wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS ERM_25

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Resiko yang muncul karena counter party wanprestasi disebut:

a)

Resiko operasi

b)

Resiko Kredit

c)

Resiko pasar

d)

Resiko karena pihak ke tiga

2.

RAROC merupakan alat pengukuran risiko

a)

Kredit

b)

Operasi

c)

Pasar

d)

Kematian

3.

Penilaian risiko kualitatif dengan menggunakan 3R digunakan untuk mengukur risiko

a)

Pasar

b)

Operasi

c)

Kredit

d)

Kerugian

4.

5C merupakan pengukuran kualitatif untuk risiko

a)

Kerugian portofolio

b)

Pasar

c)

Operasi

d)

Kredit

5.

Dalam menentukan besaran risiko, sering pula dipertimbangkan nilai aset yang menjadi jaminan. Hal ini disebut dengan

a)

Capital

b)

Collateral

c)

Capacity

d)

Cindittion

6.

Berikut merupakan alat penilaian risiko kredit kecuali

a)

Morality Rate

b)

Rating

c)

Scoring

d)

VaR

7.

Pefindo merupakan salah satu perusahaan pemeringkat efek Indonesia. Menurut pefindo, perusahaan yang memiliki rating semakin mendekati nilai Tripel A maka perusahaan tersebut

a)

Kurang layak untuk didanai

b)

Returnya semakin tinggi

c)

Semakin sehat

d)

Semakin berisiko

8.

Z-Score merupakan salah satu alat untuk menilai risiko perusahaan. Apabila nilai Z scor 1.80 maka perusahaan tersebut

a)

Bangkrut

b)

Ada kemungkinan bisa bangkrut

c)

Ada kemungkinan menjadi sehat

d)

Perusahaan yang sehat

9.

Perusahaan yang layat didanai adalah perusahaan yang memiliki nilai Z sebesar

a)

1

b)

2

c)

3

d)

0

10.

Nilai Z untuk setiap perusahaan dapat naik turun setiap tahunnya. Hal yang dapat mempengaruhi perubahan nilai Z adalah di bawah ini, kecuali:

a)

Perubahan Nilai Asset

b)

Besarny Hutang

c)

Perubahan harga saham

d)

Nilai Buku saham

11.

Nilai Z semakin tinggi, menunjukkan perusahaan semakin

a)

Beresiko

b)

Besar kemungkinan bangkrut

c)

Harga sahamnya semakin disukai investor

d)

Sehat

12.

Menghitung prosentase kebangkrutan yang terjadi untuk kelas risiko tertentu digunakan

a)

Mortality rate

b)

RAROC

c)

VaR

d)

Z-Score

13.

Tujuan perusahaan melakukan portofolio adalah

a)

Menghindari kerugian

b)

Memaksimalkan return pada resiko terendah

c)

Meminimalkan risiko pada return tertentu

d)

Memaksimalkan return

14.

Jangan letakkan telur anda dalam satu keranjang merupakan gambaran dari konsep di bawah ini kecuali:

a)

Portofolio

b)

Meminimalkan risiko

c)

Diversifikasi

d)

Memaksimalkan keuntungan

15.

Diversifikasi, merupakan syarat dalam membentuk

a)

Investasi

b)

Portofolio

c)

Usaha

d)

Mendapatkan keuntungan yang tinggi

16.

Risiko yang muncul dikarenakan perusahaan menjalankan bisnisnya disebut dengan risiko

a)

Bisnis

b)

Operasional

c)

Pasar

d)

Kredit

17.

Di bawah ini termasuk resiko operasional kecuali

a)

Kegagalan mendapatkan kredit

b)

Kegagalan proses internal

c)

Kegagalan mengelola karyawan

d)

Kerusakan sistem yang digunakan perusahaan

18.

Di bawah ini termasuk resiko sistem kecuali:

a)

Kerusakan data

b)

Kesalahan pemrograman

c)

Menggunakan big data yang mahal

d)

Menggunakan teknologi yang belum teruji

19.

Pengukuran risiko operasional dengan menggunakan klasifikasi di bawah ini kecuali:

a)

Frekuensi terjadinya resiko

b)

Tempat munculnya risiko

c)

Probabilitas terjadinya risiko

d)

Impack dari risiko

20.

Pengelolaan risiko yang utama adalah yang memiliki:

a)

Severity tinggi dan likelihood tinggi

b)

Severity rendah dan likelihood tinggi

c)

Severity tinggi dan likelihood rendah

d)

Severity rendah dan likelihood rendah

21.

Typo dalam pengetikan merupakan contoh risiko denagn:

a)

Severity tinggi, likelihood tinggi

b)

Severity rendah, likelihood tinggi

c)

Severity tinggi, likelihood rendah

d)

Severity rendahi, likelihood rendah

22.

Perubahan risiko operasional dapat disebabkan seperti di bawah ini kecuali

a)

Globalisasi

b)

Otomatisasi

c)

Kurang mengandalkan teknologi

d)

Perubahan budaya masyarakat

23.

Faktor yang menyebabkan perubahan kurs adalah seperti di bawah ini kecuali:

a)

Perbedaa inflasi

b)

Perbedaan tingkat bunga

c)

Perbedaan pertumbuhan ekonomi

d)

Perbedaan mata uang

24.

Nilai mata uang akan menguat bia seperti di bawah ini kecuali:

a)

Ekonominya bertumbuh relatif lebih tinggi

b)

Bank sentral negara tersebut relatif lebih independen

c)

Tingkat bunga negara tersebut relatif lebih tinggi dibanding negara lain

d)

Inflasi negara relatif lebih rendah dibandingkan inflasi di negara lain

25.

Fisher Effect menyatakan bahwa

a)

Negara yang memiliki tingkat bunga lebih tinggi maka mata uangnya akan melemah

b)

Negara yang memiliki inflasi lebih tinggi maka nilai mata uangnya akan melemah

c)

Negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi lebih rendah maka nilai mata uangnya akan melemah

d)

Negara yang independensi bank sentraknya kurang kuat maka nilai mata uangnya akan melemah

26.

Soverign risk merupakan risiko yang ditanggung perusahaan karena adanya perubahan

a)

Kurs

b)

Inflasi

c)

Tingkat bunga

d)

Pemimpin negara

27.

Untuk memindahkan risiko ke pihak lain maka dapat dilakukan dengan di bawah ini kecuali

a)

Asuransi

b)

Hedging

c)

Mitigasi risiko

d)

Incoporated

28.

Dalam Timing risk maka pengendalian risiko dapat dilakukan seperti di bawah ini kecuali

a)

Sebelum risiko terjadi

b)

Selama risiko terjadi

c)

Setelah risiko terjadi

d)

Hindari risiko (tidak mengambil risiko)

29.

Di dunia ini semua hal selalu ada risikonya, akan tetapi dalam investasi ada yang tidak berisiko yaitu bila kita berinvestadi di

a)

SBI

b)

Saham

c)

Reksa Dana

d)

Deposito bank Pemerintah

30.

Untuk meminimalkan risiko investasi dapat dilakukan dengan portofolio. Akan tetapi dalam portofolio tetap ada risiko yang masih muncul karena

a)

Ada sistematik risk

b)

Ada bisnis risk

c)

Ada diversified risk

d)

Ada risiko perusahaan

31.

Ada risiko yang dapat didiversifikasi, tetapi ada juga risiko yang tidak dapat didiversifikasi. Risiko yang tidak dapat didiversifikasi adalah risiko

a)

Bisnis

b)

Pasar

c)

Risiko perusahaan

d)

Unsistematic risk

32.

Skala ekonomi yang tepat seringkali juga digunakan untuk mengelola risiko. Konsep skala ekonomi adalah seperti di bawah ini

a)

Jumlah produksi semakin ditambahkan maka akan mengurani biaya dan risiko produksi, tetapi sampai titik tertentu bila output terus ditambahkan maka biaya dan risiko produksi akan meningkat

b)

Semakin banyak output yang dihasilkan maka biaya dan risiko produksi semakin rendah

c)

Semakin sedikit output yang dihasilkan maka biaya dan risiko produksi semakin rendah

d)

Semua pendapat tidak ada yang tepat

33.

Semakin banyak eksposur yang serupa, semakin kecil penyimpangan kerugian yang terjadi dari kerugian yang diperkirakan, hal ini merupakan hukum asuransi yang menyatakan

a)

Asuransi yang terbaik

b)

Portofolio optimal

c)

The low of large numbers

d)

Diversifikai yang tepat

34.

Risiko di bawah ini yang merupakan risiko yang tidak dapat diasuransikan adalah

a)

Risiko yang diakibatkan bencana (alam)

b)

Kerugian terjadi karena ketidaksengajaan

c)

Risiko yang memiliki kemiripan dan banyak

d)

Kerugian karena risiko dapat ditentukan dan diukur

35.

Di bawah ini merupakan prinsip asuransi kecuali

a)

Idemnity

b)

Insurable Interest

c)

Subrogration

d)

No warranties

36.

Di bawah ini fungsi yang tidak dilakukan oleh perusahaan asuransi:

a)

Produksi

b)

Adverse

c)

Underwriting

d)

Manajemen Klaim

37.

Tingkat bunga Sertifikat Bank Indonesia dianggap sebagai investasi bebas risiko karena

a)

Ditetapkan oleh menteri keuangan

b)

Ditentukan oleh pemerintah

c)

Dikeluarkan oleh bank Sentral

d)

Dikeluarkan oleh bank pemerintah

38.

Sinergi yang didapatkan perusahaan bila perusahaan menghasilkan 2 jenis produk atau lebih dengan menggunakan input yang sama disebut

a)

Skop Ekonomi

b)

Skala ekonomi

c)

Efisiensi

d)

Diversifikasi

39.

Risiko yang dapat dihindari adalah risiko yang

a)

Terlalu besar

b)

Terlalu kecil (mendekati 0)

c)

Tidak mempengaruhi pencapaian tujuan

d)

Resiko yang tidak memungkinkan untuk ditanggung

40.

Perusahaan menanggung sendiri risiko yang muncul disebut dengan

a)

Risk Transfer

b)

Risk control

c)

Risk Avoidance

d)

Risk Retention