WorksheetsASESMEN SUMATIF SEMESTER GANJIL MATA PELAJARAN PILIHAN
Total questions: 40
Worksheet time: 1hrs 20mins
Bagian apa yang sering rusak pada pemanggang roti karena kesalahan pemakaian
Energi pemanas
Dudukan roti
Terminal hubung kabel
Perlengkapan mekanik
Elemen
Fungsi dari pengatur panas dan timer pada pemanggang roti adalah
Mengatur jumlah roti yang dipanggang
Mengatur suhu pemanggangan
Mengatur kecepatan pemanggangan
Mengatur waktu pemanggangan
Mengatur tingkat kematangan roti
langkah-langkah perawatan yang perlu dilakukan pada pemanggang roti adalah
membersihkan sisa-sisa makanan menggunkan kuas
Menyimpan pemanggang roti di tempat kering
Menggunakan bahan kimia untuk membersihkan gril
Membersihkan sisa-sisa makanan, membersihkan gril dengan sikat kawat, mengoleskan minyak, dan menyimpan di tempat kering.
Membersihkan dengan menggunakan kompresor
Yang dimaksud dengan 'overheating' pada pemanggang roti adalah
kondisi di mana suhu di dalam pemanggang melebihi batas yang aman
kondisi di mana pemanggang roti tidak bisa menghasilkan panas
kondisi di mana pemanggang roti menghasilkan suhu yang terlalu rendah
kondisi di mana pemanggang roti berhenti bekerja secara tiba-tiba
kondisi di mana pemanggang roti melebihi beban kerja
Bahan yang biasanya digunakan untuk membuat pemanggang roti adalah
Plastik
Logam
Besi
Kaca
akrilic
Jenis kerusakan yang paling umum terjadi pada pemanggang roti adalah
Elemen pemanas retak
Kontrol suhu rusak
Tuas pemanggang rusak
Komponen listrik terkorosi
korosi teflon
Elemen pemanas pada pemanggang roti dibuat dari bahan pemanas yaitu
baja
besi
kawat nikelin
timah
Aluminuim
selalu sering menjadi panas dan dingin secara cepat sehingga kawat elemen rapuh atau putus, merupakan jenis kerusakan dari
Mekanik(pegas)
Timer
Termostat
Elemen Pemanas
Teflon
Prinsip kerja seterika listrik adalah
mengubah energi listrik menjadi energi kinetik
mengubah energi listrik menjadi energi panas
mengubah energi panas menjadi energi listrik
mengubah energi listrik menjadi energi listrik
mengubah energi panas menjadi daya listrik
Pengatur panas pada seterika listrik adalah memanfaatkan kerja
rotary switch
nikelin
bimetal
timer
Kapasitor
Pada pemeriksaan elemen pemanas pemanggang roti kapasitas kecil, dinyatakan
masih baik jika nilai tahanannya menunjuk
Mendekati nol
Mendekati tak terhingga
Lebih dari 150 ohm
Lebih dari 300 ohm
nol
Apabila hasil pemanggangan roti terlalu hitam/hangus, maka kemungkinan
kesalahannya adalah
Pengatur waktunya terlalu lama
Sumber panasnya rusak
Bimetal kurang tekanan
Bahan ritinya kurang baik
Kabel setekernya putus
Agar penanakan nasi hasilnya baik, rice cooker disebut juga sebagai slow cooker
dengan alasan
Waktu penanakan terlalu lama
Panas awal yang dihasilkan cukup lama
Panas setelah penanakan bertahan lama
Waktu penanakan cukup lama
Waktu penghangatan cukup lama
Sebuah peralatan dapur yang menggunakan radiasi gelombong mikro untuk
masalah/memanaskan makanan adalah fungsi dari
Oven listrik
Rice cooker
Microwave
Kompor listrik
Hair dryier
Berikut ini adalah bagian dari kompor listrik yang berfungsi merubah energi listrik menjadi energi panas adalah
Thermostat
Elemen pemanas
fuse
kenop
Timer
Bagian dari rice cooker berikut ini yang berfungsi sebagai sensor suhu otomatis adalah
Inner Pot
Heating Element
Termistor
Steam cap
Panel Kontrol
Jenis dispenser berikut ini yang hanya dapat digunakan untuk memanaskan air dan mengambil air biasa adalah
Dispenser Biasa
Dispenser Hot and Extra Hot
Dispenser Hot and Cold
Dispenser Extra Hot and Cold
Dispenser Hot and Normal
alas setlika sebagian besar terbuat dari bahan
Keramik
Aluminium
Stainlist
Teflon
Besi
Gambar berikut adalah komponen setrika dari
termostart
element panas
kabel
alas
Pemberat
pemberat setrika berfungsi untuk
memanaskan elemen
membantu elemen
menyebarkan panas dari element
agar setlika mudah pakai
Merapikan pakaian
Perawatan yang dilakukan terhadap peralatan untuk mencegah terjadinya kerusakan disebut
Preventive maintenance.
Corrective maintenance
Shut-down maintenance
servis
Running maintenance
Suatu kombinasi dari tindakan yang dilakukan dalam rangka mempertahankan atau mengembalikan suatu peralatan pada kondisi yang dapat diterima adalah pengertian dari
Perawatan
Perbaikan
Perawatan dan Perbaikan
Pemeliharaan
servis
Penyetelan bagian-bagian / komponen peralatan adalah merupakan bagian dari
Perawatan harian
Perawatan berkala
Perawatan pencegahan
Perawatan perbaikan
perawatan tahunan
Salah satu jenis bahan pencegah korosi adalah
cat
grease
oli
silicon
tiner
Tujuan perawatan peralatan listrik adalah
menjamin harganya
menjamin keselamatan pengguna
membuat barang lebih mahal
mempermudah aus
menjamin stabilitas harga jual
Apa yang harus dilakukan dalam perawatan peralatan elektronik
Menggunakan peralatan elektronik secara berlebihan
Mengabaikan petunjuk penggunaan
Membersihkan secara teratur, menjaga suhu dan kelembaban yang tepat, menghindari benturan dan goncangan, serta melakukan perawatan rutin sesuai petunjuk penggunaan.
Menyimpan peralatan elektronik di tempat yang lembab
Mengabaikan SOP
Apa yang perlu diperhatikan dalam perawatan peralatan rumah tangga
Membersihkan secara teratur, mengikuti petunjuk penggunaan, dan melakukan perawatan rutin
Tidak perlu mengikuti petunjuk penggunaan
Tidak perlu membersihkan peralatan
Menggunakan peralatan dengan sembarangan
Membersihkan setiap hari
jenis perawatan yang dilakukan dengan interval tertentu yang maksudnya untuk meniadakan kemungkinan terjadinya gangguan , kemacetan, atau kerusakan.
Perawatan Berkala
Perawatan pencegahan
Perawatan Harian
Perawatan Mingguan
Perawatan tahunan
jenis perawatan yang dimaksudkan untuk mengembalikan mesin/peratan pada standart yang diperlukan, yang dapat berupa reparasi atau penyetelan bagian-bagian mesin
Perawatan pencegahan
Perawatan Koreksi
Perawatan Berkala
Perawatan terencana
Perawatan mingguan
Dalam perbaikan peralatan listrik, ada alat dan bahan yang digunakan seperti bahan pembersih, bahan pelumas, bahan pencegah korosi, bahan suku cadang. Berikut ini yang termasuk bahan pembersih adalah
Grease
Tiner
Self-tapping
Cat
Minyak
Diagnosis masalah dalam rangkaian pemeliharaan peralatan dilakukan dengan menganalisis kerusakan atau gangguan yang terjadi pada suatu peralatan. Diagnosis masalah bertujuan untuk mengetahui penyebab kerusakan dan penyelesaian/perbaikan yang harus dilakukan oleh seorang teknisi. Berikut ini yang harus diketahui oleh seorang teknisi dalam hal pemeliharaan alat, kecuali
cara kerja peralatan
Petunjuk operasional
Petunjuk perbaikan
prinsip kerja peralatan
Petunjuk pemeliharaan
Diagnosis masalah merupakan tindakan yang harus diambil sebelum melakukan perbaikan. Salah satu tujuannya agar waktu yang diperlukan dalam memperbaiki peralatan tidak terlalu lama. Namun dalam melakukan perbaikan peralatan listrik harus melakukan langkah-langkah yang harus dipenuhi. Berikut ini yang tidak termasuk langkah-langkah prosedur diagnosis adalah
Mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan
Lihat data kerusakan alat
Memeriksa setiap komponen mekanik
Memeriksa hubungan kelistrikan
Memeriksa kondisi peralatan
Kegiatan perawatan dapat dibedakan menjadi dua bagian besar, yaitu
Perawatan berencana dan darurat
Perawatan berencana dan cadangan
Perawatan cadangan dan darurat
Perawatan terstruktur dan berencana
Perawatan darurat dan terstruktur
Perawatan yang dilakukan dengan cara memperbaiki dari peralatan (mengganti, menyetel) untuk memenuhi kondisi standar peralatan, merupakan istilah perawatan
Preventive
Corrective
Restart
Running
Shut-down
Perawatan peralatan sebelum dioperasikan bertujuan untuk menjamin peralatan agar dapat beroperasi dengan efektif merupakan jenis perawatan
Jalan
Koreksi
Post-perawatan
Pra-perawatan
Pencegahan
Mengapa elemen pemanas pada kompor listrik dibuat dari bahan yang memiliki resistansi tinggi
Agar arus yang mengalir semakin besar
Agar dapat menghasilkan panas saat dialiri arus
Agar mudah teroksidasi
Agar tidak mengeluarkan panas berlebihan
Agar lebih ringan
Fungsi thermostat pada peralatan pemanas adalah
Menyimpan energi panas
Mengubah arus AC menjadi DC
Memutus dan menyambung arus sesuai suhu
Mengalirkan arus ke kabel
Menghindari hubungan singkat
Saat melakukan pengukuran kontinuitas elemen pemanas setrika menggunakan multimeter, posisi selektor sebaiknya diatur pada
Volt AC
Volt DC
Ohm
Ampere
Temperatur
Jika penanak nasi tidak mau panas, langkah pemeriksaan pertama yang paling tepat adalah
Membongkar seluruh casing
Memeriksa kabel power dan sekering
Mengganti termostat
Mengganti elemen pemanas
Membersihkan bagian dalam
Kompor listrik mati total. Setelah dicek, tidak ada kontinuitas pada kabel masuk, sedangkan elemen pemanas masih baik. Kesimpulan yang tepat adalah
Elemen pemanas korslet
Thermostat terlalu dingin
Kabel power putus
Lampu indikator rusak
Sekring melebur
