NEW
Font size
WorksheetsPSAT Bahasa Indonesia SMK Kelas 10
Total questions: 40
Worksheet time: 2hrs 0mins
Cermati paragraf berikut!
(1) Mangga ini sekalipun masak tetapi rasanya kecut.
(2) Motor itu lari dengan kecepatan tinggi.
(3) Saya pada waktu sakit mendapat suntikkan sebanyak tiga kali.
(4) Burung terbang mengepakkan kedua sayapnya.
(5) Saya paling kecut melihat orang yang berlaga pandai.
Kalimat yang menggunakan kata bermakna denotasi terdapat dalam kalimat nomor...
Cermatilah kalimat berikut!
1. Ayah membeli buah tangan untukku.
2. Perempuan yang sedang bunting tiga bulan itu ditinggal pergi oleh suaminya.
3. Halte itu telah dirusak oleh tangan-tangan jahil.
4. Pengemis itu berhasil mengetuk hati masyarakat
5. Pengemudi yang selalu ugal-ugalan itu telah mampus
Kalimat di atas yang menggunakan kata bermakna konotasi adalah...
Di malam gelap kilat sambung-menyambung.
Surat berharga itu akan saya kirimkan melaui pos kilat
Sepatu ini dibuat dari kulit kerbau.
Kulit majalah itu bergambar seorang penyanyi.
Di depan musuhnya ia tampak garang
Ikan garang ini dapat disimpan selama satu bulan.
Jam bicara dokter jaga sangat terbatas.
Jam dinding itu telah berbunyi dua kali.
Tak disangka benda keras itu telah menimpa kepalanya.
Ia berusaha keras untuk menyelesaikan sekolahnya.
Cermati kalimat berikut!
Pidatonya sangat hambar hingga membuat para peserta mengantuk.
Kalimat yang mengalami perubahan makna seperti pada kalimat tersaji adalah...
Cermati paragraf berikut!
(1) Rumah susun ini padat penghuninya.
(2) Aku bisa mengetahui karakter tetangga-tetanggaku.
(3) Salah satunya adalah tetangga di sampingku.
(4) Orang itu berbadan hitam dan kekar dengan kumisnya yang tebal.
(5) Orang itu sangat keras kepala namun pendiam.
(6) Setiap hari selalu menjadi buah bibir tetangga-tetangganya karena keanehan yang dimilikinya.
Kalimat-kalimat pada paragraf di atas yang mengandung kata bermakna kias adalah...
Cermati kalimat berikut!
Saya membaca buku sejarah baru.
Penggunaan frasa buku sejarah baru membuat kalimat di atas ambigu. Perbaikan yang tepat agar kalimat di atas bermakna membaca sejarah baru adalah...
Cermati kalimat berikut!
Karena pengaruh globalisasi dan tuntutan kehidupan, masyarakat akan mengalami pergeseran apresiasi dan cara pandang terhadap berbagai aspek kehidupan.
Frasa verba dalam pernyataan di atas adalah...
Cermati kalimat berikut!
Mira menggunakan sepatu yang dibelinya kemarin sore di Toko Cahaya.
Kata yang mengandung makna nonreferensial adalah kata....
Cermati penggalan hikayat berikut!
Maka baginda pun bimbanglah, tida tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat, iya menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.
Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik.
Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu...
"Cermati penggalan hikayat berikut!
Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.
Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik
Kata-kata arkais (berciri kuno) yang ditemukan pada teks diatas adalah...."
Cermati penggalan hikayat berikut!
Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.
Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik
Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu...
Cermati penggalan hikayat berikut ini!
Syahdan dinyatakan, ada seekor burung bergelar Cinderawasih. Asal usul burung tersebut ialah dari kayangan. Berdasarkan orang arif dan bijaksana, mengatakan bahwa burung tersebut berasal dari surga dengan kepala berwarna kuning keemasan yang begitu menyilaukan dan begitu indah.
Sumber: www.gubanesia.com.
Unsur intrinsik yang ada dalam penggalan hikayat tersebut adalah...."
Cermati penggalan hikayat berikut ini!
Syahdan dinyatakan, ada seekor burung bergelar Cinderawasih. Asal usul burung tersebut ialah dari kayangan. Berdasarkan orang arif dan bijaksana, mengatakan bahwa burung tersebut berasal dari surga dengan kepala berwarna kuning keemasan yang begitu menyilaukan dan begitu indah.
Sumber: www.gubanesia.com.
Unsur intrinsik yang paling dominan dari cerita hikayat tersebut adalah....
Cermati penggalan hikayat berikut ini!
Syahdan dinyatakan, ada seekor burung bergelar Cinderawasih. Asal usul burung tersebut ialah dari kayangan. Berdasarkan orang arif dan bijaksana, mengatakan bahwa burung tersebut berasal dari surga dengan kepala berwarna kuning keemasan yang begitu menyilaukan dan begitu indah.
Sumber: www.gubanesia.com.
Pesan tersirat dari teks hikayat tersebut adalah...
Cermati kutipan hikayat berikut ini!
Di antara berbagai-bagai jenis binatang yang di bawah perintah raja singa itu ada dua ekor serigala yang amat bijaksana, seekor bernama Kalilah dan yang seekor lagi Dimnah. Karena melihat raja tiada pernah keluar-keluar lagi, maka pada suatu hari berkatalah Dimnah kepada Kalilah, “Hai saudaraku, tahukah engkau apa sebabnya, maka raja kita keliatan berduka cita tidak keluar-keluar dari tempat seperti sehari-hari?” “Apa gunanya engkau tanyakan hal itu?” jawab Kalilah. “Kita hamba rakyat wajib atas kita berusaha menyenangkan hati raja dan menjauhkan segala yang akan menyusahkan kepadanya. Bukan kita orangnya yang patut mencampuri raja dan memperkatakannya. Sebab itu, janganlah engkau menanyakan hal itu juga. Ketahuilah, orang senang mencampuri urusan yang bukan urusannya sendiri, serupa halnya dengan kera yang mencampuri pekerjaan tukang kayu.”
Hikayat Kalilah dan Dimnah.
Kejadian yang mustahil dalam kutipan tersebut adalah....
Cermati kutipan hikayat berikut ini!
Di antara berbagai-bagai jenis binatang yang di bawah perintah raja singa itu ada dua ekor serigala yang amat bijaksana, seekor bernama Kalilah dan yang seekor lagi Dimnah. Karena melihat raja tiada pernah keluar-keluar lagi, maka pada suatu hari berkatalah Dimnah kepada Kalilah, “Hai saudaraku, tahukah engkau apa sebabnya, maka raja kita keliatan berduka cita tidak keluar-keluar dari tempat seperti sehari-hari?” “Apa gunanya engkau tanyakan hal itu?” jawab Kalilah. “Kita hamba rakyat wajib atas kita berusaha menyenangkan hati raja dan menjauhkan segala yang akan menyusahkan kepadanya. Bukan kita orangnya yang patut mencampuri raja dan memperkatakannya. Sebab itu, janganlah engkau menanyakan hal itu juga. Ketahuilah, orang senang mencampuri urusan yang bukan urusannya sendiri, serupa halnya dengan kera yang mencampuri pekerjaan tukang kayu.”
Hikayat Kalilah dan Dimnah.
Keteladanan Kalilah yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah....
Cermati kutipan hikayat berikut ini!
Di antara berbagai-bagai jenis binatang yang di bawah perintah raja singa itu ada dua ekor serigala yang amat bijaksana, seekor bernama Kalilah dan yang seekor lagi Dimnah. Karena melihat raja tiada pernah keluar-keluar lagi, maka pada suatu hari berkatalah Dimnah kepada Kalilah, “Hai saudaraku, tahukah engkau apa sebabnya, maka raja kita keliatan berduka cita tidak keluar-keluar dari tempat seperti sehari-hari?” “Apa gunanya engkau tanyakan hal itu?” jawab Kalilah. “Kita hamba rakyat wajib atas kita berusaha menyenangkan hati raja dan menjauhkan segala yang akan menyusahkan kepadanya. Bukan kita orangnya yang patut mencampuri raja dan memperkatakannya. Sebab itu, janganlah engkau menanyakan hal itu juga. Ketahuilah, orang senang mencampuri urusan yang bukan urusannya sendiri, serupa halnya dengan kera yang mencampuri pekerjaan tukang kayu.”
Hikayat Kalilah dan Dimnah.
Amanat yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah....
Cermati kutipan hikayat berikut ini!
Hatta terkenanglah Putri itu akan kebaikan saudagar itu, dengan berlinang-linang air matanya sambil mengatakan terima kasih. Maka hari pun petanglah, maka datanglah Ishak dengan kudanya. Setelah malam, bersedialah ia akan berangkat. Maka dinantinya, lambat Putri Johan Manikam datang, sebab berkata-kata dengan saudagar, maka Ishak pun mengantuklah matanya lalu tertidur. Seketika lagi hujan rintik-rintik pun turun, serta gelap gulita sehingga suatu pun tiada yang kelihatan lagi.
Watak Putri Johan Manikan dalam kutipan hikayat tersebut adalah....
Cermati kutipan hikayat berikut ini!
Hatta terkenanglah Putri itu akan kebaikan saudagar itu, dengan berlinang-linang air matanya sambil mengatakan terima kasih. Maka hari pun petanglah, maka datanglah Ishak dengan kudanya. Setelah malam, bersedialah ia akan berangkat. Maka dinantinya, lambat Putri Johan Manikam datang, sebab berkata-kata dengan saudagar, maka Ishak pun mengantuklah matanya lalu tertidur. Seketika lagi hujan rintik-rintik pun turun, serta gelap gulita sehingga suatu pun tiada yang kelihatan lagi.
Latar waktu yang tergambar berdasarkan kutipan di atas adalah....
Cermati kutipan puisi berikut!
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah pergi
Larik-larik puisi di atas menggambarkan...
Cermati kutipan puisi berikut!
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah pergi
Pagiku hilang dalam puisi di atas melambangkan ...
Cermati kutipan puisi berikut!
Ibu
Engkau telah mengandungku
Engkau telah melahirkanku
Engkau telah membinaku
Dan Engkau pula yang telah memberiku rasa damai
Tapi semua tinggal kenangan
Engkau telah pergi untuk selamanya
Isi kutipan puisi di atas...
Cermati kutipan puisi berikut!
Ibu
Engkau telah mengandungku
Engkau telah melahirkanku
Engkau telah membinaku
Dan Engkau pula yang telah memberiku rasa damai
Tapi semua tinggal kenangan
Engkau telah pergi untuk selamanya
Amanat yang disampaikan puisi di atas adalah...
Cermati kutipan puisi berikut ini!
DOA
....................................
Hatiku terang menerima katamu, bagai sedap malam Menyirak kelopak.
Aduh, kekasihku, isi hatiku dengan katamu,
Penuhi dadaku dengan cahayamu, biar bersinar
Mataku sendu, biar bersinar gelapku rayu!
(Nyanyian Sunyi, Amir Hamzah)
Isi puisi di atas adalah...
Cermati kutipan puisi berikut ini!
DOA
....................................
Hatiku terang menerima katamu, bagai sedap malam Menyirak kelopak.
Aduh, kekasihku, isi hatiku dengan katamu,
Penuhi dadaku dengan cahayamu, biar bersinar
Mataku sendu, biar bersinar gelapku rayu!
(Nyanyian Sunyi, Amir Hamzah)
Nada yang tercermin pada penggalan puisi tersebut adalah...
Cermati puisi berikut!
Cinta
“Cinta adalah awal dari kehidupan sepasang anak Adam”
Cinta menurut Columbus bagaikan bulatnya bumi
Cinta menurut Empu Gandring bagaikan keris [...]
Cinta menurut orang Jawa bagaikan kisah Rama dan Shinta
“Beginilah cinta dari zaman batu hingga sekarang selalu diakhiri dengan kebahagiaan.”
Diksi yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang puisi tersebut adalah....
Cermati puisi berikut!
Cinta
“Cinta adalah awal dari kehidupan sepasang anak Adam”
Cinta menurut Columbus bagaikan bulatnya bumi
Cinta menurut Empu Gandring bagaikan keris [...]
Cinta menurut orang Jawa bagaikan kisah Rama dan Shinta
“Beginilah cinta dari zaman batu hingga sekarang selalu diakhiri dengan kebahagiaan.”
Tema puisi tersebut adalah...
Cermati puisi berikut!
Padamu Jua
Habis kikis
Segala cintaku hilang terbang
Pulang kembali aku padamu
Seperti dahulu
Kaulah kandil kemerlap
Pelita jendela di malam hari
Melambai pulang perlahan
Sabar, selalu setia
Satu kekasihku
Aku manusia
Rindu rasa
Rindu rupa
Penggalan puisi tersebut mengandung nilai....
Cermati kutipan puisi berikut!
.................................
Selalu menghampiri amuk gelombang yang datang
Sementara dari selat dan tanjung
Maut tak berhenti mengintip
Sikap mendekat
Bagian yang dicetak miring dalam puisi tersebut menggunakan majas...
