hati para pemuda


Makna kata yang dicetak tebal dalam puisi di atas adalah . . . .

a)

semangat

b)

zat yang panas

c)

suara

d)

perjuangan

43.

Memandang senja bersama jingganya

Menikmati pasir putihnya dengan manja

Mendengar riuh ombak yang pulang

Bersenda gurau dengan kelepak camar yang datang menggoda

Tidakkah semua bentuk kebesaran-Nya

Bagi insan yang mempunyai rasa


Isi puisi tersebut adalah ....

a)

seseorang yang sangat mengagumi keindahan sore di pantai

b)

seseorang yang sangat menyadari kebesaran Tuhan melalui pantai

c)

seseorang yang sangat menikmati suasana senja di pantai

d)

seseorang yang mempunyai rasa berlebih terhadap pantai

44.

Seratus Juta


Umat miskin dan penganggur berdiri hari ini

Seratus juta banyaknya

Di tengah mereka takt ahu akan berbuat apa

Kini kutundukkan kepala, karena

Ada sesuatu besar luar bisa

Hilang terasa dari rongga dada

Saudaraku yang sirna nafkah, tanpa kerja berdiri hari ini

Seratus juta banyaknya

Kita mesti berbuat sesuatu, betapa pun sukarnya

(Taufik Ismail)

Amanat puisi tersebut adalah kita harus ..

a)

Tetap berjuang tanpa kenal putus asa

b)

Berjuang untuk sesuatu yang luar biasa

c)

Pasrah pada keadaan yang menyulitkan

d)

Hidup sebagai pejuang hingga akhir usia

45.

Deretan bukit menghijau

Hamparan kerikil dan batu

Air sungai gemericik merdu

Di sanalah tempat kami bersatu

Sungguh indah dikenangkan

Takkan mungkin terlupakan

Imaji penglihatan dalam kutipan puisi tersebut terletak pada baris ke- ....

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

3 dan 4

d)

4 dan 5

46.

....

Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi

tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.

Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,

terbayang kami maju dan mendegap hati ?


makna puisi pada bait tersebut adalah....

a)

Pahlawan tak dikenal yang telah berjuang antara krawang-bekasi tidak bisa berjuang lagi karena mereka telah gugur.

b)

Pahlawan tak dikenal yang ingin dikenang semua orang

c)

Pahlawan yang tidak pernah didengar isi hatinya

d)

Pahlawab yang mempunyai hati yang tulus ikhlas

47.

HAMPA

Sepi di luar

Sepi menekan mendesak

Lurus kaku pohonan

Tak bergerak

Sampai ke puncak

Sepi memagut

Segala menanti, menanti, menanti

Sepi

Tambah ini menanti jadi mencekik

Memberat mencekung punda

Sampai binasa segala. Belum apa-apa.

Karya Chairil Anwar

Amanat yang tepat dalam puisi tersebut adalah . . . .

a)

Hendaknya jangan membuat sseorang harus menunggu.

b)

Menunggu adalah pekerjaan yang sangat membosankan.

c)

Menunggu adalah pekerjaan yang menyedihkan manusia.

d)

Hendaknya seseorang menghindari kebiasaan menunggu.

48.

Perhatikan penggalan puisi berikut!

Sajak putih

Karya : Chairil Anwar

Bersandar pada tari warna pelangi

Kau depanku bertudung sutra senja

Di hitam matamu kembang mawar dan melati

Harum rambutmu mengalun bergelut senda

Diksi yang ditumbulkan dari kata “warna pelangi” dalam puisi tersebut adalah....

a)

gambaran hati seoarang pemuda yang sedang senang

b)

pada sore hari

c)

bola matanya yang indah

d)

indahnya menjalani kehidupan

e)

mengagumi wanita yang dicintai

49.

Cintaku Jauh Di Pulau

Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh !

Perahu yang bersama 'kan merapuh!

mengapa ajal memanggil dulu

sebelum sempat berpeluk dengan cintaku


Chairil Anwar


Suasana dalam puisi di atas adalah....

a)

sedih

b)

marah

c)

gembira

d)

kecewa

e)

senang

50.

Fajar timur datang menjelang

Membawa pertama ke atas dunia

Seri berseri sepantun mutia

Bebagai warna bersilang-silang


Makna bait puisi di atas yaitu ....

a)

Bangsa-bangsa di wilayah timur mulai bergolak sehingga menggoyahkan kedudukan penjajah, antara kuasa dan tiada.

b)

Pergerakan kebangsaan mulia menuntut kemerdekaan yang menjadi haknya. Berbagai cara dan berganti strategi memperjuangkannya.

c)

Dengan gigih berusaha akhirnya tercapai juga kemerdekaan itu. Kemerdekaan memacu semangat membangun negara di negeri sendiri yang diinginkannya.

d)

Bunga bangsa (pergerakan kebangsaan) menggelora memberi semangat juang rakyat untuk mengisi kemerdekaan.

e)

Bunga bangsa keguguran memperjuangkan nasib bangsa yang sedang dijajah.